
"Hahahaha akhirnya dia lari sayang" ucap Aby senang.
"Ish kamu ini Mas, adik sendiri dikerjain" jawab Keysha.
"Dia juga masak kakak sendiri di kerjain. Aku kan pengen mesra - mesraan sama istri aku berduaan. Shalat yuk udah hampir habis waktu ashar" ajak Aby.
"Sepertinya kita shalat dulu ya Mas baru mandi. Waktunya gak sempat lagi. Mas wudhu duluan gih" Keysha senyuruh suaminya.
"Oke sayang" jawab Aby sambil mengecup pipi kanan istrinya.
Wajah Keysha merah merona karena malu.
Saat Aby wudhu Keysha mengganti gaunnya dengan baju santai. Setelah itu dia membereskan semua pakaian beserta pernak - perniknya.
Setelah Aby selesai gantian Keysha yang masuk ke kamar mandi untuk berwudhu. Kemudian mereka melaksanakan shalat ashar berjamaah. Shalat pertama yang mereka lakukan dengam status sah menjadi suami istri.
Mereka shalat dengan khusyuk dan hikmad. Berdoa semoga rumah tangga mereka senantiasa dilimpahkan nikmat dan keberkahan.
Sementara di luar pintu kamar pengantin baru.
GUBRAK.....
$@/#^*#£@¥₩
"Kamu..." teriak Fajar yang terkejut dengan kemunculan Ela yang tiba - tiba sehingga membuat dia tidak siap dan akhirnya mereka bertabrakan.
Ela yang terkejut dan tidak terbiasa memakai sepatu hihg heels tidak bisa menjaga keseimbangan dan akhirnya jatuh terduduk.
Alangkah terkejutnya dia melihat Fajar sudah tegak berdiri dihadapannga.
"Punya mata gak sih? Keluar dari kamar lari - lari dan gak lihat kiri kanan. Main keluar aja. Dasar wanita jadi - jadian" umpat Fajar.
"Apa kamu bilang? Kamu tuh cowok pendendam. Aku kan gak sengaja nabrak kamu karena aku panik melihat Kak Aby dan Key kiss di depanku" ungkapnya.
Sial gara - gara Kak Aby nih aku jadi nabrak cowok pendendam ini. Batin Ela.
"Haaalaaa gak usah muna. Ngakunya tinggal di London lihat begituan aja udah langsung lari. Emangnya waktu di London kamu kemana aja Neng, di rumah aja ngendap?" ejek Fajar.
"Sompret nih anak. Enak aja bilang aku muna. Aku tuh gak pernah lihat orang pom - pom secara live. Mereka udah mau beradegan tadi" ungkap Ela.
"Apa lagi tuh pom - pom?" tanya Fajar bingung.
"Making Love, you know Sir?" tanya Ela jengkel.
"Sana kamu cewek jadi - jadian. Jangan dekat - dekat aku. Jaga jarak kamu. Jangan sampai terjadi lagi hal seperti ini. Kalau tidak aku akan buat perhitungan" ucap Fajar.
"Yaelaaah siapa juga yang mau dekat - dekat cowok alay kayak kamu. Najis gua" umpat Ela.
Ela segera bangkit dan melangkah jauh meninggalkan Fajar dengan wajah kesalnya.
"Dasar cewek jadi - jadian" umpat Fajar.
"Cowok pendendam. Weeek" Ela mengacungkan jari tengahnya ke arah Fajar
Sebenarnya Fajar sangat kesal melihat apa yang baru saja Ela lakukan tapi sudahlah gak ada gunanya ribut dengan perempuan jadi - jadian seperti wanita ini, fikirnya.
Fajar melanjutkan langkahnya menuju kamar dia dan August yang juga terletak di lantai itu. Malam ini semua keluarga besar mendapatkan jatah untuk tidur satu malam di hotel keluarga Barrakh. Termasuk keluarga Aby juga.
Tanpa mereka sadari di sudut lorong hotel ada seseorang yang sedang memvideokan interaksi mereka berdua.
Seseorang itu tak lain dan tak bukan adalah Kevin. Kevin yang tadi tidak sengaja baru saja keluar dari kamarnya yang terletak satu lantai dengan kamar pengantin terkejut melihat suara gaduh seperti orang yang sedang terjatuh.
