![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
"Siapa? "
"………"
Noelle bertanya, namun gadis itu tidak menjawab. Dia hanya melebarkan matanya dengan terkejut sambil terus menggumamkan 'Ini tidak mungkin … ' Secara berulang-ulang.
Noelle tidak mengenal gadis yang ada di hadapannya saat ini, namun dia bisa merasakan kalau gadis itu benar-benar terkejut dan gelisah saat melihat dirinya.
Meskipun itu adalah perumpamaan yang aneh karena Noelle bahkan tidak bisa merasakan tubuhnya sendiri saat ini.
(Apa ini … Rasanya sangat nostalgia, tapi … Siapa dia? Dan daripada itu … Dimana ini? Sejak tadi aku tidak bisa merasakan tubuhku sendiri … Aku memiliki dugaan tentang ini, tapi … Aku tidak tahu itu benar atau tidak … )
Gadis itu masih gelisah dan matanya yang heterokrom itu tampak berkaca-kaca saat ia menatap Noelle, namun dia segera tersentak dan menundukkan kepalanya dengan kecewa.
"Begitu ya … Masih belum … Haha~ betapa bodohnya aku … "
Dia bergumam dengan sedikit kecewa. Noelle sama sekali tidak mengerti maksudnya, jadi Noelle hanya menatap gadis itu dengan bingung dan bertanya-tanya mengapa gadis itu tampak sedih.
"Tidak … Bukan apa-apa … Aku hanya memikirkan sesuatu yang konyol"
Gadis itu seolah merasakan kebingungan Noelle, dia hanya menggelengkan kepalanya sambil mengusap matanya yang sempat berlinang air mata.
(Dia siapa sih?! )
Noelle terus bertanya-tanya tentang identitas gadis di depannya, rasa tidak nyaman yang tadi menyelimuti hatinya mulai menghilang secara perlahan.
Gadis itu mulai berbicara lagi.
"Yahh … Kelihatannya aku berhasil kembali, tapi … Sepertinya ini menjadi terlalu cepat … Apa yang harus kulakukan sekarang … "
Gadis itu hanya bergumam pada dirinya sendiri, Noelle sama sekali tidak mengerti apa yang ia bicarakan, namun Noelle memiliki firasat kalau ia harus mendengarkannya dengan serius.
Gadis itu membuat gerakan berpikir sejenak, lalu kemudian dia menatap Noelle dan kembali berbicara.
"Baiklah Es— Tidak, Noelle Lynneheim … Kau mungkin bingung dengan apa yang terjadi saat ini, tapi itu tidak masalah … Memang belum saatnya kau mengetahui ini, ini semua terjadi terlalu cepat"
(Dia ngomongin apaan sih?! Seseorang, siapapun! Tolong jelaskan situasinya padaku!! )
Noelle dibuat semakin kebingungan karena kata-kata gadis itu begitu ambigu dan sulit dimengerti.
"………"
Noelle tidak bergeming, melainkan hanya menatap pupil heterokrom gadis di depannya.
" … Baiklah, untuk saat ini … Kupikir aku akan memberutahumu suatu hal"
(Jangan banyak berbasa-basi dan langsung katakan saja … ), Balas Noelle secara spontan.
Seolah bisa membaca pikiran Noelle, gadis itu melebarkan matanya karena terkejut, lalu—
"Pfft— Ahahaha … Pada akhirnya kau tetaplah orang yang sama! "
(………)
Noelle hanya menatap kosong pada gadis yang sedang tertawa di depannya itu.
"Haha … Baiklah, kupikir aku akan mengatakannya sekarang"
Lalu, suasana gadis itu tiba-tiba menjadi serius. Dia membuka mulutnya dan kembali berbicara.
"Noelle, jangan terlalu mempercayai Dewi Anastasia"
(………)
"Yahh, bahkan tanpa ku beritahu sekalipun … Kau sendiri masih cukup waspada padanya"
(………)
Noelle tidak menjawab, tapi gadis itu benar. Bahkan sampai saat ini, Noelle masih meragukan Dewi yang bernama Anastasia itu.
Meskipun Anastasia memiliki watak yang ceria, Noelle tidak bisa menahan kecurigaannya pada seseorang yang menyebut dirinya Dewi begitu saja.
Namun kecurigaannya terhadap Anastasia sudah sedikit berkurang semenjak Anastasia menghubunginya saat turnamen beberapa bulan yang lalu.
