Find The KEY

Find The KEY
Ep. 305



"Waaaah Jimmy... Andre... kejutan sekali melihat kalian seperti ini.... " ucap Fajar terkejut.


Begitu juga personil Geng ERASADIS lainnya. Mereka sangat terpukau dengan tampilan Jimmy dan Andre malam ini.



"Malam ini kami akan menampilkan sebuah pertunjukan Tuan. Dan kami harap penampilan kami tidak mengecewakan kalian" jawab Jimmy.


"We will see.. " balas Keysha.


Mereka masuk ke dalam ruang dan duduk sesuai dengan kursi yang mereka inginkan. Untuk yang hari ini sedang berulang tahun mereka duduk di kursi khusus untuk mereka malam ini.


Jimmy dan Andre duduk di dekat para orang tua.


"Dari mana kamu mendapatkan baju seperti itu Jimmy?" tanya Ryza.


"Dari putrimu Tuan" jawab Jimmy.


"Oh ya, Ryntia yang memberinya?" tanya Ryza tak percaya.


"Mereka sudah merencanakan semua ini" balas Jimmy.


"Dan sialnya aku ikut dalam rencana mereka" sambut Andre.


"Hahaha... kau kan temanku. Sudah sepantasnya kita berbagi penderitaan yang sama" jawab Jimmy.


"Apakah kalian menderita Uncle? " tanya Fael.


"Oh tidak.. tidak... Tuan Muda" elak Jimmy.


"Waaaah kalian sangat tampan Uncle" puji Elfa.


"Siapa dulu yang dandani" ujar Fela.


"Kalau urusan busana aku angkat kaki" balas Elfa.


"Lho kok angkat kaki?" tanya Fathir.


"Angkat jari" sambut Elfa cuek.


"Angkat jari lagi?" protes Fathir.


"Iya deh.. angkat tangaaaan" ucap Elfa.


"Nah gitu baru betul" puji Fathir.


"Ayo kita makan dulu... " ajak Catherine.


Semua menikmati hidangan khusus malam ini yang di buat oleh Kepala Koki Andre bersama para anak buahnya di dapur TBF Hotel.


Mereka menghidangkan makanan yang sangat enak dan tentunya halal untuk di makan oleh para Keluarga pemilik TBF Hotel.


Bermacam menu yang di hidangkan tentu saja menu masakan Eropa. Geng ERASADIS dan F3STER sangat senang sekali dijamu seperti ini.


Mereka makan dengan lahapnya dan memuji kepintaran Kepala Koki and Friends menghasilkan makanan terenak malam ini.


Setelah selesai makan malam seorang koki datang dengan membawa kue Tart yang sangat cantik untuk Ryntia dan Fathir malam ini.



"Waaah seperti ini nih yang pengen banget aku buat" ucap Elfa


Andre tersenyum mendengar ucapan Elfa.


"Uncle kau kah yang membuat tart ini?" tanya Elfa takjub.


"Yes Nona" jawab Andre bangga.


"Uncle punya hutang padaku. Nanti kalau aku datang ke London lagi, janji ya Uncle akan ajari aku membuat cake dan menghias tart nya sampai sebagus ini" desak Elfa.


"Dengan senang hati Nona" balas Andre.


"Ayo sayang kalian potong kuenya" ucap Sintia kepada Ryntia dan Fathir.


"Iya Ryn, aku sudah tak sabar ingin memakannya" sambut Fela.


"Aku kok malah sebaliknya ya. Sayang cakenya di makan" ucap Sitha.


"Hahaha... mungkin karena Tartnya terlalu cantik ya Sit?" tanya Elfa.


Ryntia dan Fathir berdiri di depan, mereka sama - sama saling berhadapan. Karena hari ulang tahun mereka sama di putuskan kue Tartnya di gabung saja. Dari pada kebanyakan kue Tart kan sayang mubazir gak kemakan.


Ryntia dan Fathir masing-masing memegang pisau panjang untuk memotong kue Tart.


Ryntia memotong cakenya dari sebelah kanan sedangkan Fathir dari sebelah kiri. Moment tersebut segera di abadikan Ryza dan Rafa. Mereka mengambil foto untuk kenangan anak - anaknya.


Setelah Tart di potong Cake di suapkan kepada masing-masing orangtua mereka. Fathir memberikan potongan cake kepada Rafa dan Catherine.


Sedangkan Ryntia memberikan potongan cake nya kepada Ryza dan Sintia. Setelah itu mereka berfoto bersama.


Seluruh tamu yang ada di ruangan tersebut bergantian memberikan selamat kepada Ryntia dan Fathir.


Setelah acara potong kue selesai kini sampailah pada acara hiburan. Semuanya duduk dengan rapi dan tenang di kursi mereka masing-masing karena sebentar lagi pertunjukan akan segera di mulai.


