Find The KEY

Find The KEY
Ep. 20



Satu minggu kemudian saat sarapan pagi.


"Pa, Ma, Kak Aby, aku udah memutuskan di universitas mana nanti aku akan kuliah" ucap Ela disela-sela mereka sarapan pagi bersama.


"Ow yah, dimana El dan kamu akan ambil jurusan apa?" tanya Aby penasaran.


Alexa dan Aditya menunggu jawaban dari putri bungsu mereka.


"Aku akan kuliah di University of The Arts London. Universitas itu memiliki enam akademi salah satunya London College of Fashion. Aku ingin belajar fashion disana" ucap Ela yakin.


"Kamu suka gambar kan sayang, bagus juga tuh kamu ambil jurusan itu" puji Aditya.


"Iya Mama setuju, siapa tau kamu bisa berubah jadi feminim dan tambah cantik disana. Nanti kamu akan belajar fashion pasti banyak ketemu teman-teman dari jurusan yang berbeda-beda" sambung Alexa lebih semangat.


"Mamaaa... aku kan emang cantik kata kaka Aby" jawab Ela.


Aditya, Alexa dan Aby tertawa mendengar jawaban Ela.


"Kapan pendaftarannya sayang?" tanya Aditya.


"Sudah Pa dan aku sudah mendaftar disana secara online. Tinggal menunggu hasil dari mereka melalui email" jawab Ela.


"Kalau ada yang kamu butuhkan jangan lupa minta bantuan kepada kakak. Kakak siap membantu kamu" ucap Aby.


"Iya kak. Aku akan mempersiapkan semuanya untuk mengikuti tes" sambung Ela.


"Semoga kamu berhasil meraih cita-cita kamu ya sayang" ucap Alexa.


"Aamiin" jawab Aditya, Aby dan Ela bersamaan.


Aby dan Ela sibuk mempersiapkan ujian masuk keperguruan tinggi pilihan mereka, begitu juga dengan teman-teman mereka yang lain.


Hingga sampai tibalah waktu pengumuman hasil dari kerja keras mereka. Aby, Rafa dan Disil berhasil masuk Fakultas Teknik UI, Ditha dan Sintia lulus masuk Fakultas Ekonomi UI hanya tinggal Ela yang mereka tidak tau lulus dimana karena Aby dan Ela memang masih merahasiakan niat Ela kuliah diluar negeri sampai hari kelulusannya.


"Papa, Mama, Kak Aby aku luluuuuuus" teriak Ela dari kamarnya setelah mendapat email mengenai berita kelulusannya.


Sontak Aditya dan Alexa naik ke lantai atas tempat kamar anaknya berada. Sedangkan Aby keluar dari kamarnya dan segera masuk ke kamar Ela.


"Serius El?" tanya Aby penasaran.


"Tuh baca" jawab Ela sembari mengarahkan laptopnya kepada Aby.


Aby membaca isi email yang baru diterima Ela. Tak lama Alexa dan Aditya sudah tiba di kamar Ela.


"Wah selamat El, kamu lulus" ucap Aby dan memeluk kembarannya.


"Selamat sayang atas keberhasilan kamu" Alexa dan Aditya bergantian memeluk putrinya.


"Terimakasih kalian sudah mendukung dan membantu aku untuk meraih cita-citaku" ucap Ela terharu.


Mereka saling berpelukan dihari bahagia Aby dan Ela.


"Lusa aku ajak teman-teman nginap disini ya Ma. Aku mau bilang ke mereka tentang kelulusanku ini besok, kemudian lusa mau buat perpisahan kecil-kecilan sama mereka" pinta Ela.


"Boleh sayang, Mama akan siapkan makanan untuk kalian" jawab Alexa.


"Waaah sebentar lagi putri Papa ini akan terbang jauh ke negeri orang. Pasti Papa akan kehilangan kamu nanti" ucap Aditya.


"Iya, Mama juga pasti akan rindu berat" sambung Alexa.


"Jangan rindu Ma, itu berat Mama gak kuat. Biar Dilan saja itu juga cuma dalam film" canda Ela.


Mereka semua tertawa bahagia.


Setelah selesai acara teletubbies (berpelukan), kini tinggal Ela sendiri yang ada dikamarnya. Papa, Mama dan Kakaknya sudah kembali ke kamar mereka masing-masing.


Ela segera meraih hpnya dan mengirim pesan ke group ERASADIS.


Ela


Guys besok makan bakso ditempat biasa yuk. Aku yang teraktir


Aby


Iya guys sekalian ada pengumuman yang akan kami sampaikan


Disil


Apaan tuh By, El?


Ela


Kasi tau gak ya????