Bahkan, Noelle mungkin menyimpan rasa takut terhadap Anastasia. Itu karena Anastasia memiliki kekuasaan mutlak terhadap sistem yang mengendalikan dunia.
Skala kekuatannya sudah berada di luar jangkauan Noelle. Noelle berpikir kalau Anastasia mungkin bisa dengan sesuka hati menghapus atau memberikan suatu skill pada seseorang.
Noelle dan Olivia memiliki banyak skill yang membuat diri mereka menjadi kuat seperti sekarang, tapi itu akan sia-sia jika Anastasia bisa mengendalikan skill mereka dengan bebas, namun—
"Nah, kau tidak perlu khawatir tentang itu"
( ……… Eh … )
Gadis di depannya hanya tersenyum percaya diri seolah berniat untuk menghilangkan kekhawatiran Noelle.
"Memang, Dewi Anastasia adalah orang yang menciptakan sistem ini, namun bukan berarti ia memiliki kendali penuh terhadapnya"
( ……… Aku tidak mengerti … Bagaimana mungkin seorang 'developer' tidak bisa secara penuh mengakses sistem ciptaannya sendiri ? )
"Kau mengucapkan perumpamaan yang cukup unik di sana, tapi yang jelas, Anastasia tidak memiliki kendali penuh terhadap dunia"
(Kenapa … Ah! )
Noelle akhirnya mengingat sesuatu dan membuat gadis itu tersenyum. Gadis itu kemudian mengangkat kakinya dan duduk dalam posisi memeluk lutut.
"Yang memiliki kendali penuh bukanlah Anastasia, tapi pencipta dunia, Chronoa"
(Sudah kuduga … )
Lebih tepatnya, semua skill yang ada di dunia ini diciptakan oleh Chronoa saat ia menciptakan ras pertama yang menduduki planet, yaitu Dragonoid.
Sejak awal, dunia ini telah memiliki sistem pengulangan yang akan memberikan skill atau gelar pada seseorang yang telah memenuhi persyaratan dan diakui oleh dunia.
Sistem yang diciptakan Anastasia hanyalah bagian yang menempel dan mempermudah penggunaan sistem dunia yang diciptakan Chronoa.
Begitulah yang dijelaskan gadis itu pada Noelle.
Noelle benar-benar terdiam. Sekali lagi, dia telah mendengar tentang rahasia dunia yang seharusnya tidak ia ketahui.
(Ahhh ini merepotkan … Tapi … Bagaimana dia mengetahui semua ini ? )
Noelle bertanya-tanya. Untuk mengetahui rahasia tentang sistem, maka gadis di depannya pastilah bukan orang biasa.
Apakah dia Dewa? Atau sesuatu yang lain? Noelle tidak mengerti.
Semua pengetahuan yang diberikan gadis didepannya itu terlalu besar sehingga ia tidak bisa menilai sendiri.
(Tapi … Apa tujuan Anastasia mengembangkan sistem ciptaan Chronoa? Apa itu benar-benar hanya untuk mempermudah manusia? Apa alasannya benar-benar sesederhana itu? )
Noelle benar-benar memeras otaknya dan memikirkan tentang tujuan sejati Anastasia menciptakan sistem.
Karena, tidak mungkin Anastasia akan menciptakan sistem itu hanya karena dia baik.
"Kau benar sekali Noelle"
( ……… Jangan seenaknya membaca pikiran orang lain)
Noelle merasa jengkel pada gadis itu. Gadis itu, bagaimanapun dia hanya tersenyum jahil dan kembali berbicara.
"Tujuan Anastasia menciptakan sistem ini adalah segel"
(Sial … Aku memiliki firasat buruk tentang ini … )
Jika bisa, Noelle ingin menutup telinganya dan mengubur kepalanya sendiri di tanah. Apapun agar ia tak mendengar kata-kata gadis di depannya, tapi itu tidak mungkin terjadi.
Mengetahui apa yang Noelle pikirkan, gadis itu membentuk bibirnya menjadi senyuman yang terlihat seperti bulan sabit, dan perlahan, dia bicara.
"Sistem ini … Diciptakan oleh Anastasia untuk menjadi segel Raja Iblis"
(Aaaaaaaaa~ Aku tidak dengar~ Lalala~ Aku tidak mendengar apapun~ Bahkan tentang segel Raja Iblis sialan itu~ Aku yakin itu hanya bayanganku saja~ )
"Kau tidak perlu menolak kenyataan sampai seperti itu sih"
(Aaaaaa~ Tidak~ Tidak ada seorangpun di sini~ Semuanya hanyalah hayalanku belaka~ Benar, Gadis di depanku pasti hanyalah kutu ranjang yang kebetulan merasuki otakku! Ya! Pasti begitu! Keluarlah kau dari kepalaku dasar kutu! )
"Siapa yang kau panggil kutu?! "
Noelle terus berteriak dalam pikirannya, berusaha mengabaikan gadis itu. Tapi gadis itu lanjut meneriakki Noelle dengan wajah yang memerah.
