![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
"Mungkin di sini sudah cukup … "
Noelle melihat sekelilingnya dan memastikan tidak ada seorangpun selain mereka berempat.
Charlotte dan Chloe memiringkan kepala mereka, bertanya-tanya apa maksudnya.
Melihat itu, Noelle hanya menghela nafas lelah dan kemudian menjelaskan.
"Kalian sudah tahu kalau kita akan berpergian dengan terbang 'kan? "
" "Nn" ", Charlotte dan Chloe menganggukkan kepala mereka.
"Karena sihir terbang belum dikenal luas dan satu-satunya cara untuk berpergian dengan metode penerbangan adalah mengendarai naga atau gryphon, akan menjadi masalah jika banyak orang melihat kita"
"Aku mengerti … ", Charlotte dengan serius menganggukkan kepalanya.
"Kalau begitu, aku akan menggendong Olivia, dan Charl akan menggendong Chloe … Hanya untuk memastikan, kau bisa menggunakan sayapmu kan? "
"Eh? Ahh yaa … Meskipun belum terbiasa, aku setidaknya bisa terbang menggunakan sayap ini … "
Charlotte berkata dan mengeluarkan sayapnya yang selama ini ia sembunyikan.
Sepasang sayap besar berwarna hitam pekat tumbuh di punggungnya dan menerbangkan beberapa bulu yang lepas.
Tidak lupa dengan lingkarang 'halo' malaikat berwarna hitam pekat mulai muncul di atas kepalanya sekarang.
Sayap dan lingkaran malaikat yang hitam pekat itu mengingatkan Noelle pada langit malam tanpa bintang, itu terlihat sangat kontras dengan rambutnya yang pirang keemasan beserta mata biru layaknya langit yang cerah.
Meskipun begitu, kedua atribut yang terlihat mengerikan itu sangat melengkapi kecantikan Charlotte dan membuatnya memancarkan aura keagungan yang anehnya membuat dia tidak dapat disentuh siapapun.
Meskipun malaikat jatuh selalu identik dengan sesuatu yang jahat dan berdosa, Noelle mau tidak mau mengakui kecantikan Charlotte yang bahkan akan membuat model kelas atas dari bumi berlari sambil menangis dengan penuh rasa malu.
"Tidak peduli berapa kali aku melihatnya, ini benar-benar mengagumkan … "
"Nn"
Noelle dan Olivia menganggukkan kepala mereka dengan kagum saat melihat penampilan Charlotte. Sedangkan Chloe tidak mengatakan apapun dan hanya menatapnya dengan tercengang dan mata berbinar.
"To-tolong berhenti menatapku … ", kata Charlotte saat dia menutupi wajahnya yang memerah dengan sayapnya.
"Kenapa? Kau tampak mengagumkan dengan penampilan itu", Noelle berkata dengan nada menggoda pada Charlotte.
Sangat jarang baginya untuk melihat Charlotte yang sedang dalam keadaan malu, jadi Noelle tidak mau membuang kesempatan untuk menggodanya.
"Uuu … ", Charlotte secara alami tidak mampu menahan semua pujian Noelle dan hampir menangis dengan wajah yang telah sepenuhnya memerah.
"Noelle"
"Haha, baiklah baiklah~", Noelle menghentikan godaannya pada Charlotte setelah ditegur oleh Olivia.
Tidak peduli di dunia manapun dia berada, tampaknya wanita memang ditakdirkan untuk mendominasi.
Charlotte akhirnya kembali menjadi dirinya yang biasa setelah menenangkan diri untuk beberapa saat.
"Baiklah, seperti yang ku katakan tadi … Aku akan membawa Olivia dan Charl akan membawa Chloe"
Charlotte dan Chloe menangguk dan dengan mudah menerima rencana Noelle.
Noelle bisa terbang dengan sihirnya, begitu pula dengan Olivia, dan Charlotte adalah seorang ras bersayap sehingga ia bisa terbang dengan bebas.
Namun Chloe sana sekali tidak memiliki sihir atau skill yang memungkinkannya terbang.
Saat Noelle bertanya apakah ia memiliki kemampuan yang dapat membuatnya terbang atau berjalan di udara, Chloe hanya menggelengkan kepalanya dan menjawab tidak.
Namun Chloe masih bisa menciptakan pijakan di udara dengan kemampuan khususnya yang dapat mengendalikan bayangan. Terdengar mudah dan sederhana, tapi menurut Chloe, membuat pijakan di udara dengan menggunakan bayangan adalah hal yang sulit karena keterbatasan jarak.
