
Akhirnya mereka berdiri dengan tertib dan sesuai rencana awal kembali pada pasangan masing-masing.
Ela dan Fajar sudah berdiri di depan, di belakang mereka ada Omar dan Jasmine, kemudian disusul Aditya dan Alexa, setelah itu ada Aby dan Keysha lalu Shakira dan sepupunya adik laki - laki Keysha. Kemudian berturut-turut pasangan Disil dan Ditha, Ryza dan Sintia, Jimmy dan Auza terakhir Rafa dan Catherine.
Pintu masuk ruangan resepsi terbuka, mereka masuk secara perlahan - lahan mengiringi dan mengantar pengantin sampai pelaminan.
Setelah kedua mempelai duduk di pelaminan baru kedua orangtua mengambil posisi duduk mereka masing-masing tepat di samping kiri dan kanan pengantin.
Baru para bridesmaid dan groomsmen kembali ke meja yang telah disediakan untuk para kerabat dan sahabat.
Acara berlangsung dengan megahnya. Musik hiburan mengalun juga tak kalah meriahnya. Kali ini pembawa acara memanggil orangtua dari mempelai wanita untuk menyumbangkan sebuah lagu.
Ini adalah permintaan dari pengantin wanita karena dia ingin sekali menyaksikan Papa dan Mamanya menyumbangkan sebuah lagu dalam acara pernikahannya.
Aditya dan Alexa berdiri dan berjalan ke atas pentas. Sebelumnya memang Ela sudah meminta kepada mereka sehingga Aditya dan Alexa sudah mempersiapkan lagu yang akan mereka nyanyikan.
"Malam ini kami akan mempersembahkan sebuah lagu untuk putri tercinta kami di hari bahagianya. Terimalah lagu berjudul 'Hilang Tapi Ada' by Judika, khusus untuk melepas kepergian putri kami untuk menempuh hidup barunya bersama suaminya. Maaf karena istriku yang lebih lihai dalam bermain gitar jadi aku akan bernyanyi di iringi permainan gitar istriku" ucap Aditya.
Sontak seluruh undangan bertepuk tangan menyambut kata sambutan dari orangtua pengantin wanita.
Musik mulai mengalun, suara petikan gitar Alexa terdengar begitu merdu. Alexa memetik gitar dengan lihai dan serius.
Pergi, tapi ada
Hilang, tapi ada
Kehadiranmu menjadikanku sempurna
Bersama kekasihku
Seiring waktu berjalan
Hari-hari kita lalui
Bungaku tumbuh berkembang mekar mewangi
Dan berseri
Musim berganti waktu
Saat kumbang mendekatmu
Mata memandangmu
Hatiku tak menentu
Aku bergetar saat kau memilih
Tak kuasa melepas bungaku
Mawar jantung hatiku
Pergi tinggalkanku
Demi cinta dan pilihanmu
Pergi, tapi ada
Hilang, tapi ada
Sesaat aku terkenang
Bayangmu dalam lamunan
Kerinduanku merasuk sampai jiwaku
Kuingin bertemu
Musim berganti waktu
Saat kumbang mendekatmu
Mata memandangmu
Hatiku tak menentu
Aku bergetar saat kau memilih
Tak kuasa melepas bungaku
Mawar jantung hatiku
Pergi tinggalkanku, woo
Hoo, musim berganti waktu
Saat kumbang mendekatmu
Mata memandangmu (memandangmu)
Hatiku tak menentu
Aku bergetar saat kau memilih
Tak kuasa melepas bungaku
Mawar jantung hatiku
Pergi tinggalkanku (tinggalkanku, tinggalkanku)
Demi cinta dan pilihanmu
Pergi, tapi ada
Hilang, tapi ada
Ooh, hmm
Aditya meneteskan air matanya. Kini putri tersayangnya sudah menemukan belahan jiwanya. Sudah selesai tugasnya menjaganya.
Kini tugas itu akan diteruskan oleh pria yang kini duduk bersanding di atas pelaminan bersama putri tersanyangnya.
Ela juga meneteskan airmatanya. Pria yang menyandang predikat sebagai cinta pertamanya sedari kecil terlihat bahagia sekaligus sedih melepas kepergiannya untuk menempuh hidup baru bersama kekasih hatinya.
Fajar menggenggam lembut tangan istrinya dan membelainya perlahan. Dia tau bagaimana perasaan mertua dan istrinya saat ini.
"Sayaaaang aku tau Papa dan Mama begitu menyayangi kamu, udahan nangisnya ya.. Kok aku berasa sudah menculik kamu ya" goda Fajar di atas pelaminan.
"Maaaaas" Ela yang sedang menangis jadi tertawa mendengar kata - kata suaminya.
Setelah musih berhenti seluruh tamu undangan bertepuk tangan riuh menyambut penampilan Aditya dan Alexa.
"Boleh donk Pak Bu nambah satu lagi lagunya, ya kan penonton. Apakah kalian setujuuuuuu" ucap pembawa acara.
"Setujuuuuu" jawab para tamu undangan.
Aditya dan Alexa saling pandang, kemudian mereka membisikkan judul sebuah lagu pada pemain musik.