Jimmy, Andre dan Elfa sudah duduk di atas pentas dengan membawa beberapa patung wayang golek.


Personil Geng ERASADIS sangat penasaran dengan pertunjukan yang akan mereka tonton.


"Ayo Daddyyyyyy semangat..... " teriak Celine.


Jimmy mengacungkan jempolnya ke arah putrinya. Wajah bule Jimmy dalam balutan lurik dan blangkon plus gaya bulenya yang susah berjalan dengan pakaian adat Jawa itu membuat yang melihat merasa lucu.


Fajar dan teman-temannya tertawa melihat wajah Jimmy tersebut.


"Kasihan kamu Jim di kerjain anak - anak umur sepuluh tahun" celetuk Disil.


"Kamu lupa Dis, kita di sini juga akibat dari kerjaan anak - anak yang berumur sepuluh tahun itu" sambut Rafa.


"Intinya kita semua sudah habis dikerjain oleh anak-anak kita" ucap Aby.


"Sudah.. sudah.. dinikmati saja. Toh kita juga jarang - jarang bisa liburan bareng gini ke luar negeri" balas Keysha.


"Benar, harusnya kita berterimakasih kepada mereka karena kita bisa kembali mengenang masa - masa bulan madu kita. Yah kecuali Rafa dan Catherine sih" sambut Ela.


"Sudah jangan ribut lagi, pertunjukan hampir di mulai. Mari kita lihat" ucap Fajar.


Elfa mulai berbicara melalui Mic yang di gantung di gaunnya.


"Ini adalah kisah wayang golek, dimana kami akan mengambil kisah dari salah seorang Pandawa. Kisah ini akan kami beri judul 'Arjuna Mencari Cinta'" ucap Elfa


Jimmy mulai memainkan wayang golek Si Arjuna. Di sambut dengan Elfa yang mulai bercerita.



"Arjuna, yang juga bernama Parta (jagoan perang), adalah satu dari lima putra Raja Astina Pandu Dewanata-Kunti/Madrim yang disebut Pandawa. Keempat saudaranya ialah Puntadewa, Werkudara, Nakula, dan Sadewa.


Sedari remaja, ketika masih bertempat tinggal di Istana Astina, Arjuna sudah tekun mangasah bakatnya memanah. Ia belajar kepada Resi Durna, pengasuh Padepokan Sokalima. Arjuna menjadi murid terbaik dalam memanah. Atas prestasinya, Arjuna mendapat penghargaan Panah Sengkali.


Kodratnya, Arjuna beserta saudaranya mesti menjalani kepahitan hidup. Pascameninggalnya bapaknya, Pandawa terusir dari Istana Astina akibat perilaku culas saudara sepupu mereka, Kurawa, yang bernafsu menguasai singgasana Astina. Pandawa akhirnya hidup ngulandara, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam kepapaan.


Arjuna pernah berguru kepada Begawan Padmanaba di Padepokan Untarayana. Di perguruan itu, ia belajar bersama kakak sepupu dari garis ibu, Narayana. Keduanya menjadi lulusan terbaik.


Sebelumnya, Arjuna berguru kepada Begawan Wilawuk di Pedepokan Pringcendani. Sang guru memberikan pusaka lenga jayengkaton. Dengan mengusapkan minyak itu ke alis mata, Arjuna bisa melihat semua makhluk yang tidak bisa dipandang dengan mata telanjang.


Pada sisi lain, Arjuna juga menguasai ilmu panglimunan, tunggengmaya, sepiangin, mayabumi, pengasih, dan asmaragama.


Arjuna juga sangat terkenal dengan ketampanannya. Dari kisah sejarah Arjuna memiliki 40 orang Istri" Ucap Elfa.


Kemudian Jimmy mengambil alih untuk bercerita.


"Kisah berlanjut, Arjuna muda suka berpergian sembari mencari cinta. Arjuna melakukan perjalanannya sampai ke luar negeri untuk mencari para calon istrinya.


Hingga tanpa Arjuna sadari dia sudah berada di sebuah gunung es, sayup-sayup Arjuna mendengar suara seorang wanita yang sedang bernyanyi...... " ucap Jimmy.


Cerita di lanjutkan oleh Andre.


"Arjuna berusaha mendekat dan mengintip dari balik pepohonan yang sudah tertutup salju. Semakin dekat dia semakin jelas mendengar suara wanita itu. Betapa terkejutnya Arjuna melihat siapa wanita itu" ujar Andre.


Elfa mengeluarkan wayang baru yang dia pegang.


"Let it go.... let it go.... can't hold it back any more..... "


.


.


BERSAMBUNG