[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World

[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World
BAB 262: Diskusi (1)



...****************...


Penahanan rumah selama dua puluh empat jam telah berakhir, dan kini Noelle bisa bebas berkeliaran ke semua tempat yang dia inginkan di kota.


Tentu saja, tempat pertama yang dia datangi adalah sebuah penginapan, tempat tiga agen kepolisian yang ia kenal tinggal untuk sementara.


Duduk di salah satu bangku restoran terdekat, Noelle hanya melirik sejenak sambil tersenyum tipis.


"Maaf karena baru menemui kalian. Kalian tahu situasinya menjadi lebih rumit belakangan ini."


Di belakangnya, seorang wanita dan seorang pria sedang duduk berdampingan tanpa sedikit pun melihat ke arahnya.


Noelle sengaja meminta metode komunikasi ini karena dia tidak ingin mengambil perhatian dari para agen Lunatic Order. Restoran ini cukup 'teduh', dan jarang ada yang menggunakannya untuk bertukar informasi.


Tentu saja, itu merupakan alasan utama Noelle membawa mereka ke sini. Jika dia melakukan pembicaraan di tempat yang memang sering digunakan untuk transaksi informasi, itu akan semakin mencurigakan.


"Tidak masalah. Kami juga harus menangani beberapa hal sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk menemuimu di sini."


Pria di samping wanita itu menjawab dengan berbisik, membuat Noelle mengangguk.


"Jadi? Bagaimana situasi kalian? "


Saat Noelle bertanya, dia bisa merasakan wanita yang duduk tepat di belakangnya mengangguk.


"Informasi yang kau berikan pada kami mengenai Feran Cerces lebih dari cukup. Dengan informasi itu, pihak kepolisian secara resmi menyatakan akan bergabung dalam pengejaran Swallow Life Order. Kau telah memberikan petunjuk yang luar biasa. Selain itu … karena klaim informasi itu ada pada timku, kami semua akan mendapatkan promosi tidak lama lagi. Tapi tentu saja, masih banyak prosedur yang harus diurus."


"Begitu, ya? "


Setidaknya, kabar bahwa pihak kepolisian mulai ikut terlibat adalah hal yang baik. Dengan ini, pihak gereja tidak akan kekurangan personil, dan kepolisian bisa memberikan bantuan mereka kapan saja.


Selain itu, pihak kepolisian juga memiliki ikatan yang kuat dengan militer, jadi jika ada jejak Swallow Life Order yang tertangkap, semua pihak yang bekerja sama bisa mengerahkan kekuatan yang lebih besar untuk menangkap mereka.


Situasinya sudah berubah. Anggota Swallow Life Order lebih kuat dari yang semua orang duga, dan mereka juga bekerja sama dengan organisasi lain seperti Hermit Cult. Tidak banyak yang diketahui dari kedua organisasi itu, jadi ini lebih berbahaya.


Dalam penyerbuan malam itu, tidak ada anggota Swallow Life Order maupun Hermit Cult yang ditemukan selamat. Memang menyesalkan karena pihak gereja kehilangan sumber informasi, tapi mereka tidak bisa protes pada siapa pun, mengingat situasinya hanya akan memburuk jika mereka dibiarkan hidup.


Satu-satunya orang yang masih hidup sampai saat ini adalah seorang pria bernama Dwayne Lee, yang pihak gereja duga sebagai anggota mata-mata dari pihak yang tidak diketahui.


Mereka memutuskan untuk menjaga agar identitas Dwayne Lee sebagai mata-mata tidak sampai bocor ke organisasi mana pun, karena mereka bisa memanfaatkannya sebagai afiliasi sementara.


Setidaknya, mayat para anggota Swallow Life Order dan Hermit Cult akan dijaga sampai anggota eselon atas gereja datang untuk memeriksanya.


Noelle baru mengetahuinya dari Dolf, dan dia benar-benar terkejut dengan itu. Ada pihak yang disebut 'Dua Belas Nabi' yang berkuasa sebagai eselon atas gereja Dewi Zelica.


Tidak banyak informasi mengenai dua belas sosok itu, tapi Noelle diberitahukan oleh Dolf kalau mereka semua adalah utusan langsung dari Sang Dewi itu sendiri. Bisa dibilang, mereka adalah perwakilan, atau perpanjangan tangan Sang Dewi.


Salah stu dari mereka adalah orang yang memiliki kemampuan untuk memeriksa ingatan mayat. Hanya masalah waktu sampai pihak gereja mendapatkan kembali ekor Swallow Life Order yang terlepas.


"Situasinya menjadi semakin baik, tapi … kami benar-benar minta maaf. Jika saja kami datang lebih cepat saat itu … "


Wanita di belakangnya berbicara dengan suara yang penuh penyesalan. Dia asti masih memikirkan masalah Gild sampai sekarang.


