
Minggu Pagi Keysha dan Aby akan pindah ke apartemen mereka.
Seluruh Geng ERASADIS plus Keysha, Fajar dan Ryza sudah ngumpul di rumah orangtua Aby dan Ela. Hari ini mereka akan bantuin Aby dan Keysha untuk pindahan.
"Hay guys... udah pada ngumpul semua ya" teriak Ela yang baru turun dari lantai dua.
"Udah dari tadi my honey bunny sweety. Kamu aja yang baru turun. Perempuan kok bangunnya molor" ejek Disil.
"Sorry bambang, tadi malam aku begadang gara - gara nyiapin sketsa gaunnya Sintia" jawab Ela.
"Udah kelar El?" tanya Sintia semangat.
"Udah, rencananya aku mau pakai bahan dari London. Aku akan minta si Keket datang bantuin aku buat gaun kamu" jawab Ela.
"Siapa Keket?" tanya Sintia bingung.
"Catherine manager aku di sana. Dia udah biasa bantuain aku buat gaun waktu di London" balas Ela
"Udah beres semua?" tanya Keysha dan Aby yang membawa koper di tangan mereka masing - masing.
"Udah, berangkat yuk" ajak Ryza.
"Ma, Pa kami berangkat ya" pamit Aby dan Keysha kepada orangtua mereka.
"Iya, baik - baik ya kalau sudah tinggal berdua. Selamat menjalani rumah tangga yang sesungguhnya ya" ucap Alexa.
"Emang ada ya Mom jalani rumah tangga main - main?" tanya Ela polos.
"Adalah , kamu orangnya" ejek Disil.
"Enak aja, walaupun tampilan aku kayak gini, aku tidak akan main - main juga bambaaaang. Emangnya main rumah - rumahan" balas Ela.
Fajar tersenyum mendengar jawaban Ela.
Bagus My Princess, kamu emang wanita spesial. Batin Fajar.
"Yuk ah kalau dengerin si Ela nanti kelamaan keburu siang" ucap Rafa.
"Hehehe... tau aja Rafa" Ela tersenyum malu.
Aby dan Keysha naik mobil sendiri, Ditha dan Disil, Ryza dan Sintia. Tinggal Ela, Fajar dan Rafa.
"Kamu bawa mobil Fa?" tanya Rafa.
"Nggak, aku tadi ke sini bareng Ryza" jawab Fajar.
"Ya udah kamu ikut aku dan Ela saja. Sama Ela kan alergi kamu gak kumat. Kalau kamu sama Ryza ada Sintia di mobilnya" ungkap Rafa.
"Terimakasih Raf, kamu udah ngerti keadaan aku" balas Fajar.
Ela sudah duduk di kursi samping supir.
"El kamu pindah gih di belakang, Fajar ikut bareng kita" perintah Rafa.
"Gak mau ah, kan aku duluan yang duduk di sini. Kalau mau ikut dia aja yang duduk di belakang. Kalau gak mau ikut Kak Aby sono" tolak Ela.
"Mobil Aby udah jalan tuh" tunjuk Rafa.
"Mobil Ryza?" ucap Ela.
"Ada Sintia El. Nanti alergi Fajar kumat" Rafa mengingatkan.
"Emang gue fikirin. Yang sakit siapa kok gue yang harus ngalah" jawab Ela cuek.
"Udah Raf gak apa - apa. Aku di belakang saja" ucap Fajar.
"Sorry Fa, Si Ela emang kebiasaan kalau naik mobil gak mau ngalah. Sukanya duduk di depan. Dulu waktu SMU dia selalu duduk di samping supir. Aku dan Aby yang duduk di belakang. Padahal dia yang paling muda diantara kami tapi sifatnya itu ngebos banget" ungkap Rafa.
"Bocorin terooos" ucap Ela kesal.
Fajar tersenyum mendengar penjelasan Rafa. Mereka akhirnya berangkat menuju apartemen Aby dan Keysha.
"Btw kamu sudah sarapan El?" tanya Rafa.
"Belum, kan tadi aku telat bangun" jawab Ela.
Rafa singgah ke sebuah supermarket dan turun untuk memesan makanan.
"Kamu gak turun Princess?" tanya Fajar.
Kuping Ela rasanya gatal kalau di panggil seperti itu. Gak biasa dia di panggil seperti itu.
"Bisa gak kamu manggilnya jangan Princess. Biasa aja seperti yang lainnya atau kamu panggil aku wanita jadi - jadian seperti dulu juga aku gak masalah asal jangan Princess" ucap Ela kesal.
