![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
"Kalau begitu … Sebagai kelinci percobaan pertamaku, aku akan memberi kalian pelayanan spesial~"
Noelle mengatakan itu ketika bibirnya tersenyum tajam seperti bulan sabit.
Semua orang di sana menatapnya ketakutan, kecuali gadis tadi, dia hanya menatap Noelle dengan pandangan kosong.
"A-apa yang akan kau lakukan?! "
"Hehe … Lihat saja nanti~"
Mengatakan itu, Noelle mengayunkan tangannya dan membuat genangan darah di ruangan itu menjadi sedikit bergerak, lalu menjalar ke arah pria itu dan semua bawahannya.
Semua darah yang ada di sana adalah darah Noelle, jadi dia bisa dengan mudah mengendalikannya.
Darah itu menggumpal dan membentuk tali, lalu menarik pria itu beserta semua bawahannya.
Noelle kemudian menggantung mereka di dinding. Dan untuk berjaga-jaga, Noelle juga memasukkan darahnya ke tubuh semua orang di sana.
"Lepaskan aku sialan! "
"Tidak mau~"
Pria itu terus memberontak, namun Noelle hanya dengan santai menjawabnya sambil tersenyum cerah.
"Kau pikir bisa lolos setelah ini? "
"Tentu, kenapa tidak? "
Noelle menjawab sambil memiringkan kepalanya kebingungan. Melihat itu, pria besar itu semakin marah dan berteriak pada Noelle.
"Lepaskan aku brengsek! Apa yang kami lakukan padamu?! "
"Kau tidak melakukan apapun sih"
"Kalau begitu—"
Wajah pria itu diisi dengan harapan setelah mendengar Noelle, hanya untuk dijatuhkan lagi setelahnya.
"Tapi aku sedang bosan, jadi aku akan menghabiskan waktu dengan kalian seperti ini~ Ahh, dan sebagai catatan … Ruangan ini benar-benar terisolasi dari dunia luar, jadi sebanyak apapun kalian berteriak, tidak akan ada yang akan mendengar kalian~"
Noelle memberikan senyum cerah saat mengatakan itu.
"Kalau begitu … Ayo mulai pestanya~"
Dengan senyum gelap, Noelle berjalan menuju meja yang penuh dengan alat tajam.
Meskipun ruangan itu penuh dengan alat penyiksaan, sama sekali tidak ada alat yang bisa membunuh seseorang dengan seketika seperti guillotine.
Itu tentu saja bertujuan untuk menghindari kematian langsung dan memperpanjang waktu penyiksaan.
"Yang mana yang akan kupilih ya~ Ada terlalu banyak mainan di sini~ Kalau begitu … Bagaimana kalau yang ini"
Noelle dengan riang melihat-lihat berbagai macam alat yang ada di atas meja, sampai dia akhirnya mengambil sebuah pisau cukur.
"Lepaskan aku brengsek!! Sialan! Apa yang akan kau lakukan bajingan! Sial! Kenapa aku yang mengalami ini?! Ini semua salah bajingan itu!! "
Pria itu terus mengeluarkan berbagai sumpah serapah. Noelle, bagaimanapun dia hanya dengan indah mengabaikan teriakannya dan dengan riang berjalan ke arah pria itu.
Semua bawahan pria itu menunjukkan pandangan ketakutan pada Noelle. Anehnya meskipun dia adalah bawahan dari pria itu, mereka justru tampak seperti orang yang dipaksa oleh atasan mereka.
Noelle mikirkan itu saat dia tersenyum pada pria di depannya.
"Yahh … Pisau cukur bukanlah senjata, namun tergantung bagaimana kau menggunakannya … Ini bisa menjadi sangat menyakitkan! "
Mengatakan itu dengan senyum gelap, Noelle kemudian menarik pakaian pria itu dan merobeknya. Kini dia telanjang dada.
Dan seperti yang diperkirakan Noelle, tubuh pria itu dipenuhi dengan otot yang ketat meskipun dia agas sedikit berisi di perutnya.
"Apa yang akan kau lakukan?! Lepaskan aku sialan! "
"Oh, diamlah kau pengangguran"
Kata Noelle dengan cemberut, lalu dia menekan pisau cukur itu tepat di atas perut pria itu. Meskipun tubuhnya penuh dengan otot, dia masih memiliki perut yang lembut.
Noelle dengan perlahan namun kuat menekan dan menarik pisau cukur itu ke bawah, dan merobek kulit perut pria itu.
"AARRGGGGHHHH BRENGSEEEK!! "
"Ahaha … Kau berteriak seperti anak-anak"
Pria itu berteriak dengan penuh kesakitan ketika kulit perutnya robek dan mengalirkan banyak darah dari sana.
