Find The KEY

Find The KEY
Ep. 149



"Ela itu wanita spesial. Di mana pun dia berada dia akan dikelilingi oleh orang - orang yang menyayanginya" ucap Rafa.


"Yah aku tau itu makanya aku mati - matian mengejarnya. Walau aku sudah pernah sekali di tolaknya tapi itu tidak menyurutkan semangatku" ungkap Fajar.


"Aku lega melepas Ela pada kamu. Kamu memang pria yang tepat menjadi pasangan Ela. Aku titipkan dia kepada kamu ya. Sekali lagi tolong jaga dan bahagiakan dia" ucap Rafa serius.


"Aku akan selalu membahagiakannya. Karena dia adalah pemilik hatiku" ungkap Fajar.


"Selamat untuk kamu Fa, akhirnya kamulah yang memenangkan hati Ela. Aku kini hanya masa lalu Ela" Rafa menyodorkan tangannya dan mereka saling berjabat tangan dan berangkulan.


"Terimakasih Raf, terimakasih sebelumnya kamu sudah menjaga Ela dengan baik sebagai sahabatnya. Aku tau kamu masih sangat berharga di dalam hatinya. Walau mungkin saat ini kamu hanya sebagai sahabat tetapi aku tau Ela sangat menyayangi kamu" ucap Fajar.


"Terimakasih juga kalau kamu mau mengerti hubungan kami. Percayalah pada Ela, walau aku masih mencintainya dia adalah wanita yang teguh pada prinsipnya. Sekali dia memilih pantang untuknya. mundur. Kalau hatinya memilih kamu, dia pasti tidak akan berhenti berjuang" ungkap Rafa.


"Ok Raf aku akan berusaha belajar untuk mengenal semua sifat Ela" jawab Fajar.


"Fa.. Raf.. pulang yuk, Papa Mama nyariin lho. Di sini rupanya kalian, aku cari dari tadi" panggil Ela.


Fajar dan Rafa menatap wanita pujaan hati mereka dengan perasaan yang berbeda. Kalau Fajar perasaannya penuh dengan bunga - bunga sedangkan Rafa perasaannya seperti padang tandus.


Walau dia masih merasa sedih tapi dia ikhlas melepas Ela. Wanita yang kini akan menjadi istri dari pria yang ada di sampingnya saat ini.


"Yuk Raf kita balik, Ela udah manggil tuh" ajak Fajar.


Fajar dan Rafa berdiri dan berjalan ke arah Ela yang sedang menunggu kedatangan mereka.


"Kalian ngomongin apa sih? Kok harus nepi - nepi ke sini?" tanya Ela penasaran.


"Rahasia lelaki" jawab Fajar.


"Raf, kasi bocoran dikit donk. Pasti ceritain aku kan?" bisik Ela yang berdiri di tengah Fajar dan Rafa.


Rafa tersenyum melihat tingkah kepo sahabatnya itu.


"Iya nyeritain kamu jatuh di pohon mangga taman itu dan nyeritain kamu jatuh nangkap kodok waktu kita main bola di taman waktu SMP" jawab Rafa.


"Oh ya Raf? Waaah pasti lucu ya wajah Ela waktu itu" sambut Fajar.


"Hahaha kalau kamu lihat pasti kamu ketawa Fa. Waktu jatuh dari pohon mangga celana Ela robek, aku yakin saat itu sebenarnya dia sangat kesakitan tetapi ternyata rasa malunya labih besar. Dia lari sambil meringis karena malu celananya robek" ungkap Rafa.


"Hahahahaaaa... aku bisa ngebayanginya lucu.. lucu.." goda Fajar.


"Terus waktu dia jatuh pas main bola..." ucap Rafa.


"Ssst..." Ela langsung membekap mulut Rafa untuk diam.


"Wah Princess kamu gak seru ah, biarin aja aku tau kan sebentar lagi juga aku tau luar dalamnya kamu" ujar Fajar.


"Tapi gak harus semuanya tau...." teriak Ela kesal.


Akhirnya tangan Ela terlepas. Dia kira Rafa akan diam tapi ternyata dugaannya salah.


"Waktu jatuh di taman pas main bola wajah Ela langsung nancep di lumpur. Plek.. asli semua wajahnya dipenuhi lumpur. Untung aja dia cepat lari pulang untuk cuci muka. Kalau nunggu sampai kering bisa - bisa lumpurnya berubah jadi guci bentuk topeng wajah" ungkap Rafa.


