
Setelah diperiksa dokter di klinik Fathir di bawa pulang oleh kedua orang tuanya. Sesampainya di rumah Catherine dan Rafa merasa ada sedikit perubahan terhadap putra mereka.
Fathir terlihat lebih pendiam dan murung sehingga membuat mereka merasa resah dengan keadaan Fathir saat ini.
"Sayang kamu kenapa? masih pusing?" tanya Catherine saat makan malam.
"Nggak Mom" jawab Fathir singkat.
"Kok tumben jadi lebih pendiam?" tanya Catherine lagi.
"Aku cuma lagi kangen GrandPa dan GrandMa di London" jawab Fathir.
"Kalau kangen kan tinggal video call sama mereka" sambut Rafa.
"Boleh gak Mom, Dad aku minta sesuatu pada kalian untuk hadiah ulang tahunku yang tinggal sebentar lagi?" pinta Fathir ragu.
"Kamu mau minta apa, hem?" tanya Rafa.
"Aku pengen jenguk Grandpa dan Grandma ke London" jawab Fathir.
"Sepertinya belum bisa sayang. Ultah kamu tinggal dua minggu lagi. Papa di kantor sedang sibuk gak bisa cuti" tolak Rafa segera.
"Ya sudah" balas Fathir dan diam.
Rencana awal gagal. Batin Fathir.
Setelah makan malam Fathir langsung masuk ke kamarnya tanpa bercanda gurau terlebih dahulu dengan orang tuanya seperti biasanya.
Catherine dan Rafa saling pandang dan menatap kepergian putra tunggal mereka ke kamar.
Sesampainya di kamar Fathir langsung menghubungi teman - temannya yang lain.
Geng F3STER
Fathir
Guys rencana awal gagal. Papa gak bisa cuti katanya sibuk di kantor.
Elfa
Tenaaaang Fat baru sekali. Kamu lanjutkan aja acting kamu sampai dapat restu.
Sitha
Semangat brow 😍
Shaby
Rencana Ryntia gimana?
Ryntia
Tenang By akan segera aku jalankan.
Fela
Semoga berhasil ya. Aku gak sabar pengen liburaaaan 😉😉
Fael
Masih ada waktu kan? Kita lanjutkan aja rencana selanjutnya.
Shaby
Besok ngumpul dimana?
Fathir
Di rumahku aja deh biar lebih lancar menjalankan aksi kita selanjutnya
Ryntia
Asiiik
Fela
Oke Fat, besok kami ke rumah kamu ya
Fael
Jangan lupa bawa perlengkapan renang
Elfa
Betul. Kan rencana kita selanjutnya di kolam renang.
Sitha
Iya hampir lupa. Untung kamu ingatkan Fael.
Shaby
Oke guys udahan ya, aku ngantuk mau istirahat.
Fathir
Sampai ketemu besok
Elfa
Daaaah
Mereka menutup pembicaraan malam itu dan bersiap untuk istirahat. Untung besok weekend, jadi mereka bisa melancarkan rencana kedua.
Di kamar Rafa dan Catherine.
"Mas aku kok masih khawatir dengan keadaan Fathir ya" ucap Catherine.
"Khawatir kenapa yank? Fathir kan baik - baik saja" jawab Rafa.
"Kamu gak ngerasa kalau dia beda malam ini?" Catherine bertanya lagi.
"Beda gimana?" Rafa balik bertanya.
"Dia lebih pendiam, seperti sedang berfikir keras tentang sesuatu. Aku jadi khawatir dengan perkataannya tadi saat malam malam. Apa dia memang kangen berat sama Mommy dan Daddy di London. Gak biasanya lho Mas dia diam seperti itu. Walau dia tidak memaksa kita untuk mengabulkan permintaannya tapi aku takutnya dia memendam keinginannya sampai dia sakit" ungkap Catherine khawatir.
"Fathir itu anak laki-laki yank, dia gak boleh lemah. Masak karena kangen sama Grandpa dan Grandmanya sampai sakit" ucap Rafa tak percaya.
"Yah siapa tau Mas. Besok coba deh aku bicarain dengan Ela, Sintia dan Ditha di Butik" balas Catherine.
"Besok kamu ke Butik?" tanya Rafa.
"Kalau begitu Fathir sama siapa donk di rumah?" tanya Rafa.
"Kamu kan ada. Besok kan sabtu Mas" jawab Catherine.
"Besok aku rapat sebentar di luar dengan client bersama Aby dan Disil" balas Rafa.
"Ya udh kita titip di rumah Ela aja. Main sama triplet" sambut Catherine.
