Find The KEY

Find The KEY
Ep. 294



"Oooooh begitu rupanya ceritanya ya.. Ternyata kalian berbohong pada Papa Mama ya" ucap Ela yang datang tiba-tiba.


Sontak Triplet tegang mendengar suara Mamanya.


"Gawat.... " Batin Triplet. Mereka saling pandang dengan perasaan takut.


"Maaf Ma, soalnya kami laper banget setelah selesai ujian" jawab Fela sambil menundukkan wajahnya.


"Iya Ma, maaf ya Ma Pa.. kami pakai uang tabungan kami untuk jajan di kantin sekolah" ungkap Fael.


"Sudah.. sudah.. yang penting sekarang kalian sudah jujur tapi ingat ya cukup satu kali ini saya Opa dengan kalian aksi mogok makan. Itu sangat berbahaya untuk kalian" bela Omar.


"Dan juga berdosa. Coba di ingat sudah berapa kali kalian berbohong pada Papa Mama. Bilangnya sama Papa Mama mogok makan tapi kalian makan di sekolah secara diam-diam dan kalian juga memakai uang tabungan secara diam-diam untuk jajan di sekolah" nasehat Jasmine lembut.


"Iya Oma kami mengaku salah. Maaf ya Pa.. Ma.. " sambut Elfa.


"Apakah kita batal liburannya Ma, Pa?" tanya Fael polos.


Ela tiba-tiba mendapatkan ide untuk menggoda anak - anaknya. Dengan mata yang berbinar.


"Emmmmm... gimana Pa.. Pergi gak ya? Kok Mama jadi malas pergi ya" goda Ela.


"Elaaaa janji adalah hutang. Jangan kamu kecewakan hati anak - anak kamu" sambut Omar langsung dengan mata melotot.


"Hahaha.. awas kalian ya, ngadunya sama Opa terus... Aku cuma bercanda Pa" jawab Ela.


"Makasih Opa" Triplet langsung memeluk Opanya karena sudah membela mereka.


"Jangan dibiasakan Pa. Papa dan Mama terlalu memanjakan mereka. Nanti kami jadi sulit mengatur mereka kalau mereka kalian bela terus" ucap Fajar.


"Nggak, Papa janji hanya kali ini membela mereka. Kalian dengar, lain kali Opa tidak akan ikut campur dengan permintaan kalian pada Papa dan Mama kalian. Mereka adalah orangtua kalian. Apapun keputusan mereka, suka tidak suka kalian harus mendengarkannya. Mengerti? " tegas Omar.


"Mengerti Opa" jawab Triplet cepat.


"Sekarang kita makan cake yang Oma bawa yuk" ajak Jasmine.


"Horeeeeeee.... " sambut Triplet senang.


Sore itu mereka berkumpul bersama dengan penuh ceria. Omar dan Jasmine sangat senang bisa membahagiakan anak, menantu dan cucu mereka.


******


Ke esokan harinya sesuai jadwal mereka sudah berkumpul di Bandara dan akan berangkat ke London.


"Anak-anak kalian sudah siap?" tanya Ela.


"Sudaaaaah" jawab F3STER.


"Banyak banget bawaan kamu El?" tanya Sintia.


"Iya kemarin Mama mertua datang bawain cake untuk di makan di pesawat" jawab Ela.


"Waah enak banget nih pasti, cake dari Toko Roti Jasmine" sambut Catherine.


"Kamu bawa apa itu Ket?" tanya Keysha.


"Ini oleh-oleh untuk Mommy dan Daddy. Sudah lama mereka gak main ke Jakarta. Mommy udah kangen banget rendang jengkol" jawab Catherine.


"Jauh - jauh dari Indonesia minta oleh - oleh rendang jengkol ya" ledek Disil.


"Ini gara - gara Ela nih yang ngenalin mereka makanan itu jadi ketagihan. Aku aja yang orang Indonesia gak suka bro" ungkap Rafa.


"Kamu mah gak gaul, di London itu gak ada jengkol, kalaupun ada aku rasanya harganya sangat mahal sekali" ucap Ela bangga.


"Masak kalian lupa, kalian kan sudah berteman dengan istriku sejak dalam kandungan. Dia itu ajaib, selalu punya ide dan usul yang usil" jawab Fajar.


"Tapi Ket, apa tetangga Mommy dan Daddy kamu gak komplain dengan wangi jengkol yang seperti pengharum ruangan itu" ledek Disil.


"Hahahaha.... disana gak seperti di Indonesia Dis, siapa yang mau peduli lagian kan jarak rumah dengan tetangga kan tidak terlalu dekat" jawab Catherine.


