
Kerjasama Perusahaan ADS Corp dan Barrakh Corp sudah berjalan satu bulan lebih. Sudah selama itu juga Aby dan Keysha bekerjasama dan berhubungan.
Hubungan mereka juga semakin akrab. Mereka sering bercanda dan keluar untuk makan bareng. Baik itu saat makan siang ataupun makan malam.
Aby dan Keysha sama-sama merasa nyaman setiap berjalan bersama. Keysha merasa sangat senang setiap berbincang dengan Aby.
Sepertinya Aby adalah pria yang baik dan sopan. Batin Keysha.
Tok... tok.. tok..
"Lagi melamun nona?" tanya Ryza.
"Hei.. Ry, kapan pulang?" tanya Keysha.
"Kemarin malam" jawab Ryza sambil berjalan melangkah keruangan Keysha.
"Si Lampu Aladin gak ikut?" tanya Keysha.
Ryza menggelengkan kepalanya.
"Susah ngajak tuh anak pulang. Dia lagi sibuk nyari obatnya" jawab Ryza.
"Oh ya, udah dapat?" tanya Keysha.
"Katanya sih udah. Tapi dia gak tau siapa orangnya. Bahkan nama aslinya saja dia gak tau. Dia cuma dapat informasi dari sebuah gambar saja" ungkap Ryza.
"Dasar.. Anak aneh untuk seseorang yang aneh juga" balas Keysha.
"Aku sih berharap apa yang dia cari dapat dia temukan. Kasihan lama banget dia menemukan antimonya" doa Ryza.
"Kok antimo?" tanya Keysha bingung.
"Iya antimo obat anti mabuk wanita hahahaha?" ledek Ryza.
"Iya juga ya si Antimo hahaha lucu juga. Aku udah gak sabar mau menggodanya" sambut Keysha.
"Key kamu ada waktu gak sore ini?" tanyq Ryza.
"Mmmm... sepertinya kosong. Kenapa?" tanyq Keysha penasaran.
"Mau temani aku gak?" ajak Ryza.
"Kemana?" Keysha bertanya lagi.
"Ke suatu tempat" balas Ryza.
"Tergantung..." ucap Keysha sengaja terpotong.
"Tergantung apa?" Ryza balik bertanya.
"Tergantung apa yang menggantung" goda Keysya.
"Hahahha.. udah pinter kamu sekarang ya" balas Ryza.
"Ya pinter donk, belajar dari kalian berdua si Lampu Aladin dan si Tuyul" ledek Keysha.
"Hahaha... pinter... pinter.. diajari langsung diserap" puji Ryza.
"Cepatan nih, kalau gak mau cerita aku gak mau ikut, kamu aja yang pergi nanti sore" desak Keysha.
"Jadi gini Kunci Serep, pas malam ulang tahun perusahaan kita aku ketemu sama cewek cantiiiik banget. Sudah dua bulan ini aku rindukan. Sayangnya setelah acara itu aku harus terbang menemani Lampu Aladin di London jadi aku gak sempat deketin cewek itu" ungkap Ryza.
"Hemm.. menarik. Jadi ceritanya kita mau ngejar cewek nih?" tanya Keysha.
"Yup.. begitulah" jawab Ryza singkat.
"Oke... demi kamu yul aku rela deh ikut kemanapun kamu bawa" ungkap Keysha.
"Tapi nanti di sana kamu pura-pura eh maksud aku disana nanti kamu cari gaun ya" pinta Ryza.
Kening Keysha mengkerut karena berfikir.
"Dia punya butik Key, jadi kita kesana pura-pura cari gaun untuk kamu. Kesannya kan gak sengaja gitu ketemunya" ucap Ryza.
"Ooow... pakai misi toh. Bilang kek dari tadi biar akunya mudeng" balas Keysha.
"Lah ini kan aku udah bilang Kunci Sereeep" ucap Ryza kesal.
"Jiaaah ngegas dia. Ngambek ah" balas Keysha.
"Ampun... ampun... jangan pakai ngambek ya Tuan Putri. Aku kalaaah" goda Ryza.
"Oke jam 5 teng kita go ya..." ucap Keysha.
"Thanks Sis. Sarangeyo... muach aku padamu" goda Ryza sambil berlalu keluat dari ruangan Keysha.
Waktu berlalu begitu cepat, tanpa terasa jarum pendek jam sudah menunjukkan angka lima. Ryza datang tepat waktu menghampiri Keysha yang ada diruangannya.
Tampak Keysha sedang bersiap-siap mematikan komputer di mejanya dan merapikan semua berkas-berkas yang ada di meja tersebut.
"Udah siap?" tanya Ryza.
"Ok, Lets goooo... " balas Keysha.
Sesuai janji mereka, sore ini mereka langsung menjalankan misi untuk menemui wanita yang sudah dua bulan ini datang ke mimpi Ryza.
