
My Princess 💖
Aku sudah putuskan, aku akan jadi pasangan kamu di pernikahan Ryza dan Sintia
Pria Menyebalkan 😈
Terimakasih Princess. Apa kamu ada waktu sabtu atau minggu ini keluar bersamaku?
My Princess 💖
Boleh, tapi apakah aku bisa mengajak Catherine ikut bersamaku?
Pria Menyebalkan 😈
Tentu saja. Aku tidak keberatan, asal dia bisa jaga jarak denganku.
My Princess 💖
Dia sudah tau penyakitmu, aku yakin dia bisa jaga jarak denganmu
"Ket besok kita jalan - jalan yuk?" ajak Ela.
"Kemana El?" tanya Catherine penasaran.
"Si Fajar ngajak keluar jadi sekalian aku bilang, aku mau bawa kamu. Sejak kamu di Indonesia kamu kan belum pernah jalan - jalan di Jakarta" jawab Ela.
"Okey... aku mau" balas Catherine antusias.
Keesokan harinya Fajar sudah tiba di rumah Ela jam sepuluh pagi. Dengan pakaian santai dia terlihat lebih fresh dan tampan. Fajar sudah menunggu Ela di teras depan rumah.
"El kok lelaki itu lebih tampan dari yang terakhir aku lihat?" tanya Catherine.
"Perasaan wajahnya gak pernah berubah Ket, dari dulu gitu - gitu aja" jawab Ela.
"Kemarin dia datang sangat tergesa - gesa El dan wajahnya terlihat sangat tegang. Sekarang sepertinya dia lebih santai dan rileks membuat dia terlihat semakin tampan" puji Catherine.
Ela memperhatikan Fajar dari dalam rumah.
Benar juga kata si Keket. Pria menyebalkan itu lebih segar kelihatannya. Seperti mangga yang baru di petik rasanya menggiurkan. xixixix.. tawa Ela dalam hati.
Ela dan Catherine keluar rumah bersamaan.
"Sudah lama menunggu?" tanya Ela.
"Baru kok, baru lima menit. Kalian sudah siap?" Fajar balik bertanya.
"Hai Mr. Barrakh senang bertemu kamu lagi" sapa Catherine pada Fajar.
"Senang bertemu dengan kamu Miss Catherine. Terimakasih atas bantuan kamu kemarin, akhirnya aku sudah menemukan My Princess" jawab Fajar
"My Princess?" Catherine merasa terkejut dan melirik ke arah Ela.
"Sudah ah.. yuk kita pergi" ajak Ela.
Akhirnya mereka melangkah menuju mobil Fajar.
Saat bersamaan mereka hendak pergi Rafa juga sampai di depan rumah Ela dengan berjalan kaki. Maksud hati dia ingin main ke rumah Ela di hari libur ini.
"Kalian mau pergi?" tanya Rafa.
"Iya, ikut yuk" ajak Ela.
"Ah gak usah El, kalian kan memang mau pergi bertiga" tolak Rafa.
"Gak apa - apa Raf, makin rame makin seru. Sudah ikut saja" ajak Fajar.
"Aku ganti baju dulu ya" ucap Rafa.
"Wait... kamu bawa dompet?" tanya Ela.
"Bawa " jawab Rafa singkat.
"Bawa Hp?" tanya Ela lagi.
"Bawa" jawab Rafa bingung.
"Perfect.. udah gak usah ganti baju. Begini aja udah cuakep" puji Ela.
"Betul Raf gak kalah keren kok sama si GM TBF Hotel ini" ujar Catherine.
"Baiklah kalau begitu aku ikut" jawab Rafa.
"Mau kemana nih?" tanya Fajar.
"Ke Dufan udah dua minggu yang lalu. Kita kemana ya enaknya bawa si Keket ini. Ada yang bisa kasih saran?" tanya Ela.
"Ke Taman Mini gimana? Disana Catherine bisa keliling mininya Indonesia" jawab Fajar memberi ide.
"Cakeeeep kamu Fa kasih ide brilian" puji Ela.
Fajar tersenyum sambil melirik wajah Ela dari kaca spion.
