[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World

[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World
BAB 34: Semakin banyak misteri



...****************...


Dengan mata lembab dan senyum cerah, Olivia yang memiliki rona di pipinya langsung berbalik dan dengan cepat mencuri bibir Noelle dengan bibirnya sendiri.


"Muu—"


"Nngghhh … Mnnn … Puhaa …"


"O-Olivia?! "


Ketika Olivia dengan semangat menjalin lidahnya dengan lidah Noelle, Noelle hanya bisa menatap bingung sementara Charlotte mengalihkan pandangannya dengan wajah merah.


"Mm … Noelle … Nghh"


"O-Olivia?! A-apa yang kau lakukan?! "


"Mnn? Aku menciummu"


Olivia menjawab sambil memiringkan kepalanya seolah bertanya apa yang salah dengan itu.


"A-aku tau itu, tapi kenapa sekarang?! "


"Nn … Apa kau tidak suka? "


"Tidak, aku sangat suka! Kumohon lanjutkan! "


Tidak mungkin Noelle bisa menolak Olivia yang menatapnya dengan mata anak anjing itu, terlebih lagi … Dia sangat menikmati hubungannya dengan Olivia.


"Nn, kalau begitu …"


"Ahhhh! Bisakah kalian berhenti bermesraan di hadapanku?! "


Noelle dan Olivia saling menatap dan mendekatkan wajah mereka lagi untuk berciuman, tapi Charlotte menghentikan mereka sebelum mereka bisa.


『Hoho … Apakah ini akan menjadi perkembangan cinta segitiga?! Aku tidak sabar hehehe』


"Serius, bisakah kalian berhenti melakukan itu di hadapanku?! "


Charlotte kembali protes, namun Noelle dan Olivia hanya menatap kosong padanya dan berbicara.


"Hee? Tidak mungkin! Olivia terlalu imut! Aku tidak bisa berhenti! "


"Nn … Noelle juga … Terlalu keren"


"Olivia …"


"… Noelle …"


Wajah mereka berdua semakin dekat, Olivia mulai menutup matanya dan mengangkat dagunya yang dipegang oleh tangan Noelle.


Tapi sebelum bibir mereka bisa benar-benar menempel, sebuah bulu berwarna hitam muncul menghalangi wajah mereka.


"Bulu hitam … Apa kau bisa mengendalikannya sesukamu, Charl? "


"Eh? A-ahh … A-aku bisa"


Noelle memperhatikan bulu itu sejenak dan bertanya pada Charl dengan penasaran. Charl yang menjadi sasaran pertanyaan itu langsung terkejut dan bingung melihat perubahan suasana yang tiba-tiba terjadi.


Charl dengan linglung menjawab pertanyaan Noelle, ada sayap hitam yang tiba-tiba muncul di punggungnya dan sebuah lingkaran hitam yang seolah menyerap cahaya muncul di atas kepalanya. Singkatnya dia sudah berubah menjadi mode malaikat jatuh.


"Begitu ya … Bisa kau jelaskan apa saja kemampuan bulu ini? "


Noelle dengan mata bersemangat bertanya pada Charl.


"Ahh, bulu dari sayapku memiliki banyak kemampuan … Seperti melelehkan objek yang disentuhnya … Mungkin akan lebih nyaman untuk menyebutnya disintegrasi, melemparkan sihir penyembuhan pada target, lalu aku juga bisa melihat melalui bulu itu, singkatnya bulu itu bisa menjadi perpanjangan dari tubuhku … Ahh, kemampuan ini hanya bisa aktif ketika aku menginginkannya, jadi kau tidak perlu khawatir menyentuhnya"


"Tidak, aku tidak khawatir tentang itu, aku hanya penasaran dengannya"


"Eh?! Bagaimana mungkin kau tidak khawatir?! Aku bisa melelehkan tanganmu sekarang kau tau?! "


"Ahh, itu tidak akan berefek banyak padaku, meskipun tanganku meleleh, itu akan langsung sembuh … Dan aku juga tidak akan merasakan sakitnya karena skill 《Pain Nullification》 milikku selalu aktif"


