![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
"《Hecross》!! "
Begitu Dyland meneriakkan nama skillnya sambil membanting pedang dan perisai yang telah diubah menjadi kapak ke tanah, sebuah pola salib raksasa yang bercahaya mulai terbentuk di tanah.
Cahaya yang keluar dari retakan yang membentuk pola salib itu semakin menyilaukan dan menenggelamkan semua monster yang ada di area jangkauannya.
Segerombolan monster yang seharusnya berada cukup jauh dari posisinya saat ini justru mendekati pola salib itu seolah ditarik oleh sesuatu.
Tak perlu memakan waktu yang lama, monster yang tenggelam ke dalam cahaya itu langsung direduksi menjadi debu yang berkilauan.
Dyland terlihat berkeringat deras saat ia terus mempertahankan skill itu dan membuat Norman tersadar akan sesuatu.
"Dyland! Jangan sampai memaksakan dirimu! Berbahaya untuk mengeluarkan skill itu di menit-menit awal! "
"Ughhh … "
Seolah teriakan Norman menjadi pemicunya, cahaya yang keluar dari pola salib di tanah mulai menghilang, dan retakan yang membuat pola itu perlahan kembali ke bentuk aslinya seolah tidak pernah ada retakan di sana.
Kakinya benar-benar menjadi lemas dan menjadi hampir tak berdaya, namun Dyland memaksakan dirinya untuk berdiri dengan menggunakan pedangnya yang telah berpisah dari perisai sebagai tumpuan.
Napasnya sangat berat seolah ia telah menyelam di perairan selama beberapa menit tanpa bantuan, dan lingkaran hitam tipis mulai terbentuk di bawah matanya yang memiliki pupil yang bergerak dengan tidak stabil.
(Sial … Bahkan aku masih belum begitu sanggup menggunakannya, ya … )
Dyland tersenyum pahit saat memperhatikan kenyataan itu.
Skill《Hecross》yang ia gunakan tadi adalah salah satu skill tingkat menengah yang biasa digunakan para kesatria suci untuk menghabisi monster dengan cakupan area yang cukup luas.
Tidak seperti skill atau sihir kebanyakan yang dapat digunakan oleh orang lain, skill《Hecross》adalah skill eksklusif yang hanya dapat digunakan kesatria suci.
Itu karena dibutuhkan energi suci dalam jumlah yang sangat besar untuk menggunakannya. Manusia normal tidak memiliki energi suci karena mereka tidak memiliki cara untuk memproduksinya.
Energi suci adalah versi yang lebih tinggi dari sihir elemen cahaya. Untuk memproduksinya, dibutuhkan tubuh dan jiwa yang sudah terbiasa dan terlatih untuk menampung energi dalam jumlah besar.
Karena itulah manusia normal mana pun tidak dapat menggunakannya.
Seharusnya menggunakan skill《Hecross》beberapa kali bukanlah suatu masalah untuk kesatria suci seperti Dyland, tapi ia benar-benar merasa kesulitan saat ini.
Itu karena, Dyland tidak memiliki kapasitas energi yang besar untuk seukuran kesatria suci.
Berkat itu, ia dicap sebagai kesatria suci yang tidak kompeten dan bahkan dianggap aib oleh keluarganya sendiri.
Dia dapat menjadi pengawal Norman karena keinginan Norman sendiri yang ingin menjadikan Dyland sebagai pendamping dan pengawal pribadinya.
Sambil terus menerus mengutuk kelemahan dan kepayahannya, ia berlatih setiap hari dan setiap saat hanya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas energinya, agar setidaknya ia tidak mempermalukan Norman yang telah menyelamatkannya.
Sambil bernapas dengan terengah-engah, Dyland meminum suatu cairan dari botol tabung kecil yang ia ambil dari saku jubahnya.
Setelah itu, ia terus mengayunkan pedangnya untuk menghabisi semua monster yang mulai memusatkan perhatiannya padanya.
"Kerja bagus karena mengumpulkan mereka semua di satu tempat."
Suara tenang Cryll yang bercampur dengan emosi senang bergema di seluruh area tempat mereka berada. Kemudian–
"《Accel》"
Dia dengan nada datar tanpa sedikitpun intonasi menggumamkan nama skill yang menjadi kartu trufnya hingga saat ini.