Apa, Ela dan Fajar sudah pernah jalan ke Dufan dua minggu lalu, itu artinya mereka hanya pergi berdua. Waaah gawat nih, aku bisa ketinggalan jauh dari si Fajar. Batin Rafa.
"Bagaimana menurut kamu Raf?" tanya Fajar. Fajar mencoba mengajak Rafa bicara karena dari tadi Rafa diam saja.
"Aku sih ikut saja, kan kamu yang bawa jalan" jawab Rafa.
Fajar mengarahkan mobilnya ke arah TMII. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di lokasi. Ela mengenalkan rumah - rumah adat yang ada di Indonesia juga ragam bangsa dan suku yang di miliki Indonesia.
Catherine terlihat sangat senang dan suka di ajak ke sini. Dia jadi mendapatkan ilmu baru tentang budaya Indonesia.
"Ternyata Indonesia sangat kaya akan budaya ya El?" tanya Catherine takjub.
"Oh iya donk" jawab Ela bangga.
"Ini namanya rumah gadang, rumah adatnya orang minang terletak di Provinsi Sumater Barat dan Ibu Kotanya Padang" Ela menjelaskan.
"Aku seperti pernah dengar El, masakan dari daerah ini sepertinya masuk dalam daftar masakan terenak di dunia kan?" tanya Catherine penasaran.
"Yup betul, namanya rendang. Nanti kapan - kapan aku ajak kamu makan rendang deh" balas Ela.
"Ke rumah aku aja El, Mamaku jago buat rendang karena Papa suka sekali masakan itu. Tadi sepertinya Mama mau masak itu di rumah, karena dari kemarin Papa sudah minta di buatin rendang buatan Mama yang spesial" ucap Fajar.
"Nah rezeki banget Ket, habis dari sini kita ke rumah Fajar makan rendang, gimana?" tanya Ela.
"Waaah senangnya" jawab Catherine.
"Kamu kok diam aja Raf, lagi sariwawan ya" goda Ela.
"Sariawan El bukan sariwawan" potong Rafa.
"Sengaja biar kamu koreksi. Mau ngetes kamu masih hidup atau nggak hehehe" ledek Ela.
"Raf kamu tau gak di London ada orang seminggu gak mau ngomong akhirnya meninggal" ucap Catherine serius.
"Ow yah kenapa?" tanya Rafa serius.
"Karena kecapekan jalan" jawab Catherine.
"Apa hubungannya?" tanya Rafa bingung.
"Dia jalan terus gak mau nanya - nanya sama orang di mana alamatnya ya udah muter - muter aja sampai mati hahaha" Catherin tertawa renyah sementara Ela tertawa karena melihat wajah polos Rafa yang bertanya serius.
Fajar senyum - senyum, Rafa gak tau kalau dia dikerjain Keket.
"Sial aku di kerjain dasar ular Keket" umpat Rafa.
Catherine dan Ela samakin keras tertawa.
Ternyata si Keket sama Ela sama sablengnya. Batin Fajar yang melihat mereka kompak tertawa.
Setelah hampir seharian mereka keliling TMII akhirnya mereka pulang menjelang sore. Seperti janji Fajar sebelumnya dia akan mengajak Catherine, Ela dan Rafa ke rumahnya untuk makan rendang buatan Mamanya.
Sebelumnya dia sudah memastikan terlebih dahulu pada Mamanya apakah Mamanya beneran masak rendang. Ternyata fellingnya gak salah, pasti Ela dan teman - temannya makan dengan lahap nanti malam di rumahnya. Dan pasti juga Papa dan Mamanya senang banget dengan kedatangan Ela ke rumahnya.
Menjelang maghrib mereka sudah sampai di rumah Fajar. Fajar memarkirkan mobilnya di halaman rumahnya dan langsung mengajak Ela dan teman - temannya masuk ke dalam rumahnya.
"Assalamu'alaikum Ma Pa" sapa Fajar ketika memasuki rumah.
Omar dan Jasmine saat itu sedang duduk santai di ruang TV terkejut melihat kedatangan Ela.
"Pa lihat siapa yang datang" Jasmine langsung berdiri menyambut kedatangan Ela.
"Eeeh calon mantu rupanya yang datang....."
.
.
BERSAMBUNG