Find The KEY

Find The KEY
Ep. 158



Begitu juga dengan Keysha dan Ryza. Mereka masing - masing memberikan kata sambutan dan sekaligus memperkenalkan pasangan mereka masing - masing.


Saat Keysha memperkenalkan Abyasa kepada para karyawan suasana sedikit ribut. Mungkin mereka merasa nama Aby dan Ela hampir sama. Akhirnya Keysha menjelaskan kalau Aby dan Ela adalah saudara kembar dari keluarga Aditya Gunadi.


Ternyata dua pejabat tinggi Barrakh Corp tertarik pada putra - putri salah satu pendiri ADS Corp. Wajar saja mengingat rupa dan prestasi mereka yang sangat membanggakan.


Acara akhirnya selesai dengan lancar dan sukses. Fajar, Keysha dan Ryza saling berjabat tangan dengan para karyawan yang ikut dalam rapat besar ini.


Setelah acara pelantikan selesai Fajar, Keysha dan Ryza beserta pasangan mereka masing - masing berkumpul di ruangan baru Fajar begitu juga dengan orangtua mereka.


Mereka duduk di sofa yang ada dalam ruang kerja Omar dulu dan saat ini sudah menjadi ruang kerja Fajar.


"Apa rencana Papa selanjutnya setelah pensiun menjadi pejabat Barrakh Corp?" tanya Ela.


"Papa mau istirahat, jalan - jalan atau mencari kesibukan di rumah seperti berkebun menanam sayur - sayuran dan bunga. Lagian sebentar lagi Papa juga akan punya kesibukan baru" jawab Omar sambil tersenyum ramah.


"Kesibukan apa Pa, Papa kok gak pernah cerita padaku?" tanya Fajar penasaran.


"Bermain dengan cucu, kan sebentar lagi kalian akan menikah, Papa doakan secepatnya menyusul Keysha begitu juga dengan Sintia ya. Kasihan si Jin udah ngarep punya cucu dari Si Tuyul" jawab Omar.


Sintia tersenyum mendengar kata - kata Omar. Benar kata suaminya soal nama sebutan untuk mertua dan suaminya. Rasanya lucu mendengarnya langsung dari mulut mantan petinggi Barrakh Corp.


"Oh iya Fa, besok kita akan meeting pertama dengan PT. XXX" lapor Keysha.


"Itu perusahaan tempat mantan si Rafa kan?" tanya Kevin.


"Iya Pa, perusahaan tempat Lisa bekerja. Dia sekretaris CEO Perusahaan tersebut" jawab Keysha.


"Hati - hati Fa, Om kok rasanya punya firasat buruk tentang cewek itu. Soalnya Om lihat dengan mata Om sendiri gimana dulu dia berusaha merayu Aby waktu di pesta ulang tahun Om" Kevin memberi peringatan.


"Iya Fa kamu harus lebih hati - hati. Dia punya hati busuk, berbeda dengan penampilannya" sambung Aby.


"Aku akan lebih berhati - hati" jawab Fajar.


"Aku tidak takut kamu akan tergoda Fa, aku takutnya kamu malah muntah di depan si Lisa" potong Ela.


"Lebih bagus El, sekalian kamu muntahin wajahnya Fa seperti Papa kamu waktu di goda Mak Lampir Albino" ucap Kevin.


"Mak Lampir Albino?" tanya Fajar terkejut.


"Iya dulu ada yang mau gangguin Papa kamu, tingkah lakunya persis Mak Lampir bedanya dia wanita bule. Makanya Papa kamu nyebutnya Mak Lampir Albino" jawab Kevin.


"Lisa juga julukannya Mak lampir Om. Kok bisa sama ya namanya? Mungkin karena mereka sama - sama wanita penggoda kali ya" sambung Ela.


"Mungkin itu memang julukan yang pas untuk wanita nakal seperti mereka tapi peristiwa Papa nya si Fajar malah membuat untung si Jin Iprit tuh" goda Kevin.


"Lho kok malah Papa yang untung Om?" tanya Ryza ingin tau.


"Mak Lampir Albino kasi obat perangsang untuk Omar eh yang minum malah Oryza. Akhirnya Si Jin yang memadamkan bara api dalam tubuh Oryza" jawab Kevin.


"Maksud Om, Papa dan Mama...." Ryza tidak berani melanjutkan.


"Bukan seperti yang kamu kira Ry, Papa cuma merendam Mama kamu di dalam bak kamar mandi hotel biar Mama kamu adem. Tapi rupanya kelamaan, besoknya Mama kamu malah demam dan flu" jawab August langsung.


