
Sitha, Ryntia dan Shaby sudah sampai di rumah Fathir. Setelah semua kumpul baru Rafa berangkat ke kantor.
"Sayang satu jam lagi mommy pesan pizza ya untuk kalian. Apa ada pesanan lain?" tanya Catherine kepada F3STER.
"Itu aja Mom. Kalian mau yang lain?" Fathir memberi penawaran pada teman - temannya.
"Itu saja cukup aunty" balas Shaby.
"Mommy tadi aku bawa KF*, waktu di jalan tadi Papa mampir dulu beliin ini" ucap Sitha.
"Ya sudah sayang kamu kasi ke bibik ya biar bibik yang siapin semua kebutuhan kalian. Kalau pengen sesuatu minta aja sama bibik" perintah Catherine.
"Oke Mommy" jawab Fathir dan Sitha.
"Oke Aunty" jawab Triplet, Shaby dan Ryntia.
"Baik - baik di rumah ya, Mommy pergi dulu. Daaaaah F3STER.. " ujar Catherine.
Kemudian Catherine berlalu dan masuk ke dalam mobil.
"Gimana nih?" tanya Ryntia.
"Tenang Ryn kita tunggu satu jam lagi. Saat ini mereka kan sedang dalam perjalanan menuju kantor masing-masing" jawab Ela.
Ela ingat Mamanya ada janji dengan teman-temannya di Butik. Sedangkan papanya sedang ngecek pembangunan Hotel mereka yang baru bersama unclenya Ryza.
Para Papa ADS Corp juga masuk hari Sabtu ini karena ada pertemuan dengan client. Paling yang sedang kosong Mama Keysha yang kata Shaby di rumah aja buat kue dengan Oma mereka.
Mereka bermain di kamar bermain Fathir, setelah satu jam berlaku mereka mulai melancarkan aksinya di kolam renang.
Semua sudah berganti pakaian dan berkumpul di kolam renang.
"Thir udah tau tempat yang tidak terekam CCTV?" tanya Shaby.
"Udah, di sudut sana ketutup pohon mangga" jawab Fathir menunjukkan ke arah pohon mangga.
"Ya udah kamu dan Ryntia berjalan ke arah sana ya. Kami akan berenang dan bermain di sebelah sini ya" perintah Elfa.
Saat mereka hendak masuk ke kolam renang tiba-tiba si Bibik memanggil.
"Den.. non.. makan dulu. Ini pesanan pizzanya baru datang. Makannya selagi hangat biar lebih enak dan gak masuk angin kelamaan berendam di kolam" panggil Bik Munah.
"Bener juga guys aku udah gak sabar makan pizza" jawab Fathir.
"Dasar anak bule" umpat Fael.
"KF*nya gimana donk. Tadi kan aku bawa juga. Udah dingin mungkin" ucap Sitha.
"Minta panasin Bibik aja Sit" sambut Fela.
"Bik, tolong panasin KF* yang dibawa Sitha ya. Kami mau makan itu juga setelah ini" perintah Fathir.
"Baik Den" jawab Bik Munah.
Dua box besar pizza sudah di depan mata. Mereka langsung membuka dan memakan pizza tersebut selagi panas.
Sambil bercanda dan tertawa mereka habiskan pizza dengan cepat.
"Sudah cukup isi tangkinya?" tanya Shaby.
"Udah bro. Kita pemanasan aja dulu jangan langsung action gak seru ah" jawab Fael.
"Iya puas - puasin dulu berenangnya habis itu baru kita mulai" sambut Fael.
"Oke kalau begitu lomba renang dulu yuk" tantang Elfa.
"Siapa takut" jawab Fathir.
Fathir, Elfa, Fael dan Shaby mengambil tempat dan bersiap untuk berenang. Sedangkan Fela, Sitha dan Ryntia menunggu dan menyaksikan pertandingan dari pinggir kolam renang.
"Siap?" tanya Fela sebagai wasit.
"Siap" jawab Fael, Fathir, Elfa dan Shaby.
"Mulai..... satu.. dua... priiiiiiit" Fela memainkan peluit untuk memulai perlombaan.
"Ayo Elfa..... " teriak Sitha.
"Cepat Faaaat... " ucap Ryntia.
"Ayo Kak Shaby Kak Faeeeel" teriak Fela.
Mereka berenang dengan cepat bersiang memperebutkan posisi pertama. Ada Fathir uang bersaing ketat dengan Elfa disusul Fael dan Shaby di belakang mereka.