Suaranya begitu rendah, namun terdengar dengan sangat jelas bahkan oleh Stella yang berjarak cukup jauh dari mereka.
Norman dan yang lain tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Saat mereka mengedipkan mata, monster yang ada di hadapan mereka langsung terpotong rapih menjadi beberapa bagian seolah ditebas dengan sesuatu yang sangat tajam.
Begitu juga dengan Dyland. Saat dia dengan susah payah menggunakan perisainya untuk bertahan dari gelombang monster, kilatan cahaya memasuki pandangannya dan seketika menghabisi hampir semua monster yang menyerangnya.
Cyclops yang sejak tadi dilawan oleh Rico dan Kaira dengan susah payah dengan mudah terbelah menjadi beberapa bagian pada saat yang sama.
Semua itu dilakukan hanya dengan satu kilatan.
Kilatan itu terlihat menabrak kaki sage mantis beberapa kali, namun jelas itu hanya menggoresnya tanpa meninggalkan luka yang berarti.
Beberapa detik kemudian, kilatan itu berhenti dan menampilkan sosok Cryll dengan tangan dan kaki yang penuh luka sambil menggenggam erat Langen di tangan kanannya yang gemetar dan tampak akan jatuh kapan saja.
(Ahhh sialan … Aku masih belum terbiasa dengan efek sampingnya … )
Cryll dengan senyum yang menyakitkan tampak meringis saat ia perlahan terjatuh ke tanah setelah membunuh semua monster yang ada selain sage mantis.
"Cryll! "
Stella dengan panik berlari menghampirinya, namun Cryll sama sekali tidak terlihat khawatir, dan justru tersenyum menantang pada sage mantis yang mulai tenang itu.
"Heh heh, brengsek. Aku masih tidak bisa melukainya bahkan dengan bantuan《Accel》"
《Accel》 yang baru saja Cryll gunakan adalah salah satu skill yang menjadi kartu trufnya dalam pertarungan.
Ia tidak terlalu sering menggunakan itu karena efek sampingnya yang akan membuat dia tidak berdaya selama beberapa saat setelah durasi aktifasi skill berakhir.
Skill itu memiliki fungsi yang akan meningkatkan akselerasi pikiran dan fisiknya sampai pada tingkat 14 kali lipat dalam durasi 30 detik.
Durasinya cukup singkat, namun itu sepadan dengan tingkat penguatan yang diberikan《Accel》padanya.
Sebagai catatan,《Accel》hanya akan meningkatkan 'kecepatan' pikiran dan fisiknya saja. Jadi Cryll harus menggunakan penguatan tubuh dengan kekuatan maksimal agar ia bisa bertahan dari tekanan kecepatan tinggi yang cukup berat untuk tubuh manusia.
Bahkan setelah menggunakan penguatan tubuh untuk meningkatkan kekuatan fisiknya, tubuhnya masih belum sepenuhnya sanggup menerima tekanan yang diberikan《Accel》.
Cryll dengan kerutan di dahinya mencoba berdiri dengan menancapkan Langen di tanah.
"Semua monster yang mengganggu sudah diurus, tapi … Bagaimana kita bisa mengalahkan si brengsek ini … "
Memasang senyum kecut di wajahnya yang biasanya tenang, Cryll diam-diam memikirkan keberadaan Noelle sambil melirik ke arah Langen.
(Di mana kau sialan … )
...****************...
Cryll terus menerus mengayunkan Langen sambil sesekali menembakkan petir ke arah kepala sage mantis yang bergerak dengan cukup lambat.
Meskipun gerakannya lambat, kekuatan penghancur yang ia keluarkan sama sekali tidak bisa dijadikan bahan candaan.
sage mantis dengan cepat mengayunkan tungkainya yang terlihat seperti sabit itu ke arah Cryll yang telah melompat mundur.
Sisa tebasan yang ditinggalkan sage mantis muncul di udara seolah ia telah mengeluarkan bilah tajam yang terbuat dari angin yang mengarah langsung menuju Cryll.
Cryll tanpa berkata apa pun segera melompat ke samping, namun tanah tempat ia berpijak langsung hancur dan mengganggu keseimbangannya.
