Find The KEY

Find The KEY
Ep. 89



"Apaaaa?" teriak sahabatnya bersamaan. Membuat Keysha dan Ryza keheranan.


Mereka semua mendekati Ela.


"Kamu gak apa - apa kan El?" tanya Aby lembut.


"Gak panas, aman" Rafa memegang kening Ela.


"Denyut nadinya juga normal" Disil mengecek pergelangan tangan Ela.


"Haaaah syukurlah" jawab Sintia dan Ditha.


"Ada apa?" tanya Keysha penasaran. Tiba - tiba saja personil Geng ERASADIS begitu mengkhawatirkan keadaan Ela.


"Ela punya trauma yank waktu kecil" jawab Aby.


"Trauma apa?" tanya Keysha lagi.


"Waktu kecil kami pernah jalan - jalan dengan keluarga kami dan menginap di hotel. Waktu itu Ela entah pergi ke mana, kami semau mencarinya dan ternyata dia ada di lift pingsan bersama seorang anak laki - laki. Menurut informasi anak laki - laki itu liftnya mati jadi Ela ketakutan dan akhirnya pingsan. Sejak saat itu Ela takut naik lift sampai harus berobat ke psikiater untuk menghilangkan traumanya" ungkap Aby.


Keysha merasa bersalah karena sudah mau bekerjasama dengan Papa dan Omnya untuk mengerjain Fajar dan Ela. Dia tidak menyangka kalau ternyata Ela pernah punya trauma masa lalu.


"Duh maafin aku ya El. Gara - gara aku, kamu jadi ke jebak di lift" ucap Keysha tulus.


"Gak apa - apa Kak Key, aku sekarang sudah baik - baik saja kok. Ayo teman - teman kita istirahat, besok kita mau berangkat ke London kan? Perjalanan masih panjang" ajak Ela.


"Ya udah kita naik semua yuk, bubar ... bubar... " sambut Disil.


Akhirnya mereka semua naik ke lantai atas hotel dan menuju kamar mereka masing - masing.


Di kamar Aby terlihat suasananya sudah sangat romantis. Kelopak bunga sudah memenuhi tempat tidur bahkan sampai ke kamar mandi.


Lampu kamar sudah di matikan dan berganti dengan lampu kelap kelip.


"Nih pasti ulah Ela nih sayang, tadi saat kita turun belum seperti ini kan keadaan kamar kita?" ucap Aby.


Keysha tersenyum melihat wajah suaminya yang curiga akan dikerjain oleh saudara kembarnya sendiri.


Aby memeluk tubuh istrinya dari belakang dan berbisik di telinga Keysha.


"Kamu cantik sekali malam ini" ucap Aby.


"Kamu juga sangat tampan Mas" balas Keysha.


"Kamu tau Key, dulu Ela selalu meledekku bahwa nanti pasti dia yang duluan menikag diantara kami. Karena menurutnya aku ini kaku dan pendiam apalagi dekat - dekat cewek. Tapi dia salah untuk yang satu itu. Buktinya aku lebih dahulu menikah dari pada dia dan aku bahagia sudah menemukan kamu sayang" ungkap Aby.


Aby membalikkan tubuh Keysha dan mencium lembut bibir istrinya.


"Terimakasih sayang sudah hadir dalam hidupku. ' Key ' yang artinya Kunci. Kamu adalah kunci dalam hidupku. Kamu kunci kebahagiaanku. Aku berjanji akan selalu menjaga dan menyayangi kamu sampai akhir hayatku" ucap Aby lembut.


"Terimakasih Mas, aku juga sangat bahagia menikah dengan kamu" jawab Keysha.


"Sini sayang aku bantu bukain semua pernak - pernik jilbab dan baju kamu" Aby mendorong lembut istrinya untuk duduk di depan meja hias yang dilengkapi kaca besar dan mulai membuka satu persatu hiasan yang ada di kepala Keysha. Setelah itu membuka resleting gaun istrinya.


"Mas ganti baju juga gih dan bersih - bersih, biar aku siapkan baju kamu" Keysha masih malu kalau harus ganti baju di depan suaminya.


Aby mengerti maksud istrinya karena dia melihat wajah Keysha merah menahan malu.


"Okey kalau begitu aku duluan ya pakai kamar mandi" Aby melangkah menuju kamar mandi.


