
Di rumah Disil dan Ditha.
Sitha yang sudah kelaperan dari tadi malam berjalan dengan lemas.
"Sit makan dulu yuk" ajak Ditha.
"Aku gak mau Ma. Aku kan lagi mogok makan" ucap Sitha duduk di depan meja makan dan kemudian meminum susu yang disediakan Ditha sampai habis dalam
"Lho katanya lagi mogok makan. Kok susunya habis?" goda Disil.
"Aku kan lagi mogok makan Pa bukan mogok minum" jawab Sitha.
Disil melirik Ditha dan tersenyum. Sebenarnya kasihan melihat anaknya kelaparan tapi biarin aja deh. Sekalian mau lihat seteguh apa mereka memperjuangkan tekad mereka untuk liburan ke London.
"Mas udah siap, mau aku bawain bekal ke kantor?" tawar Ditha.
"Mau donk yank. Bawain bekal yang banyak, kan Sitha gak makan. Bisa donk jatah Sitha untukku saja" sindir Disil sesekali melirik Sitha yeng cemberut.
Ditha memasukkan makanan ke dalam wadah untuk dibawa Disil ke kantor. Tak lama mereka pergi.
"Yuk Pa kita berangkat, nanti aku telat" ucap Sitha.
Sitha dan Disil masuk ke dalam mobil dan melaju menuju sekolah Sitha.
Di rumah Orangtua Aby.
"By kamu gak makan?" tanya Alexa.
"Dia masih mogok makan lho Oma" sambut Opa sambil mengedipkan mata kepada Alexa, Aby dan Keysha.
Shaby terlihat tenang dan duduk di meja makan tanpa menyentuh makanan sedikitpun.
"Berarti hari ini Papa gak kasih kamu uang jajan ya. Kamu kan lagi mogok makan?" ucap Aby menggoda Shaby.
"Uang jajankan bukan untuk jajan saja Pa. Aku kan mau nabung" protes Shaby.
"Eh iya Papa lupa. Kalau gak jajan berarti uangnya di tabung. Nih Papa kasih uang untuk di tabung" Aby memberikan uang jajan lebih banyak dari biasanya.
Dia sangat yakin kalau nanti anak - anak F3STER akan makan di sekolah. Karena kalau di rumah mereka lagi mogok makan.
Shaby mengambil uang yang diberikan Aby dengan hati senang.
"Kamu mau bekal sayang?" tanya Keysha.
"Sayaaaaang.. Shaby lagi mogok makan lho" goda Aby lagi.
"Yah siapa tau mogok makannya cuma di rumah. Kalau di sekolah kan bisa makan" sindir Keysha sambil tersenyum.
Shaby terlihat makin cemberut karena di ledekin Papa, Mama, Opa dan Omanya.
"Udah ah dari tadi ledekin Shaby terus. Cepetan By, nanti Shaby terlambat ke sekolah" perintah Alexa.
"Iya Ma, Yuk Shab kita berangkat" ajak Aby.
Mereka segera berpamitan dan melangkah keluar menuju mobil dan berangkat ke sekolah Shaby.
Sesampainya di sekolah sudah menunggu Fathir, Ryntia, Triplet dan Sitha.
"Kalian pasti laperkan?" tanya Fathir.
"Iya, mana Mama masak sarapan enak banget lagi hari ini" jawab Elfa kesal.
"Hampir saja tadi aku tergoda" sambut Fael.
"Nih aku bawain bekal untuk kalian" Ryntia mengeluarkan bekal makanan yang dia bawa dari rumah.
"Tadi aku minta Bibik masukin makanan banyak" ucap Ryntia dan memberikannya pada teman - temannya.
"Aku juga bawa roti nih, pakai selai coklat" Fathir juga memberikan bekalnya.
"Asiiiiik... aku laper banget dari tadi malam gak makan" ucap Shaby antusias.
"Aku juga cuma minum susu aja satu gelas tadi pagi" sambung Sitha.
"Lho kamu kok minum Sit, itu namanya sama saja" ujar Shaby.
"Kita kan cuma mogok makan bukan mogok minum" balas Sitha
"Iya ya, bener juga kamu bilang itu. Kalau begitu di rumah aku masih boleh minum" sambung Shaby.
Mereka dengan lahapnya memakan bekal yang di berikan Fathir dan Ryntia untuk sarapan pagi.
"Trus makan siang kita gimana?" tanya Sitha.