Seolah memanfaatkan kesempatan itu, sage mantis segera menjatuhkan dirinya ke arah Cryll dan berniat membunuhnya dengan beratnya.
Cryll dengan sirine bahaya yang terus berbunyi di dalam dirinya segera melapisi tubuhnya dengan Sword Geist yang dapat bertindak sebagai armor dan bersiap untuk benturan keras. Namun, sebuah rantai hitam keemasan melilit tubuhnya dan menariknya ke luar dari lintasan jatuhnya sage mantis itu.
Setelah ditarik oleh rantai itu, Cryll segera memperbaiki posisinya di udara dan mendarat tepat di samping Charlotte dengan aman.
"Terima kasih."
Charlotte mengangguk pada ucapan terima kasih Cryll.
Sementara Cryll berhasil diselamatkan dengan bantuan rantai Charlotte, sage mantis itu sudah terbaring jatuh di tanah kosong.
Semua orang yang ada di sana langsung bertindak sendiri seolah mereka telah melihat kesempatan.
Dyland terus menghujani sage mantis dengan serangan yang memanfaatkan bagian tajam dari perisainya, sementara pedangnya terus menyerang bagian yang lembut yang ada di area kaki belakangnya.
Seolah tak mau ketinggalan, Iris terus menerus mengayunkan cambuknya yang dilapisi api ke arah mata sage mantis yang tersisa.
Cryll yang melihat itu mau tak mau berteriak dengan jengkel, "Apa kau tidak ingat dengan penjelasan Terneth?! Bajingan itu mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap api! Berhentilah melakukan sesuatu yang sia-sia! "
Mendengar itu, wajah Iris memerah seperti rambutnya. Ia menggerutu sambil menghentikan serangannya yang tidak berguna.
"Aku tahu itu … "
"Hey Rico, apa kau tidak merasa janggal dengan sesuatu? " tanya Kaira sambil dengan bingung menatap sage mantis yang dengan susah payah berusaha memperbaiki posisinya.
"Kau juga merasakannya, ya … Sebentar, akan kuperiksa," jawab Rico.
Rico menutup matanya dan fokus untuk menjawab kejanggalan yang ia dan Kaira rasakan.
Sementara Rico sedang fokus, Kaira terus menghujani perut sage mantis dengan tusukan tombaknya, dan di saat yang sama, ia menggunakan sihir angin untuk menciptakan pisau angin dan membantu Dyland yang sedang berusaha mencari titik lemahnya.
Mereka dapat menyerang sage mantis dengan mudah karena posisinya saat ini masih terbaring di tanah. Namun, jelas keuntungan yang mereka miliki akan berakhir tidak lama lagi.
Rico kemudian dengan panik membuka matanya dan berteriak, "Dia memiliki sayap! Berhati-hatilah! "
(Bodoh! Kenapa aku tidak menyadarinya! )
Tepat saat ia menyesali kelengahannya, sage mantis itu membuka punggunya dan mengeluarkan sepasang sayap besar yang transparan.
Sage mantis mengepakkan sayapnya dengan cepat guna untuk memperbaiki posisinya.
Melihat itu, Olivia sontak berteriak pada Charlotte.
"Charl! "
"《Aqua purpose》"
Charlotte tanpa menunda sedikitpun segera menggunkan sihirnya dan mengeluarkan semburan air yang sangat kuat ke arah sayap sage mantis.
Semburan air yang kuat itu dengan mudah melumpuhkan sayap sage mantis. Namun itu tidak berlangsung lama karena udara panas segera keluar dari punggung sahe mantis yang terbuka, dan seketika mengeringkan sayapnya.
"《Freeze》"
Seolah tak membiarkan sage mantis memulihkan diri, Olivia dengan cepat memanfaatkan sisa air yang menempel di sayap sage mantis dan membekukannya.
"Ini hanya akan membantu sebentar, kita harus segera melumpuhkannya," ucap Olivia pada semua orang dengan nada datar dan tanpa ekspresi seperti biasa.
Tepat setelah Olivia mengucapkan pemberitahuannya, Cryll tanpa berkata apa pun langsung menggunakan《Accel》untuk yang kedua kalinya dan seketika memotong sayap sage mantis dengan menggunakan Langen.