Semakin jauh jaraknya dari atas tanah, maka semakin tipis bayangan yang ia miliki. Chloe bisa saja menggunakan bayangan awan atau pepohonan sebagai gantinya, namun kemampuannya dalam mengendalikan bayangan hanya terbatas pada bayangannya sendiri.
Mungkin dia bisa melakukan itu jika kemampuannya sudah berkembang, tapi untuk saat ini, itu semua masih mustahil.
Chloe dengan kecewa berpikir untuk mengembangkan kemampuannya secepat mungkin agar ia tidak menjadi beban tim-nya saat ia berjalan ke arah Charlotte.
"Dan untuk berjaga-jaga … Keluar"
Noelle melambaikan tangannya di udara kosong, setelah beberapa saat muncul lah seekor serigala dengan ukuran lebih dari 2 meter di hadapannya.
"Aku akan minta si kecil ini untuk mengawasi daratan saat kita terbang"
Charlotte dan Chloe bertanya-tanya apa maksudnya, namun mereka langsung mengerti setelah Noelle menjelaskan.
Menurut Noelle, itu tidak akan masalah jika mereka langsung terbang tanpa memikirkan apapun, tapi akan lebih baik jika ada yang mengawasi bagian darat untuk berjaga-jaga.
Karena mereka tidak tahu apa yang akan mereka lewati. Terlebih lagi, Noelle tidak tahu pasti dimana tepatnya lokasi penaklukan sisa-sisa monster yang melarikan diri dari stampede.
Noelle menjelaskan sambil mengelus bulu serigala yang ada di hadapannya.
Serigala itu sama sekali tidak terganggu, justru dia terlihat sangat menikmati belaian tangan Noelle yang tampak penuh kasih sayang.
Mengesampingkan ukurannya yang diluar normal untuk seekor serigala, serigala yang ada di hadapan Noelle saat ini terlihat memiliki buku yang sangat lembut sehingga bahkan Charlotte hampir menurunkan kewaspadaannya hanya dengan melihat itu.
"Sangat imut … "
Mata Chloe berbinar dengan penuh semangat saat ia melihat serigala itu. Dia dengan cepat berlari dan mengelus bulu serigala itu dengan tangannya.
" ……… "
Jari-jemari Chloe dengan lembut dan sangat hati-hati bergerak menyisir bulu serigala itu. Bukannya merasa terganggu dengan gerakan Chloe yang tiba-tiba, serigala itu justru terlihat nyaman dan mendengkur saat ia memejamkan matanya.
" ……… Bukankah dia terlalu jinak? "
Charlotte berkomentar saat ia melihat Chloe yang tanpa henti mengelus serigala itu sambil tersenyum cerah.
"Begitulah, lagipula serigala ini adalah familiar-ku, jelas dia akan sangat jinak", kata Noelle dengan bangga.
Olivia di sampingnya dengan mata hangat terus menatap pemandangan seorang gadis cantik layaknya boneka yang sedang merawat seekor serigala besar.
"Daripada itu … Apa kau belum memberinya nama? Bukankah dia terlihat seperti hewan peliharaan? ", tambah Charlotte saat dia bolak-balik menatap Noelle dan serigala itu.
Noelle tampak memikirkan itu sejenak, namun dia menjawab setelah menghela nafas lelah sejenak.
"Nama huh … Bukannya aku tidak mau, tapi … Aku kesulitan untuk menentukan nama yang cocok untuknya, karena dia akan berbagi nama dengan para bawahannya, aku tidak ingin memberikan nama dengan setengah-setengah"
" …? ", Charlotte hanya memiringkan kepalanya kebingungan saat ia menatap Noelle.
Melihat itu, Noelle pun menghela nafas lelah.
"Aku akan menjelaskannya nanti, untuk sekarang sebaiknya kita segera berangkat", kata Noelle saat dia menggendong Olivia dengan posisi gendongan putri.
Olivia yang tiba-tiba digendong seperti itu langsung memiliki wajah yang memerah dan dia mengalihkan pandangannya dari wajah Noelle karena dia terlalu malu untuk melakukannya.
(Kenapa kau memalingkan wajahmu sedangkan kau bahkan sering mencium ku di depan mereka … ), pikir Noelle dalam hatinya.
Seolah tak menyadari apa yang Noelle pikirkan, Olivia terlihat gelisah dan akhirnya melingkarkan leher Noelle dengan kedua tangannya.
