SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 136



Semalaman Nicta tidak bisa tidur memikirkan Tuan Mahendra . Untunglah si kembar tidak rewel, sehingga tidak terlalu melelahkan bagi Nicta.


TOK TOK TOK


Nicta menoleh ke arah pintu,ia melangkah mendekat untuk membukanya.


"Yas..."


"Sudah ku duga kau tidak akan bisa tidur"


Nicta mengangguk lemah..


"Aku merasa telah gagal, karena tidak berbuat apa-apa.. Maafkan aku.."


"Tidak apa-apa,kamu hanya manusia biasa.Semua tidak akan sempurna jika itu hanya lah ciptaan belaka"


Yas tersenyum tipis..


"Hanya ada satu cara untuk mengalahkan mereka"


"Apa-?"


"Aku boleh masuk?"


Nicta menoleh ke dalam memperhatikan Lana dan Luna.


"Jangan berisik ya?"


Yas mengangguk setuju.Ia pun dipersilahkan untuk masuk.


"Ayu dan Ibunya termasuk Kunyang paling sakti dari jenis Kunyang yang lain.Ibunya sudah level tertinggi,sedangkan Ayu masih dalam tahap 4.Mereka memakan daging mentah, termasuk daging manusia.Mereka juga pemakan janin atau ari-ari bayi"


"Tapi mereka tetap lah Kunyang yang memiliki kelemahan pada jantungnya"


"Jadi...kita harus menusuk jantung nya??"tanya Nicta.


"Yah..tapi harus pada saat kepalanya terpisah dari badannya,atau kita ambil badannya dan bakar.Dia memang tidak akan mati, tapi dia akan melemah jika harus terus menjadi kepala yang terbang kesana kemari"


Nicta mengangguk mengerti..


"Dan saat ini, yang bisa mengambil badannya hanyalah kamu.Tapi itupun akan sulit,karena semua orang di rumah mu dalam pengaruh hipnotis nya.Kamu memang tidak akan berlawanan dengan Ayu dan Ibunya.Melainkan Ayahmu dan bodyguard nya"


"Terus gimana ??apa perlu aku minta bantuan Kak Valo??"


"Jangan... bisa-bisa Valo juga dipengaruhi.Kita harus sabar menunggu saat yang tepat "


Nicta tak merespon, ia sangat mengkhawatirkan Tuan Mahendra .Ia takut Ayu dan Ibunya melakukan sesuatu yang tidak-tidak kepada beliau.


"Apa yang Ayu ingin kan?sampai ia mengincar keluarga ku"


"Dia menginginkan mu,dia tidak suka kekalahan...dia merasa kalah karena kamu tidak bisa dihipnotis nya,dan juga karena kamu mempunyai aku"


"Kamu hanya manusia biasa Nic,tidak seperti aku.Tapi kamu diberi anugerah setelah kecelakaan itu terjadi"


"Apa kau tahu persis bagaimana kecelakaan itu terjadi ??"


Yas memalingkan wajahnya,jika ia teringat akan hal itu.Dia akan teringat kepada Nabila.


"Kenapa diam??kenapa kamu tidak mau cerita ??"


"Sudahlah...kau cukup tahu bahwa aku sangat mencintaimu.."


Nicta tidak terhibur oleh ucapan Yas,ia justru kecewa kenapa Yas tidak mau menceritakan tentang kecelakaan yang merenggut ingatan nya?


Terdengar rengekan kecil,Nicta segera bangkit dari duduknya yang melantai berdua bersama dengan Yas.Luna minta susu, Nicta segera mengambil nya dari box penghangat.Ia baru saja menyiapkannya untuk mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nicta baru saja tiba di sekolah,Yas minta diri untuk ke toilet sebentar dan menyuruh Nicta untuk menunggu di kelas saja.Dia menurut, setibanya di kelas ia melihat Ayu tengah duduk di kursi nya.


"Hey Nic...aku sudah menunggu mu dari tadi..kenapa kamu terlambat datang ??Hem"


"Apa yang kamu lakukan di bangku ku?"


"Tidak ada,,aku cuma duduk saja.Masak tidak boleh ??Hem.. ohya sekarang kita udah jadi saudara loh ... meskipun yah cuma saudara tiri.Karena Ibu aku kemarin sudah menikah dengan Papa kamu....kamu seneng kan punya saudara kayak aku sekarang ?"


