Find The KEY

Find The KEY
Ep. 111



"Pagi Pa, Ma" sapa Fajar ketika tiba di meja makan untuk sarapan pagi.


"Pagi sayang, hari ini mau ke kantor Papa lagi?" tanya Jasmine.


"Nggak Ma, sementara urusan aku sama Papa sudah selesai. Aku mau urusan lain. Mencari antimoku My Princess" ucap Fajar.


"Emang kamu sudah tau di mana mau mencarinya?" Jasmine kembali bertanya.


"Sudah Ma, aku sudah dapat alamatnya. Tapi belum tau dianya ada di situ atau nggak" jawab Fajar.


"Semoga segera ketemu ya sayang jadi kamu bisa mengikuti jejak Keysha dan Ryza secepatnya. Dulu Papa dan Mama lho yang duluan nikah ketimbang Papa dan Mama mereka" ungkap Jasmine.


"Iya Ma, aku tau. Mama dan Papa kan selalu cerita itu. Oma dan Shakira kapan pulang Ma dari Bandung?" tanya Fajar.


"Hari minggu. Oma masih kangen sama adiknya di sana" jawab Jasmine.


"Mas kok diam saja dari tadi, sakit gigi?" tanya Jasmine pada suaminya.


"Aku mau bicara apa sayang. Capek aku ingatin Fajar kalau antimonya itu Ela bukan Princess gak jelas itu" ucap Omar.


"Pa.. please.. biarkan aku membuktikan kalau dia memang ada. Aku akan membawanya kepada Papa dan Mama" jawab Fajar meyakinkan.


"Silahkan kamu buktikan" sambut Omar.


Setelah selesai sarapan pagi Fajar langsung bergegas pergi untuk mencari alamat Princess sesuai informasi dari Catherine.


"Pa, Ma, Fajar pergi dulu ya" pamit Fajar sambil mencium tangan kedua orangtuanya.


"Iya sayang, semoga kamu berhasil menemukan Princess kamu ya" doa Jasmine.


"Hati - hati kamu" Omar mengingatkan.


"Iya Pa. Dah Ma, Pa. Assalamu'alaikum" ucap Fajar.


"Wa'alaikumsalam" jawab Omar dan Jasmine bersamaan.


Setelah kepergian Fajar, Omar langsung mengirimkan pesan kepada Ela.


Bos 1 Barrakh


Ela, Fajar sudah menuju ke Butik kamu. Kamu siap - siap.


Calon Mantu


Oke Om. Aku sudah siapkan semua. Om tunggu saja kabar dariku.


Ela tersenyum membaca pesan dari petinggi Barrakh Corp.


"Kamu kok senyum - senyum gitu?" tanya Aby penasaran.


"Ada janji ketemu sama calon pelanggan Kak" jawab Ela.


"Emang ada yang lucu dengan calon pelanggan kamu itu sampai kamu senyum senyum sendiri?" tanya Aby curiga.


"Ih Kakak kepo banget. Lebih baik aku senyum kan dari pada nangis" balas Ela.


"Sudah - sudah sarapan dulu, jangan berbicara saat makan" ujar Alexa.


Mereka sarapan pagi bersama. Seminggu ini Aby dan Keysha masih tinggal di rumah orangtua Aby karena hari senin mereka baru pulang dari London dan langsung kerja belum sempat beres - beres untuk pindahan.


"Kamu diantar ke kantor hari ini Key?" tanya Alexa.


"Iya Ma, aku bareng Mas Aby" jawab Keysha pada mertuanya.


"Bagaimana proyek kerjasama perusahaan kita?" tanya Aditya.


"Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti Pa. Kemarin Fajar juga sudah ikut mempelajari proyek ini" jawab Keysha.


"Fajar pulang sayang?" tanya Aby.


"Iya, Om Omar menyuruhnya pulang untuk mengurus perusahaan. Sepertinya sebentar lagi para tetua ingin istirahat" jawab Keysha.


"Bagus itu, sudah saatnya yang muda yang ambil peran menggantikan kami yang sudah tua ini. Sudah waktunya kami untuk istirahat dan hanya jadi penasehat" sambut Aditya.


"Tapi Fajar masih mempunyai suatu urusan Pa, mungkin setelah urusannya selesai baru dia bersedia untuk menggantikan Papanya di perusahaan" jawab Keysha.