Ia pun memberanikan diri untuk menatap Noelle.
"Apa … Aku berat? ", suara Olivia yang lembut itu terasa seperti penuh kekhawatiran saat ia bertanya pada Noelle.
"Begitulah, lebih berat dari biasanya … Kau mungkin harus mengurangi waktu camilan sore-mu nanti"
" " " ……… " " "
Baik Olivia, Charlotte, maupun Chloe tidak mampu berkata-kata setelah mendengar komentar Noelle.
Sedangkan Noelle hanya menatap mereka balik dan bertanya 'Apa? '
"Noelle … Bahkan jika itu kau … Kau terlalu berani untuk mengatakan itu pada seorang wanita"
"Tuan … Kau parah"
Charlotte dengan tercengang berbicara pada Noelle sambil menatapnya dengan pandangan merendahkan, bahkan Chloe yang biasanya sangat menghormati Noelle tampak menatap Noelle dengan dingin saat ia berjalan ke arah Charlotte.
(Tapi aku benar … Aku cukup yakin kalau aku mengingat semua ukuran Olivia, jadi aku yakin kalau berat badannya bertambah saat ini, meskipun bentuk tubuhnya hampir tidak berubah … )
Noelle berpikir dalam hatinya saat ia menatap Olivia yang saat ini memiliki mata dengan pandangan kosong.
Kemudian matanya beralih ke bagian tertentu di tubuh Olivia.
( … Apakah semua lemak yang dia miliki akan langsung pergi ke dada dan bokongnya? )
Noelle berpikir demikian, namun dia segera menggelengkan kepalanya untuk menghapus pemikiran itu dari kepalanya.
"Nah, aku hanya bercanda … Tolong berhenti merajuk", kata Noelle sambil tersenyum kecut.
...****************...
"Nn, Noelle … Sekarang apakah kau bisa menjelaskan tentang pemberian nama serigala itu? ", suara Charlotte yang terdengar seperti teriakkan akhirnya muncul di telinga Noelle.
Suara Charlotte tidak terdengar begitu jelas karena teredam oleh hembusan angin yang sangat kuat di udara.
Mereka saat ini sedang terbang di udara dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga bisa menyusul kecepatan helikopter.
"Sepertinya kau cukup penasaran tentang itu", jawab Noelle pada Charlotte.
"Begitulah", jawab Charlotte dengan sedikit berteriak.
Meskipun terbang dengan kecepatan yang cukup tinggi, mereka berempat tampak tidak memiliki masalah dengan tekanan udara yang menimpa wajah mereka.
Awalnya Charlotte dan Chloe memang sedikit cukup bermasalah tentang itu, tapi Olivia membantu mereka dengan menciptakan penghalang angin yang membantu udara di sekitar mereka tetap terjaga.
Baik Charlotte dan Chloe benar-benar berterimakasih untuk bantuan itu karena tidak satupun dari mereka berdua yang memiliki afinitas terhadap elemen angin.
Charlotte hanya memiliki kecocokan dengan elemen air dan kegelapan sehingga itu sama sekali tidak cocok untuk menciptakan penghalang.
Sedangkan Chloe, dia hampir tidak bisa menggunakan sihir apapun … Namun sebaliknya, Chloe memiliki kemampuan yang sangat langka yaitu mengendalikan bayangan. Chloe bisa saja menggunakan kemampuannya untuk menciptakan perisai bayangan dari bayangan-bayangan yang terbentuk di tubuhnya sebagai hasil dari ditutupi oleh tubuh dan sayap Charlotte.
Namun menggunakan perisai bayangan hanya akan menghalangi pandangan mereka, jadi ide itu langsung ditolak.
"Hmmm … Baiklah … Darimana aku harus menjelaskannya … "
Noelle berpikir sejenak.
Saat ini dia agak kesulitan untuk menjelaskan karena dia harus membagi pikirannya untuk mengendalikan dirinya agar tidak jatuh, dan dia juga harus membagi pikirannya untuk memantau daratan menggunakan mata serigala familiar-nya.
Noelle menjelaskan kalau serigala yang ada di darat dan sedang berbagi pengelihatan dengannya saat ini adalah monster dengan tipe ketua, karena itulah monster itu memiliki ukuran raksasa.
Charlotte langsung terlihat kebingungan dengan itu.
Menghela nafas sejenak, Noelle kembali menjelaskan sambil terbang dengan hati-hati agar tidak menabrak burung atau apapun.
