
Setelah pertemuan mereka dengan Lisa di Trans Studio Bandung, anggota Geng ERASADIS saling bertukar nomor handphone dengan Lisa.
Kemudian mereka makan dan bermain bersama selama berada di Trans Studio Bandung. Tak terasa waktu bergulir sampai sore. Mereka berpisah karena harus kembali ke Jakarta.
Mereka membuat janji untuk bertemu kembali nanti di Jakarta. Bagaimanapun Lisa pernah dekat dengan mereka selama enam tahun. Tidak mudah melupakan seorang teman begitu saja.
Walau pernah ada perselisihan diantara mereka tetapi semua telah diselesaikan dengan baik dan damai. Semua merasa tenang dan bahagia.
Geng ERASADIS langsung pulang kembali ke Jakarta dan mereka sampai di rumah masing-masing malam hari.
Setelah bersama - sama mengurus buah hati mereka sampai semuanya terlelap, Fajar dan Ela kembali ke kamar mereka.
"Alhamdulillah ya Mas, akhirnya kisah hidup Lisa bahagia. Dulu aku kira dia akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa" ucap Ela.
"Mungkin saat bertemu dengan suaminya dia menemukan seseorang yang sabar dan bisa mengerti dirinya yank. Mungkin Faisal juga yang membuat Lisa sembuh menjadi wanita keibuan seperti sekarang ini" jawab Fajar.
"Yah walaupun anak laki-laki itu bukan anak kandungnya, setidaknya Lisa bisa memberikan kasih sayangnya pada putra Faisal. Walaupun anak tiri aku yakin kalau Lisa mendidik dan menjaga anak itu dengan baik pasti anaknya juga akan sayang kepada Lisa" balas Ela.
"Kamu benar sayang. Kasih sayang yang tulus akan mendapatkan balasan yang baik. Aku yakin itu" sambung Fajar.
"Iya Mas, Allah masih sayang kepada Lisa. Dia masih diberikan kesempatan untuk bertaubat dan bahagia" ucap Ela.
"Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang sayang, selama manusia menyadari kesalahannya dan berjanji untuk merubahnya, percayalah Allah akan membalasnya dengan sesuatu yang lebih besar dan tidak pernah kita bayangkan sekalipun" ujar Fajar.
"Mas benar" sambut Ela.
"Sekarang kita istirahat ya sayang. Mas udah ngantuk. Triplet kita pasti sedang mimpi indah sekarang" balas Fajar.
Fajar memeluk mesra tubuh istrinya dan tak lama kemudian mereka pun terlelap.
Semantara di rumah Lisa.
"Akhirnya aku bisa tidur dengan tenang Mas" ucap Lisa.
"Syukurlah semua selesai dengan baik dan semuanya senang" balas Faisal.
"Iya, empat tahun aku menanti - nantikan hal ini, tak pernah terbayangkan olehku Allah menyusun rencana seperti ini. Aku sudah bulak balik memantapkan niatku untuk menemui mereka tapi bulak balik juga semangatku jungkir balik Mas. Hari ini tanpa direncanakan akhirnya bisa bertemu" ucap Lisa dengan mata berbinar bahagia.
"Mudah - mudahan ini awal yang bagus untuk rumah tangga kita sayang, dan semoga buah hati kita di dalam ini juga ikutan senang karena Mamanya sedang bahagia" Faisal mengelus lembut perut Lisa yang sedang hamil anak mereka.
Di rumah Rafa.
"Aku tidak menyangka bisa bertemu Lisa hari ini Mas" ucap Catherine.
"Iya sayang, aku juga tidak menyangka dia sudah kembali seperti dulu. Aku mengenal sorot matanya" jawab Rafa.
"Terus kamu rindu Lisa yang dulu?" tanya Catherine cemburu.
"Sayaaaaang... dia itu masa laluku, kamulah masa depanku. Ngapain juga kita bahas soal masa lalu? Kamu masih gak percaya padaku?" tanya Rafa.
"Aku percaya Mas" jawab Catherine sambil tersenyum manja pada suaminya.
"Sebenarnya Lisa itu wanita yang baik, mungkin dulu dia khilaf dan tergoda dengan dunia dan terbawa arus pergaulan. Dia menjadi wanita penuh obsesi dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Syukurlah dia bertemu dengan suaminya yang sekarang. Kelihatannya dia pria yang baik dan sabar" ucap Rafa.
"Iya Mas, beruntung Lisa bertemu suaminya itu dari pada si Rudy penjahat kelami*" celetuk Catherine.
"Itu karena Allah masih sayang padanya. Allah beri dia teguran dengan kehilangan anaknya sampai dia stres. Kemudian dengan kehendak Allah juga dia bisa sembuh dan bertemu dengan suaminya sekarang" jelas Rafa.
