Find The KEY

Find The KEY
Ep. 153



Setelah semua selesai di bahas keluarga Barrakh pamit pulang. Hanya tinggal Fajar yang masih membicarakan persiapan pernikahannya dengan Ela di teras belakang rumah.


"Besok aku jemput kamu ya jam sepuluh" ucap Fajar.


"Kita mau kemana?" tanya Ela bingung.


"Mau cari cincin pernikahan dan semua keperluan kita" jawab Fajar santai.


"Lho kan udah ada nih yang kamu kasi" Ela menunjukkan cincin yang diberikan Fajar waktu dia melamar Ela di taman belakang hotel.


"Itukan cincin lamaran El, bedalah. Ini cincin nikah kita" balas Fajar.


"Oke, besok aku siap - siap. Tapi setelah itu kita ke WO ya" ucap Ela.


"Iya donk, lebih cepat lebih baik. Biar mereka bisa segera gerak. Waktunya kan tinggal tiga minggu lagi" sambut Fajar.


"Ya udah Fa udah malam, kamu pulang gih. Tadi pagi kan kamu baru pulang dari London pasti masih jetlag" suruh Ela.


"Bentar El aku masih kangen sama kamu" jawab Fajar.


"Ih sabar maaaas tiga minggu lagi" tolak Ela.


"Ulang El" pinta Fajar.


"Apanya yang di ulang?" tanya Ela bingung.


"itu kata - kata kamu yang terakhir" jawab Fajar.


"Tiga minggu lagi?" ucap Ela.


"Bukan lagi lagi.. sebelumnya" balas Fajar.


"Sabar Mas?" tanya Ela.


Fajar tersenyum penuh makna.


Tiba - tiba Ela sadar dia sudah panggil Mas pada Fajar. Pipi Ela merah merona karena malu.


"Yang lembut ya panggil Masnya" pinta Fajar.


"Ih apaaan sih. Entar aja deh kalau sudah halal" jawab Ela.


"Ehm... udah malam. Gak baik dua - duaan yang bukan muhrim entar yang ketiga setan" sindir Aby.


"Iya kakak setannya" potong Ela.


Fajar tertawa mendengar jawaban calon istrinya.


"Kangen - kangenannya nanti aja kalau sudah halal. Gak ada juga yang bakal gangguin" ujar Aby.


"Kami bicarain cincin nikah lho kak" elak Ela.


"Iya tapi sudah kemalaman, besok sambung lagi" jawab Aby.


"Iya By, aku juga sudah mau pulang nih" balas Fajar.


Cih dari tadi aku usir gak mau ngakunya masih kangen, giliran Kak Aby yang nyuruh langsung bilang mau pulang. Rasakno... Batin Ela.


Dengan berat hati Fajar pamit pulang.


"Aku pulang dulu ya By, Pa, Ma aku pamit pulang" ucap Fajar.


"Iya kamu hati - hati ya" balas Aditya dan Alexa.


"Salam sama Keysha ya By" ucap Fajar karena Keysha sudah lebih dulu masuk kamar. Dia sedang mabuk hamil muda.


"Oke nanti disampein" jawab Aby.


Ela mengantar sampai ke mobil Fajar.


"My Princess aku pulang ya, sampai ketemu lagi besok jam sepuluh. Mimpi indah, mimpiin aku ya" goda Fajar.


Ela hanya membalasnya dengan senyuman dan melambaikan tangannya ke arah Fajar. Setelah mobil Fajar berlalu baru Ela masuk ke dalam rumah.


Ela langsung menuju kamarnya dan berganti pakaian. Setelah itu dia berbaring diatas tempat tidurnya sambil memandangi cincin yang baru di berikan Fajar tadi pagi.


So sweet banget Fajar hari ini. Ternyata begini rasanya di lamar ya. Jantung berdetak kecang dan deg - degan terus. Aaaaah sebentar lagi akan menjadi nyonya Fajar Pratama Barrakh hihihi... Ela tertawa sendiri dalam kamar.


Malam ini Ela dan Fajar dalam keadaan berbunga - bunga dan bahagia karena sebentar lagi mereka akan menikah.


Dalam hitungan minggu mereka akan sah menjadi pasangan suami istri


****


Ke esokan harinya.


Jam delapan pagi Fajar udah sampai di rumah Ela untuk menjemputnya mencari cincin pernikahan mereka.


"Lho kok udah datang? Katanya jam sepuluh? Aku belum siap - siap nih" ucap Ela yang masih memakai piyama tidurnya.


"Eh nak Fajar udah datang, sekalian El ajak sarapan pagi" perintah Alexa.


