[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World

[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World
BAB 37: Kita benar-benar tertinggal jauh...



...****************...


Setelah perbincangan kecil tadi, Noelle dan kedua gadis kembali berjalan dengan santai menuju perpustakaan yang terletak di area pusat kota.


"Ah ya"


Noelle tanpa sengaja membocorkan suara ketika dia mengingat sesuatu, Olivia sepertinya mengerti karena dia memberikan ekspresi penuh pengertian.


"Apa yang kalian maksud? "


Charlotte bertanya, tapi Noelle dan Olivia tidak menjawab melainkan menutupi tubuh mereka dengan kabut hitam.


Setelah itu pakaian mereka langsung berganti dari zirah tempur, menjadi pakaian santai yang biasa mereka gunakan.


Noelle dengan kemeja putih panjang dan rompi abu-abu, sedangkan Olivia menggunakan gaun one-piece hitam dengan aksen militer yang sangat cocok dengan penampilannya.


"Sihir yang sangat nyaman"


Charlotte membocorkan suara kagum pada Noelle dan Olivia yang bisa mengganti pakaiannya langsung dengan sihir.


Bagaimanapun, sihir yang mampu mengganti pakaianmu dalam seketika sangatlah nyaman dan menghemat waktu.


Charlotte tidak perlu mengganti pakaiannya karena dia memakai pakaian santai sejak awal.


"Ngomong-ngomong … Pakaian kalian terlihat terlalu bagus untuk menjadi pakaian pasaran di sini"


Charlotte berkomentar tentang penampilan mereka dan langsung dijawab oleh Noelle.


"Tentu saja, lagipula semua pakaian yang kami gunakan adalah buatan tangan Olivia"


"Benarkah?! "


Charlotte terkejut, bagaimanapun, dia tidak tahu tentang Olivia yang sangat ahli dalam pekerjaan rumah.


"Aku berlatih sejak di bumi dulu … Aku sudah bersiap untuk menjadi istri Noelle nanti"


Olivia dengan wajah sombong menyatakan itu dan membuat Noelle merasa sedikit malu.


"B-baiklah, ayo cepat … Charl akan ketinggalan gilirannya nanti"


Noelle berusaha mengalihkan pembicaraan dan mempercepat langkahnya, itu membuat Olivia tersenyum hangat sambil terkikik kecil dan Charlotte menatap linglung pada mereka.


Setelah beberapa menit berjalan melewati banyak bangunan kota, Noelle dan kedua gadis itu akhirnya tiba di depan sebuah bangunan besar yang tampak mewah.


"Besar …"


" " ini kecil " "


Sorakan kekaguman keluar dari mulut Charlotte, namun Noelle dan Olivia berkomentar sambil mengerutkan dahi mereka.


"Kecil? Menurutku ini cukup besar untuk seukuran kota Margrave"


"Benarkah? "


Noelle bertanya pada Charlotte yang sepertinya mengetahui sesuatu tentang itu.


"Aku ingat kalau perpustakaan nasional di ibukota jauh lebih besar dari ini"


" … Apakah itu lebih besar daripada 'Library of Congress' di Amerika? "


Charlotte membuat gerakan berpikir sejenak, Lalu dia menatap Noelle dan menjawab pertanyaannya.


"Mungkin sama atau sedikit lebih besar dari 'Library of Congress' … Ukurannya mungkin sanggup menampung beberapa desa besar … Perpustakaan itu juga memiliki bentuk bangunan yang sangat kuno, dijelaskan kalau itu dibangun beberapa tahun setelah negara ini ada"


"Begitu … Maka pasti itu surga untuk seseorang yang menyukai buku … Aku ingin mengunjunginya nanti"


Noelle bergumam sambil melihat ke tanah.


"Perpustakaan di bumi memiliki ukuran yang lebih kecil mungkin karena kebanyakan buku di sana dikonversi menjadi data atau menjadi E-book untuk menghemat tempat dan untuk penampungan yang lebih luas … "


"Unn … Kebanyakan perpustakaan di bumi sudah menggunakan buku digital untuk memudahkan pencarian dan penyaringan"


Olivia menimpa percakapan dengan penjelasan kecil, Charlotte tampak terdiam sejenak dan kembali menjelaskan semua yang dia ketahui.