Jika saja saat itu dia dan timnya kembali ke kota Féncen lebih awal, maka mereka bisa menginformasikan Noelle tentang Gild lebih cepat.


Atas permintaan maaf itu, Noelle hanya meresponnya dengan gelengan kepala yang singkat.


"Tidak, ini juga di luar perkiraanku. Semua terjadi jauh lebih cepat dari yang kuprediksi."


Noelle memang cepat dlam mendapatkan informasi tentang mereka, tapi pergerakan semua pihak jauh lebih cepat dari yang dia kira.


Noelle awalnya memprediksi kalau pengejaran Swallow Life Order akan dilakukan beberapa hari setelah dia mengirimkan informasi itu.


Bisa dibilang, ini adalah variabel yang tidak terduga.


Moldy mudah ditemukan karena dia meninggalkan banyak jejak yang jelas. Semua bermula dari penyelidikan yang dilakukan Dexter dan Mona. Setelah itu, Tian menemukan kesamaan antara kasus yang dia hadapi dengan yang dihadapi oleh Dexter dan Mona sebelumnya. Begitu saja, mereka akhirnya melacak keberadaan Moldy.


"Apa kau butuh sesuatu sebagai kompensasi?"


Hanya dimaafkan tidak akan membuat mereka meras lebih baik. Itu karena mereka tahu betul kalau Noelle sudah memiliki pandangan yang baik terhadap pria tua yang kemudian mereka kenal sebagai Gild.


Sementara itu, Noelle, dia sudah memikirkan semua yang dia butuhkan. Hasilnya—


"Aku akan menyimpan itu untuk nanti. Mungkin saja aku akan butuh bantuan kalian."


Untuk sekarang, dia tidak membutuhkan bantuan apa pun. Semua kasus sudah selesai, dan makhluk aneh yang muncul di kamar Felice juga sudah dikonfirmasi sebagai 'pesan ancaman' dari Silis yang merupakan anggota Hermit Cult.


Namun, masih ada satu hal yang mengganggu Noelle.


Dia masih belum menemukan orang yang menjadi pelaku di balik penyerangan Mona.


...****************...


Setelah kembali ke apartemennya sendiri, Noelle langsung duduk di sofa dan menggambar sebuah simbol di atas kertas.


Sebuah kandang dengan dua ekor tikus putih kecil ada di depannya, dan Noelle mengambil salah satu tikus, kemudian membakar kertas bergambar simbol setelah membungkus tikus itu dengannya.


『Kau akhirnya memanggilku. Ada banyak yang ingin kubicarakan.』


"Mari bicarakan semuanya satu per satu," jawab Noelle guna merespon suara yang keluar dari tikus itu.


"Pertama, aku ingin bertanya tentang situasi Voyager saat ini."


Noelle sudah memiliki pemahaman singkat mengenai apa saja yang terjadi, tapi dia tetap ingin mendengar situasinya langsung dari sosok yang memiliki koneksi dengan pihak itu.


Noir juga sudah menceritakan tentang Gild yang merupakan kontraktor dari salah satu dewa luar milik Voyager.


Tanpa jeda sedikit pun, tikus itu menjawab, 『Tidak begitu buruk. Justru, bisa dibilang kalau Voyager saat ini tidak memiliki masalah sedikit pun. Kontraktor baru untuk pak tua itu juga akan segera ditentukan.』


"Begitu, ya … "


『Itu melegakan, tapi di saat yang sama juga mengkhawatirkan. Benar-benar luar biasa karena Voyager menerima tawaranmu untuk gencatan senjata selama tiga tahun.』


"Tawaranku? " Noelle sedikit memiringkan kepalanya dengan bingung.


『Ahh, benar. Itu tawaran pasangan kontrakmu. Aku tidak tahu detailnya, tapi Voyager tidak begitu keberatan untuk menerima tawaran itu.』


Dengan kerutan di dahinya, Noelle segera bertanya pada Noir.


(Hei, tawaran apa yang kau berikan? )


Tanpa dia duga, tawa kering tidak muncul dari kedalaman pikirannya, tapi dari satu tikus lain yang sebelumnya sama sekali tidak dikendalikan.


