
Satu hari menjelang pertandingan Taekwondo antara Tim Barrakh Corp dengan ADS Corp. Fajar dan Ryza sudah sampai di Indonesia.
Kini mereka sedang duduk bersama keluarga besar mereka sambil menikmati hidangan yang dimasak oleh Jasmine dan Zahra.
Walau Zahra sudah tua tapi dia masih suka membantu hal-hal yang kecil di dapur. Seperti tadi saat mempersiapkan hidangan kesukaan cucu-cucunya yang akan pulang dari London.
Zahra duduk diapit oleh Fajar dan Ryza. Malam ini August sekeluarga juga makan malam bersama dirumah Omar abang iparnya.
"Oma rindu kalian berdua" ucap Zahra.
"Kami juga rindu sama Oma" peluk Fajar.
"Kamu lama sekali pulangnya" ujar Zahra sedih.
"Maaf Oma ada sesuatu yang sedang aku cari disana. Dan Perusahaan juga tidak bisa aku tinggalkan" jawab Fajar.
"Aku kan sering pulang Omaaa" giliran Ryza yang memeluk Zahra.
"Kalau tidak ada kalian berdua gak lengkap rasanya" balas Oma.
"Sekarang Oma jangan sedih ya.. Kan kami sudah pulang jadi dilarang keras ada tetesan airmata di sini" pinta Fajar sambil tersenyum penuh kasih sayang pada Omanya.
"Jadi kamu sudah menemukan antimo kamu ya?" tanya Jasmine.
"Mamaaaa? Mama kok???" tanya Fajar, seketika dia melirik ke arah Ryza.
"Pasti kamu nih yang cerita. Dan pasti cerita berantai. Dari Om August ke Papa lanjut ke Mama. Biasanya juga begitu" ucap Fajar.
"Antimo apa Ma?" tanya Shakira adik Fajar manja.
"Hus anak kecil gak boleh tau" potong Fajar.
"Ish.. kakak" ucapnya manja.
"Aku ketemu dia tanpa sengaja. Dia jalan terburu-buru di sebuah acara peragaan busana. Tanpa sengaja kami tabrakan Ma. Saat itu dia sedang memakai topeng dan membawa lukisan. Aku tidak bisa melihat wajahnya karena tertutup topeng. Tapi aku sempat menyentuh dan menangkapnya agar dia tidak terjatuh ke lantai. Saat itu aku sadar alergiku tidak kumat saat menyentuhnya. Waktu aku ingin berkenalan dengannya dia sudah pergi terburu-buru. Aku hanya sempat melihat lukisan yang dia bawa" ungkap Fajar.
"Kamu sudah mencari semua informasi tentang wanita itu?" tanya Omar penasaran.
"Sudah Pa, tidak ada yang aku dapatkan. Tapi dari postur tubuh dan warna kulitnya aku yakin dia orang asia. Dia juga memakai jilbab" jawab Fajar.
"Waaah ... Mama senangnya mendengarnya" sambut Jasmine senang.
"Oooh antimo itu maksudnya... Selamat ya Kak, semoga kakak bisa segera menemukan siapa wanita itu" ucap Shakira.
"Sabar ya sayang... Oma yakin kalau memang dia jodoh kamu, kalian pasti akan bertemu lagi" ucap Zahra.
"Tante juga turut senang mendengar berita ini Fa. Semoga penyakit kamu sembuh setelah bertemu dengannya" sambut Oryza.
"Terimakasih atas doa kalian semua" jawab Fajar.
"Selanjutnya bagaimana kesiapan kalian untuk pertandingan taekwondo besok?" tanya August.
"Dua minggu ini kami sudah berlatih Pa. Tapi terus terang kami katakan kalau mereka adalah saingan yang berat. Dulu saja aku menang lawan Aby karena dia lengah. Kalau tidak saat itu mungkin aku kalah" ungkap Ryza.
"Jadi kamu sudah pernah tanding melawan Aby?" tanya August penasaran.
"Sudah saat Dojang kami mengadakan pertandingan persahabatan dengan Dojang mereka" jawab Ryza.
"Trus Fajar lawan siapa?" tiba-tiba Omar penasaran.
"Aku kalah Pa. Karena waktu itu lawan aku wanita. Aku hanya berusaha menjauh darinya karena takut alergiku kumat. Jadi pas dia menendangku aku lengah karena berusaha ingin menjauh. Akhirnya aku jatuh" ucap Fajar kesal.