"Rahasia Allah tidak ada yang tau ya Mas, asalkan kita ikhlas dan kuat menjalaninya Allah beri jalan yang lebih indah dari yang kita bayangkan" sambung Catherine.
"Makanya kita harus terus berbaik sangka kepada Allah dan janganlah kita menyalahkan sesuatu kepada Allah" nasehat Rafa.
"Iya imamku yang tampaaaan" Catherine memeluk tubuh suaminya.
Rafa membelai rambut Catherine dan mengecup puncak kepalanya lembut.
"Sekarang kita istirahat ya. Malam ini kita tutup pembicaraan kita tentang Lisa. Besok kita sambut hari yang lebih cerah lagi sayang" ucap Rafa penuh kasih sayang.
"Iya Mas, I love you" ujar Catherine.
"Love you too honey" balas Rafa.
********
Enam tahun berlalu dan sebentar lagi ulang tahun Fathir dan Rynta yang ke sepuluh.
Hebatnya F3STER, tujuh anak hanya memiliki tiga tanggal lahir karena Shaby dan Sitha sama tanggal lahirnya, triplet satu tanggal lahir dan terakhir Rynta dan Fathir satu tanggal lahir.
Fathir mempunyai keinginan saat dia ulang tahun dan ini akan dia utarakan kepada teman - temannya saat mereka sedang di sekolah menunggu jemputan pulang.
"Ryn saat ulang tahun nanti kamu minta kado apa dari Papa dan Mama kamu?" tanya Fathir.
"Belum tau Fat, aku belum memikirkannya. Kamu?" tanya Ryntia balik.
"Aku sudah merencanakan sesuatu" jawab Fathir.
"Apaan itu?" tanya Ryntia.
"Aku mau minta sama Mommy dan Daddy jalan - jalan ke rumah Grandpa dan Grandma" jawab Fathir.
"Maksud kamu ke London?" tanya Ryntia.
"Iya" balas Fathir.
"Ih enak banget, ikut donk Fat" pinta Ryntia.
"Siapa yang mau ke London?" tanya Fael yang mendengar kata London di sebut oleh kedua sahabatnya.
"Ini si Fathir mau minta pergi ke London sama mommy dan daddynya saat dia ulang tahun" jawab Ryntia.
"Itu masih rencana Ryn, belum juga dikabulin. Maklumlah para orangtua kita kan sibuk, susah pergi jauh - jauh" sambut Fathir.
"Kita ikutan yuk kak. Kan seru pergi rame - rame naik pesawat Opa" sambung Fela.
"Kalau pergi jauh begitu susah pasti terkabulnya. Papa Mama kita kan kerjanya saling berhubungan. Kalau semua pergi gimana coba kantor mereka?" tanya Shaby.
"Mereka kan punya bawahan yang bisa menggantikan pekerjaan mereka?" ucap Sitha.
"Iya benar tuh" sambut Ryntia.
"Gimana ya caranya, kamu punya ide Elf? Biasanya kamu paling bisa diandalkan?" tanya Fathir.
"Sebentar ya aku fikirkan" Elfa terlihat sedang berfikir.
Para sahabatnya terlihat sabar menunggu.
"Mmm.... aku punya nih ide yang sedikit ekstrim tapi janji ya kalian harus mau kerjasama. Ini kan demi tujuan kita bersama" ucap Elfa.
"Emang apa rencana kamu?" tanya Fael penasaran.
"Sini mendekat, biar aku bisikin" perintah Elfa.
Serentak anggota F3STER mendekati Elfa dan mereka mendengarkan penjelasan Elfa dengan serius.
"Gila kamu Elf, kamu yakin akan dikabulkan?" tanya Fathir tidak yakin.
"Menurut penerawanganku sih akan dikabulkan. Secara perjuangan kamu dilahirkan kan sangat dramatis sampai nama kamu pakai kata juang. Aku yakin Mommy dan daddy kamu pasti mau" jawab Elfa.
"Iya juga sih Fath, Mommy dan Daddy pasti ngabulin. Kalau kamu gak percaya kita coba aja sekarang. Gimana?" tantang Sitha.
"Sini kita coba" Elfa mengeluarkan ponsel dari dalam bajunya.
"Elf kamu bawa ponsel?" tanya Fela terkejut.
"Kaaaak kamu diam aja. Nanti kita ketahuan bawa ponsel ke sekolah" ucap Elfa.
"Ya sudah diam - diam semua. Udah kadung dibawa juga. Kalau ketahuan bisa bahaya kita semua nanti kena hukuman gara-gara satu orang. Lanjut Elf" sambut Shaby.
"Oke aku telepon aunty Keket ya" ucap Elfa sambil menekan nomor Catherine.
.
.
BERSAMBUNG
Jeng.. jeng.. jeeeeeng....
Ide apakah yang akan direncanakan F3STER tujuh anak ajaib?
Lanjut bacanyanya Guys...
Happy weekend 🥰🥰