Disil


Kamu bikin aku tambah penasaran aja


Ditha


Pengumuman apa By?


Sintia


Iya by, tumben pakai pengumuman biasa juga si Ela teriak-teriak tanpa perlu pakai pengumuman segala.


Rafa


Aku tambah penasaran ni. Aku kerumah kalian ya sekarang.


Disil


Enak banget lo Raf, mentang-mentang rumah kalian dekat.


Ela


Aby


Tidak ada nepotisme, semua punya hak yang sama


Disil


Mamp** lo


Rafa


Yaaaaah 😣😣 padahal dah semangat banget. Aku udah keluar pagar rumah ni mau jalan kesana


Ela


No... balik sono


Ditha


Kacian deh lo 😝😝


Sintia


🤣🤣


Disil


Rasain lu 😜😜


******


Keesokan harinya di warung bakso langganan mereka.


" Pak seperti biasa ya" ucap Ela pada penjual bakso.


"Oke neng" jawab tukang bakso dengan semangat. Sekarang dia sudah hapal pesanan Aby and the geng tanpa harus melihat catatannya sangkin seringnya mereka makan bakso di tempat Bapak tersebut.


Bahkan satu persatu nama mereka beserta pesanannya Bapak tukang bakso sudah sangat hapal. Apalagi Bapak tukang bakso dan istrinya adalah orang yang ramah membuat Aby and the geng cepat akrab.


Aby dan teman-teman mengambil tempat duduk di meja favourite mereka.


"Pengumuman apa By? buruan aku kepo banget nih sampai gak bisa tidur" ucap Disil.


"Lebay banget sampai gak tidur segala" ledek Ditha.


"Awalnya sih karena mikirin pengumuman itu tapi gak bisa tidurnya karena banyak nyamuk tadi malam" canda Disil.


"Ye.. dasar" sambut Rafa.


"Bukan aku yang mau buat pengumuman tapi Ela" ucap Aby.


"Haaaa... kamu El?" tanya Sintia.


Sontak semua melirik kearah Ela dan menatap Ela dengan penuh tanda tanya dan rasa penasaran mereka yang maksimal.


"Tenang sodara-sodara... Pengumuman, bahwa hari ini Ariella Putri Gunadi akan menyampaikan bahwa tadi malam saya alias Ela telah lulus diterima kuliah di University of The Arts London. Tertanda Eeeelaaa" ucapnya lantang.


"Apa?????" teriak yang lain bersamaan.


"Serius El kamu kuliah di luar negeri?" tanya Disil duluan.


Ela tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


"Kamu kok gak pernah cerita ke kita-kita El" ucap Ditha sedih.


"Iya kamu pakai rahasia-rahasiaan sama kita" Sintia mulai mewek.


"Kamu mau ninggalin kami El?" tanya Rafa.


"Sorry guys, aku belum bisa bilang sebelum aku pasti di terima di universitas itu. Nah tadi malam aku dapat berita kelulusanku makanya baru hari ini aku umumkan pada kalian" jawab Ela.


"Aku gak terima" tolak Disil.


"Kenapa kamu yang keberatan Dis, aku dan orangtuaku aja mengizinkan Ela pergi" ucap Aby.


"Aku akan berpisah sama my honey bunny sweety.. Mana kuat aku nahan rindu. Aku kan Di-sil bukan Di-lan" oceh Disil.


"Ada-ada saja kamu" balas Aby.


"Aku sediih El dapat kabar seperti ini" ucap Sintia yang mulai terlihat sedih.


"Iya, gimana toko kita El. Kita kan janji mau ngurus sama-sama?" tanya Ditha.


"Tenang freeeen... aku kan pergi bukan untuk selamanya, lagian kita bisa video call, telephone, kirim pesan dan email setiap saat. Aku disana ambil jurusan fashion design and development. Jadi pasti aku akan tetap menghubungi kalian untuk mengirim design busana terupdate" jawab Ela.


"Tepi kan gak asik El gak ada kamu" ucap Ditha.


"Iya El, gak ada lo gak rame. Siapa lagi teman aku berantem nanti?" tanya Disil keberatan.


"Aku capek berantem sama kamu. Kamu cari lawan berantem yang lain ya. Noh masih ada Ditha dan Sintia" jawab Ela.


"Kalau aku rindu tinju wujud kasih sayang kamu gimana?" tanya Disil sedih.


"Aku bisa wakilkan sama Kak Aby dan Rafa. Jadi Kak Aby, Rafa kalau Disil kangen aku tolong kalian bogem dia sampai babak belur ya" pinta Ela.


"Aaaah Ela.. kamu gak asik ah" teriak Disil kesal dan sedih.


.


.


BERSAMBUNG