![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
Itu adalah ruangan putih tanpa noda apapun, ruangan itu tidak memiliki konsep waktu, tidak memiliki konsep jarak, tidak akan pernah hancur, dan tidak akan pernah ternoda bahkan oleh setitik debu.
Orang-orang dari dunia menyebut itu dengan sebutan tanah suci, tempat tinggal para dewa.
Dan di tengah ruangan itu, ada seorang wanita cantik sedang duduk di kursi sambil meminum tehnya dengan cara yang hanya bisa disebut elegan.
"Entah bagaimana rasanya sangat nostalgia"
Wanita itu tanpa sadar mengungkapkan apa yang ia rasakan saat ini.
"Noelle … Itu artinya natal dan salju putih dalam bahasa Latin … Harusnya bahasa itu sudah tidak digunakan, hanya siapa sebenarnya yang memberikannya nama itu … Tapi … Nama itu jauh lebih cocok untukmu"
Wanita itu berbicara dengan suara lembut yang menenangkan sambil menghirup aroma harum dari tehnya.
Dia duduk sendirian di ruangan itu, jadi dia tidak perlu khawatir tentang apa yang dia katakan. Karena tidak ada yang berani untuk mengganggunya, lagipula dia adalah dewa tertinggi.
Yang duduk dengan tenang disana adalah keberadaan tertinggi yang tidak bisa disentuh siapapun bahkan oleh para dewa lainnya.
Dewi cinta dan harapan, Anastasia (memproklamirkan diri).
"Noelle … Dan gadis itu, Olivia … Kau akhirnya bisa menyelamatkannya ya"
Anastasia berbicara dengan suara lembut dan benar-benar berbeda dengan caranya berbicara ketika melakukan panggilan dengan Noelle tadi.
"Rambutmu memutih karena pemaksaan sirkuit sihir yang berlebihan, kau kehilangan cahaya di matamu karena ditinggalkan oleh orang yang kau cintai, dan pada akhirnya kau jatuh ke dalam keputus-asaan"
Dia berbicara dengan nada kesedihan dan kerinduan di dalam suaranya.
"Namun pada akhirnya, kau bangkit kembali dan berusaha melindungi apa yang coba dilindungi oleh orang yang kau cintai itu … Kau berniat menyelamatkan dunia meskipun dunia ini tidak adil padamu, namun pada akhirnya kau gagal … Bagaimanapun, saat itu kau hanya manusia biasa … Aku hanya bisa berharap itu tidak terjadi lagi saat ini"
Dia membuka matanya, mata itu memancarkan cahaya kesedihan yang sangat mendalam.
"Walaupun banyak yang tidak terduga telah terjadi, tapi setidaknya … Untuk saat ini semuanya berjalan lancar seperti yang direncanakan"
"Yahh … Mungkin lebih baik aku menontonnya, saat ini harusnya sudah siang di sana … Dan jadwal turnamen mereka seharusnya sekarang"
Mengatakan itu, Anastasia melambaikan tangannya dengan ringan dan sebuah layar hologram raksasa terwujud di hadapannya.
Sebagai orang yang menciptakan sistem itu, sangat mudah bagi Anastasia untuk memanipulasi nya. Dia bisa menggunakan itu untuk memonitori semua orang dari tempatnya saat ini.
Jika Noelle tahu tentang ini, dia pasti akan berteriak 'dasar stalker! ' atau sesuatu seperti itu. Memikirkan itu, Anastasia tersenyum masam dan lanjut menonton layar.
Disana adalah Noelle yang sedang berhadapan dengan beberapa orang sekaligus di arena. Karena jumlah peserta yang terlalu banyak untuk ditampung dalam 3 hari, semua panita yang bersangkutan memutuskan untuk memasukkan banyak peserta sekaligus ke dalam satu arena pada satu waktu.
Yang terakhir bertahan adalah pemenang. Dan karena Noelle sudah menunjukkan kekuatannya di hari pertama, Orang-orang akan menyerang dia lebih dulu untuk menyingkirkan halangan.