Keysha menyiapkan pakaian santai untuk dipakai suaminya tidur malam ini. Alangkah terkejutnya dia koper yang sebelumnya ada di kamar sudah hilang entah kemana.


Keysha mencari ke seluruh kamar dan ruang tamu di kamar suite room itu tapi tetap ada.


"Yaaaah pasti dikerjain nih sama Ela" Keysha bicara sendiri.


"Kenapa yank? Kamu lagi ngapain? Baju aku mana?" tanya Aby.


"Kita di kerjain Mas. Koper kita ada yang bawa. Nih hanya di sisakan ini" ucap Keysha sambil menunjukkan boxer Aby.


Aby tersenyum, ternyata aku akan merasakan hal yang sama dengan Disil di malam pertamanya.


"Kamu kok tersenyum?" tanya Keysha curiga.


"Waktu Disil nikah kami juga ngerjain mereka seperti ini dan semua itu ide Ela. Gak nyangka pernikahan kita juga sama. Pasti ulah Ela lagi nih" ungkap Aby.


"Aby mendekati istrinya, untung tadi kita turun setelah shalat isya. Ya sudah yank kamu bersih - bersih gih ganti baju. Aku yakin Ela pasti meninggalkan baju buat kamu" ucap Aby sambil tersenyum nakal.


Keysha merasa curiga melihat senyuman Aby. Keysha masuk ke kamar mandi bersih - bersih dan berganti pakaian.


"Yank ini baju kamu, Ela baru kirim pesan ngasih tau dimana letak baju kamu" Aby mengetuk pintu kamar mandi.


Keysha membuka sedikit pintu dan mengeluarkan tangannya. Aby memberikan baju tidur ketangan Keysha.


"Maaaas" teriak Keysha dari dalam.


Aby sudah menduganya, pasti Keysha terkejut melihat bentuk baju tidurnya.


"Ya sayang" jawabnya dari balik pintu.


"Bajunya kok seperti ini?" tanya Keysha.


"Sudah sayang gak apa - apa, kita nikmati saja malam ini sesuai rencana Ela. Katanya dia pengen segera mendapat ponakan" jawab Aby tersenyum.


Aby menunggu Keysha keluar dari kamar mandi sambil berbarig di atas tempat tidur.


Awas kamu El... Uuh dingin juga ternyata tidur cuma pakai boxer seperti ini. Aby masuk ke dalam selimut. Tak lama Keysha keluar dari kamar mandi dengan malu - malu.


Aby menatap erat wajah dan tubuh istrinya yang berjalan keluar kamar mandi dengan balutan lingerie sexy pilihan Ela.


Kamu emang paling jago El punya ide seperti ini. Batin Aby.


Keysha segera berlari naik ke atas temoat tidur dan masuk ke dalam selimut menutupi seluruh tubuhnya.


"Kamu malu sayang?" tanya Aby.


Keysha menganggukkan kepalanya.


"Kenapa malu, aku kan sudah menjadi suami kamu. Malah kalau aku senang melihat penampilan kamu memakai baju itu kamu akan mendapatkan pahala lho" goda Aby.


Aby mendekati istrinya.


"Ternyata dingin juga yank kalau tidur gak pakai baju seperti ini. Aku butuh selimut hidup sepertinya" Aby terus saja menggoda Keysha membuat Keysha semakin malu.


Aby memeluk lembut tubuh istrinya dan mengecup kening istrinya mesra.


"Kamu ikhlas kalau malam ini aku meminta hakku?" tanya Aby.


Keysha kembali menganggukkan kepalanya. Untuk menjawab ya saja dia sudah sangat malu.


Aby memeluk erat tubuh istrinya dan mulai menjalankan aksinya. Ibadah yang selalu di nanti - nanti oleh pasutri yang baru menikah di malam pertama mereka.


Suasana kamar mereka yang sudah sangat mendukung ditambah lagi bantuan besar oleh Ela sukses menambah kelancaran malam pertama mereka.


Dengan hati berdebar keduanya sama - sama melaksanakan tugas mereka sebagai pasangan suami istri malam ini. Sama - sama meraih puncak kebahagiaan mereka. Menyatu dan saling melengkapi.


.


.


BERSAMBUNG


Selamat berbuka ya... Ramadhan pertama 😍