Aku harus menunjukkan video ini kepada Omar dan mulai menyusun rencana baru. Dia pasti senang melihat video ini. Awas kamu Lampu Aladin. Belum tau kamu kalau trio ambisi sudah beraksi. Kalau tanpa bantuan tangan dinginku ini kamu tidak akan pernah lahir kedunia ini Lampu Aladin. Tawa Kevin bangga dalam hati.
Kevin melangkah menuju kamar Omar dan August yang letaknya bersebelahan dan mereka harus melakukan pertemuan dadakan untuk menjalankan misi mereka malam ini.
Malam pun telah tiba, seluruh keluarga berkumpul di Ballroom hotel. Tamu sudah berdatangan satu persatu memenuhi ruangan itu. Suasana pesta yang sangat meriah terlihat jelas dari dekorasi ballroom tersebut.
Kedua pengantin akan memasuki ruang pesta. Mereka terlebih dahulu berdiri bersusun di depan pintu masuk.
Barisan pertama di isi oleh kedua pengantin, di belakangnya Kevin dan Sheila, kemudian di belakangnya lagi ada Aditya dan Alexa. Di belakangnya di ikuti oleh para bridesmaid dan groomsmen. Ditha berpasangan dengan Disil, Ryza dengan Sintia, Rafa dengan Ela dan terkahir di tutup oleh Fajar dan Shakira.
Mereka sudah berdiri dengan rapi, para wanita terlihat cantik dan anggun sedangkan para pria terlihat gagah dan tampan.
Sesuai intruksi dari WO acara di mulai, pengantin dipersilahkan berjalan memasuki ruangan pesta di ikuti oleh rombongan yang ada di belakang mereka.
Tepuk tangan menggema di ruangan tersebut menyambut kedatangan kedua pengantin serta rombongannya.
Aby dan Keysha berjalan perlahan sambil bergandengan tangan mesra dan tersenyum menuju pelaminan.
Dan akhirnya mereka sampai di kursi singgasana Raja dan Ratu semalam. Disusul Kevin dan Sheila juga Aditya dan Alexa duduk di sisi kanan dan kiri penggantin.
Para bridesmaid dan groomsmen juga berjalan mengiringi langkah mereka sampai pentas setelah itu baru bubar menuju meja mereka masing - masing.
Tanpa sengaja Fajar menginjak gaun Ela yang memang agak sedikit menyeret di lantai. Hampir saja Ela terjatuh, untung Rafa dengan sigap menangkapnya. Kalau tidak Ela pasti akan menjadi tontonan gratis tamu undangan malam ini.
"Kamu pasti sengaja kan cowok pendendam. Kamu sengaja membalas kejadian tadi sore. Kan sudah aku bilang aku tidak sengaja sore tadi" ucap Ela kesal.
"Sorry.. sorry... kali ini aku memang tidak sengaja" ucap Fajar.
"Enak aja maafin kamu semudah itu, tadi sore aku juga gak sengaja nabrak kamu tapi kamu gak terima dan marah - marah padaku. Jadi cowok kok mau menang sendiri" ujar Ela kesal.
"Eeel jangan ribut ah, malu banyak orang. Lagian kan Fajar emang gak sengaja" sambut Rafa dan tetap memegang tangan Ela agar Ela bisa berjalan dengan normal kembali.
Mereka berjalan menuju meja yang di sediakan untuk keluarga dan sahabat. Omar memperhatikan interaksi anaknya barusan. Fajar duduk satu meja dengan Papanya.
"Ada apa? Mengapa wajah kamu kesal seperti itu?" tanya Omar pada putranya.
"Kakak Pa nginjak gaunnya Mbak Ela. Hampir saja Mbak Ela jatuh. Untung di tangkap sama pacarnya" jawab Shakira.
"Itu bukan pacarnya. Mana ada laki - laki yang mau sama cewek jadi - jadian seperti itu. Jadi perempuan kok gak ada lembut - lembutnya. Gayanya kayak preman gitu" ejek Fejar.
"Cantik gitu kok Fa, masak kamu bilang dia preman" sambut Jasmine.
"Tingkahnya itu Ma sama sifatnya persis laki - laki" balas Fajar.
Sementara di meja Ela dan teman - temannya.
"Hai Ela apa kabar? Lama tidak bertemu kamu" sapa seorang wanita.
Rafa, Sintia, Ditha dan Disil terkejut melihat siapa yang barusan menyapa Ela.
.
.
BERSAMBUNG
Siapa ya???