Find The KEY

Find The KEY
Ep. 230



Sampai lah mereka di sebuah Restoran besar dan terkenal di tepi laut. Restoran tersebut bernama Bandar Djakarta.



Bandar Djakarta adalah pilihan restoran di Ancol yang paling tepat untuk menikmati sajian makanan laut bersama keluarga. Restoran ini menyajikan banyak sekali variasi hidangan laut seperti ikan, cumi, kepiting, udang, kerang, lobster, dan masih banyak lainnya.


Di sini anggotanya Gengs ERASADIS bisa pesan segala macam masakan laut yang segar dan pastinya menggoyang lidah karena dimasak oleh koki profesional dengan bumbu pilihan terbaik. Mereka akan menikmati kesempurnaan masakan laut khas Indonesia.


Mereka semua turun dari mobil yang sudah di parkirkan di area parkir kemudian masuk ke dalam restoran tepi laut.


"Hemmmm... wangi sekali Mas masakannya. Aku udah lapaaar" ucap Ela.


"Sabar ya sayang, kita cari meja kosong dulu untuk sepuluh orang. Maklum kita kan rame" jawab Fajar yang setia menggandeng tangan istrinya mesra.


"Mas meja untuk sepuluh orang" pesan Ryza.


"Baik Pak, mari ikut saya" ajak pelayan restoran.


Mereka langsung dipersilahkan untuk duduk di depan meja panjang yang kosong. Cocok untuk lima pasang pasutri yang akan menjadi orangtua sebentar lagi.


"Silahkan Pak, Bu. Mau pesan menu apa?" tanya pelayanan sambil menyerahkan daftar menu makanan.


"Pesan saya pertama jangan pakai lama ya Mas. Karena wanita-wanita disini semuanya sedang hamil dan sangat lapar. Kamu pasti mengerti kan maksud saya" tegas Fajar serius.


Membuat pelayan restoran tersebut sedikit salah tingkah.


"Akan kami usahakan secepat mungkin Pak" jawabnya.


"Aku mau makan lobster saus padang Mas" ucap Ela.


"Catat Mas" perintah Fajar.


"Eeeh iya Pak" jawab pelayan tersebut sigap.


"Cumi dan udang goreng tepung yang krispi ya Mas" tambah Keysha.


"Baik Bu" jawab pelayan sambil mencatat.


"Ikan salmon ada gak Mas?" tanya Catherine.


"Ada Bu" jawab Pelayan.


"Saya mau di goreng aja tapi yang lembut ya, kalau bisa bagian dagingnya itu lembut banget" pinta Catherine.


"Baik Bu" catat pelayan.


"Ikan Nila ada gak?" tanya Ditha.


"Ada Bu" jawab pelayan.


"Mas aku mau itu tapi gak kuat makan sendiri" ucap Ditha pada Disil.


"Ya udah kamu pesan aja, nanti aku bantu ngabisinnya" jawab Disil.


"Ikan nilam ya di asam manis ya Mas" pinta Ditha.


"Baik Bu" pelayan mencatat pesan Ditha.


"Kamu mau makan apa Mas?" tanya Sintia pada Ryza.


"Aku mau sop kepiting, dan kerang rebus pakai cabe pedas ya Mas. Cabenya pakai tambahan apa aja?" tanya Ryza.


"Bisa pakai kacang bisa juga dicampur nenas yang diparut Pak" jawab pelayan.


"Bisa dicampur ke tiganya gak?" tanya Ryza.


"Maksud Bapak cabe pakai nenas dan kacang?" tanya pelayan.


"Iya" balas Ryza singkat.


"Bisa Pak" catat pelayan.


"Aku kan gak boleh makan nenas dulu Mas" ucap Sintia.


"Kamu mau juga sambelnya yank?" tanya Ryza.


"Mauuuu" jawab Sintia.


"Kalau begitu yang satu sambelnya gak pakai nenas ya Mas" ucap Ryza.


"Baik Pak" jawab pelayan.


"Aku mau juga Ry kerang rebus seperti kamu" ucap Aby.


"Kerang rebusnya lima porsi aja Mas dibuat" perintah Fajar.


"Sayurnya apa?" tanya Fajar.


"Cah kangkung, capcay dan pecal. Gimana?" tanya Ela.


"Oke sep.. tulis aja biar cepat udah laper" sambut Disil.


Pelayan mencatat semua pesanan mereka.


"Minumnya Pak, Bu" tanya sang pelayan.


"Yang jelas untuk para lelaki jus timun atau belimbing aja biar menjadi penawar, jangan kami yang dijadikan sasaran nanti malam" elak Ela.


