
"Lisa" ucap Ela.
"Kenapa El, kok terkejut gitu?" tanya Lisa tanpa merasa canggung di hadapan teman - teman Ela.
"Kamu sama siapa datang ke sini?" tanya Ela.
"Sama Bos aku, Perusahaan kami bekerjasama dengan Barrakh Corp dan kami di undang" jawab Lisa.
"Sudah lama pulang?" tanya Lisa.
"Baru sebulan. Sebelum pesta pernikahan Ditha dan Disil" jawab Ela.
"Wah selamat ya Dis, Tha. Gak nyangka kalian bisa menikahm Aku kira cuma pasangan saat acara - acara doank nemani Disil. Seperti yang Sintia lakukan menemani Aby ke acara seperti ini" ucap Lisa.
Disil, Ditha dan Sintia terlihat sangat kesal dengan perkataan Lisa barusan. Sedangkan Rafa menatap tajam ke arah Lisa dan Lisa tau kehadirannya tidak di inginkan di sini.
"El aku kembali ke mejaku ya, udah di tunggu sama si Bos. Dah semua" ucap Lisa.
Tidak ada yang menjawab ucapaan Lisa kecuali Ela.
"Daah Lisa senang bertemu kamu" ucapnya.
Ela melihat dari sudut matanya Rafa terus melihat ke arah Lisa.
Kamu masih mencintainya Raf? Aku tau itu. Lihatlah Raf pandanganmu tidak bisa berpaling darinya. Aku akan membantu kamu sama seperti dulu. Batin Ela.
Sementara Rafa sangat kesal melihat kehadiran Lisa di pesta ini. Rafa takut Lisa akan melakukan sesuatu di sini sehingga dia terus melirik dan mencari keberadaan Lisa.
El berjalan menuju meja makanan, dia ingin memakan sesuatu. Rafa menatap kepergian Ela.
Malam ini kamu semakin cantik El. Ini kedua kalinya aku melihat kamu sangat cantik dan anggun. Terlebih malam ini dalam balutan gaun berwarna pink membuat wajah kamu semakim cerah dan ceria.
Apakah aku terlambat menyadari perasaanku El? Apakah aku bisa berharap rasa di hati kamu masih ada untukku? Batin Rafa.
Pesta berlangsung dengan alunan musik dan lagu untuk menghibur para tamu undangan.
"Baiklah ini permintaan yang datang dari pengantin pria meminta kepada sahabatnya Rafa untuk menyumbangkan sebuah lagu. Kepada Bapak Rafa silahkan maju Pak" pinta pembawa acara.
"Duh si Aby pakai minta aku nyanyi lagi" oceh Rafa.
"Gak apa lah Raf sekali kan, lagian ini permintaan Aby langsung. Anggap ini kado pernikahan dari kamu" ucap Disil.
Rafa segera berdiri dan naik ke atas pentas. Dari atas pelaminan Aby memberikan kode jempol kepada Rafa.
Rafa meminjam gitar kepada tim penghibur. Kemudian disediakan kursi untuk Rafa duduk sambil memainkan gitarnya.
"Terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Maaf kalau lagu yang saya nyanyikan tidak bagus. Demi sahabat saya harus melakukannya. You are the reason" ucap Rafa sambil tersenyum.
Rafa mulai memetik gitarnya dan bernyanyi.
