Find The KEY

Find The KEY
Ep. 303



Elfa akhirnya satu harian mengajari Jimmy dan Kepala Koki bermain wayang golek di ruang kerja Jimmy.


Sedangkan para personil Geng ERASADIS plus F3STER lagi berkunjung ke rumah Mr dan Mrs. Wolter.


"Mana Elfa?" tanya Mrs. Wolter.


"Dia mempunyai misi khusus bersama Uncle Jimmy untuk membuat pertunjukan besok saat ulang tahun Fathir dan Ryntia" jawab Fela.


"Oh ya?" tanya Catherine penasaran.


"Iya Mommy. Besok kan kita akan buat acara di Hotel" sambut Sitha


"Kalian sudah merencanaknnya ya sama Uncle Jimmy" tanya Ela.


"Iya Ma dan Uncle Jimmy bersedia membantu kami" jawab Fael.


"Kalian jangan membuat repot Uncle Jimmy sayaaang" Ujar Fajar.


"Nggak Pa. Malah Elfa membantu Uncle Jimmy dan memasakkan sesuatu yang spesial untuk Uncle Jimmy" ungkap Fela.


"Memasakkan sesuatu yang spesial? Elfa?" tanya Fajar khawatir.


Ela dan Fajar saling pandang.


"Mas cepat telepon Jimmy, sebelum sesuatu terjadi padanya" perintah Ela.


"Iya sayang, sebentar" jawab Fajar.


Fajar segera menekan tombol telepon setelah menemukan nama Jimmy di daftar kontak hpnya.


"Hallo Jim" ucap Fajar tergesa-gesa.


"Yes Bos, ada apa?" tanya Jimmy.


"Kamu baik - baik saja?" tanya Fajar khawatir.


"Aku baik - baik saja Bos. Emangnya kenapa Bos?" tanya Jimmy penasaran.


"Barusan kata Fela dan Fael, Elfa memasak sesuatu untuk kamu" ucap Fajar.


"Iya, Nona Elfa memasak Mie Instan yang dia bawa dari Indonesia untukku dan Kepala Koki" jawab Jimmy.


"Bagaimana rasanya?" desak Fajar.


"Enak Bos, walau sangat pedas. Kata Nona dia masak sesuai dengan seleranya" balas Jimmy.


"Wah itu yang gawat Jim, Elfa pecinta pedas. Kamu beneran tidak apa - apa?" tanya Fajar.


"Sampai saat ini tidak apa - apa Bos. Semua masakan Nona sudah kami habisnya berdua dengan Andre" jawab Jimmy.


"Syukurlah kalian tidak apa - apa. Kamu kan tau Jim, bagaimana usil dan nakalnya putriku yang satu itu" ujar Fajar.


"Nona sangat baik sekali Bos malah kami saat ini sedang barmain" ungkap Jimmy.


"Bermain apa?" tanya Fajar penasaran.


"Rahasia Bos, besok Bos bisa menyaksikannya sendiri" jawab Jimmy bangga.


"Baiklah, titip putriku ya. Kalau dia nakal kamu jangan segan - segan memarahinya" ujar Fajar.


"Baik Bos" sambut Jimmy.


"Ya sudah. Aku tutup ya" Fajar mengakhiri panggilan teleponnya.


"Gimana Mas?" tanya Ela tak sabar.


"Tadi Elfa masak mie instan untuk mereka. Kamu tau kan selera Elfa. Dia suka makanan pedas, untung saja Jimmy dan Andre baik - baik saja. Dan saat ini katanya mereka sedang bermain dengan Elfa" ungkap Fajar.


"Oh ya, serius?" tanya Ela tak percaya.


"Serius donk sayang, masak aku main - main menyangkut anak kita itu" jawab Fajar.


"Syukurlah kalau semuanya baik - baik saja" sambung Ela.


"Ma nanti kita pulang sore ya. Kami janji sama Uncle Jimmy kalau nanti malam akan pergi ke London Eye. Kamu mau bermain seluncur es di Somerset House" ucap Shaby.


"Iya sayang, kamu tenang saja ya. Kita akan pulang tepat waktu. Sekarang kita nikmati waktu kita di sini ya. Grandma dan Grandpa sudah masak makanan yang enak - enak tuh" balas Keysha.


"Ayo kita makan" ajak Mrs. Wolter.


Hari ini Mrs. Wolter, tentu saja Mrs. Wolter mencari makanan halal karena dia sangat menghormati ajaran agama anaknya dan juga teman-temannya.


"Wah enak sekali Grandma, sayang Elfa tidak ikut. Dia kan suka sekali steak" ucap Fathir.


