Find The KEY

Find The KEY
Ep. 312



"Kalau begitu mulai besok kamu tidak boleh bekerja lagi. Biar Papa yang akan menggantikan kamu di kantor" larang Kevin.


"Lho Pa.... " jawab Keysha.


"Papa saja yang akan menggantikan kamu di kantor atau Papa panggil aja adik kamu pulang ke Indonesia" balas Kevin.


Keysha menarik panjang nafasnya.


"Ya sudah terserah Papa saja. Tapi Vino kan lagi sibuk di Singapore Pa. Gak usah di ganggu deh" ujar Keysha.


"Kalau begitu biar Papa saja yang bantu kamu di kantor. Nanti Papa bilang sama Fajar ya" tegas Kevin.


"Fajar ngerti kok Pa, tadi dia juga udah bilang pada Key, agar Key gak usah mikirin kantor" jawab Keysha.


"Baguslah. Tapi Papa tetap akan bilang sama Fajar. Siapa tau mereka memang membutuhkan Papa. Mana suami kamu?" tanya Kevin.


"Mas Aby masih di luar ngobrol sama Papa, Mama dan Shaby. Key di kamar mau istirahat" jawab Keysha.


"Gimana sih suami kamu itu, istrinya lagi hamil muda maunya di perhatiin bukannya di tinggalin begitu saja" oceh Kevin.


"Papa Key cuma hamil bukan sedang sakit. Lagian memang Key sendiri yang mau istirahat di kamar" jawab Keysha.


"Tapi kan... " protes Kevin.


"Papaaaa ini kehamilan Key yang kedua bukan pertama. Key sudah punya pengalaman tentang kehamilan. Jadi Papa tidak perlu khawatir. Key sangat baik - baik saja" tegas Keysha.


"Baiklah... tapi kalau kamu butuh sesuatu jangan ragu memintanya pada Papa ya sayang. Papa akan kabulkan" janji Kevin.


"Apapun itu?" tanya Keysha.


"Ya apapun itu" jawab Kevin.


"Baik, kalau begitu permintaan Key saat ini jangan terlalu mengkhawatirkan Key" Pinta Keysha.


"Kecuali itu" potong Kevin.


"Papaaaa...... " protes Keysha.


Begitulah orang tua, walau anaknya sudah besar tapi bagi mereka tetaplah seperti anak - anak. Mereka tidak akan berhenti untuk mengkhawatirkannya.


Begitu juga Kevin. Baginya Keysha adalah putri kecilnya yang harus selalu dia jaga. Walau usia Keysha sudah menginjak tiga puluh tujuh tahun, sudah menikah dan mempunyai anak.


Kevin meraih ponselnya dan menghubungi menantunya.


"Assalamu'alaikum Pa" ucap Aby begitu mendengar ponselnya berbunyi dan mertuanya yang menghubungi.


"Wa'alaikumsalam. Keysha baru telepon Papa katanya dia sedang hamil saat ini" jawab Kevin begitu Aby mengucapkan salam.


"Iya Pa, alhamdulillah anak kami kembar, tadi baru periksa ke dokter" balas Aby.


"Aby kamu harus jaga dan perhatikan Keysha. Papa gak mau Keysha mengalami hal yang sama seperti Catherine. Papa tidak sanggup melihat anak Papa seperti itu. Umur Keysha kan tidak begitu muda lagi untuk hamil, apalagi sekarang yang ada di dalam perutnya dia nyawa. Kamu harus ekstra hati-hati dan selalu siapa kalau Keysha butuh sesuatu ataupun merasakan sesuatu" oceh Kevin bak beribu peluru yang terbang menembus lawan.


Haduh.. Kumat lagi nih over protectnya Papa Kevin. Pasti setelah ini akan banyak wejangan dan kata nasihat yang harus aku dengar setiap hari. Seperti aku ini orang lain saja.


Hei Papa mertua kalau anakmu kenapa - kenapa aku yang akan sangat terluka kehilangan wanita yang paling ku sayang, jadi jangan kau teriaki aku dengan beribu kata - kata mutiara. Tanpa kau ingatkan juga aku pasti akan lebih memperhatikan istriku itu apalagi dia kini sedang mengandung dua buah hati kami di dalam perutnya. Tentu saja aku semakin cinta pada putrimu itu. Teriak Aby dalam hati.


"Iya Pa, Aby akan selalu memperhatikan dan memenuhi apapun keinginan Keysha" jawab Aby.


"Keysha tidak boleh capek, jangan biarkan dia bekerja. Biar nanti Papa yang gantikan tugasnya di kantor. Pokoknya Keysha harus di rumah saja tidak boleh kemana-mana" tegas Kevin.


"Iya Pa, nanti aku bilang sama Keysha. Keysha harus ambil cuti hamil bila perlu Keysha gak usah kerja lagi. Cukup Aby saja yang kerja cari uang buat anak dan istri" balas Aby.