"Jangan mimpi kamu"ucap Nicta sengit.


"Apakah itu juga pesta untuk ku?"Tiba-tiba Yas menimpali.


"Oh tentu,,kau juga boleh datang kok"Ayu menjawab disertai senyuman penuh misteri.


"Ok... kapan-kapan kita akan datang.."Yas menarik Nicta untuk duduk di bangku tempat duduk Ayu.Ia membiarkan saja Ayu duduk di sana.Ayu sangat tidak puas dengan tanggapan Nicta dan Yas.Karena ia tidak berhasil mengintimidasi Nicta agar bisa datang ke istana nya.


*


"Bagaimana Papa disana ya?apa dia minum obat dengan teratur ??"Nicta berbicara sendiri meskipun Disisinya ada Yas.


"Apa Papa mu tidak sehat??"Tanya Yas.


"Dia punya kolesterol tinggi,kadar gula juga lumayan.Kalau tidak minum obat? pasti Papa akan sakit kepala"


Yas menghela nafas panjang, tiba-tiba ada sesuatu yang menarik ujung bajunya.Yas refleks menoleh.Nicta turut menengok ke belakang.


"Kau??"Nicta terperangah melihat tuyul kecil yang dulu pernah mau mencuri uang guru.


"Apa???Kau punya hutang terimakasih sama aku"balas si tuyul.


"Terimakasih ?? Terimakasih apa?"


"Kamu nggak tahu kalau aku yang nolong kamu tempo hari saat Kunyang itu jahatin kamu??"


"Ohh jadi kamu yang nolong aku?"


"Terus siapa lagi??"


"Kenapa kamu kabur ??"


"Dia itu Kunyang jahat,aku bisa dimakan hidup-hidup kalau dia tahu aku menolong mu"


"Kamu mau apa tarik-tarik bajuku?"tanya Yas menengahi.


"Aku mau kasih tau, bahwa nanti malam adalah waktu yang tepat untuk menyerang rumah mewah itu.Kunyang akan terbang jauh meninggalkan raganya"


"Tapi yang bisa masuk cuma aku"Timpal Nicta"Aku nggak mungkin bisa melawan mereka sendirian yang sudah terhipnotis"


"Kamu bisa masuk,tapi sebagai manusia biasa.Apa kamu tidak yakin dengan kekuatan mu sendiri ?"


Yas terdiam..


"Tapi satu hal yang harus kamu ingat, Kunyang hanya pergi kurang lebih satu jam lamanya.Jadi dalam waktu singkat itu,kamu harus mengeluarkan mereka semua dari istana"


"Baiklah...aku mengerti..Jam berapa kira-kira Kunyang akan pergi ?"


"Aku akan mengintainya,nanti aku akan kasih tahu kamu.Kamu harus siap di sekitar kawasan itu.Jarakmu harus lebih dari 3KM karena jika tidak ?dia bisa mencium kehadiran mu.Karena dia Ratu Kunyang "


Yas mengangguk mengerti...


TRING TRING TRING


Ponsel Yas berdering,ia merogoh sakunya.Ternyata telfon dari Seruni.


"Assalamualaikum Aunty..ada apa ?"


"Aku sudah cerita sama Papa kamu tentang Nicta.Nanti pulang jam makan siang Papa dan Mama mu akan kesini.Mereka akan membahas masalah pernikahan mu"


"Aunty...apa tidak terlalu awal Papa dan Mama tahu?ini masalah Nicta saja belum kelar"


"Papamu juga akan turun tangan,aku pun sama.Kita hanya tidak bisa membawa Kujang.Biar Kujang menjaga Lana dan Luna.Lagian juga mereka sekarang tidak bisa diandalkan,maunya main-main aja tuh harimau "


"Jadi Papa mau membantu.."


"Ya iyalah masak keluarga besan ada masalah kita mau diem aja"


Yas tersenyum simpul,Nicta bertanya dengan kode tertentu ada apa sebenarnya ??Tapi Yas membalas dengan gerakan jari telunjuk menyentuh bibir.


"Ya sudah... Nanti pulang sekolah langsung pulang...jangan keluyuran kemana-mana ?Kalau Nicta sampai tertangkap oleh mereka,dia dalam bahaya "


"Iya Aunty..."


Talian telfon terputus...