There goes my heart beating
Jantungku berdetak
Cause you are the reason
Kaulah alasannya
I'm losing my sleep
Tak bisa tidur
Please come back now
Kumohon kembalilah sekarang
There goes my mind racing
Ada yang terlintas dipikiranku
And you are the reason
Dan kau alasannya
That I'm still breathing
Aku masih bernafas
I'm hopeless now
Kini aku putus asa
I'd climb every mountain
Akan kudaki setiap gunung
And swim every ocean
Dan mengarungi setiap samudera
Just to be with you
Hanya untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan memperbaiki apa yang sudah kuhancurkan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena ku ingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
There goes my hands shaking
Tanganku gemetar
And you are the reason
Dan kau alasannya
My heart keeps bleeding
Hatiku terus terluka
I need you now
If I could turn back the clock
Dan jika aku bisa memutar waktu
I'd make sure the light defeated the dark
Akan kupastikan cahaya akan mengalahkan kegelapan
I'd spend every hour, of every day
Akan kuhabiskan tiap jam, setiap harinya
Keeping you safe
Menjagamu tetap aman
I'd climb every mountain
Akan kudaki setiap gunung
And swim every ocean
Dan mengarungi setiap samudera
Just to be with you
Hanya untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan memperbaiki apa yang sudah kuhancurkan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena ku ingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
You are the reason
Kaulah alasannya
Rafa melihat ke arah Ela yang berdiri di dekat meja hidangan.
El, malam ini aku yakin pada perasaanku. Maafkan aku yang terlambat menyadari perasaan ini. Aku tau mengapa setelah kepergian kamu perasaanku pada Lisa hambar. Aku kehilangan kamu El ketika kamu pergi jauh.
Kamulah cinta di hatiku yang tidak aku sadari. Kehadiran kamu sangat berpengaruh dalam kehidupanku. Aku menyesal, menyesal telah menyakiti hati kamu.
Kali ini izinkan aku yang akan mengejar kamu. Apapun aku lakukan untuk membuat hatimu kembali kepadaku. Batin Rafa
Rafa melanjutkan lagunya.
I'd climb every mountain
Akan kudaki setiap gunung
And swim every ocean
Dan mengarungi setiap samudera
Just to be with you
Hanya untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan memperbaiki apa yang sudah kuhancurkan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena ku ingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
Rafa mengakhiri permainan gitarnya. Semua tamu undangan bertepuk tangan atas pertunjukan Rafa.
Ela yang menyaksikan pertunjukan Rafa tepat disamping Lisa yang juga ingin mengambil makanan mengerti arti lagu Rafa.
Rafa terus menatap ke arah dia dan Lisa, tentu lagu itu bukan untuk dia tapi untuk Lisa.
Tuh benarkan apa yang aku bilang. Kamu masih mencintai Lisa kan Raf? Aku akan berusaha menyatukan cinta kalian lagi. Batin Ela.
"Maaf Lis aku baru tau seminggu ini kalau ternyata kamu dan Rafa sudah putus" ucap Ela ramah.
"Iya El, semua salahku" jawab Lisa terlihat sedih.
"Its oke Lis, asalkan kamu mau berubah dan meminta maaf aku yakin Rafa bisa menerima kamu kembali" ujar Ela memberi semangat.
"Aku sudah mencobanya El. Tapi Rafa tetap menolakku" balas Lisa.
"Kamu dengar lagu yang dinyanyikan Rafa tadi? Kamu mengertikan maksudnya? Aku yakin lagu itu untuk kamu" Ucap Ela.
"Aku tidak tau harus berbuat apa lagi El. Aku benar - benar menyesal telah menyakiti Rafa" ungkap Lisa.
"Hey... kamu jangan bersedih, aku akan membantu kamu" ucap Ela.
"Benarkah El?" tanya Lisa tak percaya.
"Tujuh tahun perjalanan cinta kalian tentu bukanlah mudah untuk menghapus semua kenangan indah bersama. Aku yakin rasa itu masih ada di hati Rafa" jawab Ela.
"Semoga El, aku hanya bisa mengandalkan kamu El. Aku harap kali ini Rafa mau mendengarkan perkataan kamu. Karena Rafa pernah bilang kamu adalah teman dekatnya. Dari kecil kalia sudah kenal dekat melebihi teman - temannya yang lain" ungkap Lisa.
Ela hanya tersenyum menjawab perkataan Lisa.
.
.
BERSAMBUNG
Hai readers.... Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Mohon maaf lahir batin ya...
Semoga diberi kelancaran dan kesehatan dalam beribadah. Aamiin.