Sayap sage mantis dengan mudah terpotong tepat sebelum es yang melapisinya dapat dilelehkan.
(Masih tersisa 28 detik lagi … )
Dengan sisa durasi《Accel》yang berharga, Cryll entah bagaimana harus segera melumpuhkan sage mantis.
Otot-otot dan tulang di tubuhnya menjerit karena pemaksaan aktifasi《Accel》, namun Cryll tidak berhenti dan justru semakin meningkatkan kecepatan dan kekuatannya.
Cryll dengan kecepatan yang tak dapat dilihat oleh mata manusia normal dengan mudah memotong semua bagian antena dan menusuk mata sage mantis dengan menggunakan Langen.
Usai Cryll menghancurkan mata sage mantis yang tersisa, sage mantis itu mengeluarkan jeritan yang menyakitkan dan berusaha berdiri dengan menggunakan kaki belakangnya.
Kaki belakang yang ada pada sage mantis memiliki fungsi yang sama layaknya serangga kecil lainnya, yaitu untuk melompat.
Sage mantis menekan kaki belakangnya ke tanah dan melontarkan dirinya sendiri ke udara.
Tubuhnya melayang sejenak, dan sage mantis memanfaatkan kesempatan itu untuk memperbaiki posisinya, lalu mendarat dengan posisi berdiri di tanah.
"Ohh sial … Kenapa dia tidak melakukan itu dari tadi … "
Cryll dan yang lain menatap sage mantis dengan pandangan tercengang.
" … Aku akan mencoba sesuatu."
Stella berkata sambil menyiapkan busurnya.
Anak panah yang Stella gunakan bersinar dengan cahaya merah yang mengerikan.
Stella tanpa berkata apa-apa lagi langsung menembakkan anak panah itu dan membiarkannya menabrak tubuh sage mantis.
"Masih kurang, ya … "
Begitu anak panahnya menabrak tubuh sage mantis, itu meninggalkan ledakan yang sangat besar, namun sage mantis hanya sedikit bergidik dan lanjut mengayunkan sabitnya.
Beberapa pisau angin muncul di udara dan mengarah langsung ke arah Cryll dan yang lain.
Mereka tanpa mengatakan apa pun langsung melompat mundur untuk menghindari itu. Serangan yang diluncurkan sage mantis hanya menghantam tanah dengan sia-sia.
"《Laedi Chain》"
Rantai hitam keemasan muncul di udara dari lingkaran sihir berwarna emas seolah merespon kata-kata Charlotte.
Rantai itu dengan cepat melingkari tubuh sage mantis untuk menyegel pergerakannya.
"Charl, berapa lama kau bisa bertahan? " tanya Olivia dengan wajah cemas.
"Kemungkinan … Hanya beberapa menit … Ada apa denganmu? "
Charl menjawab Olivia, kemudian balik bertanya dengan wajah heran.
" …… "
Charlotte menyipitkan matanya saat ia mendengar itu.
Tidak peduli seberapa dingin Noelle, ia tidak akan pernah mengabaikan komunikasinya dengan Olivia.
Jika ia bahkan sampai mengabaikan telepati darinya, maka pasti terjadi sesuatu pada Noelle.
"Ayo kita selesaikan ini secepat mungkin," ucap Charlotte dengan tegas.
Charlotte cukup khawatir dengan kondisi Noelle, tapi Olivia mengatakan padanya kalau Noelle seharusnya baik-baik saja. Namun, jika ia tidak menjawab telepati dari Olivia, maka mungkin ia sedang melakukan sesuatu saat ini.
"Ada kemungkinan kalau Noelle kehilangan kesadarannya, jadi mungkin saja akan ada monster yang menyerangnya saat itu."
Charlotte dan Olivia saling mengangguk.
Charlotte terus mempertahankan rantainya untuk menyegel pergerakan sage mantis, sedangkan Olivia dengan cepat maju ke depan dengan rapiernya sambil menggunakan sihir es untuk membekukan tubuh bagian bawah sage mantis.
Olivia menciptakan jalan yang menanjak untuk sampai ke kepala sage mantis dengan sihir es, lalu menusukkan rapiernya beberapa kali ke bagian belakang kepala sage mantis itu.