Shaby hampir menyusul Fael dan pertandingan berlangsung dengan sangat cepat.
"Akhirnya pemenangnya adalah Fathiiiiiiiir" teriak Fela.
"Sial tinggal sedikit lagi" ucap Elfa kesal.
"Kamu semakin gendut Elf jadi tubuh kamu semakin berat untuk bergerak lebih cepat" nasehat Fela.
"Jadi maksud kakak aku harus diet?" tanya Elfa.
"Kamu sih tadi makan pizzanya banyak banget sampai empat potong kamu sendiri yang makan" ledek Fael.
"Aku laper kak. Untuk mengeluarkan ide-ide yang oke, butuh tenaga yang banyak" jawab Elfa.
"Halaaaaah bilang saja kamu doyan" sindir Fathir.
"Ya bagitulah maksudku hahaha" aku Elfa.
"Jadi gimana nih bisa kita mulai rencana kita?" tanya Fathir.
"Kamu sudah siap Ryn?" tanya Sitha.
"Siap.. siap.. " jawab Ryntia.
"Ingat jangan ada yang tertawa. Aktingnya harus bagus, nanti kita bisa ketahuan" ucap Elfa mengingatkan.
"Bener bahaya banget kalau ketahuan, bisa di hukum kita semua" tegas Shaby.
Mengingat Papa dan Mamanya sangat disiplin dan tegas.
"Demi liburan ke.... " putus Elfa.
"London... Londooooon.... " sambut yang lain kompak. Dan mereka pun tertawa bersama.
"Come on Ryn... " ajak Fathir.
"Fathir kamu duluan yang ke sana" perintah Elfa.
"Eh iya aku lupa" jawab Fathir.
Fathir pura-pura berjalan ke pinggir kolam renang tepat di bawah pohon mangga kemudian dia duduk merenung. Ryntia dari dalam kolam renang pura-pura berenang menghampiri Fathir yang sedang melamun di pinggir kolam renang.
Sedangkan yang lain bermain bola di sisi kolam renang yang lain sambil tertawa dan bercanda. Dimulai lah drama episode ke dua dengan judul Holiday.
Ryntia berenang sampai dua ... tiga kali putararan tiba-tiba dia berhenti di tengah kolam renang yang tak jauh dari Fathir. Ryntia seperti kesakitan dan minta tolong.
Fathir yang tak asik melamun dan teman-teman yang lain sedang asik bermain tidak melihat kalau Ryntia sedang minta tolong.
Ryntia terlihat panik dan kesakitan kemudian dia secara pelan - pelan tenggelam ke dalam kolam renang.
Fathir yang tersadar dan melihat Ryntia tidak bergerak lagi langsung melompat dan mencoba menyelamatkan Ryntia.
"Ryntia...." teriak Fathir.
Anggota F3STER yang lain tampak terkejut mendengar teriakan Fathir dan melihat Fathir melompat ke dalam kolam renang menyelamatkan Ryntia. Mereka juga ikut berenang dengan kencang dan sekuat tenang mencoba menyelamatkan Ryntia.
Tubuh Ryntia di tarik keatas kolam kemudian mereka angkat sampai ke teras belakang rumah Fathir. Mereka me coba melakukan pertolongan pertama.
Memberikan nafas buatan untuk Ryntia dan memompa dada Ryntia seperti yang mereka lihat di film - film. Fela mencoba memanggil - manggil Bik Munah.
"Bik tolong Biiiiiik" teriak Fela.
Bik Munah berlari dari arah dapur dan melihat F3STER sedang panik.
"Ada apa Non?" tanya Bik Munah.
"Tolong Bik Ryntia tenggelam" ucap Fela.
"Aduh Bibik harus bagaimana. Bibik bingung Non" jawab Bik Munah.
"Tolong telepon Mommy... " teriak Sitha.
Bik Munah langsung meraih telepon rumah dan menelepon majikannya. Tak lama telepon terhubung
"Halo Bik tumben telepon. Ada apa?" tanya Catherine.
"Halo nyonya anu.. anu... " jawab Bik Munah ketakutan.
"Ada apa Bik?" tanya Catherine penasaran.
"Non Ryntia nyonya.. Non Ryntia tenggelam. Aden dan teman-temannya sedang berusaha menyelamatkannya" ucap Bik Munah.
"Apa.... ? "
.
.
BERSAMBUNG