"Tenang Fa, kali ini lawan kita laki-laki semua. Aku sudah kenal dengan Aby dan para sahabatnya. Mereka bersahabat enam orang tiga diantaranya yang bisa taekwondo. Tapi yang wanita kuliah di luar negeri jadi bisa aku pastikan lawan kita tinggal Aby dan sahabatnya Rafa" ungkap Ryza.
"Rafa yang menang melawan teman kita dulu itu?" tanya Fajar.
"Iya, kamu ingat?" tanya Ryza.
"Tapi dia kan sama kuatnya Ry? Wah benar kamu bilang ternyata lawan kita kuat" ucap Fajar.
"Kita juga kan sudah latihan maksimal dua minggu ini" sambung Ryza.
"Sudahlah... Kalian kalah juga tidak apa-apa. Biar si Abu itu tau rasa. Lagian lebih baik biar Keysha bisa menikah dengan Abyasa" ucap August.
"Abyasa adalah pemuda yang tepat untuk Keysha" sambung Omar.
"Mama jadi penasaran Pa, pemuda seperti apa Abyasa itu" ucap Jasmine.
"Besok kalau kakak tanding boleh ya aku ikut" pinta Shakira.
"Aku juga kak" ucap Auza adiknya Ryza.
"Kalau begitu kita ikut semua ya.. Kami kan mau lihat Abyasa Pa" pinta Jasmine.
"Ya kan Mbak, aku juga mau ikut" sambung Oryza.
"Ya sudah kalian ikut saja nanti. Biar rame-rame kita disana. Kalau perlu sekalian saja setelah kalian bertanding dan si Cicak itu menang langsung kita nikahkan mereka" oceh August.
"Cicak?" tanya Ryza.
"Iya si Abu gosok itu sebut Abyasa Cicak. Dia kira pemuda itu playboy seperti dia. Jadi dia sebut Abayasa Cicak titisan buaya" jawab August.
"Mama jangan ketawa ah. Aku jadi seram dengar tawa Mama" larang Auza.
"Ya sudah setelah makan ini kalian istirahat ya, besok kan kalian mau bertanding" nasehat Oma Zahra.
"Iya Oma" jawab Fajar dan Ryza bersamaan.
Setelah makan malam August bersama keluarganya pulang ke rumah mereka. Ryza langsung masuk ke kamarnya berganti baju dan istirahat di atas tempat tidurnya.
Sambil berbaring Ryza mengirim pesan ke Sintia karena sudah beberapa minggu ini dia tidak bertemu Sintia. Rasa kangen sudah menyelubungi hatinya.
Ryza
Assalamu'alaikum Sintia. Apa kabar?
Sintia
Wa'alaikumsalam. Alhamdulillah sehat. Kamu gimana kabarnya Ry?
Ryza
Aku juga sehat. Sudah lama ya kita gak ketemu?
Sintia
Iya. Ry kamu tau gak kabar terbaru mengenai Aby dan Keysha?
Ryza
Kabar apa Sin?
Sintia
Aby melamar Keysha.
Ryza
Ow yah? Trus?
Ryza senyum-senyum sendiri membaca pesan Sintia. Pasti Sintia belum tau kalau dia sudah berada di Indonesia. Sekalian aja dia pura-pura gak tau kabar Keysha dan Aby. Biar besok Sintia terkejut melihat dialah yang akan bertanding dengan Aby.
Sintia
Belum dijawab Ry, Papa Keysha kasih syarat buat Aby agar dia diterima sama Papanya Keysha.
Ryza
Syarat apa Sin?
Sintia
Besok Aby dan Rafa akan bertanding taekwondo. Kalau Aby menang baru dia di terima.
Ryza
Kamu besok lihat dia bertanding?
Sintia
Lihat donk. Aku udah janjian sama yang lain. Kami kan mau lihat Aby Rafa bertanding. Perginya rame-rame biar mereka semangat.
Ryza
Semoga Aby menang ya.
Sintia
Aamiin. Terimakasih Ry, kamu udah dukung sahabat aku.
Ryza
Keysha juga sahabat aku Sin. Aku ingin melihat mereka bahagia.
Sintia
Iya, semoga mereka mendapat restu. Udahan dulu ya Ry, di sini udah malam. Aku mau istirahat, tidur.
Ryza
Oke Sintia. Selamat malam, semoga mimpi indah.
Ryza menutup layar hpnya dengan senyuman yang tak pernah putus. Dia gak sudah tidak sabar ingin bertemu Sintia. Semoga malam segera berlalu.
.
.
BERSAMBUNG