Find The KEY

Find The KEY
Ep. 64



Terjadilah aksi saling tendang hingga...


Brak.... @#&%€£₩£@^#€$&,'


Fajar dan Ela terjatuh dengan posisi Fajar di bawah dan Ela berada diatasnya.


Ela melihat wajah Fajar yang begitu dekat dibawahnya. Mereka saling pandang untuk beberapa saat. Hingga Fajar tersadar. Sontak Fajar melepaskan Ela dari tubuhnya dan segera menjauh.


Cih hampir saja aku mencium wajah wanita jadi-jadian ini. Batin Fajar kesal.


Huh gak gitu juga kali gaya lo. Lo pikir gua pengen nyium lo. Cuiiiih gak level gua sama cowok pendendam kayak lo. Umpat Ela kesal.


Omar memperhatikan kejadian tersebut dan tersenyum.


"Mas..." ucap Jasmine.


"Sssst.... lihat aja yank" jawab Omar singkat.


Jasmine terdiam dan kembali menyaksikan pertandingan putranya.


Mereka kembali mengambil kuda-kuda. Tetapi Fajar sudah tidak konsentrasi karena peristiwa tadi. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ela.


Saat Fajar lengah Ela melalukan Goley / Narray Chagi \= Tendangan ganda. Sontak Fajar terkejut dan karena dia tidak siap mendapatkan tendangan ganda sekaligus akhirnya Fajar terjatuh.


"Yessss... anakku memang hebat" puji Alexa.


"Iya donk siapa dulu Papanya" sambut Aditya.


"Ela tu mirip aku Mas, dulu kan Mas pernah kalah tanding sama aku" jawab Alexa.


"Ela... Ela..." teriak Disil, Ditha dan Sintia.


"Pertandingan berakhir dan pemenangnya adalah.. Maaf siapa nama kamu gadis ingusan?" tanya Kevin.


"Ariella Putri Gunadi. Bapak bisa memanggil saya Ela" ucap Ela.


"Ya pemenangnya adalah Elaaaa dari Tim A" teriak Kevin.


Ela dan Fajar saling membungkukkan badan memberi salam hormat. Saat Ela maju hendak berjabat tangan Fajar langsung meninggalkannya.


"Huh... cowok pendendam. Akuilah kalau memang kamu kalah dariku. Sudah dua kali kita bertanding masih tetap aku pemenangnya. Tapi kamu tetap tidak mau mengakuinya" teriak Ela.


Fajar tetap mengacuhkan teriakan Ela dan berjalan meninggalkannya.


Dari tempat duduknya Omar tak henti-hentinya tersenyum melihat adegan itu.


"Yeaaaaaay..." Tim ERASADIS berlari dan berkumpul di tengah arena pertandingan. Mereka mengangkat tubuh Ela karena bahagia...


"Hey turunkan aku... aku pusing" teriak Ela.


Ditha dan Sintia langsung memeluk Ela erat disusul oleh Disil dan Rafa terakhir Aby.


"Ela kami kangen kamu" ucap Ditha sambil terisak.


"Kamu kok gak ngabarin sih kalau mau pulang?" tanya Sintia dengan berlinang airmata.


"Sorry guys aku mau buat kejutan untuk kalian" jawab Ela.


"Dasar kamu my honey bunny sweety..." sambut Disil.


Rafa mengelus kepala Ela dengan lembut. Sedangkan Aby melangkah mendekati Kevin.


"Sekarang bagaimana Pak?" tanya Aby kepada Kevin.


Kevin menatap wajah istri dan putrinya.


"Bisa kita bicara di sana? Panggil seluruh keluarga kamu. Ada yang ingin saya katakan" perintah Kevin sambil menunjuk ke aula tempat anak-anak latihan taekwondo di Dojang.


Aby melangkah menuju kearah keluarganya yang sedang menunggu.


"Pa, Ma, Om, Tante dan semuanya, yuk kita kumpul di aula, ada yang akan dibicarakan" ajak Aby.


"Sepertinya lamaran kamu diterima sayang" ucap Alexa pada Aby


"Tenang sayang, kita dengar saja dulu apa yang akan dikatakan keluarga Barrakh" potong Aditya.


"Baiklah, seperti janji saya sebelumnya. Setelah pertandingan saya akan memberikan jawaban atas lamaran Abyasa kepada putri saya. Sebelumnya saya minta maaf kepada kamu. Bukan maksud saya ingin mengerjain kamu tapi saya hanya ingin melihat kesungguhan dan keseriusan kamu dalam melamar putri saya Keysha. Untuk seluruh keluarga Pak Aditya saya meminta maaf sudah membuat kalian repot-repot datang dan menghadiri pertandingan seperti ini" Kevin menundukkan kepalanya dan memberikan salam hormat kepada keluarga Aby.


