
Tidak terasa waktu sudah berjalan empat tahun. Anak-anak anggota Geng ERASADIS yang sedari kecil sudah mempunyai nama Geng F3STER sudah mulai memasuki dunia sekolah. Dari kecil mereka sudah diajarkan bersaudara dan bersahabat semakin kompak karena akan bersekolah di tempat yang sama.
Si baby triplet sangat akrab dengan Shaby anaknya Keysha dan Aby. Selain mereka juga saudara sepupu. mereka juga saudara satu susuan. Baby Triplet memanggil Keysha dengan sebutan Mama Key. Sedangkan Shaby memanggil Ela dengan sebutan aunty.
Sitha anaknya Disil dan Ditha sangat akrab dengan Fathir anaknya Rafa dan Catherine. Mungkin karena mereka juga saudara satu susuan. Sitha memanggil Catherine dengan sebutan Mommy sedangkan Fathir memanggil Ditha dengan sebutan Mama.
Sementara Ryntia hanya sendiri tapi tidak membuatnya berbeda dengan yang lain. Mereka tetap bersahabat karena Papanya Ryntia adalah saudara sepupu Papanya Baby triplet.
Shaby, Fael dan Fela tumbuh menjadi anak yang pendiam dan tenang. Sedangkan Sitha, Fathir dan Elfa tumbuh menjadi anak yang ribut, recok dan biang kerok. Tiga anak pendiam selalu bertengkar dengan tiga biang kerok dan selalu Ryntia yang menjadi penengah mereka.
Ryntia yang umurnya bisa dibilang paling kecil tapi dia yang bisa selalu bersikap dewasa dan menjadi penengah saat dua kubu es dan kubu api bertengkar.
Shaby, Fael, Elfa dan Fathir suka beladiri taekwondo sedangkan Fela, Sitha dan Ryntia lebih memilih balet.
Elfa yang asli mengcopy sifat Mamanya yang tomboy selalu berteman dan bermain dengan Shaby, Fathir dan Fael. Jiwa petarungnya sungguh luar biasa apalagi sejak dia mengerti dan tau kisah masa kecilnya yang sempat di culik saat baru berumur tiga hari membuat dia semangat untuk belajar beladiri.
Alasannya dia akan menjadi pembela dunia dan akan menjadi superwoman. Dia tidak mau menjadi wanita lemah karena dari kecil dia sudah terpilih menjadi wanita pemberani.
Tetapi ada yang unik dengan tiga anak kecil itu yaitu Sitha, Fathir dan Elfa. Mereka sudah dicekokin Catherine lagu dangdut sejak kecil. Tiga balita ini paling senang berjoget dengan nama goyangan mereka 'GOYANG DUMANG'.
Sementara penyakit turunan Fajar kali ini bukan di turunkan kepada Fael putranya. Melainkan kepada Elfa. Apakah itu adalah efek dari penculikan Elfa waktu bayi, tidak ada yang bisa memecahkan teka-teki itu.
Karena dokter juga tidak bisa meneliti penyakit turunan Elfa yang menurun dari Papa dan Opanya.
Yang jelas Elfa hanya bisa berdekatan dengan pria yaitu Shaby, Fathir dan Fael saudara kembarnya selain mereka Elfa akan merasakan mual yang cukup parah.
Pernah satu kali di Dojang ada seorang anak laki-laki yang mendekati Elfa saat dia tau kalau Elfa itu perempuan. Elfa yang sudah tidak bisa menahan rasa mualnya, sementara anak laki-laki itu tidak mau menjauh dari Elfa walau Elfa, Fael, Shaby ataupun Fathir sudah memperingatkannya.
Dengan sekuat tenaga Elfa menendang anak laki-laki itu sampai pingsan. Untung saja anak itu tidak terluka, dia hanya shock dan terkejut mendapat perlakuan diluar kebiasaan.
Fajar dan Ela dibuat panik dan repot dengan kejadian itu. Mereka terpaksa membawa anak laki-laki itu check up kesehatan lengkap untuk memastikan tidak ada cidera pada anak itu.
Dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada orang tua anak laki-laki itu serta menjelaskan penyakit turunan yang diderita Elfa.
Dilain tempat Fela, Sitha dan Ryntia sangat pinter bermain musik dan balet. Mereka mengikuti les piano dan biola disela - sela les balet mereka.
