Find The KEY

Find The KEY
Ep. 26



"Selamat datang anak muda" sapa Omar Barrakh sang CEO Barrakh Corp ke meja Aby dan teman-temannya.


Sontak Aby and the geng berdiri dan memberi hormat kepada pemilik pesta ini.


"Selamat Malam Pak Omar. Selamat Ulang Tahun Perusahaan Barrakh Corp Pak, semoga semakin sukses" ucap Aby.


"Terimakasih, senang melihat anak muda seperti kalian ini sudah serius menjalankan sebuah perusahaan" puji Omar.


"Ah Bapak terlalu memuji, kami masih harus banyak belajar Pak, terlebih kepada Bapak yang sudah menjadi pengusaha senior dan sangat disegani di dunia bisnis" Aby balas memuji.


"Kamu datang bersama teman-teman?" tanya Omar ramah. Mungkin dia teringat pada anaknya yang saat ini masih di luar negeri dan belum bisa kembali ke Indonesia.


"Iya Pak, kenalkan ini Disil wakil CEO ADS Corp, dan ini Rafa asisten pribadi saya" ucap Aby mengenalkan teman-temannya.


Sontak Disil dan Rafa menjabat tangan pengusaha sukses pemilik perusahaan besar Barrakh Corp.


"Silahkan kalian nikmati pestanya ya" ucap pemilik Barrakh Corp.


"Terimakasih Pak" ucap mereka hormat.


"Aku ke toilet sebentar ya" ucap Aby meninggalkan teman-temannya.


Aby berjalan mencari letak toilet berada tanpa sadar karena sedang asik melirik ke kiri dan ke kanan dia menabrak seorang wanita dan karena tubuhnya yang kekar sang wanita hampir saja terjatuh, untung Aby refleks menangkap tubuh wanita itu


"Maaf saya tidak sengaja, saya tidak fokus lihat ke depan" ucap Aby pada wanita itu.


"Eh iya saya maafkan. Terimakasih kalau tadi kamu tidak menangkap saya mungkin saya sudah jatuh" jawab wanita itu.


"Boleh saya bertanya dimana letak toilet?" tanya Aby.


"Oh disana" wanita itu menunjuk kearah lorong yang ada tanda baca toilet.


"Terimakasih" balas Aby.


Aby melanjutkan langkahnya berjalan menuju toilet karena dia sudah sangat kebelet dari tadi. Setelah selesai baru Aby merasa lega dan teringat kejadian tadi.


Aku kog merasa mengenal wajah wanita tadi ya, tapi dimana? Wanita yang cantik dan anggun. Sepertinya aku tidak punya teman kampus seperti itu, teman sekolah dulu juga tidak. Aku kan hanya berteman dengan Ditha dan Sintia. Siapa ya wanita itu, rasanya aku mengenal dia. Batin Aditya.


Aby melangkah menuju ruang pesta saat dia sedang berjalan tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namanya.


"Abyasa..." ucap lelaki berkharisma pemilik pesta ini.


"Pak Omar Barrakh" jawab Aby penuh hormat.


"Kenalkan ini Kevin Barrakh wakil saya dan ini August Permana Asisten saya" Omar mengenalkan Aby kepada Kevin dan August.


"Abyasa Putra Gunadi, senang berkenalan dengan Bapak semua" Aby menjabat tangan para petinggi Barrakh Corp.


"Dari perusahaan mana ya saya seperti mengenal nama Gunadi?" tanya Kevin.


"ADS Corp Vin, dia putranya Aditya Satria Gunadi pendiri ADS Corp" jawab Omar.


Aby tersenyum kepada mereka.


"Aaah perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan kan?" tanya Kevin lagi.


"Iya Pak" jawab Aby.


"Wah hebat itu, masih muda kamu sudah bisa melanjutkan tugas orangtua kamu" puji Kevin.


"Masih harus banyak belajar Pak" balas Aby.


"Jangan merendah anak muda" ucap August.


"Sayang Fajar gak bisa pulang di acara ini, kalau tidak aku ingin mengenalkan kamu pada putraku" sambung Omar.


"Mungkin lain waktu saya bisa berkenalan Pak" balas Aby.


"Ups... maaf lagi berbincang ya. Loh kamu???" Wanita itu seperti terkejut melihat pria yang sedang berbincang dengan Papa dan Om-om nya.