Noelle mengatakan kalau hewan biasa tidak bisa dijadikan makhluk familiar, Noelle sendiri tidak mengerti maksud di balik itu semua karena dia bahkan hampir tidak bisa membedakan antara monster dan hewan liar.
Tapi Noelle sempat melakukan beberapa percobaan untuk menjawab pertanyaannya iitu
Kebanyakan monster juga hidup berkelompok seperti hewan, dan tentu saja akan ada monster yang berperan menjadi ketua diantara mereka.
Monster tipe ketua itu juga akan memiliki koneksi jiwa dengan para bawahannya. Noelle sendiri tidak mengerti bagaimana cara itu semua bekerja, tapi menurutnya, saat monster tipe ketua mendapatkan sebuah evolusi, evolusinya juga akan mempengaruhi semua bawahan yang memiliki koneksi jiwa dengannya.
Dan evolusi monster bisa dipicu oleh beberapa hal.
Salah satu cara untuk memicu evolusi itu adalah dengan cara memberikan nama pada monster.
Saat monster tipe ketua diberikan nama oleh seseorang, monster itu akan menyerap sejumlah kekuatan sihir si pemberi nama, lalu monster itu akan berevolusi dengan menggunakan mana yang mereka serap sebagai bahan bakar untuk evolusi mereka.
Dan metode lainnya adalah dengan membiarkan monster tipe ketua berdiam diri di tempat yang dipenuhi dengan mana. Cara ini akan membuat monster menyerap semua mana di tempat itu dan secara bertahap menyesuaikan diri mereka agar dapat hidup.
Keuntungan dari cara ke-dua adalah monster akan mencapai tingkat evolusi yang lebih tinggi berdasarkan kepadatan mana di tempat monster itu tinggal.
Itu juga tidak berbeda dengan proses evolusi saat diberikan nama. Tergantung pada seberapa banyak kapasitas mana atau kekuatan sihir yang dimiliki si pemberi, itu akan mempengaruhi evolusi monster tersebut.
Namun, karena kebanyakan monster memiliki indera yang sangat sensitif terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan 'sihir', para monster akan secara alami menghindari tempat yang dipadati dengan mana sehingga cara ke-dua menjadi cukup sulit untuk dipraktekkan.
Itu semua juga berlaku untuk semua monster familiar Noelle.
Monster tipe ketua yang menjadi familiar Noelle juga memiliki koneksi jiwa dengan semua bawahannya, karena itulah saat monster serigala itu diberikan nama dan berevolusi, semua bawahannya akan ikut terpengaruh.
"Jadi itu alasannya … ", kata Charlotte sambil mengangguk dengan penuh pengertian.
Baik Charlotte maupun Chloe dengan fokus mendengarkan semua penjelasan Noelle tanpa terlihat terganggu sedikitpun.
Charlotte sesekali terlihat mengepakkan sayapnya seolah sedang mempertahankan dirinya di udara. Meskipun pada kenyataannya, Charlotte sama sekali tidak perlu mengepakkan sayapnya. Charlotte melakukan itu hanya karena kebiasaan dan cara pandangnya yang hanya mengerti tentang 'sayap harus dikepakkan untuk berfungsi'.
Tentunya itu masuk akal … Jika ia hanya menggunakan apa yang ia ketahui dari bumi.
"Dan ngomong-ngomong, monster familiarku cukup berbeda dengan familiar kebanyakan"
" " ?? " ", Charlotte dan Chloe memiringkan kepala mereka dengan penuh pertanyaan pada Noelle.
Noelle, bagaimanapun dia hanya tersenyum kecil.
"Monster familiar kebanyakan adalah monster yang sudah dijinakkan dan dilatih oleh si penjinak, sedangkan para familiar-ku adalah monster yang dicipatakan langsung dengan kekuatanku sendiri sehingga mereka memiliki koneksi langsung dengan jiwaku"
'Yahh, walaupun aku menciptakan mereka dengan skill 《Familiar Creation》 sih', Noelle menambahkan.
"Maksudmu … Ahh"
Noelle tersenyum pada Charlotte yang tampaknya telah membuat suatu kesimpulan.
Dengan senyum cerah layaknya detektif yang bersenang-senang saat memecahkan suatu kasus, Noelle kembali berbicara.