"Benarkah? Nanti Grandma bawain bekal untuk Elfa ya" jawab Mrs. Wolter.


"Terimakasih Mommy" balas Ela.


Mereka semua menikmati makan siang sambil bercengkerama, tanpa terasa waktu berlalu sampai sore.


"Ayo anak - anak kita balik ke Hotel" perintah Fajar.


"Hore... kita mau main ice skating" teriak Sitha.


"Yuk cepatan, nanti keburu malam. Elfa sudah siap dan sudah menunggu di Hotel" sambut Fela.


"Oke... " jawab yang lainnya.


Mereka segera naik ke mobil dengan ceria karena sebentar lagi acara yang sudah lama mereka rencanakan di Indonesia akan mereka laksanakan.


Mobil melaju menuju TBF Hotel, di sana sudah menunggu Elfa, Celine dan Jimmy. Tak lama mereka sampai dan langsung di sambut oleh Elfa dan Celine.


"Kalian sudah lama menunggu kami?" tanya Fael.


"Belum Kak, Celine juga baru sampai di antar Mommynya dan Uncle tadi masih sibuk menyiapkan pekerjaannya.


"Jadi selama itu kamu ngapain saja sayang?" tanya Ela.


"Aku bermain bersama Uncle Andre di dapur Ma. Uncle Andre banyak mengajariku memasak makanan ala Eropa. Dan perutku sangat kenyang menyicip semua makanan yang sudah kami masak" ungkap Elfa.


"Waah pasti enak semua ya El" sambut Sitha.


"So pasti" jawab Elfa senang, sama sekali dia tidak marah dan kesal tinggal di Hotel sendirian. Karena itu adalah permintaan Elfa sendiri pada Papa dan Namanya.


"Bagaimana Tuan dan Nona Muda. Apakah kalian mau ganti baju dulu atau kita langsung pergi?" tanya Jimmy.


"Langsung pergi saja Uncle. Lebih cepat lebih baik. Aku gak mau kita kemalaman sampai di sana" jawab Fela.


"Baik kalau begitu kita pergi sekarang ya. Bos kami pergi dulu ya" Jimmy pamit pada Fajar.


"Baik, hati - hati ya Jim. Titip anak - anak. Dan kalian F3STER harus saling jaga dan memperhatikan teman - temannya" Fajar memberi peringatan kepada anak-anak.


"Iya Pa" jawab Triplet.


"Iya Uncle" jawab yang lainnya.


"Khusus buat kamu Elfa. Papa gak mau dengar hal kemarin terjadi lagi" tegas Fajar.


"Iya Pa" jawab Elfa.


"Oke anak - anak kita pergi. Siapkan baju dingin kalian. Udara malam akan membuat kalian semakin kedinginan" ujar Jimmy mengingatkan.


"Oke Uncle" jawab mereka serentak.


F3STER plus Celine segera masuk ke dalam mobil mini bus dan mereka duduk dengan tertib.


Tak lama mobil sudah sampai di London Eye. Pemandangan di sana sungguh sangat indah.



"Waaaaaw indah sekali" ujar Sitha.


"Yuk kita masuk ke Somerset House" ajak Celine.


"Ayok.. ayok... " balas Fela.


Jimmy membeli tiket masuk untuk anak-anak bermain Ice skating sekaligus menyewa peralatan yang akan di pakai.


F3STER dan Celine mulai bermain pelan - pelan. Setelah mereka mulai terbiasa baru mereka berkeliling di arena ice skating.



"Kalau sudah seperti ini aku sangat bersyukur aksi mogok makan kita di Indonesia berhasil" ucap Sitha.


"Mogok makan? Kalian membuat aksi mogok makan?" tanya Celine tak percaya.


Fela tersenyum sambil melirik saudara kembarnya.


"Yah semua berkat ide briliant Elfa" puji Fela.


"Kami ingin pergi liburan ramai-ramai tapi Papa dan Mama kami tidak setuju, ya akhirnya kami melancarkan aksi mogok makan untuk merayu mereka. Akhirnya berhasil, mereka mau kita pergi setelah Opa dan Oma membantu aksi kami" ungkap Elfa.


"Dasar kalian ada - ada saja. Aku gak nyangka kalian sekompak itu dan sepintar itu sampai Papa Mama kalian bisa kalah dan mengabulkan permintaan kalian" puji Celine.


"Siapa dulu yang beri ide...... " ujar Elfa.


"Elfaaaaa..... " jawab yang lain kompak.


Dan mereka pun tertawa bersama.


.


.


BERSAMBUNG