...****************...
"Baik, apa kau sudah tenang sekarang? "
(Ya ya … Begitu tenang hingga aku hampir melupakan kekesalanku tadi)
Gadis itu menghela nafas panjang setelah Noelle menjawab di dalam pikirannya.
Noelle sudah tidak terkejut lagi dengan kemampuan pembaca pikiran, tidak, akan lebih tepat untuk mengatakan kalau Noelle sudah terbiasa dengan itu.
Namun dia akan berhati-hati untuk tidak memikirkan sesuatu yang bersifat rahasia karena itu bisa menjadi pedang bermata dua untuknya.
(Tapi … Segel ya … Aku sudah menduga tentang ini, tapi … Ahhh ini merepotkan)
Noelle sudah kembali tenang dan menerima penjelasan gadis di depannya, namun dia masih merasa jengkel dengan itu.
"Memangnya kenapa kau begitu kesal? "
Gadis itu bertanya sambil memiringkan kepalanya dengan bingung, Noelle hanya menatap gadis itu dan lanjut berbicara.
(Yahh, ini masalah klise … Akan menjengkelkan jika Raja Iblis sialan itu bangkit )
"Begitu … ", Gadis itu bergumam sambil menganggukkan kepalanya, tapi kemudian dia kembali menatap Noelle dengan senyum berani.
"Sebenarnya kau tidak perlu khawatir tentang itu! "
(Eh? )
Tatapannya lembut, namun Noelle entah bagaimana bisa merasakan kesedihan yang mendalam dari sorot mata itu.
"Segel itu akan tetap bertahan, setidaknya sampai sekitar 10.000 tahun lagi"
( ……… Sangat lama, dan … Itu angka yang kompleks)
"Benarkan? ", Gadis itu tersenyum masam pada Noelle.
"Lebih tepatnya … Segel itu mampu bertahan selama 10.000 tahun, dan 700 tahun telah berlalu semenjak dia disegel"
(………)
Noelle tidak mampu mengatakan apapun. Segel yang mampu mengunci makhluk sekuat Raja Iblis pastinya segel yang sangat kuat, terlebih lagi, itu adalah segel yang sanggup menahan kekuatannya selama 10.000 tahun.
(Tapi … Apa yang akan terjadi ketika segel itu terbuka)
"Pastinya, sejarah akan terulang kembali"
( ……… Ahh sial, aku baru saja memikirkan sesuatu yang gila)
10.000 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Itu cukup untuk Manusia menciptakan peradaban yang maju dan modern seperti di bumi.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Manusia, Werebeast, atau bahkan Dwarf tidak akan hidup selama itu. Tapi lain cerita jika itu makhluk abadi seperti Noelle dan Olivia.
(Jika itu akan terjadi, maka … )
'Aku akan mencari cara untuk meninggalkan dunia ini bersama Olivia', Begitulah pikir Noelle.
Prinsip Noelle tidak akan berubah bahkan jika keselamatan Dunia sedang terancam. Prioritas terbesarnya adalah keselamatan dirinya dan Olivia.
Jika seseorang bertanya padanya apakah dia akan memilih untuk menyelamatkan dunia dengan mengorbankan Olivia, atau menyelamatkan Olivia dengan mengorbankan dunia, maka jawaban Noelle sudah jelas.
Noelle pasti akan memilih pilihan ke-dua.
Noelle biasanya memiliki pemikiran langsung seperti 'mengorbankan minoritas untuk menyelamatkan mayoritas', namun akan berbeda jika itu menyangkut orang yang ia sayangi dan orang yang ingin ia lindungi.
Jika segel Raja Iblis akan benar-benar rusak setelah 10.000 tahun yang dimana Noelle dan Olivia masih hidup, maka Noelle tidak akan segan untuk meninggalkan dunia ini dan mencari cara untuk pergi ke dunia lain bersama Olivia.
Noelle mungkin juga akan membawa Charlotte dan Chloe jika mereka berdua memang masih hidup setelah 10.000 tahun.