"Mereka memiliki koneksi langsung dengan jiwaku, artinya … Tidak peduli berapa kali mereka mati, aku masih bisa membangkitkan mereka asalkan koneksi itu tidak terputus"
(Dan mereka juga akan terpengaruh secara langsung dengan evolusi ku)
"Begitu … "
Charlotte hanya mengangguk dengan penuh perhatian seolah dia sama sekali tidak menyadari apa yang ada di pikiran Noelle saat ini.
"Begitulah, dan karena itulah aku tidak ingin sembarangan memberikan nama padanya … Ahh, aku melihat kota"
"Dimana? ", Charlotte memperhatikan sekelilingnya, namun masih tidak melihat apapun.
"Masih agak jauh, mungkin sekitar 8 atau 10 kilometer lagi", kata Noelle sambil menyipitkan matanya.
" … Bukankah itu masih jauh? Bagaimana kau bisa melihatnya? "
Charlotte bertanya dengan penasaran.
"Gunakan saja sihir penguatan tubuh, hanya saja coba fokuskan sihir itu hanya pada matamu"
Charlotte terlihat kebingungan sejenak, namun dia segera melihat dinding batu raksasa yang mengelilingi sebuah kota setelah melakukan apa yang disarankan Noelle.
" ……… aku melihatnya, tapi masih cukup samar … "
"Nah, kau hanya perlu melatih itu sehingga kau bisa melihatnya dengan jelas"
" ……… "
Charlotte tidak tahu harus berkata apa, tapi dia benar-benar berterimakasih pada Noelle yang telah mengajarinya banyak hal hanya dalam perjalanan singkat ini.
"Tapi … Kita sampai lebih cepat dari dugaanku"
Kata-kata yang keluar dari mulut Noelle itu hanya terbang terbawa angin dan tidak pernah sampai di telinga Charlotte.
Kecuali Olivia yang kini hanya menatapnya dengan penuh tanda tanya.
Noelle yang melihat Olivia seperti itu hanya tersenyum.
"Baiklah, kita turun sekarang"
" … ? … Baiklah"
Meskipun terlihat kebingungan sejenak, Charlotte tetap menuruti Noelle dan melambatkan pergerakannya, lalu secara perlahan turun ke daratan.
Di bawah mereka ada sekelompok serigala yang menjadi familiar Noelle sedang menunggu mereka.
"Dan … Yup, mulai dari sini kita akan melanjutkan dengan berjalan"
(Kami sampai lebih cepat dari perkiraan ku … Yahh, aku bahkan tidak tahu berapa kecepatan kami saat terbang tadi), pikir Noelle dalam hatinya saat ia memperhatikan sekeliling dengan waspada.
Noelle menurunkan Olivia dari gendongannya, dan Charlotte juga melepaskan pegangannya pada Chloe lalu sayap dan lingkaran malaikat hitam yang tadinya sangat mencolok langsung menghilang menjadi butiran cahaya.
"Kelihatannya kau bisa mengendalikan itu dengan cukup baik", kata Noelle dengan nada tercengang setelah melihat apa yang dilakukan Charlotte.
"Entahlah … Aku secara alami mengetahui cara menggunakannya dan mampu mengendalikan itu semudah menggerakkan tangan"
"Begitu … Mungkin itu pengaruh dari perubahan ras? Aku dan Olivia juga secara alami mengetahui cara menggunakan semua skill yang menjadi karakteristik vampir"
Sementara Noelle dan Charlotte sedang mengobrol ringan, Olivia sedang memperhatikan sekeliling nya dengan waspada.
Olivia memaksimalkan penggunaan deteksi kehadiran dan deteksi mana untuk mengetahui apakah ada orang lain di sekitar mereka saat ini.
Untungnya, tidak ada siapapun dalam radius 1 kilometer di sekitar sehingga pendaratan mereka tidak menjadi hal yang mencolok.
Tak lupa dengan Chloe yang dengan semangat mengelus kepala pemimpin serigala familiar Noelle.
Saat Chloe dengan riang mengelus kepala serigala itu, dia memanggil Noelle tanpa menghentikan gerakan tangannya.
"Hey, tuan"
"Hmm? Apa? "
"Bisakah aku memberi anak ini nama? ", tanya Chloe tanpa menghentikan tangannya.
Serigala yang ada di hadapannya tampak tersentak sejenak seolah memahami apa yang baru saja Chloe katakan, tapi dia kembali memasang wajah nyaman dan terus menikmati belaian lembut dari Chloe.
Dengan dengkuran yang terdengar imut tentunya.
"Kau mau memberinya nama? "
"Nn! ", Chloe mengangguk dengan penuh semangat.
