Find The KEY

Find The KEY
Ep. 137



Fajar berharap lirik lagu yang mereka nyanyikan tadi bisa mengena ke hati Ela. Ela memainkan gitar dengan perasaan yang berkecamuk.


Apa nih maksud syair lagu Fajar, apa dia nyindir perasaanku? Apa iya yah aku sudah siap tuk jatuh cinta lagi? Batin Ela.


El apakah lagu yang kita nyanyikan masuk sampai ke dalam hatimu? Aku serius padamu El, siapkah kau tuk jatuh cinta lagi? Batin Fajar.


Lagu kedua berakhir, tepuk tangan dari para penonton sangat riuh menggema di dalam ruangan itu.


"Waaah gak nyangka Mas, ternyata Fajar seserius itu pada Ela" ucap Sintia dari atas pelaminan.


"Aku juga sama sayang, belum pernah Fajar melakukan hal segila ini. Ternyata anak itu bisa gila juga kalau sudah jatuh cinta" balas Ryza.


Sial lagi - lagi Fajar menunjukkan dan mengungkapkan isi hatinya pada Ela. Aku benar - benar harus segera bertindak nih. Batin Rafa.


Waaaah gila cowok aneh itu, sepertinya dia benar - benar jatuh cinta sama Ela. So sweet Princess sepertinya pangeran berkudamu sudah datang. Batin Catherine.


"Benar - benar duet maut ya Mas, Mbak. Tepuk tangannya sudah sejuta umat" canda pembawa acara.


Fajar dan Ela tersenyum malu - malu.


"Terimakasih Mas Mbak, penampilan kalian sangat menghibur. Semoga segera menyusul ya" doa Pembawa Acara.


Ela mengankat tangannnya ingin melambaikan tangan memberi kode kalau mereka bukan pasangan tapi Fajar langsung mencegahnya.


"Aamiin.." balas Fajar.


Sontak dimeja keluarga dan teman - teman mereka duduk seketika jadi riuh.


"Cuit.. cuit... " Teriak Shakira dan Auza. Begitu juga Vino adik lelaki Keysha.


Fajar dan Ela turun dari atas pentas dan kembali ke tempat duduk mereka semula. Fajar melihat seluruh keluarganya senyum mengandung arti terlebih Papanya.


Sedangkan orangtua Ela tatapannya menyimpan sejuta pertanyaan. Namun karena suasananya lagi ramai mereka lebih memilih diam.


Saat sedang asik berbincang tiba - tiba datang seorang wanita menyapa mereka.


"Hai semuaaaa" sapa perempuan itu.


"Lisa" ucap Geng ERASADIS.


Catherine berbisik ke arah Ela.


"Who?" tanyanya.


"Mantannya si Rafa" jawab Ela.


"Hai Raf, lama tidak bertemu. Apa kabar?" tanya Lisa tak tau malu.


"Hai Aby, Disil, Ditha dan Ela. Oh iya Ela lama ya di Indonesia?" tanya Lisa.


"Aku menetap di Indonesia sekarang" jawab Ela.


"Waah bagus donk, kamu masih punya hutang janji lho padaku" ungkap Lisa.


Ela hanya tersenyum dan malas menanggapinya.


"Siapa dia Princess, dan hutang apa kamu padanya?" tanya Fajar penasaran.


"Dia Lisa, mantannya Rafa. Dulu aku pernah janji untuk membantunya berbaikan dengan Rafa tapi sekarang aku menyesal berjanji padanya karena Rafa tidak mencintainya lagi" jawab Ela dan di dengar oleh Catherine dan Fajar.


"Tenang El ada aku. Kita selesaikan secara bersih.. set... seeeet.." sambut Catherine.


"Baiklah, tugas kamu ya" jawab Ela.


"Kamu mau aku bantuin Ket?" tanya Fajar.


"Boleh.. boleh banget. Sebentar ya aku mau ambil minum dulu" ucap Catherine sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Fajar.


Catherine bangkit dari tempat duduknya yang terletak di antara Ela dan Rafa. Melihat ada kursi duduk Lisa langsung mengambil kesempatan.


"Boleh aku duduk di sini?" tanya Lisa.


"Silahkan" jawab Ela.


"Kenalkan Fa, Lisa ini perwakilan dari PT. XX yang sedang bekerjasama dengan perusahaan kita" ucap Keysha.


"Ow yah, senang berkenalan dengan anda Nona Lisa" sambut Fajar sambil mengangkat tangannya dan meletakkannya di dada.


Ela tersenyum karena merasa lucu.


"Maaf anda siapa ya, aku kok baru lihat kali ini?" tanya Lisa.


"Dia calon CEO Barrakh Corp yang baru. Fajar Barrakh" jawab Keysha memperkenalkan Fajar.