"Kalau tidak salah … Perpustakaan nasional itu dibangun sendiri atas keinginan pahlawan Aaron … Pahlawan Aaron membangun perpustakaan itu untuk menghormati seseorang yang sudah membantunya sejak dia masih kecil maupun saat dia menjadi pahlawan … Dikatakan kalau orang yang dihormati Aaron saat itu sangat menyukai buku dan sering menceritakan banyak hal pada pahlawan, tapi 'orang itu' menghilang setelah Aaron membangun kerajaan Nothernos … Karena itulah pahlawan Aaron membangun perpustakaan itu sebagai penghormatan"


Charlotte menjelaskan ini dan membuat Noelle bersama Olivia menjadi sangat terkejut.


"Charl … Kau tahu banyak, aku kira kau bodoh"


Noelle berkomentar dengan tercengang dan membuat Charlotte memerah karena malu dan marah pada saat yang sama.


Bagaimana dia bisa mendapatkan kedua emosi itu secara bersamaan?


"I-itu adalah informasi umum, tertulis jelas di altar penghargaan pahlawan, daripada itu … Apa yang kau maksud dengan bodoh?! "


"Baiklah, lupakan … Ayo masuk"


"Bisakah kalian tidak mengabaikanku?! "


...****************...


"Permisi~ Berapa yang harus ku bayar untuk bisa masuk? "


Noelle dengan nada ramah bertanya pada wanita berkacamata yang tampaknya adalah pengurus perpustakaan.


"Apa kau memiliki kartu anggota? "


Wanita itu membalas.


"Tidak"


Setelah mendapatkan jawaban Noelle, wanita itu mengangkat tiga jarinya ke udara, lalu berbicara lagi.


"Apa kau memiliki kartu identitas? "


"Kami baru sampai ke kota ini beberapa hari yang lalu dan harus menunggu seharian penuh di dalam sel karena kami tidak memiliki kartu identitas"


"Tunggu, benarkah?! "


Charlotte terkejut setelah mendengar itu dari Noelle, Olivia masih menatap udara dengan bosan. Namun wanita berkacamata itu tidak menggerakkan ekspresinya sedikitpun dah justru mengangkat kedua jarinya yang tersisa.


"Lima? "


Noelle bergumam sambil mengeluarkan lima koin platinum dari sakunya. Wanita berkacamata itu tampak terkejut sejenak, namun dia segera menggelengkan kepalanya dan berbicara.


"Itu terlalu banyak, emas putih sudah cukup"


"Sejujurnya itu sudah cukup mahal untukku …"


Charlotte bergumam pada dirinya sendiri ketika mendengar nominal itu.


Dan meskipun disebut emas putih, kenyataannya adalah itu hanya koin emas yang memiliki kandungan sihir di dalamnya.


(Jumlah seperti ini sudah cukup besar bagi mereka, tapi bagiku dan Olivia ini hanyalah jumlah kecil dari semua yang kami miliki … Aku tidak tahu apakah aku benar-benar kehilangan indera perasa ku terhadap jumlah uang … Meskipun jumlah tabungan yang kami miliki di bumi mungkin sedikit lebih banyak … )


Noelle berpikir sendiri, dia menatap Olivia yang sejak tadi melihat ke arahnya … Dia berasumsi kalau Olivia memilki pemikiran yang sama dengannya.


Dia kembali memasukkan tangan ke sakunya dan mengambil lima koin emas yang tampak bercahaya.


Noelle menyerahkan koin itu pada wanita penjaga, wanita itu langsung merampas koin dari Noelle dan mengeluarkan sesuatu dari laci meja yang dia tempati.


Benda yang dia keluarkan itu tampak seperti sebuah kotak dengan ornamen mewah di permukaannya, memiliki bagian atas yang terbuat dari kristal mengkilap yang memantulkan pemandangan wajah Noelle dan yang lain, dan memiliki bagian yang terlihat seperti garis yang masuk ke dalam di pinggir.


(Terlihat seperti … Mesin ATM mini untukku … )


"Tempelkan tangan kalian disini untuk memastikan kalian bukanlah kriminal dan untuk membuat kartu keanggotaan sementara"


Setelah mendengar penjelasan itu, Noelle tanpa sadar mulai menelan ludah, Olivia juga menjadi sedikit lebih tegang dari biasanya.


"Apa yang terjadi? "


Charlotte bertanya sambil memiringkan kepalanya, bagaimanapun, dia tidak tahu apa yang menjadi kekhawatiran Noelle dan Olivia.


Pada kenyataannya, Noelle dan Olivia memiliki kekhawatiran kalau mereka akan dicap sebagai kriminal karena telah membunuh banyak orang (penjahat) sebelum sampai di kota.


