Find The KEY

Find The KEY
Ep. 241



Usia kandungan Keysha dan Ditha sudah mendekati kelahiran. Kalau kata dokter sudah tinggal menunggu hari.


Keysha dan Ditha lebih rajin jalan pagi dan sekarang lebih sering ke kamar mandi karena posisi anaknya sudah di bawah menekan kantung kemih sehingga sebentar - sebentar kebelet ke kamar mandi.


Sudah seharian Keysha merasa kontraksi palsu dan perutnya mules tetapi masih bisa di tahan. Keysha sudah mempraktekkan jurus tarik dan hembuskan nafas untuk mengurangi rasa sakitnya.


Kabar berita ini secepatnya Ela dapatkan dari Mamanya. Dan karena hari Jumat Ela mengajak suaminya untuk tidur di rumah orang tuanya. Alasannya Ela ingin memberi semangat pada Keysha untuk lahiran.


Sesampainya mereka di rumah keluarga Gunadi Ela melihat Aby lagi menemani istrinya jalan sore di halaman belakang rumah orang tua mereka.


"Udahan Key jangan kebanyakan jalan. Nanti kamu lemas waktu lahiran" panggil


Alexa lembut.


"Iya Ma, entah kenapa kalau jalan sakitnya berkurang Ma. Kalau aku duduk mulai deh rasanya gak karuan" jawab Keysha.


"Udah sakit banget ya Kak?" tanya Ela.


"Sakit banget sih nggak El, cuma wajah Keysha sebentar - sebentar udah meringis" jawab Aby.


"Udah di priksa ke dokter?" tanya Fajar.


"Belum ada tanda, masih kontraksi palsu. Kadang perut mules tapi hilang lagi" jawab Keysha.


"Belum ada perasaan mules seperti mau ngajak ke kamar mandi kan El?" tanya Alexa.


"Emang ada ya Ma perasaan mules ngajak ke kamar mandi?" tanya Fajar bingung.


"Maksud Mama Kak Key ada perasaan seperti mau pup, gitu lho Mas" potong Ela.


"Ooo... " balas Fajar.


"Hadapi dengan tenang ya jangan takut, semua wanita yang akan menjadi Ibu juga mengalami hal yang sama. Mama kamu juga dulu begitu. Kalau mules tarik nafas sambil baca doa trus hembuskan nafasnya. InsyaAllah membantu" nasehat Aditya.


"Iya Pa" jawab Keysha manut.


"Kamu ngapain yank?" tanya Fajar penasaran yang melihat istrinya tiba - tiba diam gak banyak tingkah.


"Tenang Mas aku mau praktekkan apa yang Papa katakan" jawab Ela.


"Kamu kan belum ngerasa kontraksi El" potong Alexa.


"Hehehe... latah Ma, jadi ikutan" ucap Ela.


Aditya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak bungsunya.


"Udahan Key, duduk" perintah Alexa.


"Aby membimbing istrinya berjalan menuju teras belakang rumah dan duduk di kursi santai.


"Ih Kak Key ngompol" ucap Ela.


"Aku gak pipis kok" jawab Keysha.


Alexa langsung berdiri mendekati menantunya.


"By yuk ke rumah sakit, ketuban istri kamu sudah pecah" teriak Alexa.


"Maksudnya apa Ma?" tanya Aby bingung.


"Itu tanda bahwa istri kamu akan melahirkan Abyyyyyy.... " teriak Aditya.


"Eh iya Pa, Ma. Yuk yank.. " Aby memapah istrinya berjalan sampai ke pintu depan.


"Bik ambilin tas bayi dan perlengkapan Keysha lahiran di kamar mereka" perintah Alexa.


"Iya Nya" jawab asisten rumah tangga keluarga Gunadi.


"Perut kamu sakit Key?" tanya Alexa.


"Mulesnya mulai sering Ma" jawab Keysha sambil meringis kesakitan.


"Tenang ya Key" Aditya memberi semangat.


"Jangan lupa tarik nafas dan hembuskan huf.. huf.. huf... " perintah Alexa.


"Huft.. huft.. huft... " Keysha dan Ela melakukan hal yang sama.


"Yank bukan kamu, tapi Keysha" Fajar mengingatkan istrinya.


"Aku lagi belajar Mas, anggap lagi gladi resik" jawab Ela.


"Masih lama" potong Fajar.


"Kamu ikut atau di rumah aja El? tanya Alexa.


"Aku ikut Ma, aku kan juga pengen nungguin ponakanku lahir di rumah sakit" jawab Ela.


"Bisa Pa" jawab Aby singkat dan berusaha tenang.