Lisa adalah sekretaris Perusahaan XXX yang sebelumnya menjalin kerjasama dengan Perusahaan Barrajh Corp. Selama ini dia dan Bosnya selalu bertemu dengan Kevin.


Keysha mengenalnya karena saat ini dia yang menggantikan semua pekerjaan Papanya termasuk melanjutkan kerjasama Perusahaan Barrakh Corp dengan Perusahan XXX.


Tak lama Catherine datang dengan membawa dua gelas minuman. Ketika dia sedang menuju tempat duduknya yang saat ini sudah di duduki Lisa mantan pacarnya Rafa tiba - tiba Fajar mengeluarkan kakinya dan Catherine tersandung.


Air yang ada di dalam dua gelas dalam pegangan Catherine tumpah tepat ke wajah dan baju Lisa. Fajar mengedipkan matanya ke arah Catherine.


"Apa - apaan ini?" ucap Lisa emosi.


"Maaf Nona aku tidak sengaja, kakiku tadi tersandung" jawab Catherine.


Fajar tersenyum tipis ke arah Catherine.


"Hey Bule kurang ajar kamu punya mata nggak sih? Jalan pakai mata donk" ucap Lisa.


"Yeeee... anda salah Nona kalau jalan itu pakai kaki. Mata untuk melihat. Kamu disekolahin apa nggak sih?" balas Catherine.


Tawa Disil pecah, mendengar jawaban Catherine. Fajar tersenyum - senyum.


Sedangkan Ela masih menyaksikan aksi Catherine. Belum tau si Lisa kalau si Keket Bule gila. Batin Ela.


"Ngajak berantem kamu ya. Siapa sih kamu?" tanya Lisa.


"Aku pasangannya Rafa malam ini" jawab Catherine puas.


Mampu* lo, panas tuh kuping, mata dan hati lo. Batin Catherine


"Oh jadi dia ini pacar kamu yang baru Raf? Aku gak nyangka selera kamu berubah sekarang ya. Suka sama Bule gila kayak gini" ucap Lisa mengejek.


"Jaga mulut anda ya Nona, gini - gini di London aku lulusan terbaik jadi itu sudah cukup membuktikan kalau aku nggak gila" balas Catherine.


"Hajar Ket" ujar Ela pelan


"Ooo.. kamu dari London rupanya. Dia teman kamu El? Bisa gak teman kamu ini diajari bahasa Indonesia yang baik dan benar?" ucap Lisa pada Ela.


"Waaaah kamu salah Lis, enam tahun aku sudah ngajari dia bahasa Indonesia yang baik dan benar kalau nggak mana mungkin dia fasih bahasa Indonesia" jawab Ela.


"Heh mantan yang terbuang, kalau sudah putus ya putus aja. Gak usah cari - cari perhatian pura - pura nyamperin dan duduk dekat Rafa. Malam ini aku pasangan Rafa, jadi kamu minggir sana" usir Catherine.


"Apa kamu bilang aku mantan yang terbuang?" Lisa semakin emosi.


"Stop Lisa, aku harap kamu bisa pergi dari sini. Jangan buat keributan dalam pesta ini. Jaga sikap kamu" tegas Rafa.


"Raf kamu bela Bule gila ini?" tany Lisa dengan wajah sedih dan ingin menangis.


"Ya jelaslah aku kan pasangannya malam ini sedangkan kamu cuma mantan yang terbuang. Masa jabatan kamu sudah habis, sekarang kamu sudah almarhumah jadi kekasih Rafa. Sana hus.. hus.." usir Catherine.


Fajar, Ela dan yang lainnya senyum - senyum mendengar perkataan Catherine.


"Sudahlah Lis, kamu jangan mempermalukan diri kamu sendiri. Tadi kan Catherine sudah minta maaf dan dia tidak sengaja melakukannya" bela Rafa.


"Kamu bela dia Raf, cewek yang baru kamu kenal, sedangkan aku sudah tujuh tahun mengenal kamu" airmata Lisa mulai mengalir.


"Sorry Lis kita sekarang sudah putus dan malam ini Catherine memang pasangan aku jadi tolong kamu hormati keputusanku" tegas Rafa.


"Aku gak menyangka secepat itu kamu melupakanku. Kami juga El, kamu bilang kamu akan membantu aku untuk berbaikan dengan Rafa ternyata kamu malah ngenalin teman bule kamu ini sama dia. Aku gak menyangka ternyata kamu wanita munafik. Tampang aja yang sok alim" umpat Lisa.


Ela mengepal tanggannya karena emosi.


"Jaga mulut anda Nona. Segera tinggalkan ruangan ini atau saya akan segera memanggil bagian keamanan" ancam Fajar.


"Kalian sengaja mempermalukan aku. Lihatlah aku akan membalasnya" ucap Lisa sambil berlalu dari meja mereka.


.


.


BERSAMBUNG