"Lebih cepat lebih baik kan? Apalagi dia tamatan luar negeri dan punya pengalaman memimpin Hotel di London. Papa rasa dia sanggup menggantikan Papanya di perusahaan" balas Aditya.


"Key juga merasa dia pasti sanggup Pa, cuma dianya saja yang belum mau. Mungkin tak lama hal itu akan terjadi Pa" sambung Keysha.


"Udah Mas" jawab Keysha.


"Pa, Ma kami pergi dulu ya" Aby dan Keysha mencium tangan orangtua mereka untuk berpamitan berangkat ke kantor masing - masing.


"Yuk El, kami duluan ya" sapa Keysha.


"Oke kak, hati - hati" balas Ela.


"Kamu juga sudah mau berangkat sayang?" tanya Alexa pada Ela.


"Iya Ma, aku nunggu Rafa jemput, kemarin mobilku di tinggal di Butik karena kemarin aku pulang bareng sama Rafa setelah latihan di Dojang" jawab Ela.


"Ya sudah kamu siap - siap, sebentar lagi Rafa pasti nyampe" ucap Alexa.


Tin...tin... Klakson mobil Rafa.


"Tuh panjang umur anak itu" sambung Aditya.


"Ela pergi dulu ya Pa, Ma. Daaa" Ela mencium kedua orangtuanya berpamitan pergi ke Butiknya.


Rafa sudah membuka pintu disamping supir untuk Ela.


"Silahkan masuk tuan putri" ucap Rafa dengan senyuman terindahnya.


"Terimakasih bukan pengeran" balas Ela.


"Kenapa kamu sebut aku bukan pangeran?" tanya Rafa sambil mulai menjalankan mobilnya.


"Iya karena kamu bukan pangeranku. Kamu kan sudah jadi pangeran orang lain. Cewek idaman kamu yang baru itu" sindir Ela.


"Belum El, seperti yang aku bilang kemarin aku belum bisa pastikan bagaimana perasaan dia padaku" ucap Rafa.


"Oh iya lupa" balas Ela.


"Kamu sudah sarapan?" tanya Ela.


"Sudah di rumah. Kenapa, kamu nungguin aku sarapan di rumah kamu?" tanya Rafa.


"Dulu waktu kita sekolah kan kamu emang hampir setiap hari sarapan bersama kami" jawab Ela.


"Sejak kamu pergi kebiasaan itu berubah El. Sepi kalau gak ada kamu di sana. Aku jadi terbiasa sarapan di rumah. Ada Zalya yang bisa aku godain buat rame suasana" ucap Rafa.


"Zalya sudah besar banget ya sekarang. Gak kerasa udah kuliah. Dulu waktu aku pergi dia masih SMP kan?" tanya Ela.


"Kamu pergi juga sudah lama El, enam tahun gak pulang - pulang. Betah amat" jawab Rafa.


"Habis di sana enak, buat aku malas untuk pulang" sambung Ela.


"Seenak - enaknya di negeri orang kan lebih enak di negeri sendiri El. Selama enam tahun di sana apa kamu gak kangen kami di sini?" tanya Rafa.


"Ya kangenlah. Makanya aku kembali lagi ke sini dan akan kembali menetap di sini. Seindah - indahnya istana orang lain bagaimanapun rumah sendiri itu lebih nyaman" jawab Ela.


"Nah... untung kamu cepat sadarnya gak berusaha merubah kewarga negaraan" goda Rafa.


"Ye.. gak sampai segitunya kali Raf" balas Ela. Mereka tertawa bersama.


Tanpa terasa mereka sudah sampai di ADS Butik. Rafa menghentikan mobilnya tepat di depan pintu masuk.


"Aku langsung ya El, maaf gak bisa singgah lagi" ucap Rafa.


"Iya gak apa - apa. Nanti kamu telat lagi nyampe kantor. Makasih ya Raf" balas Ela.


"Sama - sama El, daaaah..." Rafa kemudian melajukan mobilnya menuju ADS Corp.


Setelah mobil Rafa berlalu Ela melangkah menuju pintu masuk ADS Butik. Dengan santai dan cerianya dia hendak masuk ke dalam Butik tiba - tiba ada yang menyapanya.


"Kamu di sini juga....."


.


.


BERSAMBUNG


Selamat berbuka para readers.... 😍😍


Ngopi yuk