"Yuk Fa masuk kita sarapan dulu" ajak Ela.


"Okey" jawab Fajar.


Fajar dan Ela masuk ke ruang makan dimana Aditya, Alexa, Aby dan Keysha sudah berkumpul.


"Duduk Fa" ucap Aditya mempersilahkan Fajar duduk bersama mereka.


Mereka pun sarapan pagi bersama.


"Kapan rencana pelantikan resmi kalian menjadi pejabat Barrakh Corp?" tanya Aby di sela - sela mereka sarapan.


"Minggu depan rencanany By, aku baru balik dari London kemarin pagi. Masih ada pekerjaan yang harus kami pelajari dalam seminggu ini dan juga masih ada tugas yang belum kelar" jawab Fajar.


"Kamu jangan terlalu capek ya sayang, ingat kamu lagi hamil muda" ucap Aby pada istri tercintanya.


"Iya Mas" jawab Keysha.


"Tenang By, aku dan Ryza sudah sepakat tidak akan memberikan beban pekerjaan yang berat pada Keysha. Paling dia hanya memeriksa berkas aja di kantor. Kalau ketemu client dan yang lainnya biar kami yang urus" sambut Fajar.


"Terimakasih Fa atas pengertian kamu" balas Aby.


"Mulai besok kamu antar jemput Kesyha By, jangan biarkan dia pergi dan pulang kantor sendiri. Lihat keadaannya masih lemah. Masih mabok hamil muda" Aditya mengingatkan.


"Kalau kamu gak sanggup ke kantor jangan dipaksakan sayang. Hamil muda itu memang agak berat apalagi morning sickness" nasehat Alexa.


"Iya yank aku kasihan liat kamu kalau pagi pasti muntah - muntah" sambut Aby.


"Iya Ma, Mas. Terimakasih semua sudah mengerti keadaanku" jawab Keysha.


"Tentu donk kak, ini kan cucu pertama di keluarga kita. Pasti semua menantikannya dengan gembira" ucap Ela.


"Udah El kamu mandi sana, gak malu Fajar udah datang kamu masih pakai piyama" suruh Alexa.


"Ket kamu ikut ya, biar jadi setannya" ajak Ela.


"Maksud kamu?" tanya Catherine bingung.


"Katanya kalau dua orang yang belum muhrim berduaan yang ketiga adalah setan. Dari pada nemu setan beneran kan mending kamu yang jadi setannya" jawab Ela.


"Gak mau ah, ntar aku jadi nyamuk pengganggu" tolak Catherine.


"Ajak Rafa juga Ket, masih banyak waktu kan?" usul Fajar.


"Nah iya ajak Rafa aja biar si Keket ada lawan berantem" sambut Ela.


"Kalian ini suka sekali godain Keket dan Rafa" ucap Alexa.


"Seru Ma lihat mereka adu mulut. Jodoh baru tau rasa" doa Ela.


"Gak jauh beda kan seperti kamu dan Fajar dulu. Malah lebih parah bertengkarnya sampai main tendang" sindir Aditya.


"Dulu kan kami emang tanding taekwondo Pa tendangannya pakai tendangan tanpa bayangan. Kalau sekarang di tendang pakai cinta ya kan Fa" Ela melirik Fajar.


Fajar malu - malu di depan calon mertuanya.


Dasar My Princess asal cablak aja gak ada remnya. Depan orangtua juga bocor. Batin Fajar.


"Ah bacot kamu, sana mandi. Entar anakku berontak kasihan Keysha mual cium bau jigong kamu" usir Aby.


"iiih Kak Aby sirik gak bisa jalan - jalan. Sabar Kak entar klo hamilnya Kak Key agak besaran dikir bisa kok di ajak jalan - jalan" goda Ela.


"Sudah sana mandi, bauk kamu" teriak Aby.


"Cuma kakak yang bilang bauk. Fajar nggak kok dari tadi dia diam - diam aja" balas Ela.


"Dia takut di tendang kamu kalau ngomong jujur" ucap Aby.


"Yeeee siriiik weeek..." Ela berlalu dari meja makan.


Aditya dan Alexa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak kembarnya. Sudah besar kelakuan mereka tidak berubah tetap seperti anak - anak.


Sedangkan Fajar senyum - senyum melihat tingkah calon istrinya yang absurd itu.


.


.


BERSAMBUNG


Hai readers maaf kalau weekend emang lebh sibuk dari biasa. Maklum kalau libur kerja ada tugas tambahan di rumah membabu buta 🤣🤣.


Mohon pengertiannya, tidak bisa banyak up ya... 😍😍