Wajahnya penuh dengan air mata dan ingus serta air liur hanya karena sayatan kecil itu. Itu seperti yang dibayangkan Noelle.
Meskipun pria di depannya memiliki tubuh yang kuat, dia masih belum terbiasa dengan rasa sakit.
Noelle bukanlah seseorang yang suka menyiksa, namun entah kenapa, dia menjadi bersemangat saat melihat seseorang yang dia benci tesiksa seperti ini.
Dia sendiri sempat kebingungan dengan perubahan sifatnya itu, namun ia hanya mengabaikannya dan sepenuhnya menikmati sifat yang buruk ini.
Hanya saja, dia akan Berhati-hati untuk tidak menunjukkan sisi dirinya yang seperti ini pada Olivia, gadis yang dia cintai. Noelle tidak mau Olivia membencinya hanya karena hal seperti ini.
Dengan senyuman lebar yang terpampang di wajahnya, Noelle terus menyayat kulit pria itu menggunakan pisau cukur sampai akhirnya, semua kulit di tubuh pria itu telah terkelupas sepenuhnya.
Tubuhnya penuh dengan darah dan luka, tapi Noelle selalu berhati-hati dan memastikan untuk tidak membunuhnya.
"Ahaha … AHAHAHA! "
Wajah Noelle dipenuhi ekspresi kesenangan seolah dia baru saja menelan obat yang merangsang kesenangannya.
Noelle terus tertawa seperti seseorang yang kehilangan akal sehatnya.
"AHAHAH … Hey, kenapa kau tidak melakukannya juga? Kau membenci pria ini bukan? "
Saat ia akhirnya berhenti tertawa, Noelle menoleh pada gadis yang terbaring di tanah sambil menatapnya dengan mata kosong.
"Aku … Tidak … Bisa"
Suaranya sangat serak, namun gadis itu berhasil memaksakan kata-mata untuk keluar dari mulutnya.
"Kenapa? "
"………"
Gadis itu tidak menjawab, dan justru menatap borgol dan kerah besi yang dipasangkan di tubuhnya.
Sesaat kemudian Noelle menunjukkan ekspresi pengertian.
"Ahh … Benda itu menyegel kekuatanmu ya … Baiklah, akan ku lepaskan itu"
Noelle berpikir sejenak, dia berjalan menuju gadis itu dan menyentuh kerah serta borgol besi yang menyegel kekuatannya.
Noelle berhenti tepat di hadapan gadis itu, dia lalu menyentuh kerah dan borgol logam yang mengekang gadis itu.
Kerah dan borgol itu adalah item yang menyerap sihir pengguna. Batas penyerapan alat itu tergantung kualitas alatnya sendiri.
Ketika Noelle menyentuh kerah itu, dia bisa merasakan setiap kekuatan sihirnya dengan cepat terkuras.
"Yang benar saja … Lalu … Bagaimana dengan ini! "
Noelle menyentuh kerah itu kembali dan mengeluarkan semua kekuatan sihir yang ia miliki. Terjadi sebuah gelombang kejut saat ia mengeluarkan mana miliknya yang memiliki kapasitas seperti danau besar.
Sebagian besar kekuatan sihir milik Noelle telah benar-benar terkuras saat menggunakan mantra 《Reign》, tapi itu pulih dengan cepat seiring berjalannya waktu.
Aura bergelombang putih kebiruan mulai terpancar dari tubuhnya saat ia memaksakan kekuatan sihir itu untuk diserap oleh kerah logam.
Secara alami, kerah logam itu tidak sanggup menahan gelombang kekuatan Noelle yang seolah tidak memiliki batas, jadi itu dengan cepat retak, dan pecah berkeping-keping.
"Huff … Sekarang hanya tersisa borgol, tapi sebelum itu … "
Noelle menghela nafas untuk yang kesekian kalinya hari ini, dia mengeluarkan sebuah tabung dari penyimpanan spatial nya.
Noelle membuka tabung itu, dan meminum isinya dengan cepat.
Tabung itu berisi darah Olivia, karena mereka adalah pasangan kontrak 《Oath of Blood》, Noelle bisa meregenerasi tubuh dan sihirnya dengan cepat jika dia meminum itu.
Rasa manis dan sensasi euforia yang ia dapatkan ketika meminum darah Olivia itu benar-benar merangsangnya, namun Noelle harus menahan itu.
(Seperti yang diharapkan … Aku lebih suka meminumnya dari tubuh Olivia secara langsung)
Dia membuang tabung itu, lalu meletakkan tangannya di borgol yang mengekang tangan gadis itu.