Meskipun dia hebat, dia tetaplah satu orang, jika dia diserang oleh banyak orang pada saat yang sama, maka dia akan kalah.
Setidaknya itu yang dipikirkan oleh orang-orang itu.
Layar menunjukkan Noelle yang sedang berdiri dengan tenang dengan kedua tangannya masing-masing memegang satu pedang.
Meskipun Anastasia sudah memberitahunya tentang kemampuan《Sword Manipulation》, Noelle tetap menggunakan kedua pedang itu secara bersamaan untuk menghindari kecurigaan.
Pertarungan dimulai, Noelle masih berdiri dengan tenang dan tanpa ekspresi di tengah arena sementara beberapa orang menyerangnya dari segala arah.
"Orang-orang ini … Apa mereka lupa kalau Noelle bisa melakukan serangan dari segala arah? Bukankah mereka terlalu tolol? "
Anastasia berbicara dengan ekspresi tercengang di wajahnya.
Seperti yang dikatakan Anastasia, Noelle akhirnya mengeluarkan beberapa pedang dan menggerakkan mereka dengan psychokinesis dan membuat mereka menusuk ke segala arah.
Seperti yang diharapkan, beberapa orang yang menyerangnya langsung terjatuh tanpa daya setelah mendapatkan serangan Noelle.
Beberapa masih selamat karena mereka memiliki perisai dan zirah keras yang melindungi mereka.
Noelle melihat sekeliling untuk memperhatikan situasi dan menyadari kalau lawan tidak akan bergerak lagi dan memutuskan untuk melakukan pertarungan defensif.
Beberapa dari mereka mengangkat perisai dan melindungi diri mereka sendiri sementara yang lain mengangkat senjata mereka untuk bersiap menyerang.
Posisi bertahan sangat tidak menguntungkan karena kau bisa mati kapan saja jika kau lengah, jadi Noelle memutuskan untuk maju dengan 《Tsukuchi》 sambil meninggalkan afterimage di belakangnya.
Tiba di hadapan lawannya, Noelle segera melakukan gerakan tendangan berputar setelah melompat sedikit.
Lawan yang membawa perisai besar itu terpental tanpa daya dihadapan statistik tubuh vampir yang di luar norma.
Setelah itu, Noelle lanjut melompat dari satu target ke target lainnya dan menebas mereka tanpa ragu. Dia harus sedikit menahan diri dengan serangannya karena dia harus minimalisir kerusakan yang diterima lawannya.
Cukup menahan diri agar lawannya tidak mati.
Saat dia melompat kedepan dan berputar dengan pedang di kedua tangannya seperti baling-baling, dia juga memanipulasi beberapa pedang untuk melakukan hal yang sama di kisaran jarak tertentu.
Dengan begitu, tidak akan ada celah yang dia buat ketika dia melakukan gerakan yang ceroboh itu.
Noelle terus maju dengan cepat sambil memanfaatkan semua tangan dan kakinya untuk menyerang.
Seorang penyerang dengan tombak masuk untuk menusuknya, tapi Noelle dengan ringan melompat dan mendarat tepat di atas bilah tombak itu seperti akrobatik, dengan memanfaatkan momentum dan sihir gravitasi, dia meningkatkan berat badannya dan membuat tombak itu jatuh tertusuk di tanah.
Setelah tombak itu menancap, Noelle kembali menggerakkan kakinya untuk menendang dagu penyerang dengan gerakan tendangan menyilang.
Penyerang itu terpental ke belakang dan pingsan dengan busa dan darah di mulutnya.
Disaat yang sama, seorang penyihir menyerangnya dari celah waktu itu.
Sihir yang digunakan untuk menyerang Noelle adalah 《Icycle Lance》, sihir ofensif dengan atribut es.
Memperhatikan itu, Noelle dengan cepat berbalik dan mengayunkan pedang hitam di tangan kanannya dan dengan lancar memotong tombak es tersebut.
