
"Siapa pria tadi Sin, pacarnya Ditha?" tanya Keysha.
"Siapa? Ooh Disil, dia sahabat kami juga. Jadi aslinya tuh kami bersahabat berenam. ADS Butik dan ADS Corp. Ariella, Aku, Sintia, Abyasa, Disil dan Rafa. Para cowok kerja di ADS Corp yang cewek di ADS Butik" ungkap Sintia.
"Wah seru tuh pasti punya sahabat banyak" ucap Ryza semangat.
"Lho jadi Abyasa juga sahabat kamu?" tanya Keysha.
"Iya. Kamu kenal sama Aby?" tanya Sintia penasaran.
"Kenal donk, dia kan CEO ADS Corp. Saat ini kami sedang melakukan kerjasama perusahaan dengan mereka. Gak nyangka ternyata kalian ternyata sahabatan" jawab Keysha.
"Kapan-kapan kita jalan bareng yuk?" ajak Ryza.
"Boleh itu, rencana yang bagus" sambut Keysha.
"Mmm... nanti aku bicarakan dulu sama Aby ya, soalnya diantara kami berempat Aby tuh yang paling pendiam" jawab Sintia.
"Ow yah, Aby pendiam? Tapi rasanya nggak kok. Kalau sama aku dia banyak ceritanya, asik lagi cerita sama dia suka bercanda" sambung Keysha.
"Ah masak Key? gak pernah lho dia seperti itu. Aku tuh sudah sahabatan sama dia sejak bayi karena orangtua kami juga sahabatan. Dari TK sampai SMU itu kami barengan satu kelas cuma pas kuliah aja beda fakultas walau sama-sama kuliah di UI. Aslinya dia itu pendiam gak banyak cakap beda sama kembarannya Ela" ungkap Sintia.
"Aby punya kembaran?" tanya Keysha.
Waaah semakin asik aja tuh kenal pribadi Aby lebih dalam. Sorak hati Keysha.
"Iya, Ariella atau Ela itu kembarannya Aby" Jawab Sintia.
"Maksud kamu Ariella salah satu pemilik ADS Butik?" tanya Ryza.
"Iya dari kami berenam si Ela sendiri yang jauh kuliahnya. Anaknya tomboy dan bocor habis. Pokoknya beda deh sama Aby. Kayak bumi dan langit" ungkap Sintia.
"Sepertinya seru ya persahabatan kalian. Aku jadi iri dengar ceritanya" puji Keysha.
"Ela itu musuh bebuyutan sama si Disil tadi, kalau sudah ketemu pasti berantem melulu. Ujung-ujungnya ya si Disil bonyok kena bogem Ela yang jago taekwondo" Sintia lanjut cerita.
"Aku jadi teringat enam anak yang dulu selalu bersama saat SMU. Eh tunggu dulu, kalian dulu dari SMU XXX ya. Dulu pernah ikut lomba cerdas tangkas antar SMU dan tiga sahabat kamu ikut taekwondo di Dojang XXX?" tanya Ryza penasaran.
"Lho kamu kog tau Ry?" Sintia balik bertanya
"Kami maksudnya aku dan Lampu Aladin eh Fajar juga ikut taekwondo dulu pernah lawan mereka di pertandingan persahabatan antara Dojang aku sama Dojang mereka. Trus kami juga ikut lomba cerdas tangkas tingkay SMU dari SMU XYZ" jawab Ryza singkat.
"Waaaaah ternyata dulu kita sudah pernah bertemu di beberapa kesempatan ya. Kog aku gak kenal dan gak ingat" ucap Keysha.
"Iya tamat SMU kami berjanji untuk kuliah bareng, yang cwok kuliah di teknik dan ceweknya di ekonomi tapi si Ela diam-diam daftar kuliah di luar negeri dan keterima. Jadinya sekarang di Indonesia kami cuma tinggal berlima. Sudah lebih lima tahun Ela gak pulang, betah banget dia disana" ungkap Sintia.
"Ternyata kalian anak-anak yang hebat" puji Ryza.
"Kalian juga kok. Kalian kan dulu juga selalu bertiga kan. Kamu, Keysha dan satu lagi si cowok pendendam" ucap Sintia.
"Cowok pendendam? maksud kamu Fajar saudara kami?" tanya Keysha.
"Lho kalian saudaraan semuanya?" Sintia balik bertanya.
