
Setelah selesai bernyanyi mereka berkumpul ditengah pentas saling merangkul. Disil yang memegang mic mulai berbicara.
"Terimakasih buat Papa, Mama, Om dan Tante, ini pasti ulah kalian. Berkat kalian kami berhasil mengulang nostalgila kami yang memang sedikit gila" ucap Disil.
Para tamu undangan kembali tertawa mendengarnya.
"Kami tidak menyangka akan ada acara seperti ini. Sungguh ini sama sekali tak pernah kami bayangkan. Terimakasih aku dan istriku sangat bahagia sekali" Disil menghapus airmata yang sempat menetes di sudut matanya.
Sambil erat memeluk tubuh Ditha istrinya.
"Ini adalah kado terindah dalam pernikahan kami, ya kan Yank?" ucap Disil kepada Ditha.
Ditha menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Disil. Ditha juga tak kalah terharunya dengan Disil. Dari belakang para sahabatnya memeluk mereka erat.
"Terimakasih teman-teman tanpa kalian semua para sahabat dan seluruh keluarga tentunya acara kami tidak akan berjalan lancar dan semeriah hari ini. Aku tidak tau dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Terimakasih banyak atas semuanya" ucap Disil sambil terbata-bata.
Seluruh tamu undangan memberikan standing apllause kepada Geng ERASADIS atas penampilan mereka yang sungguh luar biasa tadi.
Jarang sekali ada pesta pernikahan seperti ini bisa menampilkan pertunjukan langsung oleh kedua mempelai. Benar-benar pesta yang luar biasa.
Pembawa acara menyambut kata-kata dari Disil.
"Pertunjukan yang sangat luar biasa ya, kami sangat beruntung bisa menyaksikan langsung pertunjukan dari group band yang mengaku namanya ERASADIS tadi ya Mas. Kalau boleh tau apa kepanjangan atau arti nama dari Geng tersebut. Apakag Sadis karena goyangan Mas yang mengguncang pentas tadi?" goda pembawa acara.
Para tamu tertawa mendengar candaan dari pembawa acara.
"Oh tidak itu kepanjangan dari nama kami berenam. Nama itu berasal dari idenya ketua Geng kami Ela. Jadi ERASADIS itu kepanjangan dari nama Ela, Rafa, Aby, Sintia, Ditha dan terakhir nama saya Disil" Disil mengenalkan personil Geng ERASADIS satu persatu.
"Luar biasa lho namanya. Kalian juga luar biasa kisah persahabatan, pendidikan dan karier dari anggota Geng ERASADIS ini. Perlu tamu undangan tau, saya juga dapatnya dari bocoran orangtua mereka. Mereka ini dulunya siswa-siswi berprestasi. Lima dari enam anggota Geng ERASADIS tamatan UI lho dan satu nya lagi Mbak Ela ya ketua Gengnya tamatan Universitas London. Tepuk tangan buat mereka semua para hadirin" ucap Pembawa acara.
Para tamu undangan pun memberikan tepuk tangan yang meriah pada mereka..
"Para prianya ini adalah para petinggi ADS Corp. Yang Mana Mas Abyasa sebagai CEO, Mas Disil sebagai Wakil CEO, Mas Rafa sebagai Asisten di ADS Corp. Sedangkan tiga wanita cantik-cantik ini adalah ownernya ADS Butik lho... Wah saya jadi promosi nih Mbak" ucap pembawa acaranya sambil tertawa.
"Katanya ADS Butik juga kepanjangan dari nama kalian ya. Ada yang bisa jelaskan?" tanya pembawa acara.
Disil menyerahkan mic kepada istrinya Ditha.
"ADS Butik kepanjangan dari Ariella atau Ela, Ditha dan Sintia" jawab Ditha.
"Naah hebatkan para tamu undangan. Mereka ini sangat berprestasi apalagi si Mbak Ela ini adalah designer terkenal lho di luar negeri. Bahkan kabarnya gaun pernikahan pengantin wanita hari ini adalah rancangan dari Mbak Ela sendiri, bahkan gaun yang dipakai oleh para bridesmaid dan gaun orangtua pengantin juga design dari Mbak ya" tanya pembawa acara.
"Iya tapi saya bukan designer terkenal Mas. Ketepatan saja saya memang lulusan design fashion di London tapi saya masih banyak belajar" jawab Ela merendah.