"Baiklah kalau begitu kami akan menyanyikan satu lagu lagi ya, khusus untuk pengantin yang ada di sana" ucap Alexa tersenyum.
Tepuk tangan meriah kembali terdengan di iringi musik yang mulai mengalun kembali.
Dahulu engkau ada dikapku
Selalu aku ada memelukmu
Namun waktu begitu cepat berlalu
Kini kamu
Kan melangkah, jauh
Kau telah tetapkan pilihan hatimu
Tak mungkin kucemburu pun meragu
Kau katakan dialah cinta sejatimu
Kudoakan, kamu bahagia
Ela dan Fajar berdiri kemudian perlahan mereka berjalan menuju Alexa dan Aditya. Mereka berjalan saling bergandengan menuju pentas.
Alexa dan Aditya menyambut kedatangan mereka. Para tamu undangan semakin riuh bertepuk tangan menyaksikan keharmonisan pengantin dengan orangtua mereka.
Aku titipkan
Permata hatiku
Untuk kau miliki
Jangan Khianati
Atau kau sakiti
Cintai dia
Sebesar aku tulus mencintainya
Cinta tanpa syarat
Tanpa diminta
Jaga dia
Pastikan dirinya bahagia
Berjanjilah
Untuk selamanya
Aku titipkan
Permata hatiku
Untuk kau miliki
Jangan Khianati
Atau kau sakiti
Cintai dia
Sebesar aku tulus mencintainya
Cinta tanpa syarat
Tanpa diminta
Diakhir lagu Alexa dan Aditya memeluk kedua pengantin penuh kehangatan. Tamu undangan semua berdiri memberikan penghormatan kepada sepasang orangtua yang telah berbesar hati dengan rela dan ikhlas melepas anak mereka kepada seorang pria yang sudah menjadi pendamping hidupnya.
Suasana sedikit mengharu biru karena adegan di atas pentas.
"Waaaaah sekarang saya baru mengerti dari mana jiwa seni Mbak Ela mengalir, ternyata dari kedua orangtuanya ya" ucap pembawa acara yang memang kini sudah sangat mengenal keluarga itu. Karena dia sudah mengisi acara sejak dari pesta pernikahan Disil dan Ditha.
"Mumpung kedua pengantin sudah ada di atas pentas, bagaimana kalau kita minta mereka menyumbangkan sebuah lagu, setuju penonton?" pembawa acara melemparkan pertanyaan pada para tamu undangan.
"Setujuuuu... " jawab mereka serentak.
Kini yang berdiri di atas pentas sudah berganti. Hanya tinggal Ela dan Fajar yang berdiri di tengah-tengah pentas.
"Baiklah karena ini permintaan para undangan semua kami akan mencoba menyanyikan sebuah lagu. Sebelumnya kami berterima kasih kepada Allah SWT, berkat anugerahNYA kami bisa bertemu dan akhirnya sekarang sudah menikah. Kemudian kepada kedua orangtua kami yang telah membesarkan kami sampai seperti ini. Tanpa mereka tentu kami bukanlah apa - apa sampai hari ini. Terimakasi buat seluruh keluarga besar dan para sahabat yang sudah membantu proses pernikahan kami ini sejak awal. Terakhir para undangan, terimakasih kalian sudah hadir dalam hari bahagia kami. Terimalah persembahan dari kami 'Hari Bahagia' " ucap Fajar
Musik mulai mengalun mengiringi lagu pasangan pengantin ini.
Dipilih Tuhan
Kau yang pertama
Untuk masa depan
Dan selamanya
Dialah cahaya
Tuntunan ke surga
Dengarkan mereka
Tak berhenti berdoa
Aku yang kau pilih
Kamu yang kupilih
Cinta ini milik kita selamanya
I'm gonna marry you
I know that you'll be mine
I'm gonna give my world
You're the only one
Tell them everything
This is just beginning
Jangan tinggalkan aku
Di saat ku jatuh
You're the only one
Kupilih kau jadi imamku
Bukan yang lain
Cinta ini hanya untukmu
Kau bukan main
Bersamamu aku hadir
Selamanya hingga akhir
Terima kasih 'tuk semua rasa yang kau berikan untukku
I'm gonna marry you
I know that you'll be mine
I'm gonna give my world
You're the only one
Tell them everything
This is just beginning
Jangan tinggalkan aku
Di saat ku jatuh
You're the only one
Aku berjuang dapatkan restu
Kuhadapi walau mulutku kaku
Tangan, hatiku lemah dan bergetar
Temui ayah ibumu gemetar tapi
Biar kuungkapkan isi hati
Cintaku mengalir dalam nadi
Sampai rambut kita memutih
Ikhtiar takkan berhenti
I'm gonna marry you
I know that you'll be mine
I'm gonna give my world
You're the only one
Tell them everything
This is just beginning
Jangan tinggalkan aku
Di saat ku jatuh
You're the only one
You're the only one
Tepuk tangan yang meriah dari semua tamu undangan mengakhiri penampilan kedua pengantin malam ini.
.
.
BERSAMBUNG