Noelle mulai memikirkan itu begitu ia membayangkan segel, namun sebuah pertanyaan tiba-tiba terlintas di pikirannya.
(Tunggu … Segel sekuat itu, bagaimana Anastasia bisa menciptakannya? )
Jika Anastasia memang sangatlah kuat sehingga bisa menciptakan segel Raja Iblis, maka Noelle mungkin harus berhati-hati padanya.
Noelle berpikir hati-hati, namun gadis di depannya tersenyum sedih saat matanya menyipit.
Noelle memperhatikan itu dan berniat bertanya, tetapi gadis itu mendahuluinya.
"Tentu saja Dewi Anastasia tidak sehebat itu sehingga dia bisa menciptakan segel yang sangat kuat untuk menahan Raja Iblis, setidaknya dia membutuhkan bahan lain"
(Bahan lain … Jangan-jangan—?! Tidak, itu seharusnya tidak mungkin! Berdasarkan tingkahnya selama ini, aku bisa memastikan kalau Anastasia bukanlah tipe orang yang akan melakukan itu! Tapi … Masih ada kemungkinan kalau dia melakukannya … )
Noelle mulai panik di pikirannya, dan membuat gadis itu memperdalam senyumannya.
"Tentu saja kau akan berpikir seperti itu Noelle, kau sendiri yang mengatakan … Semua orang selalu memiliki topeng yang menutupi wajah asli mereka"
( ……… Kurasa itu benar … Berpikir kalau Anastasia tidak akan melakukan itu hanya akan membuatku terlihat naif … Tapi aku masih ragu … )
Bagaimanapun, Noelle yang memiliki kepercayaan diri dalam menilai seseorang, tidak pernah menduga kalau Anastasia akan menggunakan—
( … Tumbal … )
Noelle tahu itu, tapi dia masih enggan untuk mempercayainya. Sejujurnya, Noelle sebisa mungkin ingin mempercayai seorang Dewi bernama Anastasia.
Karena berkat Dia-lah, Noelle dan Olivia bisa bersatu seperti sekarang.
Karena itu, penjelasan dimana Anastasia menggunakan tumbal untuk menciptakan segel Raja Iblis, tidak pernah terbesit di pikirannya, setidaknya sampai beberapa saat yang lalu.
(Tapi … Apa yang dia jadikan tumbal untuk itu? )
Noelle bertanya-tanya. Gadis di depannya hanya menatap Noelle dengan mata menyipit seolah menantikan kesimpulan apa yang Noelle dapatkan.
(Manusia? Kurasa tidak … Segel ini memiliki kekuatan yang sangat besar, sehingga jika Anastasia menumbalkan Manusia sebagai sumber energinya, Anastasia harus mengorbankan kira-kira tiga per empat populasi planet … )
Alasan Noelle menolak kemungkinan Manusia sebagai bahan tumbal tentu saja karena dia sangat menyadari betapa lemahnya Manusia itu.
Makhluk yang memiliki energi yang besar dan kuat tidak mungkin ada di dunia itu, tentu saja Pahlawan Aaron masuk ke dalam daftar pengecualian.
Tidak ada seorangpun di dunia yang ingin mengorbankan kartu truf mereka seperti itu.
(Makhluk dengan energi yang besar … Ahh! Bagaimana mungkin aku tidak menyadarinya! )
"Fufufu~ Sepertinya kau sudah menemukan jawabannya ya … "
(Begitulah), Jawab Noelle dengan santai.
Gadis di depannya tersenyum, dan kembali berbicara setelah keheningan singkat.
"Yang ditumbalkan Dewi Anastasia untuk menciptakan segel, adalah … Dewa dan Malaikat"
(Owh, kupikir dia hanya mengorbankan Dewa)
"………"
Noelle dengan mudah menghancurkan suasana yang sudah dibuat gadis di depannya itu.
Wajar bagi Noelle untuk berpikir kalau hanya Dewa yang dikorbankan, lagipula Anastasia tidak memberitahu Noelle tentang keberadaan Malaikat.
Anastasia memberinya informasi hanya sebatas tentang Seraphim dan Valkyrie.
(Dan juga … Berapa banyak Dewa dan Malaikat yang ditumbalkan untuk membangun sistem ini? )
Noelle bertanya, kemudian gadis itu menjawabnya dengan tenang namun memiliki suara yang terdengar sedih.
