Find The KEY

Find The KEY
Ep. 57



"Apaaaa??? Kami harus ikut juga By?" tanya Rafa terkejut.


"Waaah parah calon mertu lo. Sampai segitunya gak percayanya sama lo" ucap Disil.


Aby mengangkat bahunya.


"Aku harus membuktikan kalau ucapan aku benar. Tidak ada yang aku sembunyikan. Besok aku akan membawa kalian ikut bersamaku dan aku juga akan menunjukkan rekaman cctv yang ada di hpku" ucap Aby.


"Oke By, aku siap membantu kamu dan aku akan menceritakan kejadian yang sebenarnya" sambung Rafa.


"Terimakasih Raf" balas Aby.


**********


Esok harinya.


Jam sembilan pagi Aby, Disil dan Rafa sudah sampai di Perusahaan Barrakh Corp. Mereka sudah menunggu di ruang tunggu lantai paling atas. Dimana di sanalah ruangan para pejabat perusahaan.


Keysha sudah diberitahukan terlebih dahulu oleh Aby tentang maksud kedatangan mereka datang ke Perusahaan Barrakh Corp.


Keysha lebih dulu masuk ke ruangan Papanya.


"Pa, Aby dan teman-temannya sudah menunggu Papa di luar" ucap Keysha.


"Cepat sekali dia datang. Pagi-pagi sudah buat orang kesal saja" jawab Kevin.


"Kamu tidak boleh begitu Vin. Kalau kamu mau menguji dia berlakulah adil. Jangan kamu halang-halangi usahanya. Dia sudah menunjukkan keseriusannya pada kamu" nasehat Omar.


"Sepertinya dia serius pada Keysha" ucap August sambil melirik Keysha.


Keysha hanya tertunduk. Dia tidak tahu harus berbuat apa di depan Papanya.


"Suruh dia masuk" perintah Kevin pada putrinya.


"Kalau begitu kamu lebih baik keluar. Biarlah kamu saja yang menyelesaikan urusan kamu. Tidak enak kalau kami ikut campur. Yuk Gus" Omar segera berdiri dan melangkah keluar ruangan Kevin di susul August di belakangnya.


Saat hendak masuk Aby berpapasan dengan Omar Barrakh. Dia dan para sahabatnya memberikan salam hormat.


"Berjuanglah anak muda. Raih masa depan kamu dalam genggaman tanganmu" ucap Omar sambil menepuk bahu Aby.


Kemudian mereka berlalu meninggalkan Aby dan teman-temannya.


"Selamat pagi Pak" sapa Aby saat dia dan teman-temannya masuk ke ruangan Kevin.


Mereka menjabat tangan Kevin secara bergantian.


"Silahkan duduk" perintah Kevin.


Aby dan para sahabatnya duduk di sofa begitu juga Kevin yang langsung mengambil posisi di depan Aby dan Keysah duduk di samping Papanya.


Dengan tatapan tajan Kevin memulai pembicaraannya


"Jadi sudah bagaimana perkembangannya?" tanya Kevin.


"Ini Pak, saya sudah bawa sahabat saya yang ada di lokasi kejadian. Bapak bisa tanyakan langsung pada mereka apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu" ucap Aby.


Kevin melirik ke arah Rafa dan Disil.


"Maaf Pak kalau kedatangan kami ke sini lancang. Ada pun kedatangan kami ke sini untuk memberikan penjelasan yang sebenarnya kepada Bapak. Malam itu saya dan sahabat saya Disil juga hendak ke toilet dan kami melihat Aby dan mantan pacar saya pergi ke tempat yang sepi. Tiba-tiba saat di situ mantan pacar saya memeluk Aby.Tidak ada yang terjadi saat itu Pak karena Aby langsung menolak mantan pacar saya. Saat itu mantan pacar sayalah yang salah. Dia mencoba merayu Aby. Setelah kejadian itu saya akhirnya memutuskan pacar saya" ungkap Rafa.


"Benar Pak, saya juga melihat kejadian itu. Sambung Disil.


"Kalau Bapak tidak percaya lihatlah ini" Aby segera menyerahkan hlnya ke arah Kevin dan dia memutar rekaman video cctv saat kejadian itu.


Ternyata kamu jujur nilai kamu bertambah anak muda. Tapi masih banyak lagi ujian yang akan kamu jalani. Aku belum bisa mempercayakan putriku untuk kamu jaga seumur hidupmu.