"Tapi kan sejak malam itu kamu jadi suka sama Oryza dan tidak menganggapnya anak kecil lagi" goda Kevin.


"Yaaah kalau soal itu aku akui, memang sejak saat itu aku mulai menyukai Oryza" jawab August sambil tersenyum mengingat kenangan manisnya dulu bersama istrinya.


"Cie.. cie... kenangan manis Papa. Coba kalau Mama lihat Papa bucin gini" goda Ryza.


"Huss.. kami juga kan pernah muda. Kalau kami tidak merasakan bucin seperti istilah anak muda sekarang tentu kalian tidak akan lahir ke dunia ini" bantah August.


Ryza masih tersenyum melihat tingkah Papanya yang malu - malu.


"Trus gimana donk besok cara kamu menghadapi keganasan Mak Lampir Lisa?" tanya Ela kembali ke topik pembicaraan semula.


"Gak ada cara lain ya harus di hadapi langsung. Muntahin aja si siapa tadi namanya? Hah sebut sajalah Mak Lampir. Kamu muntahin aja wajahnya Fa, Papa yakin itu senjata yang ampuh untuk mengusir dia secara alami. Dia pasti jijik dan gak mau dekat kamu lagi" jawab Okar.


"Iya donk, makanya Papa lebih berpengalaman dari kamu" balas Omar.


"Makan yuk, udah siang ni. Kita makan siang di restourant terdekat saja sekaligus merayakan pelantikan anak - anak tengil ini" ajak Kevin.


"Boleh juga itu" balas Omar.


Omar dan sahabat serta anak - anak dan menantu mereka makan di restourant terdekat dari Perusahaan Barrakh Corp.


Setelah mereka selesai makan siang bersama Omar, Kevin dan August kembali ke rumah masing - masing, Ela dan Sintia balik ke butik sedangkan Aby kembali ke kantornya.


Sementara Fajar, Keysha dan Ryza kembali ke kantor karena hari ini adalah hari pertama mereka bekerja dengan jabatan yang baru.


Di ruangannya Fajar baru ingat pembicaraannya tadi malam dengan Ela mengenai permintaan honeymoon mereka setelah pesta pernikahan mereka.


Fajar segera meraih telephone selularnya dan mencari nama Jimmy asisten pribadinya di London.


"Halo Jim" ucap Fajar memulai pembicaraannya.


"Yup Bos" jawab Jimmy dari seberang.


"Nanti kamu ke Indonesia berangkat naik pesawat Barrakh beserta orangtua Catherine asistennya Princess di London" perintah Fajar.


"Oke Bos" jawab Jimmy.


"Yang paling penting segera kamu urus acara honeymoon aku dan Princess" ucap Fajar.


"Bos mau honeymoon kemana?" tanya Jimmy.


"Nanti aku kirim sama kamu melalui pesan saja karena Princess ingin tujuan honeymoon kami di rahasiakan. Ingat jangan sampai bocor. Kamu urus semuanya dan ini rahasia. Kalau sampai bocor kamu rasakan akibatnya" ancam Fajar.


"Oke Bos, saya mengerti. Secepatnya begitu Bos berikan tujuan dan tempat Bos akan pergi honeymoon dengan Princess saya akan urus semua kebutuhan selama kalian honeymoon" jawab Jimmy.


"Bagus, kamu memang paling bisa diandalkan" puji Fajar.


"Terimakasih Bos. Btw berapa hari rencananya Bos akan honeymoon?" tanya Jimmy.


"Satu minggu. Begitu acara resepsi selesai kami akan langsung pergi dan tanpa sepengetahuan siapapun juga termasuk keluargaku. Seperti yang aku bilang tidak ada yang boleh tau kapan kami pergi dan kemana tujuan kami" tegas Fajar.


"Siap Bos. Semua akan saya urus" jawab Jimmy.


"Bagus. Sudah dulu ya, tunggu perintah saya selanjutnya" ucap Fajar.


"Baik Bos" balas Jimmy.


Fajar menutup telephonenya tak lama dia pun mengirim tempat yang akan mereka tuju untuk honeymoon setelah resepsi pernikahannya bersama Ela.


Pesan Terkirim....


.


.


BERSAMBUNG


Hai readers... maaf baru sempat up. Harap maklum persiapan lebaran.


Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin.


Selamat Hari Raya Idul Fitri...


(Bagi para readers yang menjalaninya)


Dan untuk semuanya semoga kita sehat selalu. Aamiin...