SERUNI

SERUNI
BAB 90 Minta Cerai



Bagas baru saja tiba,ia melewati ruang makan.Aroma masakan terhidu mengundang selera.Tapi di dapur tak ada aktivitas apapun.Ia menghampiri meja makan dan membuka tiap-tiap wadah yang tertutup rapi.Ternyata dari sinilah aroma masakan yang mencairkan air liurnya.


Bagas menghirup dalam-dalam aroma makanan tersebut, benar-benar membuatnya berpikir bahwa ini adalah masakan yang enak.


Ia tersenyum, mendongak ke atas seolah-olah melihat Bunga disana.Bagas mempercepat langkahnya menaiki anak tangga , ingin segera mengajak Bunga makan malam bersama.


Begitu daun pintu dibukanya, ternyata Bunga baru saja melepas handuk yang melilit di tubuhnya.Ia belum lagi memakai pakaiannya.


"Woy!!!"Jerit Seruni yang refleks duduk berjongkok menutupi tubuhnya.Bagas terpacak di ambang pintu melihat kemolekan tubuh istrinya.


"KELUAAAAR!!!"


Bagas tersadar,ia pun dengan gugup menutup pintu dibelakang punggungnya.Tapi bukan keluar,ia justru masuk ke dalam kamar.


Seruni menepuk jidatnya, melihat kebodohan Bagas .


"KELUAAAAR"


Sekali lagi Seruni menjerit.Bagas bingung sendiri,


"Oh iya... sorry..."Ia pun menyadari kesalahannya.Bagas gegas keluar dari kamar itu.Seruni menghela nafas lega, segera ia memakai pakaiannya yang sebenarnya sudah ia siapkan di atas tilam.


10 menit berlalu,Bagas kembali membuka pintu.Istrinya terlihat sedang menyisir rambutnya di depan meja rias.Dengan langkah gugup,ia masuk ke dalam.Seruni melirik dengan ekor matanya.


"Kalau mau masuk ketok pintu dulu bisa nggak ?"


"Ma-maaf..."Bagas tertunduk malu."Tapi kita kan suami istri"Sambungnya.


Gerak tangan Seruni mendadak terhenti,ia memutar tubuhnya.


"Sejak kapan kamu memperlakukan aku sebagai istri ?"


Bagas terkesiap mendengar ucapan istrinya.


"Sudah ah...aku capek menjalani hubungan seperti ini, lebih baik kita pisah aja.Gimana??kamu kan bisa langsung menikah dengan Utari "


"Kok tiba-tiba kamu bicara seperti ini??Bukankah dulu kamu yang menolak perceraian itu"


"Aku berubah pikiran"Seruni berbalik menghadap cermin.


"Ta-tapi Mama minta kita punya keturunan "


"Hah??? keturunan ??kau lucu, bagaimana kita bisa punya keturunan ??pakek tiup-tiup gitu langsung bisa hamil ??"


"Ya udah ayok"tanpa sungkan Bagas langsung mengajak istrinya.


"Ayok kemana?"


"Kita buat keturunan"


Seruni melongo,ia menatap Bagas tak percaya.Pria itu tersenyum lalu mendekati Seruni .Ia meraih pergelangan tangan istrinya,namun Seruni menepisnya.


"Emang kamu pikir aku cewek apa-an?Ingat ya!!aku tidak akan melakukan hal itu tanpa adanya perasaan"Seruni menunjuk muka Bagas ,lalu ia melangkah pergi.


"Bunga!!"Seru Bagas ,namun Seruni buat tak dengar.Bagas segera menyusul langkah istrinya keluar dari kamar pribadi mereka.


Seruni terus saja masa bodoh dengan Bagas yang terkejar-kejar.Sampai keduanya sampai di meja makan.Ternyata disana sudah menunggu Ny Sasti dan Tuan Radit . Keduanya menatap heran pasangan muda itu ,Seruni buat biasa saja seolah tidak ada apa-apa.Ia duduk di kursi sambil tersenyum kepada orang tua Bagas .


"Mari makan Ma,ini aku loh yang masak"Ucap Seruni .Ny Sasti dan Tuan Radit menatap putranya seperti ingin bertanya.Namun Bagas hanya tersenyum sembari duduk di samping istrinya.


"Ayo Ma makan..."ucap Bagas gugup.Ny Sasti dan suaminya pun setuju.Mereka makan malam bersama tanpa adanya percakapan.


Tiba-tiba timbul sebuah ide di otak Bagas untuk mengobati kekecewaan hati Mamanya karena kejadian tadi siang di Kantor.


Ia menyendokkan nasi lalu ingin menyuapkan ke mulut istrinya.Seruni terpana dengan sikap Bagas yang menurutnya tidak biasa.Tapi karena orang tua Bagas memperhatikan mereka, terpaksa Seruni membuka mulutnya menerima suapan dari Bagas .


