
Satu bulan berlalu, semua orang perlahan-lahan sudah mulai melupakan kejadian di London. Semua kembali ke rutinitas seperti biasanya.
F3STER juga sudah kembali sekolah, memasuki semester yang baru. Mereka sudah berhenti bercerita kepada teman - temannya tentang liburan mereka di London.
"Shab.. nanti kami ikut ke rumah Opa Oma ya. Udah lama gak ke sana" ucap Fael.
"Iya, aku sudah kangen masakan Oma Aca" sambut Fela.
"Ya sudah kalau begitu nanti kita ke rumah ya" jawab Shaby.
Sepulang sekolah Triplet ikut Shaby ke rumah Oma dan Opa mereka. Shaby memang anak dari Kakak Mama mereka, seharusnya mereka memanggil kakak kepada Shaby tapi karena umur mereka beda dua bulan saja entah mengapa dari kecil mereka tidak mau memanggil Kakak kepada Shaby.
"Assalamu'alaikum Omaaaa" sapa Elfa.
"Wa'alaikumsalam sayang, kalian sama siapa ke sini?" tanya Alexa.
"Ikut bareng Shaby" jawab Fela.
"Oma masak soto donk, aku kangen soto Oma" pinta Fael.
"Sebentar Oma lihat dulu ya bahan - bahannya di kulkas" balas Alexa.
Triplet dan Shaby bermain di teras belakang dekat kolam renang tak lama kemudian Keysha pulang.
"Lho Ma.. Kok cepat pulangnya?" tanya Shaby ketika melihat Mamanya masuk ke dalam rumah.
"Iya Sha, Mama lagi gak enak badan" jawab Keysha dengan wajah lesu.
Keysha duduk sebentar di sofa kemudian dia berdiri ingin berjalan menyapa putra dan keponakannya.
"Kalian ngumpul di sini? sudah lama pulang?" tanya Keysha.
"Iya Ma, kami ikut Shaby ke sini sepulnah sekolah" jawab Fael.
"Mama ke kamar dulu ya istirahat, kepala Mama pusing" pamit Keysha.
Keysha membalikkan badannya dan ingin berjalan menuju kamar tiba-tiba.
Bruk....
Sontak Shaby dan Triplet melihat ke arah Keysha dan alangkah terkejutnya mereka melihat Keysha sudah tergeletak di lantai.
"Mamaaaa..... " ucap mereka bersama - sama dan berlari mendekati Keysha.
"Oma... Mama omaaaaaa.... " teriak Fela.
Alexa keluar dari dapur dengan terburu - buru.
"Keysha.. " panggil Alexa.
Elfa meraih telepon yang ada di rumah Opanya dan langsung menghubungi Fajar.
"Papa..." panggil Elfa.
"Ada apa sayang? kenapa kamu telepon dari rumah Opa?" tanya Fajar.
"Papa.. tolong Papa. Mama pingsan" lapor Elfa.
"Mama? Mama kamu di sana juga?" tanya Fajar
"Bukaaaan... tapi Mama Keysha" jawab Elfa.
Fajar yang mengetahui Keysha pulang lebih awal karena tidak enak badan langsung terkejut mendengar kabar dari Elfa.
"Baik sayang, Papa akan ke sana. Papa hubungi Papa Aby dulu ya sama Mama kamu" ucap Fajar.
Elfa menutup telepon Opanya.
"Ayo kita bawa Mama ke kamar" ajak Shaby.
"Fela panggil Mang Surya di depan" perintah Alexa.
"Gak usah Oma, kami bisa kok membawa Mama ke kamar" balas Shaby.
Shaby, Elfa dan Fael yang merupakan atlet bela diri dibantu Alexa akhirnya membawa Keysha ke kamar. Mereka membuka jilbab Keysha dan memijit tubuh Keysha.
Shaby memijit kepala Mamanya, sedangkan Fael dan Fela memijit kaki Keysha.
Elfa berlari ke dapur mengambil air minum yang hangat dan Alexa mengoleskan minyak angin ke hidung dan kepala Keysha.
Tak lama mata Keysha terbuka. Dia memijit kepalanya yang terasa sangat pusing.
"Aku kenapa Ma?" tanya Keysha.
"Kamu pingsan sayang. Apa yang kamu rasakan" Alexa balik bertanya.
"Kita ke dokter yuk" ajak Alexa.