"Ahh, setelah kau mengatakan itu … Bagaimana kau bisa mendapatkan skill itu? Aku bahkan tidak pernah mendengar tentang skill itu sebelumnya"


『Emmm … Aku tidak menyarankanmu untuk mendengarkan caranya … Ada banyak hal yang tidak perlu kau ketahui di dunia ini …』


"Hmm? "


Charlotte memiringkan kepalanya atas jawaban tiba-tiba dari Anastasia, tapi berkat itu, dia menjadi semakin penasaran dan menatap Noelle dengan mata bingung. Dia juga bingung dengan Olivia yang tiba-tiba mengalihkan pandangannya.


Setelah diam sejenak, Noelle mengangkat bahu dan akhirnya memutuskan untuk berbicara.


"Itu cara yang biasa, aku hanya menyakiti dirku berulangkali seperti memenggal kepalaku sendiri"


"……… Eh? "


"Apa? Seperti yang ku katakan, aku memenggal kepalaku sendiri dan memotong beberapa bagian tubuhku beberapa kali untuk mencari tahu sampai sejauh mana keabadian ku bekerja, dan kebetulan saja aku mendapatkan skill itu … Dan aku juga menyimpan semua darah yang ku hasilkan saat itu … Ada di dalam spatial storage, aku menyimpan itu untuk menggunakan skill manipulasi darah"


"……… Noelle ……… Apa kau seorang Maso? "


"Aku tau kau akan mengatakan itu, tapi yakinlah kalau aku normal! "


Charlotte mulai menjaga jarak darinya, sepertinya dia berpikir kalau laki-laki di depannya adalah berita buruk.


"Uhh, baiklah, kembali ke topik … Aku juga sudah menyiapkan rencana cadangan jika rencanaku sebelumnya gagal"


"Dan? Apa itu? "


"Rahasia"


Noelle berbicara dengan riang lalu menjulurkan lidahnya pada Charlotte. Olivia sudah tau apa yang akan dilakukan Noelle selanjutnya setelah mendengar rencana Noelle sebelumnya, jadi dia hanya diam.


Kenyataannya, rencana cadangan Noelle sangatlah sederhana. Jika rencana sebelumnya gagal, maka Noelle akan menggunakan cara lain yang dimana dia akan membuat kondisi dimana keluarga margrave Suiren menjadi berhutang budi padanya.


Seperti menyewa beberapa pembunuh untuk menyerang keluarga mereka dan melindungi mereka disaat-saat terakhir, ataupun yang lainnya.


Tapi Noelle tidak akan menceritakan rencana itu pada Charlotte untuk menjaga citranya di mata Charlotte, orang yang dia harapkan untuk menjadi rekannya di masa depan.


"Baiklah, mari kesampingkan topik itu … Karena kau sudah menjadi malaikat, bukankah itu artinya kau adalah entitas yang sama dengan seorang valkyrie? "


"Eh? Hmm … Entahlah"


『Hanya untuk memastikan, malaikat dan valkyrie adalah keberadaan yang berbeda kau tahu?』


Anastasia tiba-tiba menimpa percakapan mereka dan memberikan penjelasan yang membuat Noelle semakin penasaran.


"Eh? Benarkah? Mereka tidak sama? Benar juga sih, menurut mitologi Nordik, valkyrie adalah seorang dewi perang yang selalu membantu prajurit Nordik dalam peperangan"


『Aku tidak tahu apa yang kau maksud dengan mitologi Nordik itu, tapi pada dasarnya valkyrie adalah wanita manusia yang menjadi pelayan dewa setelah mereka mati … Biasanya dipilih dari seorang saint, sangat jarang bagi dewa untuk memberikan berkahnya pada manusia, hanya seorang saint yang bisa mendapatkan itu, jadi setelah mati dia tidak akan masuk ke lingkaran reinkarnasi melainkan melayani dewa sebagai seorang prajurit』


" " "……………" " "


Noelle, Olivia dan Charlotte tetap diam sambil mendengarkan penjelasan Anastasia.