Ryza menjalankan mobil menuju alamat yang sudah dia cari-cari sedari pagi melalui google map. Tak memakan waktu yang lama akhirnya sampailah mereka di depan sebuah butik.
"ADS Butik? Aku kog kebayang ADS Corp ya?" tanya Keysha penasaran.
"Secara tak langsung sih mereka ada hubungannya Key. Beberapa pendiri ADS Butik ini adalah anak dari pemilik ADS Corp. Kecuali wanita yang menjadi target aku ini. Dia hanya anak salah satu sahabat dari para pemilik ADS Corp. Tapi aslinya Butik ini tidak ada sangkut pautnya dengan Perusahaan ADS Corp" jelas Ryza.
"Mengapa kita dikelilingi orang-orang ADS Corp ya" oceh Keyhsa yang tiba-tiba teringat pada Abyasa.
"Maksud kamu?" tanya Ryza bingung.
"Ah tidak.. tidak.. aku cuma mencoba menghubungkan kedua namanya" jawab Keysha mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Yuk kita masuk" ajak Ryza.
Ryza dan Keysha turun dari mobil kemudian melangkah masuk kedalam Butik yang cukup besar. Gedung itu berukuran empat ruko yang di gabung menjadi satu dan terdiri dari empat lantai.
Bentuk luar Butik tersebut sangat unik dan manis.
"Pinter banget yang mendesign bentuk Butik ini" puji Keysha.
"Masuk yuk" ajak Ryza kemudian.
"Ayuk, aku sudah gak sabar ingin melihat-lihat. Feeling aku bagus nih. Sepertinya aku sudah jatuh hati sama Butik ini" ucap Keysha senang.
Ryza dan Keysha masuk ke dalam Butik.
Tring... tring....
Bunyi lonceng unik saat mereka membuka pintu ADS Butik.
Ryza dan Keysha memperhatikan desain interior butik tersebut. Dua kata yang ada dibenak mereka Butik ini cantik dan nyaman.
"Selamat sore Pak, Bu, ada yang bisa kami bantu?" tanya seorang gadis yang mereka tebak adalah karyawan di Butik ini.
"Kami mencari gaun pesta?" tanya Keysha.
"Untuk gaun pesta silahkan naik kelantai dua. Bisa melalui tangga ataupun lift" ucap gadis itu menerangkan.
"Kami naik tangga aja" sambut Keysha.
"Mari saya antar ke atas" ajak gadia itu.
Keysha dan Ryza melangkah mengikuti karyawan tersebut kearah tangga sambil menikmati desain Butik ini yang sangat unik dan enak dipandang.
Tak lama mereka sampai dilantai dua gedung ini.
"Silahkan Ibu pilih gaun-gaun yang Ibu inginkan" ucap karyawan itu.
Keysha melihat banyak gaun-gaun indah yang di pajang di manekin yang tersusun rapi di Butik tersebut. Ada juga gaun yang di gantung di lemari yang di tata sangat rapi.
Keysha terlihat sedang mencari gaun yang sesuai dengan seleranya.
"Mmm... Disini ada designernya gak? kalau pesan dengan designer di Butik ini bisa gak?" tanya Keysha ingin tau.
Dia sangat menyukai model gaun-gaun yang dipajang di manekin sehingga dia penasaran siapa yang sudah merancang semua gaun-gaun ini.
"Bisa bu tapi designernya tidak ada disini. Ibu bisa menanyakan dan menjelaskan pada salah satu pemilik butik ini. Nanti beliau yang akan mencatat sesuai keinginan Ibu" ungkap karyawan tersebut.
"Lho kenapa di catat?" tanya Keysha heran.
"Designernya diluar negeri Bu, beliau salah satu pemilik butik ini yang kuliah fashion designer di luar negeri dan belum pernah pulang ke Indonesia" karyawan tersebut mencoba menjelaskan.
"Kok bisa begitu ya cara memesannya?" tanya Keysha semakin penasaran.
"Saya panggilkan saja salah satu pemilik Butik ini ya Bu, nanti beliau saja yang menjelaskan kepada Ibu" ucap gadis itu.
"Baiklah" jawab Keysha.
Gadis tersebut meraih interkom yang ada di meja kasir lantai dua.
"Sore Mbak ada customer kita yang mau memesan gaun mbak. Beliau meminta bertemu dengan designer butik kita" ucap gadis tersebut.
"Baik Mbak, akan saya sampaikan" sambungnya lagi.
Kemudian karyawan tersebut menutup teleponnya.
"Sebentar ya Bu, sebentar lagi pemilik Butik ini akan turun kemari" ucap karyawab itu sopan.
Tak lama bunyi pintu lift berbunyi.
Ting...
Keluarlah seorang gadis cantik dari dalam lift itu
"Lho kamu.....?"
.
.
BERSAMBUNG