Find The KEY

Find The KEY
Ep. 289



"Mogok makan?" tanya Omar terkejut.


"Iya Opa. Kami semua lagi mogok makan kecuali Fathir dan Ryntia.


"Kenapa begitu?" tanya Omar penasaran.


"Jadi gini ceritanya Opa. Fathir dan Ryntia minggu depan setelah terima raport akan berlibur ke London. Kami mau ikut tapi Papa dan Mama gak mau, alasannya selalu saja kantor.. kantor... Padahal kan kami sudah capek belajar dan jadi juara kelas. Masak gak dapat hadiah" Jawab Elfa dengan wajah pura-pura sedih.


Fathir dan Sitha saling lirik dan menunggu sambutan Opa Omar.


"Dasar mereka, teganya menyuruh anak mengerti kesibukan mereka tanpa sekalipun ingin mengerti keinginan kalian" Umpat Omar dengan marah.


Elfa dan Fael saling mengedipkan matanya. Mereka sudah berhasil memancing emosi Opanya.


Krucuuut.. krucuuut...


"Suara apa itu?" tanya Omar terkejut.


"Suara perutku Opa. Aku lapar sekali" jawab Elfa.


"Astaga.. kasian sekali cucu - cucuku. Oma Jasmiiiiiine" panggil Omar.


"Ya Maaaas" jawab Jasmine dari dapur sedang sibuk membuatkan F3STER minum.


"Masakkan makanan yang banyak untuk mereka semua. Setelah itu buatkan cake untuk bekal mereka pulang" perintah Omar.


"Iya Mas nih lagi aku siapkan" jawab Jasmine.


Yes.... Dalam hati F3STER.


"Nanti kalau kalian pulang biar Opa antar ya.. Opa mau ketemu sama Mama dan Papa kalian. Biar Opa marahin mereka, enak saja cucu Opa sampai kelaparan seperti ini. Awas mereka" umpat Omar marah.


"Iya Opa" jawab mereka kompak.


"Sudah.. sudah.. kalian makan dulu ya. Opa mau ke ruang kerja Opa dulu. Mau telepon Opa Kevin dan Opa August" ucap Omar.


Omar kemudian meninggalkan F3STER di ruang makan dan berjalan ke ruang kerjanya.


F3STER langsung tersenyum menang dan saling bertos ria.


"Yeessss... London... Londoooon" ucap mereka tanpa suara.


Di ruang kerja Omar.


Omar melakukan panggilan conference call bersama Kevin dan August.


"Halo Din ada apa?" tanya Kevin.


"Berhenti memanggilku Din Kevin" teriak Omar.


"Wadaaaau langsung esmosi. Santai bro nanti tekanan darah kamu naik bisa stroke dan langsung stop" canda Kevin.


"Dasar Abu" umpat Omar


"Ada apa bro? " tanya August.


"Aku mau menyampaikan pada kalian, kalau anak - anak ERASADIS sudah sangat kelewatan" ucap Omar memulai pembicaraan.


"Kelewatan gimana maksud kamu?" tanya August.


"Ryntia dan Fathir minggu depan akan ke London liburan. Jadi anak - anak yang lain minta ikutan libur ke sana tapi mereka tidak setuju. Teganya mereka membiarkan cucu - cucu kita mogok makan" ungkap Omar.


"Apa cucuku mogok makan? Kamu tau dari mana Mar?" tanya Kevin serius.


"Anak - anak kecil itu saat ini sedang di rumahku. Mereka semua kelaparan jadi aku suruh Jasmine masak makanan yang banyak untuk mereka. Kasihan banget lihat mereka. Aku sampai mendengar suara perut mereka minta di isi" ungkap Omar marah.


"Awas Keysha dan Aby. Akan aku marahin mereka karena cucu kesayanganku kelaparan" sambut Kevin kesal.


"Cucuku juga. Aku akan bilang sama Keysha dan Fajar. Gara-gara mereka cucuku kelaparan" ucap August.


"Kenapa kamu malah marahin Keysha dan Fajar. Marahin sana anak kamu" ujar Omar.


"Lho anakku gak salah bro. Dia kan akan pergi dengan istri dan anaknya minggu depan ke London. Yang salah Keysha dan Fajar. Mereka tidak mau membawa keluarga mereka liburan sehingga F3STER membuat aksi mogok makan. Kan imbasnya ke cucuku juga jadi ikut mogok makan sebagai wujud toleransinya pada teman-temannya" ungkap August.