『Sedangkan malaikat atau seraphim adalah entitas yang diciptakan oleh dewa itu sendiri, kasus Charlotte yang berevolusi menjadi malaikat adalah yang pertama kali terjadi, tapi karena energi yang membentuk dirimu adalah energi negatif, bukannya menjadi malaikat, kau justru menjadi malaikat jatuh … Dan kau adalah malaikat jatuh pertama di dunia ini! Dan sebagai tambahan, kau juga mendapatkan skill deadly sins《Wrath》!』


Setelah Anastasia menjelaskan, Noelle tiba-tiba menyipitkan matanya dan bertanya pada Anastasia.


『Apa yang ingin kau tanyakan?』


"Yang ingin ku tanyakan adalah kenapa Charl bisa mendapatkan energi negatif sebanyak itu dan kenapa dia mendapatkan salah satu skill dosa? Ini juga berkaitan dengan Olivia yang mendapatkan 《Lust》"


"Eh? Bukankah itu karena polusi mental milikku yang sudah melampaui batas wajar? "


Charlotte bertanya dengan bingung sementara Olivia hanya mendengarkan.


"Itulah yang aneh, untuk seorang manusia dengan mental wanita dewasa, polusi mental milikmu penuh terlalu cepat … Bukannya aku bermaksud untuk bersikap sarkastik disini, tapi … Charl, kemungkinan besar ada banyak orang yang mengalami hal yang lebih buruk darimu, tapi dibandingkan dengan itu, mereka justru hanya mengalami kondisi berserk dan tidak mendapatkan skill … Aku juga memiliki asumsi lain tentang itu, tapi Olivia juga mendapatkan skill 《Lust》 terlalu cepat, itu membuat kecurigaan ku bertambah"


"Sekarang setelah kau menyebutkannya …"


"Bagaimanapun, itu terlalu cepat bagi kalian untuk mendapatkan skill dosa, itu seolah-olah kalian memang seharusnya memiliki itu … Dan yang lebih aneh adalah kita menganggap itu normal … Itu terlalu normal dan aku menerimanya begitu saja, itu aneh! Aku juga selalu merasakan ini belakangan ini, jadi … Apa kau tahu sesuatu tentang itu … Anastasia? "


Setelah menceritakan kecurigaannya pada Charlotte, Noelle bertanya pada Anastasia, namun Anastasia tetap diam selama beberapa waktu sampai akhrinya dia menjawab dengan suara rendah.


『……… Kau sangat tajam seperti biasa huh … Maaf, tapi belum waktunya bagi kalian untuk mengetahui itu … Maafkan aku, tapi aku tidak bisa memberitahumu apapun saat ini』


"…… Boleh aku tahu alasannya? "


Noelle bertanya setelah jeda pendek.


『Tidak ada alasan khusus, tapi … Itu adalah peraturannya, aku tidak bisa memberitahumu saat ini karena itu akan menjadi kekacauan nantinya … Yahh, hanya itu yang bisa ku katakan … Apa kau memiliki pertanyaan lain?』


"……… Tidak, semua pertanyaanku sudah terjawab"


Noelle menjawab sambil menggelengkan kepalanya setelah berpikir sejenak.


『Bagaimana dengan kalian gadis-gadis?』


"Tidak"


"………"


Charlotte juga menjawab dengan cepat sementara Olivia hanya menggelengkan kepalanya.


『Baiklah, jika tidak ada yang ingin kalian tanyakan lagi, itu artinya kita akan berpisah』


"Oke selamat tinggal, pergilah"


『Kasar banget! Ahh sudahlah … Ahh, hanya sebagai saran … Setelah turnamen berakhir, kau lebih baik pergi ke perpustakaan untuk mengumpulkan informasi yang tidak kau dapatkan selama 7 tahun belakangan ini』


"Uh? ahh, baiklah"


『Kalau begitu, aku akan mengakhiri panggilan … Sampai jumpa lagi lain kali … Adios~』


Dan panggilan terputus.