Setiap tusukan yang ia berikan menghasilkan ledakan keras yang cukup untuk membuat sage mantis berteriak.
Ia mencoba bergerak untuk menyerang Olivia, namun rantai Charlotte terus menahannya.
"Biar kubantu," ucap Cryll sambil berlari mendekati kaki sage mantis yang dalam keadaan membeku.
(Seharusnya ia memiliki bagian lunak di sini … )
Adalah apa yang dipikirkan Cryll saat ia terus mengayunkan Langen pada kaki sage mantis yang sangat keras.
Dyland yang sudah mulai memulihkan dirinya langsung mengikuti Cryll dan menyerang bagian yang sama dengan pedang dan perisainya.
"《God Speed》"
Olivia menggumamkan nama skill-nya dan terus menusuk kepala sage mantis dengan kecepatan tangan yang bahkan menghasilkan after image dari gerakan tangannya.
Saat Olivia terus menyerang sage mantis tanpa henti, sage mantis mulai memberontak dan dengan paksa menggerakkan sabitnya untuk memotong rantai Charlotte.
Tentunya rantai Charlotte tidak akan hancur begitu saja. Namun, gerakan yang tiba-tiba dilakukan sage mantis secara paksa saja sudah cukup untuk membuat Charlotte hampir kehilangan kendalinya akan rantai yang melilit sage mantis.
"Olivia! Menjauhlah dari sana! "
Charlotte segera meneriaki Olivia saat ia dengan susah payah berusaha mempertahankan rantainya.
Olivia yang merasakan keganjikan pun langsung mengikuti kata-kata Charlotte dan melompat mundur untuk menjauh dari sage mantis sambil menggunakan sihir gravitasi untuk menekan sage mantis ke bawah.
Tanah tempat sage mantis semakin memperbesar retakan nya dan tampak akan hancur kapan saja dan menciptakan lubang seperti sinkhole.
Akhirnya rantai yang menahan pergerakan sahe mantis hancur dan membuat Sage mantis bergerak mengamuk tak terkendali.
Untungnya, Cryll dan Dyland yang tadinya ada di dekat kakinya berhasil melarikan diri berkat bantuan rantai Charlotte.
Tekanan gravitasi yang diberikan Olivia menjadi semakin kuat setiap detiknya. Sage mantis itu terlihat akan jatuh kapan saja, namun ia tetap berdiri dan mengayunkan sabitnya beberapa kali ke arah mereka.
"Pertahanannya terlalu kuat! " Cryll dengan muram mengeluh sambil menatap Langen si tangannya.
Jika Langen dapat mengeluarkan kemampuan sejatinya, ia mungkin bisa mengalahkan sage mantis itu. Namun, Langen hanya akan merespon jika yang memakainya adalah Noelle.
"《Holy Saverence》"
Dyland mengucapkan mantranya, dan sebuah kubah cahaya muncul melindungi mereka semua dari tebasan angin yang dikeluarkan sage mantis.
"Serangannya sendiri tidak terlalu kuat dan masih bisa ditahan, tapi … Pertahanannya terlalu mengerikan."
Cryll dengan senyum pahit menatap sage mantis itu.
" … Rico … Apa kau bisa menemukan kelemahannya? " tanya Norman pada Rico.
Rico sudah memejamkan matanya untuk beberapa waktu selama ini. Kerutan di dahinya semakin menonjol saat ia menjawab Norman.
"Aku sedang mencoba."
Rico memiliki kemampuan unik yang dinamakan《Analyze》. kemampuan itu memiliki kegunaan yang dapat membuat penggunanya menganalisis sesuatu dengan cepat.
Itu bukanlah kemampuan tipe pertarungan, tapi setidaknya itu akan sangat berguna untuk menemukan kelemahan lawan hanya dengan sedikit informasi.
Bergantung pada seberapa sulit masalahnya akan mempengaruhi kecepatan kemampuan《Analyze》untuk menemukan solusi atau kesimpulan.
"Aku sudah menemukannya! " teriak Rico.
"Kelemahaannya! Ada di dalam mulutnya! Ada kristal di sana! "
Kata-katanya di dengar oleh semua orang, namun tidak satu pun orang di sana mampu bergerak.