"Lho kamu kan emang Princess. Ngapain kamu kesal, kan kamu sendiri yang ciptain nama Princess" jawab Fajar polos.
"iiiih buat bad mood aja" umpat Ela.
"Kamu gak turun? katanya mau beli makanan?" tanya Fajar.
"Nggak, Rafa yang beliin. Dia sudah tau apa yang aku mau" jawab Ela.
"Ow yaaah? Emang bisa gitu?" tanya Fajar penasaran.
"Ya iyalah, aku tuh kenal dia dari lahir, rumah kami juga dekatan. Diantara yang lainnya aku tuh paling dekat sama Rafa malah dia dulu adalah cinta per..."
"Nih makanan kamu" ucap Rafa yang baru masuk ke mobil sambil membawa kotak KF* dan dua lusin donut.
"Weissss... Rafa emang the best, tau aja aku lagi pengen makan apa" puji Ela.
"Kamu El, lihat sinar mata kamu aja aku udah tau kamu mau apa" ucap Rafa sambil membelai kepala Ela yang tertutup jilbab.
Pemandangan apa ini? Aku kok merasa ada sesuatu diantara mereka. Tadi juga My Princess sempat bilang dia cinta... cinta apa ya? Terpotong tadi gara - gara Rafa datang. Batin Fajar.
Tak lama mobil akhirnya sampai di apartemen Aby dan Keysha
"Sorry guys aku isi bensin dulu ya tadi gak sempat sarapan. Kalian beres - beres duluan ya. Nanti aku nyusul" ucap Ela.
Ela segera menuju dapur apartemen Kakaknya dan menikmati sarapan paginya yang sudah telat. Setelah makan dia ikut bergabung dengan teman - temannya membantu Keysha merapikan kamar dan menyusun pakaian ke dalam lemari.
Sedangkan para lelaki mengerjakan pekerjaan yang berat di luar.
"El, kamu udah fikirin lamaran Fajar kemarin?" tanya Keysha.
"Ngapain di fikirin kan udah aku tolak" jawab Ela cuek.
"El, bukan karena dia saudara aku makanya aku bela dia tapi karena aku sudah mengenal dia sejak kecil. Fajar itu sungguh - sungguh dan serius kepada kamu. Dia bukan tipe laki - laki yang suka bercanda El" ungkap Keysha.
"Iya El, setelah aku fikir - fikir kamu itu beruntung banget dapatin dia. Zaman sekarang ini El kalau untuk nikah susah cari pria setia. Kalau kamu dapatin Fajar jamin gak ada pelakor. Gimana mau selingkuh dekat perempuan aja udah muntah dia" sambut Sintia.
"Bener jangan kayak aku dapatin Disil sang mantan playboy cap biawak, kemana - mana pergi pasti ketemu sama mantan fansnya. Kesal aku jadinya" sambung Ditha.
"Sudah saatnya kamu move on dari Rafa" ucap Sintia.
"Move on dari Rafa?" tanya Keysha terkejut.
"Karena kamu sudah bagian dari Geng ERASADIS jadi kami kasih tau satu rahasia ya. Rafa itu cinta pertama Ela. Gara - gara dia patah hati lihat Rafa pacaran sama Lisa akhirnya dia lari kuliah ke London" ungkap Sintia.
"Serius kamu El?" tanya Keysha tak percaya.
"Itu kan cerita dulu. Aku sudah move on kok dari Rafa" jawab Ela.
"Aku takutnya perasaan kamu balik lagi, secara Rafa udah jomblo. Yah kalau kalian jadian sih gak masalah. Selama kamu bahagia kami turut senang toh kamu dan Rafa sama - sama sahabat kami. Tapi aku kasihan aja sama Fajar. Kan penawar penyakitnya cuma kamu El. Kalau kamu sama Rafa trus si Fajar sama siapa donk. Kasihan dia seumur hidup alergi terus" tegas Sintia
"Gak bakal balik aku sama Rafa. Dia sudah menyukai wanita lain" jawab Ela.
"Waah garcep juga tuh anak, baru berapa bulan putus udah punya gebetan" sambut Ditha.
Keysha terdiam karena terkejut mendengar fakta baru tentang cinta pertama Ela.
Fajar harus segera tahu nih, jangan sampai di tikung duluan sama di Rafa. Bisa - bisa Fajar gak dapat apa - apa dan gak sembuh penyakitnya. Batin Keysha.
.
.
BERSAMBUNG