Find The KEY

Find The KEY
Ep. 136



Jam setengah delapan malam seluruh keluarga dan tamu sudah mulai berdatangan di Hall lantai dasar Hotel.


Pengantin baru beserta keluarga inti dan diiringi oleh para bridesmaid dan groomsmen memasuki ruangan pesta.


Sintia dengan gaun indahnya berjalan bergandengan tangan dengan Ryza. Senyum terpancar dari wajah mereka di hari bahagia ini. Di belakangnya ada August dan Oryza, Satria dan Cinta, Auza dan Shakira sebagai keluarga inti. Ada Keysha dan Aby, Ditha dan Disil, Catherine dan Rafa dan terakhir Ela dan Fajar sebagai bridesmaid dan groomsmen.


Mereka berjalan bergandengan tangan mengiringi pasangan pengantin yang tengah berbahagia, mengantarkan mereka sampai ke atas pelaminan. Setelah itu kedua orang tua duduk di sisi kanan kiri pengantin sedangkan para bridesmaid dan groomsmen kembali ke meja yang khusus untuk mereka.


Acara berlangsung dengan sangat meriah, para tamu saling bercengkrama dan menikmati hidangan yang disajikan dalam pesta tersebut.


Ryza terus menggenggam lembut tangan istrinya.


"Kamu bahagia sayang?" tanya Ryza.


"Aku bahagia Mas" jawab Sintia sambil tersenyu.


"Aku yang lebih bahagia malam ini karena sudah memperistri wanita cantik di sebelahku ini" goda Ryza.


"Kamu bisa aja Mas, aku juga sangat bahagia mempunyai suami seperti kamu" puji Sintia.


"Kamu tau gak, sejak pertemuan kita pertama yang tidak di sengaja saat kamu menunggu Aby di loby hotel ini malam itu, aku sudah jatuh hati padamu. Entah mengapa hatiki berkata 'Aku harus mendapatkan hati wanita cantik itu'. Dan malam ini semua impian aku terwujud" ungkap Ryza.


"Terimakasih Mas kamu sudah memilih aku sebagai pendamping hidup kamu. Aku merasa menjadi wanita yang sangat istimewa kamu perlakukan seperti ini" balas Sintia.


"Kamu memang istimewa di hatiku sayang" ujar Ryza.


Acara berlangsung dengan meriah, lampu yang gemerlap di tambah dengan musik yang menghibur para tamu undangan.


Pembawa acara yang sudah menjadi langganan keluarga mereka tetap setia memimpin acara mulai dari akad sampai resepsi malam ini.


"Lagi - lagi permintaan dari kedua mempelai, dimintakan kepada Mbak Ela untuk menyumbangkan sebuah lagu. Ayo Mbak Ela maju donk, kami sudah kangen dengar suara emas Mbak. Nih udah disiapin gitar khusus buat Mbak" ucap Pembawa acara.


"Ayo sayang maju, Papa juga udah kangen lihat kamu nyanyi" teriak Aditya.


"Maju El, aku juga pengen lihat kamu nyanyi lagi" sambut Fajar yang duduk di dekat Ela.


Ela berdiri dan berjalan menuju pentas.


"Terimakasih si Masnya yang doyan banget manggil aku ke atas pentas, gak takut pekerjaannya aku rebut. Entar aku lho yang di kontrak buat gantiin Mas" canda Ela.


"Ah si Mbak bisa aja" kekeh Pembawa acara.


"Oke aku akan menyanyikan sebuah lagu yang lagi ngehits saat ini. Judulnya Mencari Cinta, asiknya dinyanyikan duet nih karena penyanyi aslinya juga duet yaitu BCL dan Ariel Noah. Ada kira - kira yang bersedia bernyanyi denganku?" ucap Ela kepada para penonton.


Fajar langsung berdiri menawarkan diri, Rafa yang tak jauh jaraknya dari Fajar juga ingin berdiri tapi dia kalah cepat. Para teman - teman dan keluarga lebih dulu melihat Fajar berdiri sehingga mereka langsung meneriaki nama Fajar.


"Fajar... Fajar.. " teriak Disil, Ditha, Aby dan Keysha. Shakira dan Auza yang tak percaya kakak mereka yang selama ini terkenal pendiam dan jaim mau bernyanyi bersama Ela terlihat sangat terkejut dan teriak histeris.


"Ow.. Kak Fajar so sweeet..." teriak mereka.


"Gila Din anak kamu benar - benar bucin sampai gak tau malu gitu" ledek Kevin.


"Biarin saja, aku juga penasaran sama suaranya. Selama ini aku tidak pernah mendengar dia bersenandung" jawab Omar.


"Mas itu beneran anak kita? Aku gak percaya Mas" sambung Jasmine tak percaya.


Ela juga sama terkejutnya, awalnya tadi dia cuma bercanda. Dia hanya memberikan kata pembuka sebelum dia bernyanyi ternyata Fajar berdiri dan menyanggupi tawarannya untuk duet bersamanya.


"Waaah ada yang mau ikut nyanyi bareng Mbak" sambut Pembawa Acara.