Lagi pula, sage mantis itu berdiri di posisi yang sulit untuk dijangkau manusia.
Jika seseorang menghampiri mulutnya secara langsung, sage mantis hanya akan langsung merespon dan membunuh orang itu saat itu juga.
Saat kebingungan melanda semua orang, sebuah raungan yang memekakkan telinga muncul dari kejauhan.
Cryll dan yang lain memeriksa ke arah itu, dan menemukan seekor wyvern yang sedang mengayunkan sayapnya dengan panik.
Namun yang membuat mereka terkejut bukanlah itu. Melainkan sosok laki-laki berambut putih dengan tubuh yang penuh darah yang sedang berdiri di atas wyvern itu dan menatapnya dengan niat membunuh sambil mengarahkan pedang padanya.
"Apa yang dia lakukan di sana … "
Cryll menanyakan pertanyaan yang ingin diucapkan semua orang. Mereka hanya menatap sosok Noelle dengan terkejut sambil mengabaikan sahe mantis yang terus menghujani mereka dengan serangan pisau angin.
Wyvern itu terlihat ketakutan saat ia mencoba mendekati sage mantis, tapi ia langsung melakukannya begitu Noelle menginjak kepalanya sekali.
Sangat jelas kalau wyvern itu takut pada Noelle.
"Ahh … Wyvern itu dan teman-temannya sudah menyerang Tuan sebelumnya."
Suara Chloe tiba-tiba muncul dari belakang mereka.
"Dari mana saja kau? "
Charlotte menyipitkan matanya pada Chloe yang tiba-tiba muncul di belakang mereka bersama Brackas.
"Ahh, aku tadi ikut bertarung bersama kalian, tapi … Tuan tiba-tiba meminta bantuan Brackas, jadi aku ikut bersamanya untuk membantu Tuan."
Semua orang di kelompok Norman menatap Chloe dengan pandangan bingung.
Mereka bahkan tidak ingat kalau sejak awal Chloe seharusnya berada bersama mereka melawan sage mantis.
Saat semuanya dalam keadaan hening karena kebingungan, Chloe mengeluarkan senyum manis dan semua bayangan yang ada di sekitarnya langsung berubah bentuk menjadi tombak yang menyerang sage mantis.
Tombak bayangan yang diluncurkan Chloe ke arah sage mantis itu hanya menabraknya tanpa menggoresnya sedikit pun.
"Senjata tajam tidak akan berguna melawannya," kata Cryll sambil dengan bingung menatap tombak bayangan yang dilemparkan Chloe.
"Tentu aku tahu itu."
Chloe menjawabnya dengan senyuman, kemudian ia mengayunkan tangan kanannya ke atas.
Seolah menuruti gerakan tangannya secara terbalik, tombak bayangan itu dengan cepat melebur dan menyatu dengan bayangan sage mantis yang ada di tanah.
"《Umbra vinculum》"
Usai Chloe menyebut mantranya(?) bayangan yang ada di bawah sage mantis dengan cepat membuat bentuk beberapa duri raksasa yang menahan pergerakan sage mantis.
Semua duri bayangan itu dibuat mengarah ke arah yang sedemikian rupa sehingga sage mantis tak dapat menggerakkan tubuhnya sedikit pun.
Chloe kemudian mengepalkan tangannya sambil tersenyum.
"《Umbra Spina》"
Puluhan hingga ratusan duri bayangan yang tajam keluar menonjolkan dirinya dari seluruh tubuh sage mantis. Namun, itu tidak cukup untuk membunuhnya.
Sage mantis itu menjerit kesakitan dan berusaha menggerakkan tubuhnya dengan paksa.
Darah berwarna kekuningan seperti nanah yang menjijikkan mulai mengalir dengan deras dari seluruh luka yang ada di tubuh sage mantis.
"Itu … Teknik Noelle …? "
Olivia dengan bingung menatap duri bayangan yang keluar dari seluruh tubuh sage mantis.
Tidak hanya Olivia, tapi Charlotte dan Cryll yang sering melihat teknik pengendalian darah Noelle juga terkejut saat melihatnya.
Seolah tak puas dengan hasil yang ia dapatkan, Chloe lagi-lagi mengayunkan tangannya dari bawah ke atas.