"Jadi kau bisa mentransfer kesadaranmu ke hewan, ya? "


『Hehe, jika bocah di sana bisa melakukannya, maka tidak mungkin aku tidak. Justru, ini sangat mudah karena aku hanya perlu mendominasi kesadaran kecil dari tikus ini.』


『Siapa yang kau panggil bocah, bajingan?』


『Keh-hehe, intinya, tawaran yang kubuat pada mereka sama sekali tidak merugikanmu. Kau akan mendapatkan waktu damai tanpa gangguan dari mereka setidaknya untuk tiga tahun. Berterimakasihlah padaku.』


"Tapi … Kenapa kau membuat tawaran itu? "


『Bukankah sudah jelas? Aku tidak ingin mereka mengganggu. Tiga tahun seharusnya cukup untuk menyelesaikan semuanya.』


" ……… "


Noelle tidak benar-benar tahu apa yang Noir bicarakan saat ini, tapi dia mengerti kalau Noir tidak mungkin akan menjawabnya.


Paling tidak, yang bisa dilakukan Noelle saat ini adalah membiarkan situasinya mengalir, dan menunggu sampai ada petunjuk mengenai apa yang Noir rencanakan.


Dari kelihatannya, Noir tidak benar-benar berkeinginan untuk bebas. Dia memiliki tujuan lain. Sebuah tujuan yang bahkan Noelle sendiri tidak mengetahuinya.


Seolah muak melihat interaksi antara Noelle dengan Noir, 'Dia yang Menyukai Dongeng dan Masa Lalu' akhirnya menyela.


『Tapi misi itu benar-benar mengejutkan. Sayangnya, aku kehilangan pandangan saat pasangan kontrakmu itu mengambil alih tubuhmu.』


『Hehe, sayang sekali, butuh kekuatan yang lebih besar dari itu untuk mengintip melalui《All Fiction》, kau tidak akan bisa melihat apa pun dengan pandangan yang sempit itu.』


Kata lain yang tidak Noelle mengerti muncul.


Dia tahu kalau Noir mengambil alih tubuhnya ketika dia kehilangan kesadaran, tapi dia benar-benar tidak tahu apa pun yang terjadi saat itu.


《All Fiction》, atau apa pun yang 'Mereka' ucapkan, Noelle tidak bisa mengartikannya sesuka hati.


Meskipun penasaran, Noelle tidak berencana untuk mengorek tentang itu untuk sekarang. Masih ada waktu untuk itu.


Selain itu—


『Ahh, ngomong-ngomong aku harus memberitahumu sesuatu.』


"Apa itu? "


『Kau memiliki tamu.』


"Tamu? "


Noelle segera mengerutkan keningnya. Kata-kata itu memiliki banyak arti, dan dia memiliki kecurigaan terhadap situasi yang kini tengah ia hadapi.


『Akan lebih baik bagimu untuk melihatnya sendiri.』


Setelah tikus itu bersuara, sebuah gambaran yang samar tercetak dengan jelas di pikiran Noelle.


Itu menggambarkan pulau dengan reruntuhan bangunan, dan gambarannya seketika berubah menjadi pemandangan di pinggir tebing, dengan seorang laki-laki muda berambut pirang sedang berdiri sambil menatap reruntuhan bangunan itu.


"Cryll … "


『Jadi? Apa yang ingin kau lakukan sekarang? Aku sengaja tidak melakukan apa pun hanya agar dia tidak mengalami masalah, kau tahu? 』


Itu aneh. Jika 'Dia' mau, maka 'Dia' bisa saja langsung melakukan apa pun yang 'Dia' inginkan.


Tentu saja, membunuh atau sepenuhnya mengabaikan kehadiran Cryll di sana adalah pilihan teologis yang bisa Noelle pikirkan. Namun, kali ini dia merenungkan hal lainnya.


Butuh waktu yang agak lama sampai Noelle akhirnya membuat keputusan.


" … Maaf, tapi bisakah kau membiarkannya masuk ke dalam dungeon-mu sekali lagi? Kalau bisa, aku ingin kau mengirimnya ke pulau kabut."


Keputusan itu Noelle buat dan ungkapkan hampir tanpa masalah sedikit pun.


Bahkan, sosok yang ia pikir akan menghalangi tujuannya itu justru tetap diam tanpa mengatakan apa pun.


Dengan wujud tikus itu, Noir dengan tenang menggigit kacang berukuran setengah dari tubuhnya.


Mengingat Noir pernah berkata kalau dia tidak boleh kembali pada Olivia dan yang lain, Noelle pikir Noir akan menghentikan keputusan itu. Namun, sepertinya Noelle salah.


Kemunculan, atau keterlibatan Cryll mungkin menjadi variabel yang sama sekali tidak memberikan pengaruh, atau dampak besar pada rencananya.


Kalau begitu, Noelle ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk membiarkan Cryll memahami situasinya.


Mungkin tidak berguna, tapi tetap saja melegakan saat ada orang lain bisa mengetahui situasinya sekarang.


『Itu mudah. Tapi, kau tahu kalau harganya tidak murah, 'kan?』


"Ya, aku tahu. Katakan saja apa yang kau inginkan."


...****************...