[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World

[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World
BAB 50: Tujuan



...****************...


"Begitulah, kita akan meninggalkan kota dalam beberapa hari dari sekarang"


Kata-kata yang diucapkan Noelle membuat Charlotte dan Chloe melebarkan mata mereka karena terkejut.


"Pergi? Kenapa? ", Tanya Charlotte sambil memiringkan kepalanya.


Chloe juga ingin menanyakan pertanyaan yang sama, tapi Noelle kembali berbicara.


"Nah, ini mungkin terkait dengan tujuanku … Entah bagaimana aku harus melakukannya … Ini sekaligus untuk menyelesaikan masalahmu, Charl"


" ……… ", Charlotte tidak menjawab, melainkan hanya tertunduk dengan wajah suram.


Noelle mengatakan ini untuk menyelesaikan masalahnya, yang artinya itu terkait dengan pembalasan dendamnya pada seorang pria bernama Harold.


Merasakan suasana hati Charlotte yang semakin memburuk, Noelle mempercepat kata-katanya dan mengeluarkan selembar kertas dari sakunya.


"Ini, lihat ini", Noelle berkata sambil membuka lipatan kertas itu.


Begitu Charlotte melihat apa yang ada di kertas itu, dia melebarkan matanya dan niat membunuh yang kuat mulai keluar darinya.


Di kertas itu adalah gambar seorang pria yang wajahnya tidak akan pernah dilupakan oleh Charlotte sampai kapanpun.


Meskipun gambar itu hanya dibuat dengan mencoret-coretkan tinta hitam di atas kertas, Charlotte dapat dengan jelas membayangkan setiap ciri wajah pria itu di pikirannya.


Ingatan tentang rambutnya yang merah membara, matanya yang sangat dingin memandang rendah semua orang di dunia seolah itu hanyalah ternak kotor, serta senyum menjijikkan saat pria itu menodai tubuh indah Veronica mulai membanjiri kepala Charlotte.


Charlotte merasa kepalanya dipenuhi kemarahan, matanya mulai memerah saat dia terus menatap wajah di gambar itu dengan penuh kebencian.


(Ohh wow … Sepertinya aku tidak sengaja memicu emosi negatifnya … apa ini akan membangkitkan skill [Wrath] miliknya? Kuharap tidak … ), Noelle mulai berkeringat dingin saat dia berpikir skill [Wrath] milik Charlotte akan bangkit.


Berdasarkan penjelasan yang diberikan Isis padanya, skill dari seri '7 Deadly Sins' adalah skill yang sangat kuat. Skill itu akan memberikan penggunanya kekuatan yang sangat besar, dan sebagai gantinya, kewarasan pengguna akan terkikis sedikit demi sedikit.


Charlotte berhasil mempertahankan kewarasannya sampai saat ini tentu saja karena dia adalah seorang reinkarnator dari bumi. Dan semua reinkarnator memiliki berkah Anastasia yang melindungi jiwa dan pikiran mereka dari segala hal yang mungkin mengancam.


Berkah Anastasia mengambil energi negatif dari Charlotte dan memberikannya skill [Wrath], begitu pula dengan Noelle yang dilindungi dari dominasi jiwa Raja Vampir saat dia akan berevolusi.


(Ahhh … Entah bagaimana aku harus menenangkannya … )


Noelle tidak tahu seberapa besar pengaruh berkah Anastasia terhadap energi negatif dan skill [Wrath] milik Charlotte, tapi akan aman untuk berasumsi kalau Charlotte akan kehilangan kewarasannya lagi jika kemarahannya dipicu dengan berlebihan, jadi Noelle berusaha menenangkannya.


"Ahh, kau tidak perlu semarah itu … Lihat tulisannya, aku yakin kau akan bersemangat dengan ini"


"Eh? ", Charlotte kembali sadar dan memperhatikan tulisan yang ada di atas gambar Harold.


" ……… Ini … Bounty? "


Charlotte selesai membacanya dan bertanya pada Noelle dengan ekspresi bingung. Melihat itu, Noelle hanya tersenyum berani dan kembali berbicara dengan nada sombong.


"Kuhuhu~ Benar! Surat ini adalah pemberitahuan yang disebarkan di guild tadi pagi, mereka membuat permintaan untuk menangkap seorang pria bernama Harold dari organisasi gelap bernama [Red Eagle] … Mereka telah memasang harga yang tinggi untuk kepala Harold … Singkatnya, dia adalah buronan dengan bounty yang sangat tinggi! ", kata Noelle dengan semangat untuk menghapus suasana suram yang dikeluarkan Charlotte.