Tidak cukup dengan satu tombak, beberapa tombak es lain ditembakkan untuk menyerang Noelle. Tentu saja Noelle dengan cekatan menggerakkan tangannya untuk memotong tombak es itu dan menggerakkan kakinya sesedikit mungkin untuk menghindari beberapa tombak es yang lolos darinya.
Meskipun tingkatan kekuatannya jauh di bawah skill original milik Olivia, sihir ofensif seperti itu cukup berbahaya jika terkena secara langsung.
Skill original milik Olivia sendiri berada di beberapa tingkat diatas sihir es tertinggi, 《Frost Nova》, dalam hal kekuatan mereka sama, namun jika itu jangkauan, Olivia tidak akan kalah. Itulah kenapa Noelle bisa dengan mudah melewati serangan tombak es itu.
Selama itu terjadi, tidak ada yang mendekatinya dari sisi lain untuk menyerang karena Noelle memanipulasi beberapa pedang itu untuk berputar mengelilinginya dengan kecepatan tinggi.
Tentu saja pemandangan pedang yang berputar dengan kecepatan tinggi itu akan membuat siapapun takut dan membuat mereka ragu untuk maju menyerang.
Noelle memanfaatkan kelengahan mereka untuk melompat maju dan menendang si penyihir sampai pingsan, setelah itu dia lanjut untuk menggerakkan pedang dengan gerakan menusuk untuk menargetkan beberapa orang yang dilewatinya.
Orang terakhir yang berdiri adalah seorang pria dengan satu pedang di tangannya, dia tidak bisa menahan diri untuk berkeringat dingin setelah melihat semua orang dengan mudah dijatuhkan oleh Noelle.
Pada akhirnya Noelle maju dan menyerang pria itu dari segala arah dengan semua pedang yang dia miliki.
Hasilnya Noelle menang dengan mudah.
Anastasia yang menonton itu menunjukkan senyum kemenangan dan menunjukkan wajah bangga seolah itu adalah pencapaiannya sendiri.
<>
Ketika dia sedang fokus menikmati drinya sendiri, sebuah suara membangunkannya dari dunia khayalan dan menoleh ke arah pemanggil itu.
"Kau disini ya, Azrael"
Di belakangnya adalah seorang wanita dengan wajah cantik namun memiliki ekspresi yang dingin.
Anastasia menyebutnya Azrael.
<>
Gadis bernama Azrael itu berbicara dengan suara tanpa emosi, namun Anastasia hanya berbalik dengan santai dan menyerap tehnya.
Dari ekspresi dingin dan suara tanpa emosi itu sudah jelas kalau Azrael bukanlah manusia. Lagipula, dia memiliki tiga pasang sayap tumbuh di punggungnya dan sebuah lingkaran cahaya di atas kepalanya.
Dia adalah seorang Seraphim.
<>
Azrael mengulangi pertanyaan yang sama.
"Bukan siapa-siapa, hanya seorang pria yang berusaha merubah nasibnya"
Anastasia menjawabnya dengan ringan.
<>
"Tidak ada yang bisa ku jelaskan padamu saat ini, lebih baik kamu kembali dan membantu Seraphim lainnya untuk melakukan perawatan rutin pada Eve"
<>
Mengatakan itu, Azrael dengan cepat menghilang menjadi butiran cahaya.
Setelah Azrael pergi, Anastasia kembali melihat layar hologram dengan mata penuh kasih sayang.
"Kau harus mendapatkan semuanya kembali … Bahkan aku tidak ingin kau mengulangi kesalahan yang sama lagi kau tahu? Bagaimanapun … Semua perubahanku semuanya adalah ulahmu, kau harus bertanggung jawab untuk itu, karena itulah …"
Anastasia berbicara dengan suara penuh kerinduan. Layar itu masih menampilkan gambar Noelle. Namun setelah Anastasia melambaikan tangannya, gambar di layar berubah menjadi menampilkan seorang laki-laki berambut hitam dan mata kelabu.
Laki-laki itu memiliki mata yang kosong dan tidak menunjukkan cahaya sama sekali, seolah dia tidak pernah melihat dunia.