Mereka berdua juga khawatir jika tindakan mereka yang merampas semua aset milik raja vampir akan dicap sebagai kejahatan.


(I-ini benar-benar tidak masalah kan? )


Dengan kekhawatiran itu, Noelle dengan ragu-ragu mulai meletakkan tangannya di atas layar kristal.


Layar kristal itu bersinar emas sejenak dan akhirnya mengeluarkan cahaya biru.


Kotak yang bersinar itu seolah memindai telapak tangan Noelle dan menyalin laporannya setelah sebuah kartu keluar dari slot.


Itu hanya kartu hitam biasa dengan hiasan kecil di pinggirnya, mencantumkan nama 'Noelle Lynneheim' dan ras 'Manusia' sebagai penjelasan.


(Ini benar-benar bisa mendeteksi identitas ku meskipun itu nama palsu … Dan karena itu dituliskan sebagai ras 'Manusia', itu artinya aku masih diakui sebagai manusia bahkan setelah menjadi vampir … Meskipun aku ingin berasumsi kalau alat itu gagal mendeteksi ku … Bisa jadi itu memiliki kesimpulan lain seperti 'ras Vampir sebenarnya tidak pernah ada di dunia ini' … Lagipula itu hanya dituliskan sebagai legenda )


Memeriksa kartu itu sejenak, wanita itu akhirnya memberikan kartu itu pada Noelle dan segera menatap Olivia.


"Ini giliranku ya? "


Olivia bergumam sejenak dan langsung menempelkan telapak tangannya seperti yang dilakukan Noelle tadi.


Hasilnya sama seperti Noelle, Olivia memiliki status yang dimanipulasi karena dia memiliki nama 'Olivia Landluven' dan memiliki 'Manusia' sebagai jenis ras-nya.


Melihat itu, Noelle dan Olivia tanpa sadar menghela nafas lega.


Tampaknya membunuh penjahat adalah hal yang legal di dunia ini, dan semua harta yang dirampaa Noelle dan Olivia sari kastil Vampir itu secara teknis sudah menjadi milik mereka karena mereka adalah raja Vampir yang baru.


Memikirkan itu dalam hatinya, Noelle kembali menerima kenyataan kalau mereka ada di dunia lain, dimana kejahatan masih merajalela.


"Baiklah gadis pirang, sekarang giliranmu"


"Baik"


Charlotte dengan patuh meletakkan tangannya diatas kotak kristal dan menunggu hasil.


Untungnya hasilnya mendeteksi kalau dia hanya warga sipil, namanya hanya tertulis Charlotte tanpa tambahan nama keluarga Zernroden, ras nya juga tertulis sebagai 'Manusia' dan bukan 'Malaikat jatuh'.


Meskipun itu mungkin karena ras 'Malaikat jatuh' belum pernah ada sebelumnya. Noelle sendiri juga meragukan apakah manusia di dunia ini mengetahui keberadaan malaikat atau 'Seraphim'.


"Baiklah, kalian lulus … Kartu itu adalah izin sementara untuk 1 minggu, setelah batas waktu terlewati, kartu itu akan hangus dengan sendirinya"


" " " Begitu …" " "


Noelle dan kedua gadis dengan kompak menganggukkan kepala mereka.


"Jika kalian ingin memperpanjang durasi atau membuat kartu keanggotaan, kembalilah lagi setelah kalian memiliki kartu Identitas, dan karena kalian tidak terlihat memiliki masalah dengan uang, itu adalah hal yang mudah untuk kalian … Kalian hanya perlu menunggu"


"Oke~"


Noelle dengan ramah menjawab sambil menyeret Olivia dan Charlotte masuk ke perpustakaan.


Setelah memasuki aula, pemandangan segera berubah menjadi ruangan besar yang dipenuhi dengan rak buku dimana-mana.


Aroma khas dari kertas tua memenuhi udara, membawa ketenangan pada pikiran. Beberapa orang terlihat menikmati membaca di meja atau sambil berdiri, suara gemerisik kertas yang dibalik terdengar sedikit bergema. Udara keheningan yang menenangkan pikiran benar-benar membuat nyaman.


"Ini bagus"


Noelle berkomentar, Olivia dan Charlotte masih melihat sekeliling mereka dengan pandangan kagum.


Noelle dengan tenang berjalan ke rak buku yang memiliki papan dengan kalimat 'Baris terbaru'. Olivia dan Charlotte mengikuti dari belakang.


Yang diinginkan Noelle saat ini adalah informasi terbaru karena dia sudah benar-benar ketinggalan dalam hal informasi.