"Hahahaha.. kamu lucu banget Princess" tawa Fajar.


"Rafaaa... awas kamu ya. Entar rahasia kamu aku bocorin sama si Keket" ancam Ela.


"Ya bocorin aja El, gak ngaruh juga sama aku. Si Keket aja kok ngapain malu" ledek Rafa.


Begitu sampai di teras depan rumah.


"Kekeeeet... lo mau tau gak rahasia terburuk Rafa? Waktu SMU kami main di DUFAN si Rafa salah masuk kamar mandi. Trus ada ibu - ibu yang marah dan teriak.


'Hey kamu kok masuk ke sini. Kamu kan laki - laki. Ini khusus untuk wanita' Eeeeh.. si Rafa bukannya lari karena malu malah ngebalas emak - emak" ungkap Ela.


"Elaaaaa" gantian Rafa yang bekap mulut Ela.


"Rafa bilang apa El?" tanya Catherine penasaran.


Bukan Ela namanya kalau gak bisa lepas dari tangan Rafa. Tangan Rafa di gigit sama Ela dan terlepaslah tangan Rafa sambil dia meringis kesakitan.


"Si Rafa refleks jawab 'Ini juga untuk wanita' sambil nunjuk ke arah tititnya. Hahaha.. langsung deh si Rafa di gebrak emak - emak satu RT" sambung Ela.


"Hahahahaha... ternyata Rafa gila juga" jawab Catherine.


"Hahaha... ini malah lebih lucu Raf ceritanya" ledek Fajar.


Wajah Rafa langsung memerah karena malu di tertawakan semua teman - temannya.


"Malu kan?????" goda Ela


"Rasain siapa suruh bongkar - bongkar aib orang. Aib sendiri lebih dahsyat" sambung Ela.


Alexa dan Aditya yang mendengar candaan Geng ERASADIS beserta pasangan mereka masing - masing langsung menggelengkan kepalanya.


"Sama - sama punya aib kok bangga" ucap Alexa.


"Habis si Rafa ceritain kisah celana aku robek karena jatuh dari pohon mangga Ma sama Fajar jadi gantian aku yang bocorin aib dia" ucap Ela kesal.


"Kisah kamu gak jauh beda sama Mama kamu dulu waktu tetanggaan sama Papa. Papa lagi pulang dari mesjid ketepatan malam itu malam jumat tiba - tiba di takutin Mama kamu. Dia pakai mukena dan manjat di pohon mangga trus ketawa kayak kuntilanak. Akhirnya mukenanya nyangkut dan Mama kamu jatuh ke tanah" ungkap Aditya.


"Lho Mama usil juga rupanya?" tanya Catherine gak percaya.


"Mama muda dulu gak jauh beda kelakuannya seperti Ela. Tomboy abis" sambung Aditya.


"Halaaaah si Papa. Papa juga punya rahasia kok. Ternyata penakut.. buktinya Papa lari dengan wajah pucat karena melihat ada putih - putih terbang di atas pohon" ledek Alexa.


"Itu wajar Ma, siapapun yang berada pada posisi Papa saat itu pasti akan bertingkah hal yang sama. Apalagi Disil, Papa jamin pasti langsung pingsan di tempat" ucap Aditya.


"Bener tuh Om. Aku belum pernah lihat hantu secara nyata Om. Kalau mengalami seperti yang Om ceritain tadi wuiiiih serem apalagi Om bilang saat itu pas malam jumat pasti deh aku mengiranya itu beneran. Aku pasti pingsan Om. Amit - amit deh jangan sampai aku ngalamin hal seperti itu" jawab Disil.


Mereka yang sedang berkumpul di rumah Ela sontak tertawa karena candaan receh para anggota Geng ERASADIS.


Saat lagi asik - asik tertawa tiba - tiba Keysha berlari ke dalam rumah mencari kamar mandi.


"Ueeeek... ueeeeek...." ucap Keysha.


Sontak Aby berlari menyusul istrinya ke dalam rumah.


"Waaaaaaah Maaaa wellcome to Grandma and Grandpa nih sebentar lagi. Cucunya lagi OTW" teriak Ela.


.


.


BERSAMBUNG