
Akhirnya hari yang di tunggu - tunggu keluarga Barrakh dan Gunadi tiba juga. Akad nikah di jadwalkan akan berlangsung jam 2 siang. Setelah selesai akad nikah akan dilanjutkan dengan resepsi pernikahan yang dimulai jam tujuh malam di hotel keluarga Barrakh.
Kedua keluarga sudah berkumpul di ballroom hotel keluarga Barrakh dengan menggunakan pakaian serba putih untuk akad nikah.
Design baju pengantin Keysha yang di gambar oleh Ela. Keysha meminta model sederhana tapi tetap elegan. Tinggal di modif dengan jibab dan selendanf panjang yang tergerai di belakang menambah kecantikan Keysha siang itu.
Aby sudah duduk di meja tempat ijab kabul berlangsung dengan pakaian pengantin serba putih serasi dengan pakaian yang dipakai Keysha.
Tepat jam dua siang ijab kabul di mulai. Seluruh keluarga terlihat tenang menyaksikan detik - detik bersejarah dalam hidup Aby dan Keysha.
Dan akhirnya ijab kabul sudah diucapkan dengan lantang. Semua mengucapkan hamdalah dan mendoakan rumah tangga yanh sakinah, mawaddah, warrahmah untuk mereka berdua.
"Alhamdulillah...."
"Barakallaah..." ucap semya yang hadir di ruangan itu.
Kini Keysha berjalan di dampingi oleh dua sepupunya Shakira dan Auza melangkah mendekat ke arah Aby yang terlihat sangat tampan.
Mereka sudah berdiri sejajar. Sungguh pasangan yang sangat serasi. Sang pengantin pria yang sangat tampan dan gagah sedangkan pengantin wanitanya cantik dan anggun.
Keysha mencium tangan Aby dengan takjim disambut dengan doa dan kecupan dari Aby di kening Keysha. Abyasa mengucapkan doa pernikahan untuk istrinya.
Kemudian mereka saling menyematkan cincin pernikahan dan setelah itu menandatangani surat nikah yang di serahkan oleh kadi nikah.
Setelah itu kedua pengantin baru sungkem kepada kedua orangtua mereka. Tangis haru dan bahagia menyelimuti suasana siang itu di ballroom hotel.
Aby dan Keysha meminta restu kedua orangtua mereka. Baru setelah itu mereka duduk di atas pelaminan.
Seluruh keluarga besar mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Senyum bahagia selalu terpancar dari wajah pasutri itu.
Acara akad nikah selesai sampai jam 5. Kedua pengantin dan keluarga bersiap - siap untuk menghadiri acara resepsi nanti malam.
Keysha dan Aby sudah berada di kamar pengantin
mereka. Tapi mereka tidak tinggal berdua ada satu setan yang selalu nyempil mengganggu mereka.
Siapa lagi kalau bukan Ela. Ada aja alasannya, katanya dia ingin membantu Keysha merapikan dan membuka gaun pengantin Keysha yang sebenarnya tidak ribet itu.Tapi Keysha tidak kesal kok. Dia sangat menyayangi adik kembar suaminya itu. Dengan sabar dia meladenin semua ocehan Ela.
"Kakak ipar, kakak sudah tau gak kalau Kak Aby tidur suka mendengkur?" tanya Ela.
"Aku gak tau El, kami kan belum lama kenal dan kami tidak menjalani masa pacaran" jawab Keysha sambil membuka satu persatu pernak-pernik jilbabnya.
"Waaaah lihat Kak Aby, Kak Keysha cantik sekali tanpa jilbab" jerit Ela.
"Cuantik donk, istri siapa dulu ini" sambut Aby dan memeluk pinggang istrinya.
"Hey belum boleh mesra - mesra. Masih ada aku, nanti malam saja" ucap Ela.
"Dek kamu ini mengganggu saja di sini. Kamu masak gak ngerti sih perasaan pengantin baru" ucap Aby kesal.
"Mana aku ngerti, aku kan belum nikah" jawab Ela cuek.
Keysha tersenyum melihat tingkah suami dan kembarannya.
"Kamu pergi sana keluar. Kami mau istirahat" usir Aby.