Noelle kembali mengeluarkan kekuatan sihirnya seperti tadi dan menghancurkan borgol itu.
"Hahh … Hahh … Bung … Ini gila, berapa banyak kekuatan sihirku yang habis hanya untuk menghancurkan alat ini … Ini melelahkan"
Noelle mengeluh, namun ia kembali menatap gadis yang bangkit untuk duduk di hadapannya.
Mata gadis itu masih sangat gelap, namun sekarang itu terlihat sedikit memancadkan cahaya kehidupan.
Noeele pun menatap gadis itu dan memindainya.
"Hmm … Meskipun kerah dan borgolnya telah lepas, kau memiliki banyak luka dalam dan luar … Sirkuit sihirmu juga hampir rusak, dan kau bahkan tidak memiliki mana yang tersisa"
Bagaimanapun, sirkuit sihir adalah bagian yang sangat penting bagi seorang penyihir, jika itu rusak, maka seseorang tidak akan pernah bisa menggunakan sihir lagi untuk seumur hidupnya.
Setelah memindai keadaan gadis itu, Noelle kembali menghela nafas dan mengambil tabung lain dari gudang spatial miliknya.
"Yahh … Masih ada cara untuk memperbaikinya sih"
(Walaupun ini akan beresiko)
Ketika Noelle mengatakan itu, gadis di hadapannya kembali menatapnya tercengang.
"Bagaimanapun … Minum itu"
"……… Apa … Ini? "
Gadis itu hanya menatap tabung yang diberikan Noelle padanya. Wajar jika ia merasa curiga, namun ini bukanlah tempatnya untuk merasa waspada karena dia telah ditolong.
"Itu darahku"
" … Darah? Kau menyuruhku untuk meminum ini? "
" … Itu bisa menyembuhkanmu"
Itu tidak salah, tapi Noelle tidak menjelaskannya dengan lengkap dan membuat gadis itu melebarkan matanya terkejut.
"Kau … Seekor naga? "
" … Ahh ya … Setelah kuingat-ingat … Darah naga juga bisa menjadi obat penyembuh yang hebat jika berhasil diekstrak menjadi elixir … Tapi aku bukan naga"
Noelle bergumam pada dirinya sendiri, nun gadi itu dengan jelas mendengar semuanya.
"Kau … Bukan naga … Tapi darahmu bisa menyembuhkan? "
"Uhh … Tidak ada pilihan lain selain menjelaskan … Huh … "
Noelle dengan pasrah melepas topengnya dan menunjukkan wajahnya pada gadis itu.
Mata yang biasanya berwarna abu-abu, kini menjadi merah darah karena aktivasi skill vampir.
"Aku seorang vampir, jadi darahku bisa menyembuhkanmu … Tapi itu akan merubah ras-mu juga"
"Vam … Pir? "
"Ya … Agak rumit untuk menjelaskannya sekarang … Pokoknya minumlah itu, tidak masalah … Kekuatanmu sebagai Abyss clanman tidak akan menghilang hanya karena perubahan ras"
Gadis itu masih ragu, namun dia tetap meminum darah Noelle seperti yang diperintahkan.
Untuk beberapa saat tidak ada yang terjadi, namun tiba-tiba tubuhnya ditutupi dengan cahaya yang menyilaukan.
"Huh? Ngghh … A-apa ini?! "
"Tahanlah, itu hanya efek samping dari evolusi paksa"
Ekspresi gadis itu penuh dengan kesakitan, namun dia menggigit bibirnya untuk menahan rasa sakit itu.
Setelah beberapa saat, rasa sakit itu segera menghilang dan lukanya segera beregenerasi.
Semua luka luar maupun luka dalam telah benar-benar menghilang, sirkuit sihirnya juga kembali normal, dia merasa dipenuhi dengan kekuatan.
Sesuatu yang sudah lama tidak dia rasakan.
Gadis itu menatap tangannya sambil tercengang, kemudian dia melambaikan tangannya dengan ringan.
Saat itu juga, bayangan di bawah Noelle beriak-riak dan keluar menjadi jarum lalu menusuk perut Noelle.
"Jadi kau benar-benar Abyss clanman ya … Kemampuan untuk mengendalikan bayangan … Ngomong-ngomong, kenapa kau menyerangku? "
Bahkan saat perutnya tertusuk dengan beberapa bilah bayangan, Noelle tampak tidak terpengaruh dan bertanya pada gadis itu.
Gadis itu tampak tercengang, namun dia sekali lagi melambaikan tangannya, dan jarum bayangan itu segera menghilang lalu darah langsung menyembur keluar dari perut Noelle.