"Iya, aku dan Fajar sepupuan kalau Keysha Papanya sama Mamaku dan Papanya Fajar sepupuan. Aslinya Papaku, Papa Keysha dan Papa Fajar sahabatan dari kecil trus Papaku menikah dengan adik kandungnya papa Fajar jadinya saudaraan deh" ungkap Ryza.
"Jadi gimana ceritanya Sin kalian juluki si Fajar cowok pendendam?" tanya Keysha penasaran.
"Jadi kan gini dulu waktu tanding taekwondo si Ela lawan cowok itu nah cowok itu kalah kena tendangan Ela habis itu saat selesai tanding dia gak mau jabat tangan sama Ela trus waktu lomba cerdas tangkas juga sama pas sekolah kami menang cowok itu juga gak mau jabat tangan Ela. Makanya Ela mengambil kesimpulan kalau cowok itu masih dendam sama Ela karena sudah dikalahkan Ela saat tanding taekwondo" jelas Sintia.
Ryza dan Keysha saling lirik dan tertawa.
Ya jelaslah Lampu Aladin gak mau jabat tangan cewek tomboy itu wong si Lampu Aladin alergi sama wanita hahaha. Tawa Ryza dalam hati.
"Ternyata dunia itu sempit ya, setelah sekian lama kita bisa bertemu lagi" ucap Keysha.
"Nah sampai nih, kita turun yuk udah laper" ajak Ryza.
Ryza, Keysha dan Sintia turun dari mobil Ryza lalu masuk ke restourant terkenal di kota itu.
"Jadi teman kamu si Ela itu kuliah dimana?" tanya Keysha.
"Di University of The Arts London jurusan fashion design" jawab Sintia.
Sontak Ryza dan Keysha saling pandang.
"Kenapa kalian saling pandang" tanya Sintia penasaran
"Kami juga tamatan universitas itu. Aku, Keysha dan Fajar" jawab Ryza.
"Iya tapi kok aku gak pernah lihat cewek Indo tomboy ya disana?" tanya Ryza penasaran.
"Yah London kan besar juga Ry lagian kan universitas kita punya enam akademi mungkin si Ela beda akademi sama kita" jawab Keysha.
"Eh iya aku ingat dia di akademi London College of Fashion ambil jurusan Fashion design" jawab Sintia.
"Nah bener kan beda sama kita makanya gak pernah ketemu" sambung Keysha.
"Iya juga sih. Padahal kalau ketemu disana kan asik bisa nambah teman" ucap Ryza.
"Nanti kalau dia pulang akan aku kenalkan sama kalian" ucap Sintia.
"Sepertinya kita harus susun rencana untuk jalan bareng sama geng mereka nih Key. Kayaknya seru" ujar Ryza.
"Boleh nanti pas ketemu Aby, aku juga akan cerita" sambung Keysha.
Tak lama pelayan datang membawa pesanan mereka.
"Makan yuk pesanan kita sudah datang. Aku laper banget" ucap Ryza semangat.
Mereka kemudian menikmati makan malam bersama. Setelah selesai makan malam Ryza dan Keysha mengantarkan Sintia pulang.
"Kamu diantar ke Butik atau langsung pulang kerumah Sin?" tanya Keysha.
"Terserah, mana yang lebih dekat dari rumah kalian saja" jawab Sintia.
"Rumah kamu dimana?" tanya Ryza.
"Rumah aku di jalan xxx" jawab Sintia.
"Kalau kami antar langsung kerumah aja gak apa kan Sin, lebih dekat dari kantor. Soalnya aku dan Keysha setelah ini mau balik kantor. Mobil Keysha kan tinggal disana" ucap Ryza.
"Gak apa Ry, besok aku minta antar supir aja ke Butik. Lagian mobilku aman kok parkir di Butik" balas Sintia.
Akhirnya Ryza mengantar Sintia ke rumahnya sekalian dia emang pengen tau alamat rumah target calon pemilik hatinya itu, biar nanti lebih mempermudah dia untuk mendekatinya lebih jauh lagi.
Malam ini hati Ryza terasa berbunga-bunga senang karena sudah berhasil bertemu dan ngobrol panjang dengan calon pemilik hatinya.
Hah... ternyata begini ya rasanya jatuh cinta. Sorak batin Ryza senang.
.
.
BERSAMBUNG
Yang menunggu-nunggu Ela muncul, sabar ya...
Ini cobaan 🤣🤣
Ela masih aku sembunyikan, bersemedi dulu dia di negeri orang biar tambah cuantik 😍😍
Sebelum bobok nih aku kasi bonus. Up dua bab sekaligus.
GPU eh GPL ( Gak Pake Lama) 🤣🤣