Di dunia tanpa internet, kau hanya bisa mendapatkan informasi dari orang lain secara langsung atau membaca beberapa buku dan kertas yang memiliki berita terbaru di dalamnya.


Memperhatikan rak itu sejenak, Noelle segera memasukkan tangannya ke saku dan mengeluarkan sebuah salib putih kehitaman kecil yang diikatkan di rantai.


Olivia sudah tahu apa itu, tapi Charlotte menatap dengan heran.


"Apa itu? "


"Gabungan antara Verstand dan Langen … Aku mengubahnya menjadi aksesoris agar mudah dibawa dan tentu saja untuk membantuku disaat seperti ini"


" ? "


Charlotte memiringkan kepalanya dan bertanya-tanya apa maksud Noelle, tapi Noelle tidak berbicara dan justru menggunakan kalung itu.


Setelah itu, dia mengambil beberapa buku dan membuat mereka melayang di sekitar Noelle.


"Disaat seperti inilah psychokinesis akan berguna"


Charlotte menatap nya tercengang, tapi Noelle mengabaikannya dan terus mengambil buku dan membuat mereka melayang.


"Apa kau sudah mengambil juga, Olivia? "


"Nn"


Olivia mengangguk dan melemparkan beberapa buku pada Noelle, buku itu sama sekali tidak menabraknya dan justru berhenti beberapa centi tepat sebelum membentur kepala Noelle.


Melihat itu, Charlotte kembali sadar dan mengambil beberapa buku dari rak.


"Baik, untuk saat ini kita hanya akan mengambil yang ini … Setelah turnamen selesai, kita akan fokus untuk mengumpulkan informasi"


Noelle bergumam dan berjalan dengan santai ke tempat yang tidak dikunjungi orang lain. Di bagian sudut ruangan terdapat meja bundar yang terletak di samping tangga yang mengarah ke lantai dua, dan ada beberapa jendela besar yang mewah menghiasi dinding itu.


Menurut Noelle, itu adalah tempat yang sangat optimal untuk memfokuskan diri karena tempat itu jarang dikunjungi orang, lagipula ada tangga lainnya di aula.


Charlotte meletakkan tumpukan buku yang sejak tadi dia pegang dan menaruhnya di meja. Olivia juga melakukan hal yang serupa.


Namun Noelle justru mengangkat tubuh nya dengan sihir gravitasi dan membuka beberapa buku sekaligus dan membuat buku-buku itu memutar mengelilinginya.


Olivia menontonnya dengan senyuman kecil sementara Charlotte tercengang dengan pemandangan itu.


"Semenjak menjadi Vampir, kemampuan kami dalam memproses informasi menjadi jauh lebih cepat dari manusia biasa … Itu membuat kami bisa membaca beberapa buku sekaligus dan mengelola informasi itu dengan normal … Kau seharusnya juga bisa melakukan ini Charl … Lagipula ras malaikat seharusnya menjadi ras yang superior"


Noelle dengan tenang menjelaskan, tapi matanya tetap fokus pada buku dan tidak berkedip sekalipun.


Kemampuannya dalam mengelola informasi sudah berada di ranah yang berbeda dari manusia. Bahkan saat masih di bumi dulu, Noelle adalah seorang yang biasa dikenal sebagai 'multi-tasking', walaupun saat itu dia masih belum bisa membaca dua buku sekaligus.


Tapi setidaknya dia bisa melakukan sesuatu sambil melakukan hal lain secara bersamaan. Bisa dibilang itu adalah bakat turunan, karena kedua orang tuanya dulu juga memiliki keterampilan seperti ini.


Olivia sudah tahu tentang bakat alami Noelle, jadi dia tidak bereaksi apa-apa. Lagipula keluarganya dan keluarga Canaria (keluarga Noelle di kehidupan sebelumnya) sangatlah dekat satu sama lain. Kedua ayah mereka berasal dari benua Eropa, lebih tepatnya Jerman. Sedangkan ibu mereka adalah asli Asia.


Noelle dengan tenang membaca semua buku yang berputar mengelilinginya seperti roda sampai ia akhirnya mengerutkan kening dengan tidak nyaman.


"Ada apa? "


Charlotte bertanya padanya dan Noelle segera menjawab dengan suara kekesalan.


"Sepertinya … Kami benar-benar melewatkan banyak hal penting selama 15 tahun belakangan ini"


Olivia juga setuju dengannya karena dia mengerucurkan bibirnya dengan cemberut.


Charlotte bertanya-tanya apa arti itu semua …