"Aku tadi di kasih uang sama Papa banyak. Lebih banyak dari biasanya. Walau Papa bilang untuk di tabung tapi aku rasa tidak apa - apa kalau di pakai untuk beli makanan" jawab Shaby.
"Kami juga sudah bawa uang tabungan untuk makan siang ini" sambut Fael.
"Nanti sebelum supir datang menjemput kita makan dulu di kantin" ujar Elfa.
"Oke Elf.. udah yuk, sebentar lagi guru masuk" balas Sitha.
Mereka kembali ke meja masing - masing dan bersiap - siap untuk ujian. Hari ini adalah hari terkahir ujian. Minggu depan mereka akan menerima raport.
Setelah itu dilanjut liburan semester plus libur akhir tahun selama tiga minggu. Dan akan sekolah kembali awal tahun.
"Guys... setelah ini kita kemana?" tanya Shaby.
"Yang jelas tidak ke rumah kamu, kami dan Sitha. Karena kita lagi mogok makan kan?" sambut Fael.
"Haaaaa... aku punya ide" jawab Elfa.
"Apaan Elf, idenya jangan yang serem - serem lagi ya. Aku gak sanggup" sambut Sitha.
"Tenang, sangat aman untuk kita dan kita juga akan kenyang di sana" jawab Elfa.
"Kemana? " tanya F3STER kompak.
"Ke rumah Opa" jawab Elfa dengan senyum kemenangan.
"Opa mana?" tanya Shaby.
Karena Opa mereka ( Opa Aditya) sudah tau mengenai aksi mereka.
Aby masih tinggal di rumah orangtua mereka. Karena Aditya dan Alexa tidak memberi izin mereka untuk pindah rumah. Mereka sangat kesepian jika Aby dan keluarga keluar dari rumah.
"Bukan Opa Adit, itu sama aja ke rumah kamu. Ke rumah Opa Barrakh donk" jawab Elfa.
"Iya yah kenapa gak kefikiran dari tadi. Opa pasti mau bantu kita" sambut Fela.
"Betul.. kamu emang keren Elf" puji Ryntia.
"Siapa dulu... Elfaaaaa" ucap Elfa bangga.
"Ya udah yuk kita ke rumah Opa kamu" ajak Fathir.
"Yuk.. yuk.. cepetan. Udah gak sabar nih makan cake buatan Oma" sambung Fela.
"Aduh aku udah laper lagi membayangkan cake Oma" balas Ryntia.
F3STER segera meninggalkan kantin sekolah dan berlari menuju mobil jemputan sekolah mereka.
"Pak, kami mau ke rumah Opa Barrakh ya" perintah Fael..
"Opa Barrakh yang mana Den?" tanya supir sekolah mereka yang memang disediakan Fajar untuk menjemput anak-anak pulang dari sekolah.
"Opa Barrakh donk, Opa Barrakh yang mana lagi Pak?" Fael balik bertanya.
"Opa Barrakh kan ada dua Den. Opa Omar dan Opa Kevin" jawab Sang Supir.
"Eh iya lupa" jawab Fael.
"Opa Omar Pak" sambung Elfa.
"Baik Non. Siap - siap ya. Kita berangkaaaaat" teriak Pak Supir.
"Let's goooooo" sambut F3STER.
Satu jam kemudian mereka sudah sampai di rumah Omar Barrakh.
"Opaaaaaaa... Omaaaaaa" teriak Triplet.
"Fael, Fela dan Elfa.... " sambut Omar senang melihat cucunya datang.
Tak lama F3STER sudah turun dari mobil.
"Wah rame rupanya" ucap Omar.
"Oma mana Opa?" tanya Fael.
"Di dalam. Masuk yuuuk" ajak Omar.
Mereka masuk ke dalam rumah Omar.
"Omaaaaaa" panggil Fela.
"Waah ada cucu - cucu Oma yang cantik dan ganteng datang" sambut Jasmine.
"Oma buatin makanan enak donk" pinta Fela.
"Makanan enak? Mau Oma masakin apa?" tanya Jasmine penuh kasih sayang.
"Apa aja deh Oma yang penting yang enak - enak" jawab Fael.
"Iya soalnya dari pagi kami gak makan" sambut Shaby.
"Lho kok gak makan, kenapa?" Jasmine terkejut dan merasa heran.
"Karena kami lagi mogok makan" ungkap Elfa.
"Mogok makan?"
.
.
BERSAMBUNG