"Tuh upin ipin lagi" tawa Keysha kembali pecah setiap Sintia berkata begitu. Membuat Catherine semakin penasaran dengan sosok upin ipin.


"Aku jus timun" jawab Rafa dan Aby.


"Aku jus belimbing aja deh" jawab Fajar.


"Sama" sambut Disil dan Ryza.


"Aku mau jus mangga" pinta Ela.


"Aku mau El, kalau bisa rada asem - asem dikit ya Mas pasti wuiiih suegeeer banget" ucap Catherine.


"Mau donk, aku juga mau" ucap Keysha.


"Sama" balas Ditha.


"Betul.. betul.. betul.. aku juga sama" sambung Sintia.


"Hahaha... " Keysha kembali tertawa mendengar kata - kata Sintia.


"Udah semua kan pesanannya, ada lagi?" tanya Fajar.


"Seperti itu cukup Fa, nanti kan kita bisa saling icip" jawab Keysha.


"Oke, cukup Mas itu aja pesanannya. Ingat ya, gak pakai lama" tegas Fajar.


"Baik Pak" jawab pelayan.


Pelayan pergi meninggalkan meja Geng ERASADIS untuk mempersiapkan pesanan mereka dengan secepatnya.


"Ry, kok bisa sih kefikiran makan di sini?" tanya Ela penasaran.


"Aku kan pecinta seafood El jadi aku pengen aja makan di sini, dulu pernah beberapa kali makan di sini. Kenapa kamu suka?" Ryza balik bertanya.


"Iya aku suka, suka suasananya. Ada aroma lautnya" Jawab Ela.


"Rame ya yang makan di sini?" ucap Catherine.


"Ini restoran paling terkenal di sini Ket, masakannya enak banget. Nanti kamu coba deh pasti ketagihan. Siap - siap aja Raf si Keket sering - sering minta bawa ke sini" goda Ryza.


"Oh gak masalah Ry, apa sih yang nggak untuk istriku" jawab Rafa sambil menggenggam tangan istrinya.


"Awww... " Keysha terlihat meringis sambil memegang perutnya.


"Kenapa yank, perut kamu sakit? " tanya Aby khawatir.


"Iya Kak kenapa?" Ela juga tampak khawatir.


"Perutku bergerak, anak kita mulai menendang Mas, sini pegang sebelah sini" Keysha meraih tangan suaminya dan meletakkannya ke arah perutnya yang bergerak tadi.


"MasyaAllah sayang... Iya aku ngerasain. Ih lucu. Alhamdulillah anak kita sehat" ucap Aby terkejut bahagia.


"Waaah udah mulai ada tendang ya.. berarti Ditha juga sebentar lagi ngerasain donk. Gak sabar ya Mas nunggu anak kita nendang" sambut Ela.


"Aku kok jadi lucu ya El ngebayangin kalau anak kamu nendang, secara yang di dalam ada tiga anak. Apa gak beneran jadi drumband tuh perut di gebukin dari dalam" ledek Disil.


"Maaaaas" cegah Ditha.


Ela langsung melirik kesal ke arah Disil.


"Sirik aja kamu bambang, biarin mau perut aku jadi drumband aku gak peduli. Yang penting kata dokter anak - anakku aktif dan sehat. Tadi aja waktu di USG mereka lagi gandengan tangan" ungkap Ela bangga.


"El kapan - kapan aku mau donk lihat kamu USG" ucap Ditha.


"Iya aku mau juga, seru kan lihat tiga bayi di layar monitor" sambut Catherine.


"Aku juga ikut ya El" ucap Keysha.


"Aku juga" sambung Sintia.


"Tenang.. nanti kalau pemeriksaan berikutnya para wanita boleh ikut masuk. Tapi para pria gak boleh ya" tegas Fajar.


"Duh nak masih dalam perut aja kamu udah gemesin. Nanti kalau lahir jangan ngeselin Mama ya seperti si bambang itu" Ela melirik kesal ke arah Disil.


"Sorry My honey bunny sweety.. Aku tadi spontan aja ngebayanginnya" jawab Disil jujur.


"Untung kamu cuma ngebayangin itu, kalau ngebayangin yang lain... ? " ucap Rafa usil.


"Siap - siap aja dapat tendangan halus dariku" jawab Fajar.


"Hahahaha..... rasakno.. " jawab yang lain melirik Disil.


Tiba-tiba tawa mereka terhenti dengan kedatangan seseorang di hadapan mereka.


"Wah.. wah.. enak ya. Udah pada bahagia semua.... "


.


.


BERSAMBUNG


jeng... jeng... siapa tuh????