"Aku tidak tahu jumlah spesifiknya, tapi itu seharusnya puluhan Dewa dan ratusan atau bahkan ribuan Malaikat"
(Jumlah yang sangat banyak … )
"Memang, itu menunjukkan seberapa kuat sosok yang disebut Raja Iblis itu"
(Kau tahu banyak … Siapa kau sebenarnya? )
Noelle menanyakan pertanyaan yang selalu tersimpan di benaknya sejak tadi. Gadis itu hanya menatap Noelle dengan terkejut dan kemudian berdeham untuk berbicara.
"Aku belum memperkenalkan diriku ya … Baiklah … Namaku adalah … Isis … Itu adalah nama yang diberikan seseorang padaku"
( ……… Isis … Nama yang bagus)
Noelle terdiam sejenak setelah mendengar nama Isis, dia merasakan sensasi kesemutan di hatinya saat nama itu disebutkan, tapi Noelle mengabaikannya dan memuji nama gadis itu.
(Dan seperti yang kupikirkan … Kau adalah seorang Dewa)
"………"
Isis tidak menjawab, dia hanya tersenyum kecil sambil menundukkan kepalanya.
Melihat itu, Noelle merasa kalau dia baru saja mengatakan sesuatu yang tidak perlu, jadi ia segera meminta maaf dengan canggung, tetapi Isis hanya tersenyum padanya dan berkata 'Tidak apa-apa'.
( ……… Dan ngomong-ngomong … Tentang yang tadi … Kenapa Anastasia menciptakan segel dengan memanfaatkan sistem utama dunia yang diciptakan Chronoa? Apa karena kekuatannya kurang untuk menciptakan sistem yang baru? Atau ada hal lain? )
Noelle bertanya untuk mengalihkan perhatian, dan gadis itu juga mengikuti alur pembicaraannya dengan baik sehingga suasana canggung telah menghilang.
"Unn … Aku tidak terlalu tahu, tapi … Mungkin itu karena siklus"
(Siklus? Apa lagi itu? )
Noelle kembali dibuat bingung dengan kata-kata yang tidak dia kenal.
Kemudian Isis menjelaskan apa yang ia tahu pada Noelle. Menurut penjelasan Isis, Chronoa menciptakan dunia ini dengan siklus alami yang selalu aktif setiap saat.
Dan itu ada hubungannya dengan skill. Setiap makhluk hidup di dunia ini memiliki setidaknya satu skill yang melekat dengan jiwa mereka.
Dan setiap kali individu yang memegang suatu skill mati, jiwa mereka tidak akan langsung kembali ke lingkaran reinkarnasi, melainkan dianalisa terlebih dahulu oleh sistem utama dunia untuk melepaskan skill yang melekat pada jiwa mereka.
Karena jika mereka bereinkarnasi dengan membawa skill lama mereka, jiwa mereka lama-kelamaan akan semakin terbebani dengan tumpukan partikel informasi tentang skill itu.
Singkatnya, degradasi jiwa.
Jika suatu jiwa dipaksa untuk bereinkarnasi terus menerus sambil membawa suatu skill, maka jiwa tersebut lama-kelamaan akan hancur karena tidak kuat menahan beban informasi.
Lalu, kemana skill yang tadinya dilepaskan dari jiwa mereka setelah dianalisis?
Isis menduga jawabannya adalah daur ulang. Skill yang telah dilepaskan dari jiwa seseorang akan dikembalikan ke sistem utama dunia dalam bentuk energi.
Dan energi itu adalah bahan yang akan menciptakan suatu skill yang nantinya akan dikirimkan lagi ke dunia.
Dengan begitu, jiwa seseorang yang telah mati akan terbebas dari degradasi jiwa dan dapat bereinkarnasi dengan aman. Lalu skill itu akan terus mengalami putaran yang sama untuk menjaga keseimbangan pada sistem.
Mungkin itulah alasan mengapa Anastasia memanfaatkan sistem itu untuk menciptakan segel Raja Iblis. Untuk memanfaatkan siklus daur ulang, dan mengambil beberapa energi untuk mempertahankan segel.
( ……… Ini rumit … Tapi, aku mengerti inti ceritanya)
Noelle berpikir keras setelah mendegar penjelasan yang singkat itu, namun pada akhirnya, itu semua hanyalah dugaan Isis sehingga ia tidak tahu apakah itu benar atau tidak.
"Namun, ada pengecualian untuk beberapa skill tertentu"
(Ohh? )
Noelle mendengarkan dengan penuh rasa tertarik.
"Itu adalah skill dari [7 Deadly Sins] dan skill dari [7 Heavenly Virtues]"
( ……… Klise banget ! )
...****************...