"Oke guys, kita berangkaaaaat" panggil Ryza.


"Yes, London... Londoooooon" teriak F3STER.


Merak naik satu persatu ke dalam pesawat.


"Anak-anak kalian bebas duduk di kursi yang nyaman untuk kalian" perintah Keysha.


"Aku mau bareng Sitha dan Ryntia Ma" jawab Fela.


"Kamu duduk dimana sayang?" tanya Ela kepada Elfa.


"Aku mau duduk dekat pilot aja deh" jawab Elfa cueeek.


"No Elfa" teriak Fajar dan Ela.


"Lho tadi Mama Keysha kan bilang kalau kami bebas duduk di kursi yang nyaman dan aku akan sangat nyaman kalau duduk dekat pilot. Aku bisa mengingatkan Pilot jangan sampai di atas nanti dia nabrak burung" jawab Elfa polos.


"Bro, bukan hanya istri kamu saja yang ajaib. Anak kamu yang satu ini juga ajaib Bro" sindir Disil.


"Dan aku bahagia memiliki mereka" jawab Fajar bangga.


"Sayang kamu duduknya dekat Papa saja ya, nanti kita mabar" bisik Fajar.


Sontak wajah Elfa bersinar dan teriak ceria.


"Oke Pa" jawab Elfa cepat.


"Papa bisikin apa sih sama Elfa?" tanya Fela penasaran.


"Ada deeh, Kak Fela mau tau aja. Ini urusan CEO sama calon CEO. Kami mau bahas urusan perusahaan selama di pesawat" jawab Elfa bangga.


"Gayamu naaaaak... naaaak... Masih kecil cita - citanya udah mau jadi CEO" sindir Ela.


"Ih bagus donk yank, harusnya kamu aminkan keinginannya itu. Ucapan itu adalah doa" sambut Fajar.


Fajar tersenyum melihat semangat putrinya. Apapun yang kamu cita - citakan aku akan mendukung kalian. Jadilah seperti yang kalian inginkan, selama itu menuju kebaikan. Batin Fajar.


"Iya deh. Aamiin, semoga kelak apa yang kamu cita - citakan bisa tercapai ya sayang" ucap Ela sambil mengacak gemas rambut anaknya.


Akhirnya mereka duduk sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju London.


Walau perjalanan memakan waktu 14,5jam dari Jakarta ke London tidak mengurangi semangat anak - anak untuk liburan bersama.


Senyum ceria selalu terpancar dari wajah mereka. Tidak ada yang mengeluh lelah ataupun bosan. Ada saja cara mereka untuk menghilangkan kebosanan selama di pesawat. Seperti menonton film, main game, mendengarkan musik atau tidur.


Dan waktu bergulir tanpa terasa, mereka tiba di London sore hari karena perbedaan waktu Indonesia London adalah tujuh jam.


Sesampainya mereka di Bandara Internasional Heathrow, mereka turun dengan tertib. Masing-masing membawa barang bawaan mereka.


F3STER membawa tas ransel masing-masing yang berisikan ponsel, headset dan mainan mereka sedangkan koper mereka sudah dibawa oleh petugas pesawat.


"Pa, kita menginap dimana?" tanya Fael


"Di TBF Hotel sayang" jawab Fajar.


"Kita tidak ke villa Pa?" tanya Fela.


"Tidak Fela, ini kan sedang musim dingin. Villa jauh dari Bandara dan kita hanya liburan selama seminggu. Papa tidak mau kita terjebak salju saat hendak pulang ke Jakarta kalau kita tinggal terlalu jauh di Villa. Jadi lebih amannya kita hanya menginap di TBF Hotel. Kalian keberatan?" tanya Fajar.


"Nggak Pa" jawab Triplet.


"Terus siapa yang jemput kita Pa?" tanya Elfa.


"Tentu saja uncle Jimmy. Nah itu dia panjang umur, baru disebut namanya langsung muncul orangnya" balas Fajar sambil menunjuk ke arah Jimmy yang datang menghampiri mereka.


"Hai uncle Jimmy" sapa Elfa.


"Hai Triplet, senang bertemu kalian lagi" jawab Jimmy.


Semoga kali ini tidak ada drama atau keusilan kalian yang membuat aku repot. Batin Jimmy.


.


.


BERSAMBUNG


Selamat Hari Raya Idul Adha bagi para readers yang menjalankannya. Semoga kita semua sehat ya, jangan lupa ikuti prokes ya..


Terimakasih atas dukungan kalian, dan jangan lupa like, koment, vote dan hadiahnya ya.