Sedangkan para anak cowok plus Elfa memilih les gitar dan drum. Tapi yang paling hebat dari ke tujuh anak - anak itu mereka sangat pintar dalam hal belajar. Mungkin sudah gen orangtua mereka kali.
Mereka juga sangat suka dan pintar berenang. Apa ini ada pengaruhnya dengan orangtua mereka yang ngidam pakai baju mermaid ya saat hamil. Kok bisa kompakan gitu mereka pintar berenang. Para Pamud semua merasa curiga dengan keahlian anak-anak mereka.
"Jangan-jangan ekor si kermaid tinggal saat kalian foto dulu atau apa anak-anak ini punya insang ya. Kok bisa jago ya berenangnya" ucap Disil suatu hari.
Langsung deh Disil kena cubitan maut Ditha. Karena Disil kembali mengingatkan mereka gimana hebohnya dulu saat mereka foto maternity menggunakan baju Mermaid.
"Aaaawww... sakit yank" teriak Disil.
"Rasain lu" ledek Ela.
Catherine yang menjadi guru privat bahasa Inggris mereka membuat bahasa Inggris tujuh balita itu lancar seperti air mengalir.
Lucunya lagi Catherine mengajari tiga kubu api bernyanyi lagu bad liar versi dangdut di kolaborasi dengan krecek milik Disil yang kali ini Sitha mainkan.
Sontak para anggota Geng ERASADIS tertawa terpingkal - pingkal melihat kekocakan kubu api itu.
"Waaah gak percuma aku ngenalin dangdut sama si Keket. Lihat tuh ada penerusnya. Apalagi goyangan Sitha aku yakin banget itu turunan dari Disil" ledek Ela.
Weekend ini mereka berencana untuk liburan bersama di Bandung. Fajar, Keysha dan Ryza sekalian meresmikan pembukaan waterboom hotel mereka di Bandung.
Setelah tiga tahun lebih hotel di Jakarta sukses dengan waterboomnya, Barrakh Corp mencoba mengembangkan hotel yang ada di Bandung.
Lima mobil meluncur ke Bandung, di dalamnya ada keluarga Geng ERASADIS beserta anak-anak mereka yang sudah sangat antusiuas menyambut liburan mereka.
Si Triplet sudah membawa semua perlengkapan berenang mereka mulai dari baju renang, bola - bola air, pelampung bulat seperti donut dan bebek semua di bawa.
Kalau Sitha dan Fathir kompakan membawa speaker aktif untuk memutar lagu dangdut terbaru. Sedangkan Ryntia hanya membawa baju renang saja.
Jumat sekitar jam lima sore mereka sudah sampai di Bandung dan langsung masuk ke kamar khusus untuk pemilik hotel.
"Anak-anak sore ini tidak ada waktu berenang. Kalian mandi di kamar masing-masing nanti kita makan malam di luar. Besok kalian akan melakukan pemotretan untuk waterboom yang akan diresmikan. Jadi persiapkan diri kalian ya" ucap Ela.
"Oke Ma.. " jawab Triplet.
"Oke aunty" jawab Shaby, Fathir, Sitha dan Ryntia.
"Sit, kamu bawa kan?" tanya Elfa.
"Bawa donk. Tapi di cas dulu ya" jawab Sitha.
"Isinya udah kamu siapkan kan Thir?" cek Elfa.
"Udah aku copy di Hp Mommy" jawab Fathir.
"Oke seep" balas Elfa.
"Apaan sih?" tanya Fela penasaran.
"Ada ajaaaa, rahasia kami bertiga" jawab Elfa.
"Elfa kalian jangan buat keributan ya" Fael memberi peringatan.
"Tenang aja kak di boncengan, jangan goyang kayak stang becak" balas Elfa.
"Ada - ada saja kamu" balas Fael.
"El serem aku lihat bahasa anak kamu. Dari mana dia dengar kata - kata itu? Goyang kayak stang becak?" tanya Aby.
"Tuh dari si Keket, dia kan suka banget update bahas gaul" jawab Ela.
"Bahasa gaul dari mana tuh, aku kok baru dengar ya?" tanya Sintia.
"Adaaa deeeeeh" balas Catherine.
.
.
BERSAMBUNG