"Iya juga ya Jin, benar kamu" Sambut Kevin.


"Ya sudah, kalian siap - siap sekarang. sebentar lagi aku akan mengantar anak - anak itu ke rumah Fajar. Suruh mereka kumpul semua Gus. Kita ketemu disana" perintah Omar.


"Oke bro. Aku akan hubungi Ryza tentang hal ini" jawab August.


"Ya sudah ya. Aku mau balik ke ruang makan. Aku mau lihat anak - anak itu makan dengan lahapnya. Kasihan mereka kelaparan" ujar Omar.


"Tolong pantau cucuku ya Mar. Kalau perlu biar aku pesan makanan dan antar ke rumah kamu untuk mereka" sambut Kevin.


"Iya aku juga akan kirim pizza ke rumah kamu" sambung August.


"Tidak usah. Aku masih sanggup memberi makan tujuh anak kecil. Di rumahku masih banyak persediaan makanan yang enak dan bergizi dan istriku pintar masak. Kalian tidak perlu memesan apapun dari luar. Istiku saja sudah sangat bisa membuat perut mereka kenyang" jawab Omar bangga.


"Iya deh, tapi tolong bilang sama istri kamu jangan masak rendang pedas. Aku gak mau nasib cucuku sama seperti aku dulu. Cukup aku saja yang merasakan rendang pedas Jasmine" ucap Kevin.


"Iya Bu sampai kita diare" sambung August sambil mengenang kisah mereka saat masih muda, Jasmine mengerjai mereka dengan masak rendang pedas dan mereka sakit perut dua hari.


"Hahaha... itu karena ide kalian di malam pertama kami. Aku jadi ikut kena imbasnya" ledek Omar.


"Tapi kan kamu dapat enak - enak bro" jawab Kevin.


"Sudah.. sudah.. malah mengenang kisah lalu. Sekarang kita sudah tua. Sudah punya cucu" balas Omar.


Omar mengakhiri panggilan teleponnya dan keluar menuju ruang makan untuk melihat F3STER makan siang.


"Enak banget masakan Oma.. " ucap Fela.


"Oma memang terbaik" puji Fael.


"Aku sayang Omaaaa" sambung Elfa.


Jasmine tersenyum bahagia melihat tujuh kurcaci datang ke rumahnya. Bisa di bilang baru kali ini mereka datang seperti ini beramai-ramai sepulang sekolah dan mengadukan keluh kesah mereka.


Jasmine merasa sangat senang, ternyata keberadaan mereka masih diingat oleh cucu - cucunya saat mereka kesusahan. Dengan perasaan puas telah memasakkan makanan yang enak untuk mereka semua, Jasmine mengelus lembut kepala tujuh kurcaci itu dengan penuh kasih sayang.


Dari dulu Jasmine memang sangat menyukai anak-anak. Itu sebabnya saat masih muda dia sudah mendirikan sebuah TK yang sekarang sudah berubah menjadi sekolah besar. Bukan hanya TK saja tapi sudah berlanjut ke SD, SMP dan SMU.


Dan di sekolah itu juga tujuh kurcaci ini sekolah. Mereka sekolah di sekolah milik kakek nenek mereka.


"Kalian sudah kenyang?" tanya Omar yang baru sampai di ruang makan.


"Sudah Opa. Masakan Oma enak sekali. Perutku sampai gendut begini karena banyak makan" jawab Elfa


"Hahaha.... syukurlah. Sepertinya kalian sangat senang sekali. Jangan cepat pulang, main dulu di rumah Opa. Nanti Oma akan masak cake untuk kalian" pinta Omar.


"Oke Opa, kami akan main di rumah Opa dulu. Eh tapi kami belum bilang Mama Papa kalau kami main ke rumah Opa" ucap Fael terkejut karena lupa berpamitan pada orangtuanya.


"Sudah.. sudah.. tadi Opa udah suruh Opa August untuk kabari Mama Papa kalian" jawab Omar.


Di waktu yang sama August mengirimkan pesan kepada Ryza.


Papa


Ryza, mengapa bisa F3STER mogok makan dan kelaparan? Papa gak mau tau, sepulang kerja bilang sama anggota ERASADIS untuk kumpul di rumah Fajar. Kami ( Papa, Om Omar dan Om Kevin) ingin bicara dengan kalian mengenai hal ini.


.


.


BERSAMBUNG