Charlotte memperhatikan kertas itu sekali lagi. Di kertas itu tertulis harga yang sangat tinggi untuk hadiah penangkapan Harold tidak peduli apakah dia hidup atau mati.


Namun jika ia ditangkap dalam keadaan hidup, harga yang diberikan pada mereka akan menjadi lebih besar lagi.


"Aku tidak keberatan, tapi … Dimana dia? ", Olivia bertanya setelah menyerap cangkir teh di tangannya sedikit demi sedikit dengan cara yang anggun.


Noelle terlihat bermasalah saat dia menjawab, namun dia tetap menjelaskan dengan rinci informasi yang dia dapatkan.


"Nah, tentang itu … Pihak guild hanya menerima laporan kalau ia terakhir kali terlihat di kawasan kumuh di ibukota Kerajaan"


"Benarkah? ", Olivia bertanya tanpa mengubah ekspresinya sedikitpun.


"Tapi … ", Tiba-tiba Noelle menjadi serius, dia kembali berbicara dengan suasana suram dan Olivia bisa merasakan kejengkelan yang kuat dari suaranya.


"Ada kasus yang melibatkan dirinya di kawasan elit di ibukota, dia merampok dan membunuh semua keluarga yang menghuni mansion keluarga bangsawan tertentu dan menculik istri bangsawan itu … Dan yang mengirimkan permintaan penangkapan ini ke guild adalah bangsawan yang menjadi korbannya"


Setelah Noelle menyelesaikan kata-katanya, Charlotte kembali menunjukkan ekspresi kemarahan dan niat membunuh yang kuat mulai keluar dari tubuhnya.


Itu membuat Chloe yang duduk di sampingnya langsung gemetar seperti hewan kecil yang dihadapkan pada predator.


Charlotte berpikir tindakan Harold sudah tidak bisa dimaafkan. Meskipun dia mungkin melakukannya karena dibayar oleh seseorang, Charlotte masih tidak akan memaafkan Harold dan akan terus mengejarnya sampai ia mati.


Yang menjadi korban adalah pria bangsawan dengan pangkat count, dia dan keluarganya dalam kunjungan ke ibukota karena urusan suatu pekerjaan, namun semua prajurit yang mengawal mansion tempat dia dan keluarganya tinggal, maupun para pelayan yang tinggal di mansion itu, pada pagi hari telah ditemukan mati terbunuh dengan cara yang sadis.


Satu-satunya mayat yang tidak ditemukan adalah mayat sang istri yang kini sedang mengandung anak keempatnya.


Anak pertama bangsawan itu adalah seorang perempuan, dan kini dia sedang berada di Kekaisaran bersama tunangannya, jadi bangsawan itu tidak perlu khawatir tentang kehilangan penerus, namun tetap saja dia tidak bisa memaafkan orang yang telah menghancurkan keluarganya.


Untungnya alat sihir yang ditempatkan di mansion untuk berjaga-jaga sempat merekam wajah pelaku penyerangan itu.


"Bahkan mereka mempunyai CCTV … ", Gumam Olivia dengan terkejut setelah mendengar penjelasan Noelle mengenai latar belakang permintaan penangkapan Harold.


"Yahh, perkembangan mereka dalam bidang teknologi sihir cukup menakutkan", Jawab Noelle sambil tersenyum masam.


"Pencarian ini mungkin agak sedikit sulit karena mereka bersembunyi seperti monster berwarna coklat tertentu yang selalu bersembunyi di sudut dapur", Kata Noelle dengan sedikit bercanda.


Noelle masih belum mengungkapkan informasi yang ia dapatkan saat mendengarkan percakapan orang-orang yang dia duga sebagai 'rekan' Harold.


Noelle masih tidak tahu apa yang mereka maksud dengan tujuan tuan mereka, namun untuk sekarang Noelle akan meningkatkan kewaspadaannya untuk berjaga-jaga jika dia harus berhadapan dengan pemimpin mereka.


Jika Noelle dan yang lain membunuh Harold sebelum pemimpin mereka mencapai tujuannya, itu mungkin akan membuat Noelle dan yang lain harus berkonfrontasi langsung dengan sosok yang berada di tingkatan lebih tinggi dari Harold.


Noelle tidak akan memberitahu Charlotte tentang ini, karena jika Charlotte tahu kalau membunuh Harold akan menyebabkan masalah yang lebih besar untuk yang lain, Charlotte pasti akan memilih untuk tidak membunuh Harold yang pada akhirnya akan menghambat kemajuan Charlotte dalam meredakan emosinya.


Terhambatnya kemajuan Charlotte bukanlah sesuatu yang Noelle inginkan, jadi untuk saat ini dia akan menyimpan semua informasi itu untuk dirinya sendiri.