"Tunggu.. tunggu.. maksud kamu Papa kembali kerja lagi selamanya? Enak saja Papa kan sudah tua. Siapa yang akan menggantikan pekerjaan Keysha. Adiknya masih punya tugas ngurusin Hotel yang di Singapore. Setelah melahirkan Keysha bisa bekerja lagi" ucap Kevin.


Hahaha... ternyata takut juga kamu wahai Papa mertuaku. Aku ancam dikit aja kamu udah takut. Aby tersenyum mendengarkan jawaban mertuanya.


"Iya Papa, terserah Papa saja deh. Yang penting Keysha dan anak - anak kami sehat semua. Doain ya Pa" balas Aby.


"Tidak perlu kamu minta Papa selalu mendoakan anak - anak Papa. Ya sudah ya, sana kamu temani istri kamu di kamar. Jangan suka kamu tinggal sendirian. Nanti dia butuh sesuatu susah panggil - panggil kamu lagi" Oceh Kevin panjang.


"Iya Paaaa... Assalamu'alaikum" Aby menutup teleponnya kemudian berjalan ke kamarnya menemui Keysha yang sedang tiduran di kamar.


"Maaaas sudahlah, Putri kamu itu sudah besar. Dia sudah memiliki suami yang akan selalu menjaganya kapan pun dan dimana pun. Sudah bukan kamu lagi pengawalnya yang selalu menjaganya kemanapun dia pergi. Jangan kamu persulit hidup putri kamu. Biarlah dia menjalani apa yang dia inginkan" nasehat Sheila.


Kevin menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Haaaaa...... Dia putri kecilku. Sedari kecil aku menjaganya, giliran dia dewasa segampang itu pria asing membawanya dari pelukanku" ucap Kevin sedih.


"Tapi pria asing itu adalah suami dari putri kita Mas. Dan dia sudah membuat putri kita bahagia. Sudah setua ini kamu belum ikhlas juga melepas putri kamu pada suaminya?" tanya Sheila tak habis fikir.


"Mulut memang mudah untuk berkata tapi hatiku tidak bisa ku bohongi sayang. Aku sangat menyayanginya" ungkap Kevin.


"Jadi Mas fikir aku ini Ibunya, tidak menyayangi dia?" tanya Sheila kesal.


"Bu.. bukan begitu maksudku... Akh... " Kevin mengusap wajahnya dengan telapak tangan kanannya.


"Sudah Mas.. Yang penting kita sudah membesarkannya, mendidiknya dan menjaganya sebagai amanah yang diberikan Allah. Sekarang dia sudah menikah, ada seorang pria yang sudah menggantikan amanah dari Allah itu Mas. Tanggung jawab kita sudah terganti. Ikhlaskan, InsyaAllah putri kita akan bahagia" tegas Sheila.


"Baiklah sayang" jawab Kevin lama.


Berita kehamilan Keysha sudah sampai kepada seluruh personil Geng ERASADIS.


Mereka mengucapkan selamat kepada Aby dan Keysha di pesan group.


Ela


Ditha


Keysha hamil? Waaaah selamat Key 😘


Semoga sehat - sehat sampai lahiran ya.


Disil


Selamat kepada Keysha atas kehamilan anak kedua kalian


Sintia


Senangnya dapat twins 🥰🥰


Selamat Key, sehat Mama dan debaynya ya


Catherine


Selamat Key 😍 akhirnya Shaby punya adik 😘😘


Aby


Kok aku gak dikasih selamat juga. Aku kan juga punya andil yang besar dalam prosesnya.


Disil


Selamat ya By, akhirnya burungnya membuahkan telur 😜😜


Rafa


🤣🤣🤣🤣


Fajar


Ya ampuuuun... mau ikut koment takut dosa, Kakak ipar soalnya 🤭🤭


Ela


Dasar Bambang.. 😡


Disil


Weissss... main keroyok ya 😁


Ryza


Selamat Keysha dan Aby atas kerja kerasnya selama sepuluh tahun ini. Akhirnya membuahkan hasil. Sehat - sehat semua ya ☺


Keysha


Terimakasih semuanya 😍😍


Aby


Bro @Fajar dan @Ryza .. Mohon kerjasamanya ya di kantor. Barusan aku di semprot sama mertua, Keysha gak boleh terlalu capek.


Fajar


Tenang aja bro, bisa kami atasi 👍


Ryza


Waaah kena kamu ya By sama Om Kevin. Pasti harus bisa menjadi suami siaga 🤣🤣


Aby


Yah begitulah, habis anak kesayangannya sedang hamil bayi kembar 😞


Keysha


Sabar ya sayang 😘😘


Ela


Orang sabar pantatnya lebar 🤣🤣🤣


Aby


Ngejek kamu ya El. Kok gak ada yang mengerti aku 😥


Disil


Sensitif amat bro ☺


Mereka semua sudah bisa membayangkan bagaimana over protect nya Kevin saat Keysha hamil. Dulu saja saat hamil Shaby, Aby hampir setiap hari di telepon untuk mengingatkan Aby menjadi suami yang siaga.


"Selamat repot kembali Aby" ucap mereka semua kepada Abyasa.


.


.


BERSAMBUNG