Find The KEY

Find The KEY
Ep. 98



"Antimo?" tanya Ryza dan Keysha bersamaan.


"Iya dia orangnya" jawab Fajar.


Tatapan Fajar tak pernah bisa lepas dari sosok Princess.


Ela berjalan mengelilingi catwalk dan memberikan salam hormat kepada para tamu. Kemudian saat dia berdiri di tengah - tengah pentas Ela membisikkan sesuatu kepada Catherine.


"Cath tolong aku, Kakak dan teman - temanku ada di barisan paling depan. Kamu saja yang menggantikan aku mengucapkan salam perpisahan ya, please..." pinta Ela.


"Yang mana El saudara dan teman - teman kamu?" tanya Catherine sambil berbisik juga.


"Itu tujuh orang yang berdiri tepat di hadapan kita" jawab Ela sambil melirik ke arah Kakak dan para sahabatnya.


Catherine melirik ke arah Aby dan teman - temannya.


"Oke, baiklah El" jawab Cathrine.


Catherine sebagai sang manager berdiri tepat di samping Ela dan menyampaikan pesan perpisahan mewakili Ela.


"Terimakasih para tamu undangan yang telah hadir, terimakasih para model dan semua kru yang sudah berpartisipasi dalam terlaksananya acara ini, terimakasih juga untuk pihak hotel yang telah memberikan izin dan juga membantu acara ini sampai selesai. Saya manager Princess mewakili beliau ingin mengucapkan salam perpisahan karena Princess akan kembali ke negara kelahirannya tetapi Princess tetap akan berkarya walau berada jauh dari London. Kalian bisa menghubungi saya dan kalau ada undangan acara seperti ini Princess siap untuk di undang. Cukup sekian kata perpisahan dari Princess. Sekali lagi terimakasib semuanya, I Love you all" ucap Catherina tegas saat berpidato.


Sontak para tamu undangan memberikan standing applause kepada Princess. Princess memberikan salam hormat kepada semua tamu undangan kemudian dia berpelukan dan pamit kepada para model.


Suasa haru dan meriah mengiringi kesuksesan acara besar ini, acara perpisahan seorang designer muda yang terkenal di London.


Tidak ada yang mengetahui kalau Princess itu adalah Ela. Mereka sangat terpesona dengan tampilan Ela yang menggunakan topeng tersebut. Ela terlihat sangat anggun berjalan di catwalk.


Ela benar - benar telah menyulap dirinya menjadi seorang Princess. Semua mata menatap kagum kepadanya termasuk semua teman - temannya. Tetapi ada satu mata yang tidak bisa ditipu. Mata itu milik saudara kembarnya Abyasa.


Aby yang telah bersamanya sejak dalam kandungan dan ditambah dua puluh enam tahun usia mereka tau betul siapa wanita yang ada di depannya. Sebaik apapun Ela menyembunyikan dirinya di balik topeng tetap saja Aby akan mengenalnya. Karena darah itu lebih kental dari apapun. Kata hati tidak pernah bisa berbohong Elalah Princess itu


Aby terdiam dan haru menyaksikan pertunjukan itu. Dia sangat yakin adiknya Elalah yang ada di balik topeng itu. Apalagi tadi managernya mengatakan kalau ini adalah perpisahan Princess karena akan kembali ke tanah kelahirannya.


Aby semakin yakin Princess itu Ela tapi mengapa Ela menyembunyikan prestasinya yang sangat luar biasa ini dari keluarga dan para sahabatnya.


Apa yang sedang kamu lakukan Ela, mengapa kamu sembunyikan semua ini dari kami, bahkan dari kakak. Sejak dalam kandungan kita sudah saling berbagi, mengapa peristiwa sebesar ini tidak kamu bagi kepada kakak? Tanya Aby dalam hati.


Aby menatap wajah Princess dari jauh, tatapan sendu dan tatapan itu jelas tertangkap mata Ela. Ela merasa bersalah pada kakaknya.


Sebuah kebohongan besar yang dia sembunyikan dari semuanya, dari keluarga dan sahabatnya.