"Mas ganteng dari Barrakh Corp rupanya" ucap pembawa acara yang menebak Fajar dari keluarga Barrakh Corp karena wajah Fajar rada mirip dengan Ryza.


Fajar berbisik ke dekat Ela.


"Aku gak bisa bermain gitar, kamu yang memetik gitar aku temani kamu bernyanyi ya" ucap Fajar.


"Okey" jawab Ela.


Ela duduk di kursi yang telah di sediakan WO sambil memegang gitar. Musik mulai terdengar dan melantun merdu. Mereka bernyanyi bersama.


Aku mencari cinta


Di tempat yang tidak biasa


Tepat di antara luka


Dan kesunyian tak mereda


Telah ku temukan dia


Memelukku dalam sepinya


Dan ku mencintainya


Dalam ruang yang telah terbatas


Hanya senandung jiwa


Hanya rasa yang seluruhnya


Aku mencintainya


Menjaganya dalam rahasia


Cinta ini menutup mataku


Menggenggam nafasku


Membelengguku


Katakan padaku ini tak benar


Tinggalkan aku cinta


Meski luka kian merebak


Meski duri merajam


Bunga itu tetap mengembang


Cinta ini memeluk jiwaku


Menggenggam nafasku


Membelengguku


Katakan padaku ini tak benar


Cinta ini mendekap tubuhku


Katakan hatiku


Katakan itu


Katakan padaku ini tak benar


Aku mencari cinta…


Aku mencari cinta...


"Keren banget Kak Fajar dan Mbak Ela" sambung Auza.


Rafa terlihat sedang mengepal erat tangannya.


Sial, aku kalah cepat dari Fajar. Ucap Rafa kesal.


Alexa dan Aditya saling pandang. Mereka melihat putrinya bernyanyi dengan pria lain. Biasanya Ela selalu bersama Aby, Rafa atau Disil.


Kecurigaan pasutri ini semakin bertambah karena akhir - akhir ini mereka memang sering melihat Fajar datang ke rumah dan juga pergi bersama Ela.


Apakah putri mereka sudah melupakan cinta pertamanya kepada Rafa yang sejak dulu mereka ketahui. Bahkan putrinya itu sempat terluka dan lari jauh ke London.


Semua sangat takjub dengan penampilan mereka berdua sehingga tak ingin momment ini segara berlalu.


Shakira dan Auza berteriak.


"Lagi.. lagi.. satu lagu lagiiii" teriak mereka.


"Bagaimana Mbak, Mas apakah kalian bersedia? Para penonton sepertinya terpesona dengan penampilan kalian?" tanya Pembawa Acara.


"Gimana Fa, aku lagi ngeblank nih. Ada usul?" tanya Ela.


"Mmm.. kamu tau lagu Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi?" tanya Fajar.


"Sepertinya aku bisa" jawab Ela.


"Ya sudah kita nyanyi lagu itu pakai gitar ya" ucap Fajar.


"Oke sebentar ya, aku ambil nada dulu" jawab Ela.


Ela mulai memetik gitarnya lagi dan Fajar pun bernyanyi.


ketika ku mendengar bahwa


kini kau tak lagi dengannya


dalam benakku timbul tanya


masihkah ada dia di hatimu


bertahta atau ini saat bagiku


untuk singgah di hatimu


namun siapkah kau tuk jatuh cinta lagi


meski bibir ini tak berkata bukan berarti ku tak merasa


ada yang berbeda di antara kita


dan tak mungkin ku melewatkanmu


hanya karena diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada di hidupku


kini ku tak lagi dengannya


sudah tak ada lagi rasa


antara aku dengan dia (dengan dia)


siapkah kau bertahta di hatiku, adinda


karena ini saat yang tepat untuk singgah di hatiku


namun siapkah kau tuk jatuh cinta lagi oooh


meski bibir ini tak berkata 


bukan berarti ku tak merasa


ada yang berbeda di antara kita


dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya karena


diriku tak mampu untuk bicara


bahwa aku inginkan kau ada di hidupku 


pikirlah saja dulu hingga tiada ragu


agar mulus jalanku melangkah menuju ke hatimu 


pikirlah saja dulu hingga tiada ragu


agar mulus jalanku melangkah menuju ke hatimu oooh siapkah kau tuk jatuh cinta lagi


meski bibir ini tak berkata


bukan berarti ku tak merasa


ada yang berbeda di antara kita


dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya karena


diriku tak mampu untuk bicara


bahwa aku inginkan kau ada di hidupku


meski bibir ini tak berkata 


bukan berarti ku tak merasa


ada yang berbeda di antara kita


dan tak mungkin ku melewatkanmu


hanya karena


diriku tak mampu untuk bicara


bahwa aku inginkan kau ada di hidupku 


bila kau jatuh cinta, katakanlah,


jangan buang sia-sia bila kau jatuh cinta, katakanlah, jangan buang sia-sia bila kau jatuh cinta, katakanlah, jangan buang sia-sia


siapkah kau tuk jatuh cinta lagi.


Sontak para tamu memberikan tepuk tangan yang meriah kepada Ela dan Fajar.


.


.


BERSAMBUNG