Ruangan hening sejenak, namun Charlotte segera berdiri dan pamit pada Noelle dan Olivia.


"Kalau begitu, aku juga akan pergi … Matahari akan terbit sebentar lagi"


"Uh? Ahh, sudah jam segini … Baiklah, sampai jumpa lagi di turnamen"


"Nn … Sampai jumpa"


Noelle dan Olivia terkejut dengan waktu yang mereka habiskan untuk berbicara dengan Anastasia, namun mereka masih mengucapkan salam pada Charlotte.


"Baiklah, aku pergi"


Setelah mengatakan itu, lingkaran hitam di atas kepala Charlotte perlahan menjadi membesar dan turun melingkari tubuhnya, lingkaran itu berputar membuat Charlotte yang ada di dalamnya bersinar dan … Menghilang.


"Jadi lingkaran itu memiliki fungsi yang bagus huh"


"Nn … Barang praktis"


Noelle dan Olivia mengatakan itu karena mereka bisa merasakan jejak-jejak sihir telepostasi spasial baru saja digunakan.


"Baiklah, apa kita harus lanjut? "


"… Matahari akan terbit"


"Pertarungan kita baru akan dimulai di siang hari loh"


"Muu~ Noelle … Serakah"


"Bukankah ini salahmu? Kau sengaja hanya menggunakan kemeja yang kebesaran tanpa dalaman apapun bahkan di bawah bukan? Dan sepertinya kau juga sangat bersemangat karena sejak tadi kau sengaja menggesekkan bokongmu kan? Dasar putri vampir yang nakal"


"Hyaahn! "


Noelle mendorong Olivia dan menindihnya dari atas.


"No-Noelle, kita sedang di sofa! "


"Tidak peduli … Selamat makan"


...****************...


Disaat yang bersamaan.


Di suatu ruangan yang remang-remang cahaya, seorang gadis berambut pirang keemasan yang dipotong sampai bahu, tiba-tiba muncul di ruangan yang dingin itu.


Dia memiliki sayap hitam dan lingkaran hitam melayang di atas kepalanya.


Bisa terlihat kalau dia adalah seorang malaikat jatuh yang tadinya mengobrol di kamar Noelle dan Olivia.


Charlotte sera Zernroden … Tidak, dia sudah membuang namanya. Sekarang dia hanya Charlotte. Gadis asing yang bertujuan menjadi petualang.


Menghela nafas berat, Charlotte akhirnya menjatuhkan dirinya keatas tempat tidur dan menutup mata sambil mengingat semua yang terjadi dalam beberapa jam belakangan ini.


Terlalu banyak informasi yang memasuki kepalanya, kelelahan mental sudah benar-benar tak terbendung, dia sangat ingin tidur dan mengistirahatkan pikirannya saat ini.


Dia tiba-tiba teringat kata-kata Noelle yang menjelaskan kalau dia tidak akan menghalanginya untuk membalas dendam.


Charlotte masih ragu untuk melakukan pembalasan, namun hasrat yang tak tertahankan itu selalu mendatanginya seolah menggerogotinya dari dalam.


"Aku tidak akan bisa maju jika tidak melakukannya … Kah …"


Charlotte membuka matanya dan menggumamkan kata-kata itu dengan suara sedih. Matanya mengandung campuran emosi antara kebencian, kesedihan, kebingungan dan keputusasaan.


Dia sangat bingung dengan apa yang ia rasakan, dia tidak mengerti.


"Apa yang harus ku lakukan … Ein"


Dia bertanya pada adiknya yang sudah tidak ada. Tidak seperti Noelle dan Olivia yang sudah membuang masa lalu mereka dan menjaga jarak dengan orang lain, Charlotte masih memiliki keterikatan kuat dengan adik kembarnya, Ein.


"Aku tidak tahu … Apa yang ku inginkan? "


Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan itu selain dirinya sendiri. Kata-kata itu menghilang begitu saja di udara membawa banyak emosi kesedihan di dalamnya.


...****************...