"Hanya untuk memeriksa … Kenapa kau tidak mati? "
"Kau sudah menjadi vampir, jadi kau seharusnya tahu kalau aku abadi"
"Kenapa wajahmu tidak bereaksi? "
"Aku memiliki ketahanan rasa sakit … Dan bisakah kita mengakhiri sesi tanya jawab ini segera? Masih banyak yang ingin kulakukan"
Noelle mulai merasa jengkel pada gadis di depannya. Gadis itu, bagaimanapun dia hanya terus berguman dan mengangguk pada dirinya sendiri.
Kemudian gadis itu berjalan menuju pria yang digantung itu. Pria itu masih dalam kondisi mengenaskan.
Tubuh seorang pria yang menggantung tanpa kulit seharusnya menjadi pemandangan yang mengerikan bagi seorang gadis, namun gadis itu justru tersenyum dan menciptakan sebuah pisau kecil dengan bayangannya.
Noelle melihat kemampuan gadis itu dalam memanipulasi bayangan, dia menyimpulkan kalau gadis di depannya cukup hebat dalam hal itu.
(Dia benar-benar asli)
Abyss clanman dikatakan telah musnah beberapa ratus tahun yang lalu. Kemampuan mereka dalam mengendalikan bayangan sangatlah kuat sehingga mereka beberapa kali direkrut oleh raja iblis untuk menjadi pasukannya.
Namun Abyss clanman terus menolak tawaran itu, karena prinsip mereka adalah tetap berada di posisi netral dan sampai kapanpun tidak akan pernah ikut campur dalam urusan dunia luar.
Karena tawarannya ditolak, raja iblis marah dan akhirnya menghancurkan klan itu dengan tangannya sendiri.
Klan Abyss sendiri tinggal di desa terpencil yang cukup jauh dari peradaban, itu terletak di benua lain. Namun raja iblis dengan mudah menemukan tempat persembunyian mereka dan menghancurkan mereka seketika.
Ciri khas Abyss clanman adalah mereka memiliki rambut dan mata berwarna hitam gelap yang seolah menyerap cahaya.
Seharusnya Abyss clanman telah hancur beberapa ratus tahun yang lalu, namun salah satu orang dari klan tersebut kini tengah berdiri tepat di hadapan Noelle.
Gadis itu terus menggunakan pisaunya untuk menyayat tubuh pria yang menggantung tersebut.
"ARRRGGGGGHHHHH!!! … Lepaskan aku … Kumohon … "
Karena dia tidak memiliki kulit lagi, tubuhnya kini menjadi sangat sensitif dengan rasa sakit, sehingga hanya dengan sedikit sentuhan saja sudah cukup untuk membuatnya berteriak.
"Hei, aku ingin mencoba sesuatu pada pria itu, jadi minggir sebentar"
"Hmm? Ahh baiklah"
Noelle berdiri dan berjalan mendekatinya, gadis itu tampak terkejut, namun dengan patuh menjauh dari Noelle dan pria yang digantung itu.
(Seharusnya begini kan … Jika aku menggunakannya pada pikiran lawan … )
Noelle mengangkat salah satu tangannya dan mengarahkan itu pada pria itu, dia terus bergumam pada dirinya sendiri.
"Hmm … Seharusnya ini akan berhasil … "
Mengatakan itu, Noelle kemudian menempelkan tangannya pada pria itu.
Saat tangan Noelle menyentuh kepalanya, pria itu tampak tersentak dan langsung kejang-kejang.
Noelle kemudian menarik tangannya. Dia memasukkan banyak kekuatan pada tangannya, dan memukul wajah pria itu sekuat yang dia bisa.
Tentu saja, dengan menahan agar pria itu tidak mati.
Mendapatkan pukulan dari Noelle, cahaya langsung menghilang dari mata pria itu, dan rambutnya langsung memutih dalam seketika.
"Hmm … Mungkin aku sedikit terlalu kuat dalam memukulnya? "
"Apa … Yang kau lakukan padanya? "
Gadis itu dengan takut-takut bertanya pada Noelle. Noelle pun menjawab,
"Aku memiliki semacam skill percepatan pikiran yang termasuk dalam kategori sihir waktu, nahh … Aku menggunakan kemampuan itu untuk mempercepat pikirannya sebanyak 1000 kali lipat, dan kemudian memukulnya dengan banyak tenaga … Walaupun itu menguras banyak sekali sihir ku"
"Percepat … Pikiran? "
Wajah gadis itu kebingungan sejenak, namun ekspresinya langsung berubah menjadi kengerian setelah mengerti maksud Noelle.