"Ah Mbak bisa saja merendahnya. Kami juga bisa lihat Mbak kualitas dan model dari gaun yang Mbak design" puji pembawa acaran.
"Nah para tamu undangan, itulah tadi pertunjukan dari kedua mempelai plus para sahabatnya yang tergabung dalam Geng ERASADIS. Semoga para tamu yang hadir dan menyaksikan pertunjukan mereka tadi dapat terhibur ya" ucap pembawa acara.
"Mari kita berikan apllause yang meriah buat mereka karena telah berhasil memberikan pertunjukan yang hebat untuk kita" teriak pembawa acara.
Para tamu undangan menyambutnya dengan tepuk tangan yang meriah. Suara gema tepuk tangan memenuhi ruangan pesta dan menambah kemeriahan acara pesta siang itu.
Disil dan Ditha kembali naik ke atas pelaminan dibantu oleh TIM WO sedangkan Ela dan yang lainnya kembali menuju tempat duduk mereka sebelumnya.
"Gila bro pertunjukan kalian luar biasa" puji Ryza menyambut mereka.
"Mamaaaa... ini pasti kerjaan kalian kan" Ela memeluk Mamanya manja.
"Hahahaha... sukseskan Dit, apa aku bilang kemarin. Pasti rencana kita akan berhasil" ucap Satria.
"Benar Kak, ternyata mereka masih oke" sambung Reza.
"Papa bangga pada kalian" ucap Aditya.
"Kalian anak-anak yang hebat" puji Kevin.
Omar tersenyum menyambut mereka. Terlebih saat dia melirik ke arah Ela. Hatinya semakin yakin akan sesuatu. Dan hanya dia yang tau apa yang akan dia rencanakan.
"Ternyata suara kamu bagus Sin" puji Ryza.
Sintia tersenyum malu-malu. August dan Oryza tersenyum melihat interaksi anaknya dengan gadis yang ada di sampingnya.
Mereka mengerti apa yang sedang terjadi diantara keduanya. Dan seandianya memang benar seperti apa yang mereka fikirkan alangkah senangnya dan mereka pasti akan merestuinya.
"Kamu hebat Mas" ucap Keysha yang sudah mulai terbiasa memanggil Aby dengan panggilan itu.
"Terimakasih" jawab Aby lembut.
Sementara Rafa semakin mencuri-curi pandang dan sering melirik ke arah Ela. Ada rasa yang mulai hadir perlahan tanpa dia sadari.
"Aku sampai menangis melihat tingkah Disil yang pegang krecek. Gak kebayang ternyata lucu banget. Pantesan dulu saat latihan mereka sering gagal karena hilang konsentrasi akibat ulah Disil. ternyata goyangannya lucu sekali" Jasmine tertawa sampai mengeluarkan airmata.
"Akhirnya kita bisa menyaksikan secara langsung ya pertunjukan mereka, bukan hanya mendengar kisahnya saja" sambung Cinta.
"Iya, benar-benar menghibut tadi tingkah mereka. Walau masih banyak salah tapi dimaklumi karena tanpa latihan" puji Lidya.
Pesta terus berlanjut sampai sore. Kini tempat duduk mereka sudah tidak beraturan lagi. Para emak-emak sedang sibuk menyusun rencana untuk pesta pernikahan Aby dan Keysha minggu depan sedangkan para Bapaknya membicarakan bisnis.
Tiba-tiba Kevin berbicara dengan Rafa.
"Raf kemarin Om ketemu sama mantan pacar kamu, siapa namanya? Mmm... Lisa ya? Ternyata dia bekerja sebagai sekretaris di perusahaan sahabat Om. Kemarin kami meeting di luar dan Om bertemu dia. Dia sedang menemani Bosnya ikut rapat bersama Om.
"Eh iya Om, saya tidak tau. Sudah lama tidak berhubungan lagi" jawab Rafa serba salah.
Aby, Keysha dan Sintia yang mendengar perbincangan Rafa dengan Kevin terkejut dan terdiam. Mereka terlihat tegang dan melirik ke arah Ela.
"Apa, Rafa sudah putus?"
.
.
BERSAMBUNG
Eng...ing.eng... jereeeeeng
Ayo... apa yang teradi selanjutnya. Jangan lupa like dan komentnya ya teman-teman...
Terimakasih