Find The KEY

Find The KEY
Ep. 208



Pagi ini sangat menegangkan untuk Sintia karena hasil pemeriksaan kesehatan mereka akan dibacakan dokter hari ini.


Sejak bangun subuh Sintia terus berdoa dan memohon semoga hasilnya baik - baik saja. Ryza yang melihat adanya gurat ketegangan dari wajah istrinya membuat dia merasa sangat kasihan melihat istrinya tersebut.


"Sayang kamu kok tegang banget, santai aja. Apapun hasilnya mungkin itulah yang terbaik diberikan Allah" nasehat Ryza.


"Iya Mas aku sudah mencoba menenangkan hati dan fikiranku tapi tetap saja sangat sulit" ungkap Sintia.


"Teruslah mengucapkan doa InsyaAllah, Allah akan mengabulkan permintaan kamu" sambung Ryza.


"Aaamiiin.... " sambut Sintia.


Mobil meluncur menuju Rumah Sakit tempat mereka melakukan pemeriksaan kesehatan kemarin.


Ryza dan Sintia berjalan bergandengan menuju ruang praktek dokter kandungan dan mereka langsung masuk ke ruangan dokter karena memang pagi ini pasiennya sepi.


"Selamat pagi Mr dan Mrs. Permana" sapa dokter.


"Pagi dokter" jawab Ryza.


"Silahkan duduk" perintah dokter.


Ryza dan Sintia duduk di depan meja praktek dokter. Dokter membuka hasil pemeriksaan Ryza dan Sintia kemarin.


"Sudah siap untuk mendengarkan hasil pemeriksaan Mr dan Mrs?" tanya Dokter.


"InsyaAllah siap" tegas Ryza.


"Baiklah kita mulai ya" jawab Dokter.


Ryza dan Sintia menarik nafas panjang dan siap untuk mendengarkan penjelasan dokter.


"Mr. Ryza Permana. Hasil medical checkup Bapak baik. Keadaan alat reproduksi juga baik dan sehat tidak ada masalah. Tingkat kesuburan juga sangat baik" ungkap Dokter.


"Alhamdulillah.. " jawab Ryza.


"Istri saya bagaimana dokter?" tanya Ryza.


"Untuk Mrs. Permana" ucap dokter.


Jantung Sintia semakin tidak karuan menunggu detik-detik dokter membacakan hasil pemeriksaannya.


"Mrs. Permana hasil pemeriksaan juga baik. Kandungan bersih, tingkat kesuburan juga bagus. Dan saat ini kondisi rahim anda sangat sehat dan siap untuk hamil" ungkap Dokter.


"Jadi intinya kami berdua sehat dok?" tanya Ryza.


"Ya benar Mr. Kemarin anda bilang, kalian ke sini dalam perjalanan honeymoon ya. Saran saya nikmati saja honeymoon dan jangan fikirkan masalah lain" jawab dokter.


"Alhamdulillah Mas" ucap Sintia lega. Ketegangan yang dari tadi dia rasakan kini mulai memudar.


"Bener kan yank apa yang aku bilang. Mending kita nikmati saja honeymoon kita" sambut Ryza sambil tersenyum bahagia melihat wajah istrinya yang terlihat sangat lega.


"Terimakasih dok" ucap Sintia.


"Saya kasih resep vitamin saja ya, mudah - mudahan selesai honeymoon ini kalian bisa segera mendapatkan momongan" balas dokter.


"Aaamiin.. " sambut mereka berdua.


"Baiklah dok, kalau begitu kami pamit pulang" ucap Ryza.


Mereka menjabat tangan dokter tersebut kemudian membawa hasil medical checkup mereka berdua dan bergegas meninggalkan rumah sakit dengan perasaan senang.


"Kamu kok dari tadi diam saja sayang?" tanya Ryza yang melihat istrinya jadi pendiam sejak keluar dari Rumah Sakit.


"Mas cubit aku donk" pintar Sintia.


Ryza tersenyum dan mencubit hidung istrinya gemas.


"Kamu kenapa?" tanya Ryza.


"Aku masih gak percaya Mas apa yang dikatakan dokter tadi. Rasanya aku legaaaa sekali mendengar penjelasan dokter tadi. Sebelumnya aku sangat takut kalau ada apa-apa denganku" ungkap Sintia.


"Semua kan sudah kita lalui dan alhamdulillah hasilnya bagus. Kamu ingat tadi dokter bilang apa? Jangan terlalu di fikirin dan nikmati honeymoon kita" ucap Ryza.


"Haaaaah... Aaaaaa... aku legaaaa Maaaaas" teriak Sintia..


