Find The KEY

Find The KEY
Ep. 56



"Percaya diri sekali kamu anak muda? Aku tidak akan memberi izin kepada kamu" Tolak Kevin.


"Boleh saya bertanya sesuatu pada Bapak? Mengapa Bapak tidak akan memberikan izin Bapak kepada saya?" tanya Aby.


"Ya karena saya tidak suka sama kamu" jawab Kevin.


"Mengapa Bapak tidak suka?" desak Aby.


"Ya tidak suka aja" ucap Kevin kesal.


"Pastikan ada alasannya Pak. Menurut saya, saya sudah memenuhi syarat untuk menikah. Usia saya sudah cukup, saya mempunyai pekerjaan, saya pekerja keras dan bertanggung jawab. Apa itu tidak cukup Pak untuk bisa menikahi anak Bapak?" tembak Aby.


"Alasannya karena kamu punya banyak wanita di sekeliling kamu" jawab Kevin tegas.


"Wanita mana Pak?" tanya Aby.


"Wanita yang sering bersama kamu dan juga wanita yang selalu bersama sahabat kamu" jawab Kevin.


Walau sebenarnya dia sudah tau kebenarannya tapi dia ingin menguji Aby apakah Aby akan berkata jujur.


"Wanita yang selalu bersama saya itu sahabat saya dari kecil Pak namanya Sintia. Keysha sudah kenal dengan Sintia. Karena Sintia bersama adik saya dan sahabat saya satu lagi Ditha membuka usaha Butik. Dan Keysha sering memesan gaun di Butik mereka" Aby mencoba menjelaskan.


"Kalau Bapak tidak percaya Bapak bisa mencari informasi mengenai pemilik ADS Butik. Orangtua kami bersahabat membuat kami anak-anaknya juga sudah saling berteman sedari kecil" sambung Aby.


"Lalu wanita yang sering bersama sahabat kamu itu?" tebak Kevin.


"Itu memang pacar sahabat saya Pak. Tepatnya mantan pacar dan saya tidak ada hubungan apapun dengannya" jawab Aby.


"Tapi saya melihat kalian berpelukan di malam pesta ulang tahun saya" tuduh Kevin.


"Kejadiannya tidak seperti yang Bapak lihat. Saya di jebak Pak. Saya tidak ada hubungan apapun dengan mantan pacar sahabat saya. Dan malam itu kedua sahabat saya melihat kejadian saat itu. Karenanya malam itu sahabat saya putus dengan pacaranya" bela Aby.


Ternyata dia memang laki-laki yang jujur. Puji Kevin.


Tapi aku tidak mau semudah itu menyerah. Dia harus menjalani beberapa ujian dariku.


"Saya tidak bisa mempercayai kamu secepat itu" ucap Kevin.


"Baik Pak, saya akan membawa saksi dan bukti bahwa saya tidak bersalah dalam kejadian itu" jawab Aby.


"Silahkan kamu buktikan. Saya akan menunggunya. Saat ini saya belum bisa memberi restu kepada kamu" ucap Kevin tegas.


"Saya akan datang membawa buktinya Pak. Saya pastikan itu" balas Aby.


"Kalau begitu carilah bukti itu secepatnya. Maaf sore nanti saya masih ada pertemuan dengan client saya" usir Kevin.


"Baik Pak, saya akan segera mencari buktinya. Terimakasih Bapak mau meluangkan waktu Bapak untuk saya" Aby berdiri dan menjabat tangan Kevin kemudian melangkah pergi meninggalkan ruang kerja Kevin.


Begitu Aby keluar dari ruangan Kevin, Keysha langsung menyambutnya dengan wajah yang tegang penuh tanda tanya.


"Bagaimana?" tanyanya penasaran.


"Papa kamu belum memberi restunya pada kita, tapi jangan khawatir. Aku pasti akan mendapatkannya" jawab Aby.


"Sudah ku bilang By, sangat sulit menaklukkan hati Papa" balas Keysha pasrah.


"Sabar Key, semua akan indah asal kamu mau bersabar. Kalau begitu aku pamit dulu ya. Aku harus mencari suatu bukti yang nanti akan aku tunjukkan pada Papa kamu" ucap Aby.


"Baiklah By, kamu hati-hati di jalan ya. Semoga buktinya bisa segera kamu dapatkan" jawab Keysha.


Aby segera berlalu meninggalkan Keysha dan kemudian berjalan menuju mobilnya. Setelah itu mobil Aby melaju menuju gedung tempat acara pesta ulang tahun Kevin Barrakh.