"Sebentar lagi aja Ma, masih enakan tiduran dulu. Kepalaku pusing banget" jawab Keysha.
"Nih Ma, minum dulu" Elfa membawa segelas air putih hangat dan memberikannya kepada Keysha untuk di minum.
"Tadi aku sudah hubungi Papa, Papa juga akan hubungi Papa Aby dan Mama kami" lapor Elfa.
"Ya sudah tunggu Papa sama Mama kalian datang aja kalau begitu. Kamu sudah makan?" tanya Alexa.
"Belum Ma, di kantor tadi aku gak selera makan. Aku tiduran dulu aja. Aku udah gak apa - apa kok Ma" jawab Keysha.
"Ya sudah kalian keluar dulu ya, Oma tadi sudah siapkan makanan di meja makan. Biarkan Mama kalian istirahat sebentar" perintah Alexa.
Shaby dan Triplet keluar dari kamar Keysha menuju ruang makan. Mereka makan siang soto Medan yang tadi di masak Alexa khusus untuk cucu - cucunya.
Setelah mereka selesai makan Fajar tiba di rumah mertuanya beserta Aby dan tak lama Ela.
"Mana Keysha?" tanya Aby tergesa-gesa.
"Di kamar Pa, sedang di temani Oma" jawab Shaby.
Aby segera masuk ke kamarnya di susul Ela, sedangkan Fajar duduk di meja makan bersama anak - anak.
"Papa sudah makan?" tanya Elfa.
"Belum" jawab Fajar.
"Mau aku ambilkan makanan untuk Papa?" tawar Elfa.
"Boleh sayang" jawab Fajar.
Elfa mengambilkan piring dan gelas dari dapur kemudian meletakkannya tepat di depan Fajar. Fajar makan siang dengan lahap karena dia sangat lapar. Tadi saat Elfa menelepon dia segera pergi dengan terburu - buru sampai lupa belum makan siang.
Saat Fajar makan siang, Ela keluar dari kamar Aby.
"Mas kamu makan duluan? Waag gak ngajak - ngajak aku ya" sindir Ela.
"Sorry yank aku laper banget" jawab Fajar.
"Gimana Mama, Tante?" tanya Shaby pada Ela.
"Mama kamu pusing sayang, sebentar lagi akan dibawa Papa kamu ke dokter sekalian mau diperiksa kenapa tadi Mama kamu pingsan" jelas Ela.
"Semoga Mama tidak apa - apa ya Ma" jawab Fela.
"Amin sayang, kalian berdoa donk untuk kesehatan Mama Keysha" balas Ela.
"El ambilin makanan buat Keysha donk, dan tolong antarin ke kamarnya" perintah Alexa.
"Eh iya Ma, aku sampai lupa" jawab Ela kaget.
Ela mengambilkan masakan Keysha dan membawanya ke kamar Keysha dan Aby.
Sore harinya setelah Keysha istirahat tidur siang, Aby membawa Keysha ke Rumah Sakit. Elfa dan keluarga kecilnya menunggu di rumah Mamanya bersama Shaby, Mama dan Papa Ela.
Sesampainya di rumah sakit.
"Ibu Keysha Barrakh, apa keluhan Anda?" tanya Dokter dengan ramah.
"Dari tadi pagi badan saya rasanya tidak enak Dok. Pusing dan lemas bahkan tadi siang saya sempat pingsan. Setelah minum obat dan tidur, rasa pusing di kepala saya tidak kunjung sembuh" lapor Keysha.
"Baiklah kalau begitu, silahkan berbaring di tempat tidur ya Bu" perintah Dokter.
Keysha pun mengikuti intruksi dokter dan berbaring di atas tempat tidur. Dokter kemudian memeriksa tubuh Keysha dengan teliti.
Dokter tersenyum dengan ramah sambil menatap Keysha. Kemudian kembali ke tempat duduknya begitu juga Keysha.
"Bagaimana Dok keadaan istri saya?" tanya Aby khawatir.
"Ibu Keysha baik - baik saja Pak, malah sangat baik sehingga siap untuk mengandung" ungkap Dokter.
"Ma.. maksud Dokter?" tanya Keysha langsung tak percaya.
"Selamat Bu, saat ini Ibu sedang hamil. Sekarang saya rujuk ke dokter kandungan ya untuk memeriksakan kandungannya" jawab Dokter.
.
.
BERSAMBUNG