"Karena itulah … Kau harus cepat … Sebelum semuanya terlambat"
Anastasia berbicara sambil mengusap layar dengan foto laki-laki itu. Bisa terlihat juga kalau foto laki-laki itu memiliki pola wajah yang sangat mirip dengan Noelle, namun Noelle memiliki rambut putih dan mata cerah, tidak seperti orang di gambar.
"Walaupun kemunculan Vain sedikit tidak terduga … Sampai saat ini semuanya berjalan lancar seperti yang direncanakan … Kau sudah bertemu dengan Charmon, kau juga sudah menyelamatkan Gouki, dan kau juga sudah menyerap darah raja vampir … Seharusnya kedatangan Vain tidak akan merubah apapun … Mungkin"
"… Sekarang kau hanya perlu bertemu dengan yang mulia Chronoa dan Louise … Dengan begitu, semuanya akan kembali bergerak"
Anastasia kembali berbicara, namun dia tiba-tiba mengingat sesuatu.
"Ah! Aku lupa memberitahunya tentang segel! "
"……… Ya sudahlah, lagipula dia akan mengetahuinya sendiri nanti … Walaupun dia mungkin akan memarahiku lagi nanti … Aku lupa memberitahunya kalau inti raja iblis disegel di bulan …"
"Setelah dipikir-pikir … Aku juga lupa memberitahunya tentang bulan buatan itu"
"Yahh, bodoamat … Nanti dia juga akan tahu sendiri"
Anastasia menenggelamkan wajahnya di meja karena frustasi.
"Tapi entah bagaimana … Membayangkan aku akan dimarahi olehnya justru membuatku bersemangat …"
Dia seorang dewa, jadi dia tidak terlalu mengerti dengan perasaan manusia, tapi dia secara instint menyadari kalau dia sedang merasakan emosi itu.
"Pada akhirnya aku tetaplah seorang wanita huh … Meskipun aku menjalani hidupku dengan monoton dan membosankan selama 700 tahun belakangan ini, kau tiba-tiba datang dan merubah hidupku sepenuhnya … Aku penasaran … Apa yang harus kulakukan dengan perasaan ini? "
Hanya butuh waktu beberapa tahun lagi bagi Anastasia kalau dia adalah seorang wanita dengan tipe 'M'.
"Bagaimanapun … Kau harus mendapatkan semuanya kembali … Sebelum semuanya terlambat … Aku akan terus menunggu sampai saat itu terjadi"
Anastasia terus berbicara dengan senyum sedih.
"Maafkan aku … Aku tidak bisa memberitahumu informasi tentang skill dosa, bagaimanapun … Itu juga diluar perkiraanku, seharusnya masih ada waktu sebelum kedua gadis itu mendapatkan skill dosa … Bagaimanapun, skill 7 dosa besar adalah kunci untuk segel raja iblis … Bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkannya, bahkan jika kau menghitung pengalaman yang kau dapatkan dari masa lalu, itu seharusnya tidak mungkin untuk mendapatkannya"
"Apakah ada kontradiksi waktu? Aku tidak tahu … Itu adalah domain untuk dewa ruang dan waktu, bukan untukku … Setelah dipikir-pikir …"
Kali ini ia memiliki suara yang anehnya terdengar nostalgia.
"Lynneheim dan Landluven … Sungguh nama yang membuatku bernostalgia … Walaupun aku seharusnya baru mendengar nama itu di masa depan … Apa aku mengacaukan alurnya? Sepertinya tidak … Menghubunginya lebih awal mungkin keputusan yang tepat"
"Kemampuanku dalam mengelola informasi cukup bagus, tapi dirinya sudah berada di ranah yang berbeda … Tidak mungkin aku bisa menyamainya dalam hal manipulasi informasi"
Dia berbicara dengan nada seolah mengenanv sesuatu yang berharga, namun kali ini dia berbicara lagi dengan suara kesedihan dan harapan.
"Bagaimanapun … Noelle … Demi dirimu, demi orang yang kau cintai … Demi umat manusia, dan demi para dewa … Kumohon … Ingatlah"