Aku harus menemukan bukti itu untuk membersihkan namaku. Lihatlah calon mertua kupastikan kau akan menerimaku sebagai menantumu. Tidak ada pria laim yang pantas menikah dengan putrimu kecuali aku. Teriak Aby dalam hati.


Mobil melaju kencang sebelum hari beranjak sore. Untung saja jalanan tidak padat sehingg Aby bisa sampai dengan tepat waktu.


Aby sampai di gedung yang ia tuju setelah itu dia berjalan menuju ruang keamanan. Aby menyampaikan maksud dan tujuannya datang kesitu.


Sang penjaga begitu terkejut mendengar penjelasan dari Aby.


"Apakah pria tersebut berusia kira-kira limah puluh tahunan lebih Pak?" tanya Aby penasaran.


"Tidak Pak, orangnya masih muda. Tetapi setelah beliau mendapatkan rekaman cctvnya beliau mengirimkan video tersebut pada seseorang. Dia memanggil seseorang Bos lewat panggilan telephonenya" ungkap sang penjaga.


Itu pasti suruhan Pak Kevin, ternyata dia lebih dulu memeriksa rekaman cctv. Berarti dia sudah melihat rekaman cctv itu secara keseluruhan dan sudah tau kejadian yang sebenarnya tetapi mengapa dia masih meminta bukti padaku?


Apa sebenarnya yang kau rencanakan calon mertua? tanya Aby dalam hati.


"Kalau begitu boleh saya meminta copy rekaman cctv itu Pak. Saya di jebak dan hanya rekaman cctv itu yang membuktikan kalau saya tidak bersalah" pinta Aby.


"Baik Pak tunggu sebentar" jawab pria itu.


Tak lama Aby sudah mendapatkan rekaman cctv dalam hp nya. Dia segera kembali ke kantornya dan ingin menemui para sahabatnya.


Di Perusahaan ADS Corp.


"Dari mana kamu By?" tanya Disil yang baru saja melihat Aby masuk ke ruang kerjanya.


"Tadi siang aku ke kantor Barrakh Corp" jawabnya singkat.


"Ngapain kamu ke sana?" tanya Disil penasaran.


"Melamar Keysha di hadapan Pak Kevin" jawab Aby datar.


"Kamu serius By?" tanya Rafa.


"Serius. Emangnya aku pernah main-main? Apalagi urusan masa depan. Aku selalu serius" jawab Aby.


"Trus Pak Kevin jawab apa?" Disil dan Rafa menunggu jawaban dari Aby.


"Aku di tolak mentah-mentah" jawabnya kesal.


"Whats?" teriak Disil.


"Kenapa dia menolak kamu By?" tanya Rafa semakin penasaran.


"Menurut Pak Kevin aku ini seorang playboy" jawab Aby masih kesal.


"Hahaha... kasian banget kamu. Pacaran aja belum pernah sudah di fonis playboy" ledek Disil.


"Mengapa dia menuduh kamu playboy By?" Rafa masih bingung dengan sikap Pak Kevin.


"Dia kira aku pacaran dengan Sintia tapi masih berani melamar Keysha. Dan dia juga melihat kejadian saat Lisa memelukku di acara pesta ulang tahun dia kemarin" jawab Aby.


"Waaah bahaya bro.. pantes saja dia menolak kamu" sambut Disil.


"Kamu gak jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Rafa.


"Sudah, aku sudah bilang Sintia itu sahabat aku dari kecil dan Keysha mengenal Sintia. Sedangkan Lisa adalah mantan pacara kamu dan malam itu Lisa menjebakku" Aby duduk di sofa ruang kerjanya sambil melonggarkan dasinya.


Hari ini terasa sangat melelahkan.


"Trus?" Disil penasaran.


"Dia tidak percaya dan dia meminta bukti bahwa aku memang tidak bersalah. Aku sudah ke gedung tempat pesta berlangsung dan aku sudah meminta rekaman cctv kepada tim penjaga gedung. Besok rencananya aku akan menujukkan kepada Pak Kevin hasil rekaman cctvnya" ungkap Aby.


"Bagus itu. Kamu bisa membersihkan nama kamu" sambung Disil.


"Oh iya sekalian besok aku mau mengajak kalian besok ke sana sebagai saksi saat kejadian malam itu" pinta Aby.


"Apa?????"


.


.


BERSAMBUNG