"Kalian sudah saling kenal?" tanya Kevin.


"Nggak Pa, Gak sengaja ada kecelakaan kecil tadi di belakang, aku tabrakan sama pria ini" jawab Keysha.


"Kamu?" tanya Aby.


"Kenalkan nak Aby ini Keysha putri saya" ucap Kevin.


"Keysha.." ucap Keysha.


"Abyasa" balas Aby.


Mereka saling berjabat tangan.


"Senang berkenalan dengan anda. Maaf.. Om August aku sedang mencari Ryza, dia dimana ya?" tanya Keysha pada August.


"Sepertinya tadi duduk di meja sana Key" jawab August sambil menunjuk meja tempat anaknya duduk.


Key??? Yaaaah aku ingat dia si Key yang dulu, wanita yang sering di panggil Kunci sama Ela. Pantas saja wajahnya seperti tidak asing bagiku. Hemmm... dia semakin cantik. Apakah dia masih sendiri? Tapi siapa tadi yang dia cari ya? Sepertinya aku harus cari tau informasi tentang dia. Batin Aby


"Maaf saya tinggal dulu ya" ucap Keysha pada Aby.


"Iya tidak apa" jawab Aby sambil tersenyum.


Keysha pergi meninggalkan Aby dan para pejabat Barrakh Corp, dia berjalan menuju meja yang ditunjuk August tadi. Keysha ingin menemui Ryza ada sesuatu yang harus dia sampaikan.


"Silahkan dilanjut acaranya Pak, saya pamit dulu kemeja saya bersama teman-teman saya tadi" Aby pamit pada Omar, Kevin dan August.


"Silahkan menikmati pesta ini nak Aby" balas merrka ramah.


Aby melangkah menuju mejanya dan bergabung bersama teman-temannya.


Omar, Kevin dan August terus memperhatikan meja Aby dan para sahabatnya.


"Sepertinya dia pria yang baik, tadinya aku ingin mengenalkan dia dengan Keysha tapi sayang ternyata dia sudah punya pasangan" ucap Kevin.


"Tenang aja Vin, biarkan saja anak-anak mencari dan memilih sendiri pasangan mereka, jangan terlalu kamu kekang. Nanti mereka tidak suka hidupnya diatur dan dibatasi. Bebaskan saja mereka hidup sesuai keinginan mereka asal tidak keluar jalur" nasehat Omar.


"Iya Bro, salah kamu sendiri kenapa dulu kamu playboy. Tau kan gimana susahnya jaga anak perempuan? Dulu kamu suka sekali mempermainkan wanita, hati-hati kamu kena karma" sindir August.


"Kamu menakut-nakutiku ya Gus. Dasar Jin iprit" umpat Kevin.


"Betul itu Vin, ketakutan kamu terlalu berlebihan. Jangan terlalu mengurung pergaulan Keysha biarkan dia bebas tapi tetap harus kamu awasi dari jauh. Lagian aku lihat Keysha juga tumbuh seperti Mamanya. Dia besar sebagai wanita yang bisa menjaga kehormatannya sebagai wanita. Bukan seperti wanita-wanita yang dulu sering kamu permainkan" sambut Omar.


"Kalau kamu terlalu mengekang Keysha bisa-bisa dia jadi perawan tua. Gak laku-laku" August menakuti Kevin.


"Awas kamu ya Jin, dari tadi cari pasal aja samaku" ancam Kevin.


"Yah marah si Abu. Wong aku bilang kenyataannya kog. Kasihan Keysha kemana-kemana selalu kamu larang. Dia hanya boleh pergi kalau bersama Fajar dan Ryza. Dia juga butuh berkenalan dengan seorang pria Bu" nasehat August.


"Betul itu, giliran dia dekat dengan pria kamu udah pasang wajah seram duluan. Ya larilah pria itu, takut lihat tampang calon mertua yang seramnya kayak Abu di kebun binatang gak dikasi pisang selama sebulan" goda Omar.


"Awas kalian ya Aladin dan Jin Iprit" umpat Kevin.


.


.


BERSAMBUNG


Ayo yang kangen Aladin, Abu dan Jin. Mana suaraaanyaaaa.... 🤣🤣