Ryza tertawa melihat tingkah istrinya. Pasti istrinya sudah berhasil mengeluarkan beban berat dalam hatinya.


"Kita mau kemana setelah ini Mas?" tanya Sintia.


"Kamu pengennya mau kemana sayang?" tanya Ryza.


"Makan dulu yuk Mas. Tadi pagi karena terlalu tegang aku tidak selera makan. Sekarang aku merasa lapar" ungkap Sintia.


Ryza mengusap kepala Sintia yang tertutup jilbab.


Ryza melajukan mobilnya menuju sebuah Restaurant yang bernama Restaurant Cros Maggiore.


Mereka masuk ke dalam dan menikmati suasana makan romantis.



"Maaaas" panggil Sintia.


"Ada apa sayang?" tanya Ryza sambil tersenyum lembut.


"Terimakasih" ucap Sintia.


"Kenapa kamu berkata seperti itu?" balas Ryza.


"Karena hari ini aku sangat bahagia dan kamulah sumber kebahagiaan aku" ungkap Sintia.


"Kalau kamu bahagia aku akan lebih bahagia lagi sayang" balas Ryza.


Tak lama pelayanan datang dan mereka memesan menu makan siang. Sintia terlihat sangat berselera menyantap steak yang mereka pesan.


"Kelihatannya kamu beneran lapar ya? Mau pesan satu porsi lagi sayang?" tanya Ryza.


"Nggak Mas, ini saja sudah cukup. Aku hanya pengen makan ice cream setelah ini" jawab Sintia.


"Kamu seperti wanita yang sedang ngidam. Jadi gak sabar pengen mewujudkan semua keinginan kamu saat kamu ngidam. Apapun itu akan aku penuhi demi cintaku padamu" balas Ryza.


selesai menikmati makan siang, seperti keinginan Sintia lagi mereka menikmati hidangan penutup berupa ice cream strawberry.


Setelah makan siang mereka melanjutkan perjalanan ke Queen Marry's Garden. Di taman ini mereka berjalan - jalan di taman saling bergandengan tangan penuh bahagia ditemani dengan ribuan bunga mawar yang semerbah harum.


Queen Marry's Garden adalah tempat paling romantis di Inggris karena di penuhi dengan bunga mawar dengan berbagai jenis dan warna.



"Waaaah cantiknya Mas taman ini" ucap Sintia.


"Lebih cantik kamu sayang" jawab Ryza.


"Iih Mas ini, aku serius lho" balas Sintia.


"Aku lebih serius sayang" ujar Ryza sambil tersenyum.


"Entah mengapa ketika melihat taman ini aku kok terbayang wajah anak perempuan ya Mas. Pasti kalau kita punya anak perempuan dia akan senang banget dibawa kemari. Dia pasti akan berlari- lari cantik di taman ini" ucap Sintia.


"Apapun itu sayang, perempuan ataupun laki-laki Mas tidak peduli asalkan bersama kamu Mas pasti akan sangat bahagia" balas Ryza.


Mereka berjalan sambil bergandengan tangan. Saat sore menjelang mereka keluar dari area taman dan melanjutkan perjalanan mereka.


Malam harinya mereka melanjutkan perjalanan mereka ke Sungai Thames.



Dulu waktu menemani Aby - Keysha dan Disil - Ditha honeymoon mereka pernah makan malam diatas kapal pesiar.


Ryza ingin menikmati kenangan itu tapi hanya berdua. Rasanya memang berbeda, suasananya terasa lebih romantis.


Pemandangan kota London malam hari dari atas kapal sungguh sangat luar biasa cantiknya.


Ketika berpesiar di Sungai Thames dengan naik kapal mereka bisa menikmati pemandangan indah kota London dengan udara yang sejuk dengan naik kapal pesiar.


Dari bawah mereka bisa menikmati kemegahan dan keindahan kota London bersama pasangan tercinta sambil menikmati makan malam romantis.


Ditambah dengan alunan musik menambah keintiman makan malam mereka.


Sesaat setelah makan malam selesai Ryza berdiri dan berjalan ke belakang tubuh istrinya kemudian dia mengalungkan sebuah kalung emas kepada istrinya.


"A.. apa ini Mas?" tanya Sintia.


"Kalung hati dan kunci sayang, melambangkan bahwa hatiku sudah terkunci untuk kamu. Aku sudah menemukan kunci hatiku yaitu kamu" ungkap Ryza.


"Terimakasih Mas, aku sangat bahagia bisa menjadi istri kamu" balas Sintia.


"Love you sweet heart" ucap Ryza.


"Love you too Mas" sambut Sintia.


.


.


BERSAMBUNG