Tentunya Olivia merasakan sesuatu yang aneh dari Noelle. Ia bisa tahu kalau Noelle sedang menyembunyikan sesuatu, tapi Olivia tidak ingin memaksa Noelle untuk memberitahunya, jadi Olivia akan menunggu sampai Noelle memberitahukan semua informasi itu padanya nanti sesuai keinginan Noelle sendiri.


"Yahh, kita juga harus melatih kalian berdua … "


Noelle berkata sambil memperhatikan Charlotte dan Chloe.


Charlotte dan Chloe memiliki wajah yang kebingungan dan mulai memiringkan kepala mereka.


Tapi Noelle mengabaikan mereka dan kembali menjelaskan.


"Gerakan Charl dalam pertarungan benar-benar ceroboh, kau hanya menggunakan kekuatan fisikmu sebagai seorang 'fallen' dan menggunakan penguatan fisik untuk meningkatkan kekuatanmu … Kau juga menggunakan sihirmu tanpa mengenali situasi yang akhirnya menjadi bumerang untuk dirimu sendiri … Satu-satunya keuntunganmu mungkin tingkat kekuatan fisik serta sihir yang lebih besar dibandingkan manusia dan pedang 'Centipede' yang bisa digunakan di semua jarak"


"Ughh … ", Charlotte tanpa sadar mengerang dengan tidak nyaman saat Noelle mulai mengungkapkan semua kesalahannya dengan santai.


Charlotte kehilangan ingatannya dalam 3 bulan terakhir sehingga ia tidak tahu apa saja yang telah ia lakukan selama 3 bulan belakangan ini. Noelle memahami itu dengan sangat baik sehingga ia mulai mengoreksi pergerakan yang dibuat Charlotte saat turnamen 3 bulan yang lalu.


"Lalu tentang Chloe … Kurasa tidak akan ada masalah denganmu, setelah berlatih sedikit, kau bisa bertarung menggunakan pedang dengan lancar seolah kau sangat berpengalaman, tapi karena ingatanmu mengalami kemunduran … Kau harus mengulangi pelatihanmu lagi … Karena kau bisa mengendalikan bayangan, kupikir tidak akan ada masalah dengan caramu bertarung"


"Unn", Chloe dengan senang mengangguk ketika Noelle mulai mengoreksinya.


Melihat mereka berdua sudah paham tentang apa yang harus dilakukan, Noelle kembali bersemangat dan mengangguk lalu berbicara dengan riang.


"Kalau begitu, tujuan kita saat ini sudah diputuskan~"


Alasan Noelle terkesan terlalu bersemangat dalam memburu Harold bukan karena ia ingin membantu Charlotte.


Tidak, dia memang ingin membantu Charlotte, tapi bukan itu tujuan sejati Noelle. Tujuan Noelle masih tidak berubah, dia akan mencari cara untuk menemui Chronoa.


Mungkin terdengar gila karena tujuan Noelle adalah untuk menemui pencipta dunia, tapi Noelle merasa kalau ia harus segera menemuinya entah bagaimana caranya.


Itu juga penting untuk menyelidiki semua keanehan yang ia rasakan selama ini. Ia selalu merasa tidak cocok dengan dunia ini, Noelle merasa kalau ia adalah keberadaan yang benar-benar berbeda dan terpisah dari semua orang yang tinggal di dunia yang sama dengannya.


Tidak peduli berapa kali ia menanyakan itu pada dirinya sendiri, perasaan yang janggal itu tidak pernah menghilang, itu seperti dirinya berada di jalan yang berbeda dari semua orang.


Meskipun Olivia selalu berada di sisinya, Noelle tetap tidak kehilangan perasaan akan suatu perbedaan yang mencolok itu.


Jadi ia akan menemui Chronoa untuk mengetahui tentang semua keanehan yang ia rasakan dan mencari cara untuk menyelesaikannya.


Noelle tidak bisa membayangkan untuk hidup abadi dengan perasaan aneh di dadanya.


Untungnya, Noelle entah bagaimana secara samar-samar mengetahui tentang lokasi tempat Chronoa mungkin berada.


Dan itu adalah ibukota.


...****************...


(AN: Author sedang dalam fase kemalasan yang sangat parah, jadi mungkin akan semakin sedikit chapter yang akan ditambahkan … Author menulis ini sebagai pelarian dari kenyataan yang pahit tentang semua pekerjaan yang menggunung telah hampir mencapai tenggat waktunya … Author juga sudah merevisi beberapa hal di bab 48 dan 49, itu adalah beberapa tambahan penting yang akan berpengaruh pada jalannya cerita utama)


[Baca juga ->> 'Sekigan Petals' di NOVELTOON]