"Ya sudah. Besok sebelum ke Butik kamu antar Fathir ya yank, aku jauh banget kalau harus ke rumah Ela. Muter lagi arahnya" ujar Rafa.
"Oke Mas. Tidur yuk, aku udah ngantuk" sambung Catherine.
Rafa segera mematikan lampu penerangan dan menggantinya dengan lampu tidur di atas nakas di samping tempar tidur mereka.
******
Keesokan harinya di rumah Catherine dan Rafa.
Ting... Tong...
"Assalamu'alaikum..... " panggil Triplet.
"Yank ada yang datang tuh, tolong lihatin. Aku masih masak" teriak Catherine dari dapur.
"Iya sebentar" jawab Rafa.
Rafa berjalan menuju pintu.
"Assalamu'alaikum uncle... " sapa Triplet begitu pintu terbuka.
"Wa'alaikumsalam Fael, Fela dan Elfa. Sama siapa kemari?" tanya Rafa sambil melihat dibelakang mereka tidak ada siapa - siapa.
"Kami tadi diantar supir uncle. Hari ini kami janjian mau kumpul di sini" jawab Fela.
"Kalau begitu mari masuk" ajak Rafa ramah.
"Fathir mana Om?" tanya Fael.
"Ada di kamarnya. Kamu panggil saja ke kamar" jawab Rafa.
"Aunty Keket mana Om?" tanya Elfa sambil mencari keberadaan Catherine.
"Aunty lagi masak di dapur" balas Rafa sambil kembali duduk di ruang TV dan membaca koran.
"Aku ke dapur deh, mau lihat aunty masak apa" balas Elfa.
Elfa dan Fela berjalan ke arah dapur dan melihat Catherine masak sambil goyang pinggul.
"Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana... sayup ku dengar melodi cinta menggema... Terasa kembali gelora jiwa muda ku... karena tersentuh alunan lagu.. semerdu kopi dangdut.. " Terdengar suara Catherine bernyanyi sambil memasak.
"Tareeeeek sis" ucap Elfa.
"Semongko... " sambut Fela.
Elfa dan Fela tertawa bersamaan.
"Lho... Hay Fela.. Elfa. Fael mana?" tanya Catherine.
"Lagi ke kamar Fathir Aunty" jawab Fela.
Elfa dan Fela duduk di depan meja makan.
"Aunty masak apa?" tanya Elfa.
"Nasi goreng spesial" jawab Catherine.
"Spesial pakai goyang" canda Elfa.
"Tau aja Elfa.. " Catherine membalas dengan ceria. Elfa, Fathir dan Sitha kan emang suka berkolaborasi dengan Catherine bernyanyi dan goyang maut.
Dan itu bukan rahasia umum lagi di dalam Geng ERASADIS. Kalau mereka bergoyang pasti heboh karena ada Disil yang ikut nimbrung sambil bawa krecek.
"Fela, Elfa aunty boleh tanya sesuatu pada kalian?" tanya Catherine tiba - tiba.
"Mau tanya apa Aunty?" Fela balik bertanya.
"Tentang Fathir" jawab Catherine.
"Emang Fathir kenapa Aunty?" tanya Elfa.
"Setelah dia pingsan kemarin di sekolah Aunty lihat dia lebih pendiam" ungkap Catherine.
"Oh ya?" tanya Fela.
Elfa dan Fela saling memberi kode dengan mengedipkan sebelah mata mereka.
"Apa kalian bisa bantu aunty untuk mencari tau apa penyebabnya?" pinta Catherine.
"Oke aunty nanti aku coba cari tau ya" jawab Elfa.
"Terimakasih sayaaang" balas Catherine.
Fathir dan Fael berjalan ke arah dapur.
"Hai Fela.. Elfa.. apa yang lainnya sudah datang?" sapa Fathir.
"Sedang dalam perjalanan" jawab Fela.
"Kalian mau ngumpul di sini?" tanya Catherine.
"Iya Mom" jawab Fathir.
"Kamu kok gak bilang sama Mommy sayang, kalau tidak kan Mommy siapkan makanan dan cemilan untuk kalian" ucap Catherine.
"Gak apa - apa aunty. Kami cuma pengen berenang aja" jawab Fael.
"Kalau begitu nanti Mommy pesan online aja ya makanannya. Kalian di sini sama bibik, Mommy cuma sebentar aja ke Butik udah janji sama yang lain" ujar Catherine.
"Iya Mom" balas Fathir.
"Nah sekarang mari kita makan dulu. Sebentar aunty panggil uncle dulu ya" Catherine berjalan ke depan memanggil suaminya makan.
"Yes... sepertinya rencana kita selanjutnya akan berjalan lancar" ucap Elfa tersenyum lebar.
.
.
BERSAMBUNG