Itu wajar.
Noelle menggunakan kemampuannya untuk mempercepat akselerasi pikiran targetnya sebanyak 1000 kali lipat, lalu dia memukulnya sekuat tenaga.
Hanya dengan satu pukulan, itu sudah terasa seperti 1000 pukulan tanpa henti bagi pria itu.
Meskipun fisiknya tidak terlalu terpengaruh, mentalnya akan menjadi sangat kacau jika dia mendapatkan semua rasa sakit itu tanpa henti.
"Yahh … Dia sudah tidak bisa digunakan"
Noelle dengan acuh bergumam, kemudian dia menjentikkan jarinya.
Tubuh pria yang terjatuh tadi langsung terbelah karena bilah tajam yang tiba-tiba tumbuh dari perutnya.
Noelle baru saja menggunakan salah satu kemampuan originalnya, 《Blood Manipulation, Blood Edge : Type 4》.
"Jadi kau bisa melakukan itu juga? "
Gadis itu menatap mayat pria yang terbelah itu dengan tercengang.
"Kau sudah menjadi vampir, jadi kau seharusnya juga memiliki kemampuan ini"
Gadis itu sendiri masih belum bisa menerima kenyataan kalau dia adalah vampir, tapi karena dia sendiri adalah Abyss clanman, maka itu wajar jika vampir masih ada sampai sekarang.
"Begitukah … Yahh, daripada itu … apa yang harus kita lakukan pada mereka? "
Gadis itu bertanya dengan polos saat dia melihat pada tubuh orang-orang yang menjadi bawahan pria tadi.
Mereka semua sudah pingsan lebih dulu setelah melihat apa yang dilakukan Noelle pada pemimpin mereka.
"Yahh … Mereka sudah tidak berguna"
Noelle dengan acuh berkomentar, kemudian dia sekali lagi menjentikkan jarinya dan membelah semua tubuh orang-orang itu.
"Tunggu, kenapa kau membunuh mereka begitu saja?! "
"Diamlah … 《Reign》 telah mendekati batas waktunya"
"Begitu … "
Gadis itu tampak kecewa. Itu mungkin karena dia tidak dapat bersenang-senang dengan bawahan pria yang menyiksanya selama ini.
Noelle hanya tersenyum kecut padanya.
Dan seketika, ruangan kembali berubah menjadi gua yang terang seperti sebelumnya.
Aktivasi 《Reign》 telah berakhir.
(Batasnya adalah sekitar 1 jam ketika aku dalam keadaan normal … Aku masih harus mengembangkannya untuk bisa menggunakan ini dalam pertarungan)
"Ini, gunakan ini"
Noelle mengeluarkan beberapa set pakaian dan jubah dari gudang spasial miliknya dan menyerahkan itu pada gadis di depannya.
Gadis itu hanya dengan tenang menerimanya dan kemudian dia menatap Noelle.
"Apa? "
" … Siapa … Namamu? "
"Ahh ya … Aku belum memperkenalkan diri ya … Baiklah … Namaku adalah Noelle Lynneheim, bagaimana denganmu? "
Noelle memperkenalkan diri dengan nama samarannya.
"A-aku adalah Chloe Vanpille … Aku sendiri tidak terlalu mengetahui asal-usul ku, tapi sepertinya aku adalah bagian dari Abyss clanman yang kalian sebutkan tadi"
(Jadi dia tidak mengetahui nya ya … Kalau begitu ini akan sulit)
"Baiklah, ayo percepat ini, apa yang akan kau lakukan setelah ini? "
Noelle bertanya pada Chloe dan membuat Chloe kebingungan sejenak.
"Dari yang kutahu, aku telah menjadi vampir … Dan tepatnya menjadi Bloodkin-mu, jadi aku mungkin akan tetap ada di sekitarmu? "
(Yahh, itu masuk akal)
Noelle menghela nafas kecil dan kembali menatap Chloe yang ada di depannya.
Dia kemudian memasukkan tangannya ke saku dan mengambil beberapa koin untuk diberikan pada Chloe.
"Ini … Gunakan ini untuk keperluanmu, dalam beberapa hari kita akan bertemu lagi untuk membahas rencana selanjutnya"
"Huh? Baik~"
Chloe dengan polos tersenyum pada Noelle.
Noelle benar-benar beruntung karena Chloe telah mempercayainya, kemampuannya dalam mengendalikan bayangan sangatlah berharga, jadi Noelle ingin Chloe bergabung dengannya nanti.
"Lalu sampai jumpa"
Noelle kembali memasang topengnya dan pergi dari gua itu. Dia berniat kembali ke penginapan.
...****************...