"Ya sudah Mama ikut di mobil Aby dan Keysha, Papa di mobil kalian ya" potong Aditya.


"Siap Pa" jawab Fajar.


Mereka segera membawa Keysha ke rumah sakit. Dengan mengendarai dua mobil.


"Yank tolong hubungi Tante Sheila atau Om Kevin donk, bilang kita sedang menuju rumah sakit" perintah Fajar yang sedang menyetir.


"Eh Iya, Papa sampai lupa. Kabari El mertua kakak kamu" sambut Aditya.


"Iya Pa" jawab Ela.


Ela segera meraih ponselnya dan mencari nama Tante Sheila di daftar kontaknya tetapi teleponnya tidak di jawab.


"Gak diangkat Mas" ucap Ela.


"Siapa yang kamu telepon?" tanya Fajar.


"Tante Sheila" jawab Ela.


"Coba Om Kevin" ujar Fajar.


"Oke.. Oke.. " sambut Ela.


Tuuuut... Tuuuut...


"Assalamu'alaikum" ucap Kevin.


"Wa'alaikumsalam" jawab Ela.


"Siapa ini?" tanya Kevin.


Sial, masak nomor ponselku gak di simpan Om Kevin. Sombong banget. Batin Ela.


"Ela Om, Ariella istrinya Mas Fajar, adiknya Kak Aby suami dari anak Om Kak Keysha" jelas Ela panjang lebar.


"Oooh si antimo, bilang kek dari tadi" balas Kevin.


"Kan udah Om barusan" jawab Ela.


"Iya Om udah tau, Om cuma bercandain kamu aja. Jangan marah nanti cepat tua, contoh Om ini sampai sekarang masih awet karena suka bercanda" balas Kevin.


"Iya Om" jawab Ela mual.


Panjang amat mukaddimah si Om. Aku udah gak sabar pengen bicara intinya. Batin Ela.


"Ada apa Mo kamu telepon Om?" tanya Kevin.


Mo? Emangnya aku sapi. Moo.... Batin Ela.


"Mmm.. anu Om, aku mau ngabarin kalau saat ini aku dan Mas Fajar, Papa, Mama, Kak Key dan Kak Aby sedang menuju rumah sakit" ucap Ela memberi kabar.


"Kamu mau lahiran? Cepat banget, Keysha aja belum. Kan dia yang duluan hamil?" tanya Kevin.


Ya elaaah Si Om lemooot. Kalau aku yang mau lahiran gak mungkin aku sempetin ngabarin Om. Pasti aku udah teriak - teriak kesakitan. Aneeeh nih orang tua seekor ini. Hihihi... seekor ya kan dia monye*. Tawa Ela dalam hati.


"Bukan saya Om tapi Kak Keysha" jawab Ela.


"Apa Keysha? Jangan bercanda kamu El. Om ini sudah tua, masak kamu bercandanya sama Om. Barusan juga Keysha telepon Om tadi bilang kalau dia baik-baik saja" ucap Kevin tak percaya.


Ih gedek hatiku lihat si Om. Pengen tak kerangkeng aja nih orang tua. Batin Ela.


"Siapa yang bercanda Om, aku serius. Tadi dan sampai saat ini Kak Key emang baik - baik aja Om gak kurang suatu apapun. Dia cuma meringis - meringis dikit karena kesakitan perutnya mules. Tapi masalahnya ketubannya sudah pecah jadi harus segera di bawa ke rumah sakit biar di periksa dokter. Kata Mama itu tanda - tanda mau lahiran" Ungkap Ela kesal.


"Iya itu memang salah satu tandanya sama seperti Mamanya dulu waktu dia lahir gak ada ngerasa sakit dikitpun tapi tiba-tiba aja..... " oceh Kevin gak jelas.


"Iya Om udah pernah dengar, sepertinya Om sudah bulak - balik cerita itu. Yang penting saat ini Kak Key dan kami yang lainnya sedang dalam perjalanan ke Rumah Sakit. Terserah Om mau nunggu di rumah sakit atau tunggu kabar lahirannya aja di rumah" potong Ela kesal.


"Ya tentu kami tunggu di rumah sakit donk, ini kan cucu pertama kami. Masak kami cuma nungguin beritanya di rumah" ujar Kevin panik.


"Ya udah Om, kalau begitu kami tunggu di rumah sakit ya Om, sampai ketemu di sana" jawab Ela.


"Oke... eh El... Eeeeeel... jangan di tutup" cegah Kevin.


"Apalagi Om?" tanya Ela kesal.


"Keysha di bawa ke Rumah Sakit mana?"


.


.


BERSAMBUNG