Ny Sasti tersenyum,begitu juga dengan Tuan Radit . Diam-diam Ny Sasti mengabadikan momen itu melalui video yang nanti akan ia kirim ke no Utari . Untuk memberi pelajaran kepada pelakor kecil itu.


Bagas menyuapi istrinya sampai habis,ia tersenyum senang.


"Mau nambah lagi??"tanya Bagas .Seruni menggeleng.


"Ya udah giliran aku sekarang"sambung Bagas .


"Aku kan masih lapar,nasi aku udah kamu habisin"


Seruni melongo.


"Siapa suruh nyuapin aku terus bong0k?


Seruni jadi geram sendiri,namun Bagas malah cengengesan.Ia membuka mulutnya lebar-lebar sebagai tanda untuk segera disuapi.Seruni menghela nafas kasar,ia pun terpaksa menyuapkan nasi ke mulut Bagas .Bagas tersenyum dengan mulut yang terisi penuh oleh nasi.


Ny Sasti dan Tuan Radit juga ikut tersenyum menahan tawa.


"Begitu dong...kan jadi adem liatnya"Ucap Ny Sasti .Seruni tersenyum separuh hati.


"Ma..."ucap Seruni.


"Iya sayang "


"Aku mau cerai dengan Bagas "


spontan Bagas langsung tersedak,ia batuk-batuk sampai nasi didalam mulutnya tersembur.Seruni menyodorkan air agar Bagas meminumnya.Pria itu pun meneguk air tersebut sampai terasa lega.


"Kamu nggak main-main kan sayang ??"Tanya Ny Sasti ingin memastikan.Seruni menggeleng pelan.


Jiwa Bunga merasa tak terima dengan sikap yang diambil oleh Seruni .Ia ingin masuk ke dalam raganya namun gagal.


"Untuk apa hubungan yang tidak dilandasi cinta dilanjutkan Ma,Mama kan tahu kalau Bagas tidak mencintai Bunga,ia hanya mencintai Utari "


Ny Sasti menatap putranya,Bagas menggeleng dengan wajah memelas.Seruni melihat hal itu,


"Kenapa ??kamu takut kehilangan hartaku?? setidaknya, kalau kamu memang takut kehilangan hartaku ?kamu berpura-pura baik kek sama aku, jangan selingkuh di depan mataku. Kamu nggak pernah mikir gimana perasaan aku?"


"Maafkan Aku Bunga"Bagas memelas sambil menggenggam tangan istrinya dengan berharap iba.


"Kamu pikir hanya dengan kata maaf luka di hatiku bisa terobati ?tidak Bagas !!luka yang kamu ciptakan terlalu dalam... sangat dalam.Aku sudah merasa cukup untuk ini semua,kayak orang yang lagi makan.Sudah kenyang,yang ada aku malah mau EEK"


Ny Sasti terbelalak,ia tak tahu mau sedih apa mau ketawa mendengar ucapan menantunya.


Melihat reaksi yang kurang serius dari lawan bicaranya,Seruni bangkit dari duduknya.


"Mau kemana Bunga"Cegah Bagas cepat.


"Mau EEK"Seruni menjawab sekenanya lalu melangkah menaiki anak tangga.


Ny Sasti langsung tertawa selepas kepergian menantunya.Bagas dan Papanya pun senyam-senyum dibuatnya.


"Istrimu kenapa Bagas ?kok dia aneh setelah mengalami mati suri"Celutuk Ny Sasti .


"Entahlah Ma,Bagas pikir cuma Bagas yang merasa begitu"


"Ya sudah,,cepet selesai kan makanmu,Mama mau bicara serius sama kamu"


"Baik Ma..."


___


Seruni masuk ke dalam kamar, kedatangannya langsung disambut oleh jiwa Bunga yang terpacak di depan Seruni . Sehingga membuat langkah kaki Seruni berhenti tiba-tiba.


"Kenapa ??ada apa?"Seruni menghindar dari menabrak jiwa gadis itu.Ia duduk di bibir kasur sambil memeluk bantal.


"Kenapa kamu meminta cerai ??"


Seruni diam tak menjawab.


"Aku nggak mau cerai dari Bagas ,aku mau mati sebagai istrinya Bagas "


"Itulah kebodohan mu Bunga,Bagas tidak akan tahu rasanya apa arti kehilangan jika kamu tidak membuangnya"


Jiwa Bunga terdiam.


"Dia tidak akan menceraikan mu, karena dia hanya ingin hartamu.Lagi pula,jika kamu mati sebagai istri Bagas .Hartamu akan dibuat foya-foya sama Utari ,kamu mau itu terjadi ?sudah dikhianati,hak mu diambil alih oleh perempuan biadab itu "Seruni menuding keluar dengan hentakan kemarahan.


"Tapi...aku sangat mencintai Bagas "jiwa Bunga terduduk di lantai ,ia menutup wajahnya dengan tubuh terguncang.Seruni geleng-geleng kepala, kebodohan Bunga membuat ia tak habis pikir.Masih adakah cinta yang tak berotak seperti ini ???