Maafkan aku kak, nanti aku akan jelaskan semuanya pada kakak. Cara seperti ini memang keinginanku. Aku tidak mau segala sesuatunya akan menyulitkanku tinggal di sini, sehingga aku memilih jalan seperti ini. Aku harap kamu akan mengerti keputusan yang aku ambil. Batin Ela.


Ela pamit dan kembali ke belakang panggung. Fajar yang tidak mau kehilangan lagi jejak Princess langsung bergegas menuju belakangan panggung.


"Kalian tunggu di sini ya, ada yang ingin aku cari" ucap Fajar kepada teman - temannya.


Sementara Disil, Sintia dan Ditha tak henti - hentinya membicarakan pertunjukan tadi. Mereka sangat beruntung bisa menyaksikan pertunjukan besar seperti itu.


Keysha merasa heran melihat suaminya yang diam sejak dari tadi.


"Kamu kenapa Mas, seperti sedang memikirkan sesuatu?" tanya Keysha.


"Aah nggak, pertunjukan yang bagus ya?" ucap Aby.


Sebenarnya Aby ingin sekali menceritakan kecurigaannya siapa sosok Princess itu pada istrinya tapi Aby tidak ingin membuka rahasia Ela walaupun kepada istrinya sendiri. Aby harus bertanya dulu pada Ela apa alasan dia berbuat seperti ini. Setelah itu baru Aby akan memikirkan tindakan selanjutnya.


"Sudah selesaikan pertunjukannya, yuk balik ke kamar. Aku capek mau segera istirahat kita sudah jalan seharian ini. Aku sudah mengantuk sekarang" ucap Disil.


"Ayok Mas kita naik ke kamar kita" ajak Ditha.


Aby dan teman - temannya memutuskan untuk kembali ke kamar masing - masing. Setelah Aby sampai di kamarnya dia segera mengirim pesan kepada Ela.


My Twin


Kamu punya hutang penjelasan kepada kakak


My Bro


Ok Kak, besok akan aku jelaskan semua. Maaf..


Aby menutup layar hpnya. Dia segera ke kamar mandi untuk bebersih diri kemudian menyusul istrinya yang telah berbaring di atas tempat tidur.


Sementara masih di Hall Hotel.


Kemana wanita itu? Mengapa cepat sekali dia pergi? Fajar sibuk mencari keberadaan wanita yang sedang dia cari.


Akh... sial. Lagi - lagi aku kehilangan jejaknya. Fajar menggaruk kepalanya yang tak gatal dengan kasar.


Kini aku sudah mendapatkan dua informasi mengenai wanita itu, dia bernama Princess dan berasal dari Indonesia.


Tapi mana ada nama orang Indonesia Princess yang Fajar ingat ada sebuah julukan artis Indonesia yang seperti itu. Inces... sama gak ya? Walau suami artis itu mempunyai nama belakang yang sama dengan nama keluarga Fajar tapi sejujurnya itu hanya ketepatan. Medeka sama sekali tidak mempunyai hubungan keluarga apalagi hubungan darah. Fikir Fajar.


Fajar berjalan mengelilingi semua penjuru Hall? mencari di setiap sudut ruangan dan juga di pentas maupun di belakang pentas.


Namun Sosok Princess tidak juga dia temukan.


Saat sedang sibuk mencari - cari keberadaan Princess di belakang panggung tiba - tiba Fajar menabrak tubuh seorang wanita.


Wanita yang juga sedang berjalan terburu - buru seperti sedang di kejar sesuatu tak bisa lagi menyeimbangkan tubuhnya dak akhirnya mereka bertabrakan.


Braaaakh.... $#^#%$€/£¥


Kedua - duanya merasa seperti dejavu. Bukan hanya sekali mereka pernah bertabrakan seperti ini tetapi lebih. Yah... sudah tiga kali sebenarnya mereka dalam situasi seperti ini tapi keduanya sama - sama tidak menyadarinya.


"Kamu..."


.


.


BERSAMBUNG


Semangat pagi readers... Maaf selama bulan puasa aku up tidak sebanyak seperti biasanya ya. Maklumlah banyak tugas lain menanti. Ku harap kalian mengerti.


Selamat sahur... 😍😍