"Tidak masalah Pak" jawab Aditya ramah.


"Maaf mungkin tempatnya kurang pas. Seharusnya kita membicarakan ini di tempat yang lebih nyaman. Tapi karena semua keluarga sudah berkumpul saya rasa tidak ada salahnya kalau kita bicarakan di sini. Bagaimana Pak Aditya?" tanya Kevin.


"Iya silahkan Pak Kevin. Saya tidak keberatan" jawab Aditya.


"Sebenarnya saya sudah sepakat dengan istri saya, menang ataupun kalah Abyasa akan tetap saya terima. Apalagi saat ini memang Tim Abyasa lah yang menang jadi saya akan memberikan jawaban. Saya menerima lamaran Abyasa pada putri sata Keysha" ungkap Kevin.


"Alhamdillah..." ucap semua yang mendengar.


Aby menatap wajah Keysha lembut, wajahnya menampilkan senyuman terindah khusus untuk Keysha. Keysha tertunduk malu.


"Jadi bagaimana kelanjutan hubungan mereka Pak? Kapan akan kita resmikan?" tanya Aditya.


"Bagaimana kalau bulan depan?" tanya Kevin.


"Setuju Pak Tua" sambut Ela.


"Elaaa..." ucap Aditya mengingatkan putrinya yang suka bertingkah sesuka hati.


"Maafkan Pak kelakukan Putri saya" ucap Aditya.


"Jadi gadis ingusan ini putri Bapak juga?" tanya Kevin. Dia tidak mendengar penjelasan Aby tadi saat pertandingan.


"Iya Pak, Abyasa dan Ariella adalah anak kembar kami. Aby putra tertua dan Ela adiknya yang lahirnya hanya selisih lima menit. Maaf kalau sikap anak saya ini berlebihan, maklum dari kecil dia memang tumbuh menjadi putri yang tomboy. Dan selama ini dia kuliah dan tinggal di London dan baru kemarin pulang ke Indonesia" ungkap Aditya.


"Jadi apakah keluarga Bapak setuju kalau hubungan mereka ini kita resmikan satu bulan lagi?" tanya Kevin kembali.


"Bagaimana ya Pak. Mohon maaf tiga minggu lagi, keluarga besar kami akan melangsungkan pernikahan antara dua anak sahabat saya ini, Disil dan Ditha. Apa waktunya tidak terlalu tergesa-gesa?" tanya Aditya.


"Udah Pa setuju saja, sekarang semua serba gampang tinggal tunjuk WO lagian biar aku juga bisa sekalian menghadirinya. Aku tidak bisa lama-lama tinggal di sini" potong Ela.


"Husss..." Aditya mengingatkan putrinya untuk bertingkah laku sopan.


"Hehehe... Maaf Pak Tua eh Om saja ya biar lebih sopan" jawab Ela dan tersenyum ke arah Kevin.


Tatapan Omar tak pernah lepas dari semua tingkah laku Ela. Senyumnya terus terbit dari bibirnya.


"Bagaimana Aby?" tanya Aditya kepada putranya.


"Terserah Papa dan Pak Kevin saja. Saya pada prinsipnya setuju-setuju saja. Lebih cepat lebih baik" jawab Aby sambil melirik ke arah Keysha.


Keysha tersenyum dan tertunduk malu.


"Bagaimana teman-teman?" tanya Aditya pada para sahabatnya.


Aditya dan Alexa melirik ke arah para sahabatnya, bagaimana pun merekalah saudara terdekat mereka di Kota ini.


"Tidak masalah Dit, nanti kita akan bantu bersama-sama. InsyaAllah kami semua siap membantu kelancaran acara pernikahan Disil dan juga Aby" ucap Reza.


"Iya, mereka kan juga putra-putra kami juga" sambut Satria.


"Bagaimana sayang?" tanya Aditya pada Alexa.


"Aku setuju Mas" jawab Alexa.


"Yessss Kak Aby nikah" teriak Ela sambil menggoyangkan kedua tangannya ke udara dan menariknya kembali ke arah perut.


Sontak yang lain tertawa melihat tingkah lucu Ela.


"Bagaimana Mar, August?" tanya Kevin.


"Kami setuju Vin. Kami juga siap membantu acara pernikahan Abyasa dengan Keysha" sambut Omar.


"Alhamdulillah...." ucap semuanya.


.


.


BERSAMBUNG