"Aku mau bantuin Kak Key bukain bajunya" ucap Ela.
"Kakak bisa melakukannya. Gak perlu bantuan kamu" jawab Aby.
"Eits.. aku gak mau gaun rancangan aku ini rusak karena kakak gak sabar malam pertama. Tahan selera dulu ya junior" ucap Ela tak peduli.
"Mas gak apa - apa. Biar aja Ela di sini" ucap Keysha.
Dengan adanya Ela setidaknya bisa mengurangi kecanggungan antara Aby dan Keysha. Keysha masih malu berada berdua saja dengan suaminya.
"Ck... kamu..." decak Aby kesal sambil mengacak - acak rambutnya.
"Aku gak mau jadi setan dan sangat jelas aku bukan setan di sini. Kaliankan sudah menikah sudah halal jadi sudah jadi perkataan kakak itu tidak berlaku lagi" jawab Ela seenaknya.
"Nah justru itu kalau sudah halal beribu malaikat akan turun untuk mencatat semua amalan. Kalau sudah menikah apapun yang dilakukan sepasang suami istri akan di catat sebagai ibadah. Jadi biarkan kakak dan Keysha beribadah dulu ya" pinta Aby.
"Gak mau... kerjaan aku belum siap. Aku mau bantuin Kak Key hapus make up. Ya kan Kak Key?" tanya Ela.
Keysha hanya menjawabnya dengan senyuman.
"Sayang kamu bantuin aku donk usir setan sebiji ini. Gangguin kita aja dari tadi" pinta Aby manja.
"Hahaha Kak geli aku lihat wajah manja kamu, gak biasa" ledek Ela.
Aby kesal melihat adik kembarnya ini. Dia ingin mesra - mesraan dengan istrinya. Baru juga nikah, belum di apa - apain. Kecup juga baru kening doank.
Nih anak suka banget buat aku gregetan. Batin Aby.
Tiba - tiba Aby punya ide. Sepertinya harus aku giniin nih baru anak ini pergi. Lagian dia udah cukup umur dan aku juga ngelakuinnya sama istri aku. Jadi sah - sah aja.
Aby berdiri dengan semangat mendekati Ela yang baru saja selesai bersihin wajah Keysha dari make upnya.
"Awas kamu" ucap Aby.
Aby menarik tangan Keysha dan memeluknya kemudian dia membisikkan sesuatu di telinga Keysha.
"Sayang, kamu harus kerjasama denganku biar biang kerok ini segera keluar" ucap Aby.
Keysha menatap wajah suaminya bingung apa yang akan dilakukan suaminya ini.
"Kak Aby.. woi... woi... ngapain oi" Ela menarik tangan kakaknya.
"Apaan sih El. Aku mau kiss Keysha" ucap Aby.
Aby langsung melancarkan aksinya tanpa malu - malu dia memegang kepala Keysha dan hendak mencium bibir Keysha.
"Ya Tuhaaaan.. mataku ternoda. Tolooooong ada perbuatan tidak senonoh di sini. Hei aku masih di bawah umur" teriak Ela panik.
Walaupun di London dia sering melihat adegan itu tapi tidak di Indonesia dan yang melakukannya adalah kakak kembarnya yang dia kenal selama ini jaim tiba - tiba bisa bertingkah gila seperti saat ini.
"Mamaaaaa mataku sudah tidak suci lagi..." Ela segera membalikkan badannya.
Aby tersenyum melihat tingkah adiknya.
"Udahan belum Kak?" tanya Ela.
Aby pura - pura mendecak dan mengeluarkan suara seolah - olah dia dan Keysha sedang berciuman panas.
"Buka baju kamu sayang... anggap saja dia patung dewi padi" ucap Aby.
Gawat, mati aku. Mereka akan melakukannya di hadapanku. Batin Ela.
"Mama... aku gak kuat. Toloooong" Ela berteriak dan berlari keluar dari kamar pengantin di suite room hotel tempat acara pernikahan berlangsung.
Karena paniknya Ela keluar tanpa melihat kanan kiri dan akhirnya.
Gubraaaak...
@$#%#£/&¥/)#)@&
"KAMU....."
.
.
BERSAMBUNG