Noelle merenung untuk beberapa saat, dia sedang mempertimbangkan apakah tidak masalah untuk monster familiar yang dia ciptakan akan diberi nama oleh orang lain.
"Baiklah, tidak masalah"
"Benarkah?! "
Setelah berpikir untuk beberapa saat, Noelle mengizinkan Chloe untuk memberikan nama pada serigala itu.
"Aku serius, apa kau sudah menyiapkan namanya? "
"Nnnn … Aku sudah mendapatkannya sekarang! "
"Baiklah baiklah~ kau bisa menamainya sekarang"
Setelah mendapatkan izin dari Noelle, Chloe dengan riang berjalan sambil melompat-lompat.
Noelle hanya tersenyum ketika dia melihat itu.
Alasan Noelle bisa dengan mudah mengizinkan Chloe untuk menamai familiar miliknya tentu bukan tanpa alasan. Justru sebaliknya, Noelle telah memperhitungkan semua resiko dan keuntungan apa saja yang akan dia dapatkan jika Chloe yang memberikan nama pada familiar yang dia ciptakan.
Semua resiko dalam tindakan itu sudah diperhitungkan dengan cukup baik sehingga Noelle mendapatkan kesimpulan kalau dia tidak akan mendapatkan masalah apapun dari pemberian nama yang dilakukan Chloe.
Biasanya akan ada resiko pemberontakan yang dilakukan familiar setelah diberi nama oleh orang lain, tapi Noelle tidak memiliki masalah dengan itu karena baik semua familiar ciptaannya maupun Chloe sudah berada di bawah kendalinya.
Noelle sendiri hampir lupa tentang kenyataan kalau Chloe telah dia ubah menjadi vampir setelah meminum darahnya untuk kepentingan penyembuhan.
Karena Chloe telah menjadi vampir di bawah kekuasaannya, Noelle sekarang memiliki koneksi langsung dengan jiwa Chloe.
Jadi jika monster familiar Noelle yang diberi nama oleh Chloe mulai memberontak, Noelle akan tetap memiliki kendali penuh terhadap mereka berkat koneksinya dengan Chloe.
Dan keuntungan yang dia dapatkan adalah—
(Yahh, lagipula ini akan menjadi eksperimen yang menyenangkan), pikir Noelle dalam hatinya sambil terus mempertahankan senyum lembut, itu sangat berkebalikan dengan isi pikirannya saat ini.
"Baiklah, namamu adalah … 【Brackas】 … Bagaimana dengan itu? Apa kau suka? "
"Woof~"
Serigala itu langsung menggonggong dengan penuh semangat sambil menggoyangkan ekornya.
"Sepertinya dia senang dengan nama itu", kata Noelle saat dia perlahan berjalan dan meletakkan tangannya di atas kepala Brackas.
Brackas dengan nyaman memejamkan matanya dan terus menggonggong layaknya anjing yang baru dibelikan mainan.
Di belakangnya ada beberapa bawahannya yang jelas terlihat senang dengan itu karena mereka juga membuat gerakan yang sama dengan Brackas.
"Baiklah, mulai sekarang namamu adalah 【Brackas】, dan karena Chloe yang memberinu nama … Kau akan menjadi 【Brackas Vanpille】"
Para serigala senang dengan itu, namun pada saat yang sama-
Noelle merasa kalau kekuatan sihirnya telah diserap dalam jumlah yang cukup banyak sehingga ia meneteskan keringat sebagai tanda kelelahan.
Sementara Chloe telah pingsan di belakangnya.
" … Sepertinya … Kita harus menunda kedatangan kita ke kota itu hari ini", kata Noelle sambil menghela nafas lelah.
...****************...
*Brackas di sini sepenuhnya dibaca dengan menggunakan huruf vokal (A), dan bukan dengan pelafalan bahasa Inggris yang akan menjadi [Breckas] atau sesuatu.
(AN: Yoo~ Akhirnya aku bisa menulis lagi setelah cukup lama mengalami write block~ Ahh, aku sudah cukup banyak menunggak chapter … Jadi mungkin aku harus bersabar lebih lama lagi agar aku bisa menulis bagian inti dan konflik besar yang akan datang … Meskipun itu mungkin akan menjadi bagian paling menyenangkan untukku, aku harus bersabar dan terus menulis ceritaku agar aku bisa sampai ke tahap yang paling ku idamkan! Baiklah, hanya itu! Sampai jumpa! )
[Baca juga ->> 'Sekigan Petals' di NOVELTOON]