
Satu bulan berlalu. Hubungan kerjasama antara ADS Corp dan Barrakh Corp sudah hampir selesai. Ini membuat Aby dan Keysha semakin intens bertemu demi untuk keberhasilan kerjasama dua perusahaan besar
Mereka terlihat semakin akrab, Aby semakin sering mengajak Keysha makan malam pribadi yang tidak menyinggung tentang masalah perusahaan.
Mereka hanya menghabiskan waktu bersama dan bercerita. Bersama Keysha Aby terlihat lebih ceria. Padahal selama ini Aby adalah anak yang pendiam. Kalau dengan Keysha ada saja cerita yang tidak habis-habis untuk di bahas.
Cukup sudah masa pendekatan yang dijalani Aby. Malam ini dia berniat untuk menyampaikan perasaannya kepada Keysha.
"Key ada yang ingin aku sampaikan pada kamu" ucap Aby.
"Apa itu by? apakah hal yang serius?" tanya Keysha.
"Iya, sangat serius" jawab Aby tegas.
Wajah Aby terlihat sangat serius membuat jantung Keysha semakin tidak menentu.
Apa ya kira-kira yang akan Aby katakan? tanya Keysha dalam hati.
"Key izinkan aku sedikit bercerita tentang masa lalu. Dulu saat SMU aku menyukai seorang wanita. Pertama kali aku melihatnya saat pertandingan taekwondo di Dojangku. Aku melihat wanita itu sangat cantik dan anggun duduk diapit oleh dua temannya. Saat itu aku tidak punya nyali untuk mendekatinya. Aku hanya mengagumi dan memandangi wajahnya dari jauh" ungkap Aby.
Aby menarik nafas panjang dan melanjutkan ceritanya.
"Kali kedua aku bertemu lagi dengannya saat aku dan teman-temanku menjadi perwakilan dari sekolah untuk mengikuti lomba cerdas tangkas. Lagi-lagi dia diapit oleh dua teman prianya itu.Waktu itu saudaraku Ela menawarkan untuk membantuku mendekati kamu. Tali aku belum siap maju di hadapannya. Aku hanya seorang siswa SMU yang belum jelas masa depannya. Aku putuskan untuk mengejar cita-citaku. Jika kelak aku akan bertemu lagi dengan wanita itu untuk yang ketiga kali. Aku pastikan untuk serius mengejarnya" sambung Aby.
Keysha masih serius mendengarkan cerita Aby dengan jantung yang berdetak kencang. Sepertinya dia tau kemana arah pembicaraan Aby. Tapi dia tidak tau harus berkata apa.
"Ternyata benar Key, aku bertemu lagi dengannya disuatu pesta. Wanita itu semakin cantik dan anggun. Aku semakin jatuh hati padanya. Aku mencoba mendekatinya, menjalain kerjasama dengan perusahaan yang aku tau milik keluarganya. Dan ternyata Allah memperlancar usahaku. Wanita itulah yang diutus mewakili perusahaannya" ungkap Aby.
Keysha masih diam mendengarkan.
"Semakin aku mencoba mendekatinya, mengenal pribadinya lebih jauh lagi hatiku semakin jatuh, jatuh dalam perasaan yang aku sendiri tidak tau mengukur seberapa dalamnya perasaan itu. Aku sudah berikrar pada diriku sendiri untuk serius pada wanita itu. Dan wanita itu adalah kamu Key" ucap Aby.
Sontak Keysha terkejut dan terdiam.
"Keysha Barrakh, maukah kamu berjalan bersamaku dimasa depan? Membangun suatu hubungan yang sah dan halal dihadapan Allah?" tanya Aby.
"Aku tidak pandai merayu dan berkata-kata indah Key. Tapi bagiku kamu adalah Kunci hatiku dan Kunci kehidupanku. Tanpamu aku tidak bisa membuka pintu gerbang kebahagiaan. Mau kah kamu menjadi masa depanku Key" tanya Aby lagi.
Keysha sangat senang sekaligus sedih mendengar ungkapan hati Aby. Dia teringat akan Papanya. Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri. Dia menyerahkan sepenuhnya masa depannya pada Papanya. Karena Papanyalah cinta pertama Keysha. Pria yang paling dia sayang dimuka bumi ini.
Tapi permintaan Aby tidak mungkin di diamkan. Keysha harus segera memberikan jawaban.