"Pa.." ucap Keysha.


Keysha sungguh tidak menyangka Papanya akan berbuat seperti itu.


"Kenapa Key? Kamu menganggap Papa sudah mengerjain pemuda ini? Ini adalah ujian untuknya. Kalau dia lulus melewati semua ujian yang Papa berikan baru Papa akan memberikan restu Papa kepadanya untuk melamar kamu" ucap Kevin tegas


Rafa dan Disil menatap ke arah Aby, sedangkan Aby masih terlihat tenang.


"Baik Pak, saya akan menjalani apapun syarat yang Bapak berikan untuk saya" jawab Aby tenang dan tegas.


Kevin tersenyum mendengar jawaban Aby.


"Apa kamu bisa beladiri?" tanya Kevin.


"Bisa Pak" jawab Aby singkat.


"Beladiri apa yang kamu kuasai?" tanya Kevin lagi.


"Taekwondo Pak" jawab Aby kembali.


"Bagus. Kamu boleh membawa salah satu dari teman kamu untuk tanding beladiri. Satu group terdiri dari dua orang. Nanti kalian akan bertanding dengan orang-orang pilihan saya. Kalau Tim kamu menang saya akan memberikan restu saya pada kamu. Karena dengan begitu saya menganggap kamu bisa menjaga Keysha dengan baik. Apa kamu sanggup?" tanya Kevin.


"InsyaAllah sanggup Pak" jawab Aby tegas.


"Kalau begitu saya beri kalian waktu dua minggu untuk mempersiapkan fisik kalian. Setelah dua mimggu, tunggu intruksi dari saya. Dimana dan kapan pastinya kalian akan bertanding" perintah Kevin.


"Pa.." Keysha memanggil Papanya.


Kevin mengangkat tangannya dan memberi isyarat pada Keysha untuk tidak bicara ataupun memotong pembicaraannya.


"Kamu diam dan tenang saja Key, biar semua Papa yang atur dan Papa yang menentukan ujian apa yang akan di jalani pria ini. Kalau dia memang serius dengan kamu pasti dia akan berjuang mati-matian. Bukan begitu Abyasa?" Kevin memberi penekanan pada pertanyaannya.


"Iya Pak, saya akan berjuang sampai akhir. Saya tidak akan mundur ataupun menyerah" jawab Aby tidak takut dengan ancaman yang diberikan Kevin.


Rafa dan Disil saling pandang.


Calon mertua gila, baru kali ini aku dengar ada ujian untuk melamar anak gadis orang. Seperti zaman kerajaan aja diadakan sayembara untuk mempersunting seorang putri kerajaan. Untung Papa Mertuaku, Papa Sandy tidak mengajukan syarat seperti ini, bisa gagal aku menikah dengan Ditha. Secara aku tidak pinter beladiri. Disil menelan salivanya.


Buseeet calon mertua Aby ngeri banget kasi syarat untuk ngelamar anak gadisnya. Wah satu tim ada dua orang. Sepertinya aku harus membantu Aby nih. Tapi udah lama juga gak latihan ke Dojang. Batin Rafa.


"Saya rasa cukup sudah waktu kita bicara hari ini. Tunggulah kabar dari saya dua minggu lagi. Waktu dan tempat nanti akan saya kabari" perintah Kevin.


"Baik Pak, terimakasih atas kesempatan yang Bapak berikan kepada saya. Saya sangat Bapak memberi kesempatan kepada saya untuk melamar Keysha walau memakai syarat. InsyaAllah saya bisa memenuhi semua permintaan Bapak" Aby berdiri dan menjabat tangan Kevin begitu juga dengan teman-temannya.


Setelah itu mereka undur diri, kembali ke ADS Corp. Keysha mengantar kepergian mereka sampai ke lift.


Sementara di ruang kerja Kevin, Kevin meraih hpnya dan mencoba menghubungi seseorang.


"Halo... Om butuh bantuan kamu"


.


.


BERSAMBUNG


Para readers... masih semangat kan bacanya??? Maaf hari ini upnya agak lama. Maklum baru pulang dari luar kota. Otakku mumet belum dapat inspirasi 😂😂


Sabar ya yang nunggu Ela dan Fajar pulang. Mereka pasti pulang aku udah pesan tiket mereka tapi belum bisa harus swab covid dulu 🤣🤣


Mending kita kelarin kisah kasih sahabatnya dulu ya. Nanti kisah mereka pasti lebih seru deh.


Terimakasih