"《Hastam》"
Sebuah tombak besar muncul dari tanah tempat Chloe berpijak, mengarahkan ujungnya yang lancip tepat ke arah leher sage mantis yang terbuka.
Chloe kemudian memutar jarinya yang terangkat.
"Aku tidak bisa membunuhnya sendiri karena daya tusuknya mungkin terlalu rendah, tapi … Mati."
Tombak bayangan itu dengan kecepatan yang tak dapat diikuti mata manusia langsung maju dan menusuk tepat ke arah leher yang diincar Chloe.
Ujung tombak itu terlihat bertabrakan dengan leher sage mantis, dan tak dapat menembus kulit armornya. Namun, Chloe dengan santai memutar jarinya lagi untuk mempercepat perputaran yang dialami tombak itu.
Tombak bayangan yang diciptakan Chloe memiliki ujung yang berbentuk spiral lancil seperti mata bor.
Semakin cepat putarannya, semakin kuat pula daya tembusnya.
Chloe mengeluarkan senyum mempesona seperti wanita dewasa saat tombak itu perlahan menembus leher sage mantis.
Tak butuh waktu lama sehingga tombak itu menembus leher sage mantis sepenuhnya.
" … Itu tidak akan cukup … Kristalnya … "
Cryll dengan gugup melihat sesuatu yang berkilau dari dalam mulut sage mantis. Ia kemudian mendapat ide dan langsung tersentak.
"Itu benar … Noelle … "
Cryll segera memperbaiki posisinya sambil menggenggam Langen. Ia kemudian membuat pose untuk melempar Langen ke arah Noelle.
"Noelle! Tangkap ini! "
Cryll berteriak dan melempar Langen sekuat tenaga.
Langen dengan lancar meluncur menembus udara.
Noelle yang melihat itu tampak tersenyum kecil dan dengan mudah menangkap Langen yang telah sampai padanya.
"《Accel》!!! "
Tepat setelah Noelle menangkap Langen, Cryll langsung berteriak dan menggunakan《Accel》untuk yang ketiga kalinya.
Lonjakan aura mana biru violet mulai keluar dari tubuhnya dan mengeluarkan gelombang kejut yang menghempaskan semua yang ada di sekitarnya.
Cryll melapisi tubuhnya dengan menggunakan Sword Geist untuk menjadi armor sementara, lalu membuat pose yang siap berlari.
"Aku juga tidak akan diam!《Sacred Saverence》!!! "
Dyland berteriak dan membuat kedua tangan dan kakinya diselimuti gelombang cahaya putih keemasan yang aneh.
Detik berikutnya, sosok Cryll dan Dyland menghilang dari pandangan semua orang.
Tidak hanya Dyland dan Cryll, namun sosok Noelle yang seharusnya ada di atas wyvern itu juga tiba-tiba menghilang.
Tidak ada yang tau apa yang terjadi karena mereka tidak bisa mengikuti pergerakannya, kecuali Olivia dan Charlotte yang memiliki kemampuan persepsi yang cukup tinggi untuk dapat melihat pergerakan yang dilakukan oleh mereka bertiga.
Tepat setelah ia menerima Langen dari Cryll, Noelle segera menjatuhkan diri dari wyvern itu dan menukik tepat ke arah leher sahe mantis itu dari belakang.
Ia menggunakan darahnya untuk membuat suatu tali dan jarum yang ia tancapkan di bayangan Chloe untuk mempercepat gerakannya.
Noelle menggunakan darahnya layaknya sebuah grappling hook dan menarik tubuhnya sendiri ke arah sage mantis itu.
Tepat di saat yang sama, Cryll dan Dyland tiba-tiba muncul di arah yang berlawanan darinya, mengincar bagian yang sama dengannya.
Noelle tersenyum sengit saat ia mengayunkan Langen yang mulai bersinar tepat ke arah kristal yang ada di dalam mulut sage mantis itu.
Tidak ingin kalah, Cryll dan Dyland juga mengayunkan pedang mereka ke arah yang sama.
Dalam dunia yang berwarna kelabu di mata mereka, pedang mereka bertiga dengan lancar menyentuh dan menembus kristal itu … Dan menghancurkannya.
...****************...