"Maaf By, aku tidak bisa menjawab pertanyaan kamu sekarang. Sedari kecil Papa sangat protect padaku. Aku tidak boleh berdekatan pada pria manapun kecuali Ryza dan Fajar. Dan apabila aku berdekatan dengan pria lain Papa akan mengintrogasi pria tersebut. Itu membuat para lelaki enggan mendekatiku. Oleh sebab itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk menjaga hatiku sebelum Papa memberi izin. Aku gak mau terluka By. Pada saat hatiku sudah memilih ternyata Papaku tidak setuju tentu aku akan sedih" jawab Keysha.
"Kamu harus mengantongi izin dari Papaku terlebih dahulu. Kalau dia setuju baru aku akan menerima perasaan dan permintaan kamu" balas Keysha.
"Baiklah kalau begitu dimana dan kapan waktu yang tepat untuk aku agar aku bisa menemi Papa kamu untuk meminta izin?" tantang Aby.
"Jangan dirumah By, Papa pasti akan menolak kamu mentah-mentah" Jawab Keysha kemudian.
"Jadi dimana?" tanya Aby serius.
"Mmm... gimana kalau dikantor aja By. Nanti aku akan cerita terlebih dahulu sama Om Omar agar dia mau membantu kamu meyakinkan Papa" balas Keysha.
"Baiklah. Tolong kabari aku Key, kapan waktu yang tepat. Aku akan segera menemui Papa dan Om kamu di Gedunhlg Barrakh Corp" ucap Aby tegas.
Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan agar Papa bisa menerima Aby? Sebenarnya hatiku juga sudah mulai menerimanya tapi aku takut Papa tidak menyetujuinya. Sepertinya Aby memang serius mengatakan isi hatinya. Aku harus membantunya untuk mendapatkan izin dari Papa. Secepatnya aku akan menemui Om Omar dan Om August. Mereka pasti bisa memberikan solusi dan bantuan pada aku dan Aby untuk meyakinkan Papa menerima Aby sebagai pendamping hidupku. Batin Keysha.
"Tapi Key semua kan tergantung kamu. Kalau kamu memang mau menerima aku tentu kamu akan mau membantuku mendapatkan izin Papa kamu. Apakah kamu membantuku Key. Kita berjuang sama-sama untuk menghadapi apapun yang Papa kamu lakukan" pinta Aby.
"Aa.. aku akan membantu kamu By" jawab Keysha malu-malu.
"Terimakasih Key, aku akan berjuang untuk mendapatkan kamu karena kamu memang pantas untuk diperjuangkan. Kamu wanita pertama dan satu-satunya yang telah mengisi hatiku selain Mama dan adikku. Perasaan ini bukan rasa sesaat Key tapi untuk selamanya. Aku ingin menua bersamamu. Membangun keluarga bersama. Itulah impianku" Ungkap Aby.
"Tanpa terasa airmata Keysha mengalir, dia sangat terharu mendengar perkataan Aby. Baru kali ini ada pria yang benar-benar sangat menginginkannya dan mau berjuang untuk mendapatkannya. Semoga hatinya tidak salah memilih.
"Mengapa kamu menangis Key?" tanya Aby.
"Aku terharu By mendengar perkataan kamu" jawab Keysha.
"Percayalah Key, aku serius mengucapkannya dan aku akan menunjukkan kepada kamu bahwa aku memang benar-benar menginginkan kamu. Apapun halangan dan rintangannya akan aku hadapi. Dan aku harap kamu mau memberi semangat dan doa kamu untukku Agar aku lebih kuat untuk menjalaninya. kamu mau kan?" ucap Aby meyakinkan.
"Iya By, aku mau. Aku akan terus ada dibelakang kamu untuk memberikan semangat dan doa pada kamu" jawab Keysha.
"Terimakasih Key, aku sangat senang mendengarnya" balas Aby.
Malam itu Aby sudah mengutarakan isi hatinya pada Keysha. Walau dia belum mendapatkan jawaban dari Keysha tapi dia yakin Keysha juga memiliki perasaan yang sama hanya saja Keysha tidau mengucapkannya karena Papanya.
Aku harus mendapatkan izin dari Papa kamu Key, apapun halangannya kau akan menghadapinya meski sulit sekalipun aku akan berjuang. Tekad Aby
.
.
BERSAMBUNG