
"TRING..."
Excel melirik ponselnya,
"Eh Excel pegang telfon ??"tanya Ismail .Gadis yang ditanya hanya tersenyum.
"Sejak kapan ?? minta nomornya dong"
"Buat sih Is?"Ba'im menimpali.
"Ya buat nelfon dong Kak,masak mau buat jimat??"balas Ismail .
"Ya udah nanti Kakak kirim"
"Eh Kakak udah punya??jadi aku aja yang belum punya ?"
"Bunda juga belum punya "sahut Seruni . Semua tergelak mentertawakan sikap Ibu mereka yang seperti anak kecil.
Wajah Excel yang awalnya sumringah langsung berubah datar saat memeriksa pesan di ponselnya.
"Dari siapa?"Ba'im bertanya langsung main rebut ponsel milik Excel .Nagita yang sebelumnya selalu ingin berdebat jika melihat keromantisan suaminya dan Excel,kini memilih banyak diam.
Dua bola mata Ba'im membulat saat melihat pesan di layar telepon milik Excel .
"Kenapa Ba'im ??"Seruni jadi penasaran, begitupun dengan Roy dan Ismail .Ba'im menggulirkan pandangannya kepada si pemilik ponsel.Excel diam tak memberikan tanggapan.
Karena tak sabar melihat Ba'im tidak segera menjawab,Seruni bangkit dan langsung nyerobot ponsel itu dari tangan anaknya.
Ia shock sekali melihat foto-foto dilayar ponsel itu.
"Gita???ini kamu??"desis Seruni .Nagita terhenyak,kenapa namanya yang disebut?
"Kenapa sayang ??"Roy ikut meminta ponsel itu,ia tidak kalah terkejut.Tapi belum sempat Roy melihat semua foto,Nagita bangkit dan mengambil ponsel tersebut.
"Apa-an sih?kok dari tadi ponselnya digilir ??"Ismail yang masih belum tahu apa isi dari ponsel tersebut komplain.
Nagita terduduk gemetar, tungkainya terasa lemah tak bertenaga.Ternyata Om Dewangga mengirimi Excel foto-foto mesranya dengan pria itu.Dan juga ada video yang diam-diam direkam oleh Om Dewangga saat mereka melakukan hubungan intim.
"Kamu bisa jelaskan itu Git?"tanya Seruni .Nagita tak menjawab apa-apa,ia masih terlihat shock.
"Apa dia ayah dari anakmu ??"pekik Seruni dengan suara yang lebih tinggi.Nagita langsung meluruh ke lantai, berlutut di bawah kaki Seruni .
"Ampuni saya Tante.a..ampuni saya"pecah sudah tangis si Nagita yang selalu terlihat jumawa itu.
"Kurang ajar kamu Git...aku benar-benar tidak menyangka,aku pikir kamu hamil akibat diperkosa sehingga aku berusaha menerima mu di keluarga ini.Tapi ternyata kamu memang melakukannya atas dasar suka sama suka.Binatang kamu Git!!!"Seruni menyepak Nagita hingga terduduk di lantai.
"Sudah sayang...sudah...tahan emosimu,dia sedang hamil sekarang "Roy bangkit dan merangkul istrinya agar tidak berbuat lebih anarkis lagi.
"Aku tidak perduli Mas...biar mati sekalian aku tidak perduli "Seruni menggila,yah Ibu mana yang bisa menerima semua itu.Dari awal Seruni sudah tidak setuju,tapi ia berusaha berdamai dengan takdir dan menyimpulkan untuk mengasihani Nagita .Karena mungkin dia korban pemerkosaan,tapi ternyata ??? Perempuan itu begitu lihai dan menikmati setiap sensasi pembuatan anak haram itu.
"Ampuni saya Tante...ampuni saya..."Nagita masih tak putus asa untuk memohon pengampunan.
"Is...seret perempuan itu pulang ke rumah nya,jangan biarkan dia menginjakkan kakinya disini lagi"
Nagita terkejut,ia langsung merangkak memeluk kaki Seruni .
"Tolong jangan lakukan itu Tante... tolong...saya takut Papa saya akan membunuh saya jika tahu anak ini anak siapa?"
"Aku tidak perduli...kamu mau mati kek,mau jadi hantu gentayangan aku tidak perduli!!!"Seruni begitu tegas dengan keputusannya.
"Tolong Tante... setidaknya sampai anak ini lahir dan dia punya status yang jelas"
"Apa???!!! status yang jelas ???jadi maksud kamu,kamu akan mengatasnamakan anak ini sebagai anaknya Ba'im ??"
"Anak ini tidak bersalah Tante,,,,saya memang bejat,tapi saya tidak mau menjadi Ibu yang jahat ?saya bisa saja menggugurkannya, tapi saya selalu ingat dengan pesan-pesan agama dari yayasan ini. Jadi meskipun saya harus dihina saya terima,asal anak ini bisa hidup selayaknya"
Seruni diam, ia mulai meredakan emosinya.Excel dan Ba'im saling berpandangan, sementara Ismail hanya jadi penonton yang melongo saja.
"Bun..."Ba'im bangkit dari duduknya,ia mendekati sang Ibu.
"Tapi Bunda tidak mau melihat dia di rumah ini lagi"Tandas Seruni penuh rasa benci.
"Baiklah jika itu yang ibunda inginkan...Nagita mulai sekarang sampai bayi itu lahir dan sampai jatuh talak dariku untukmu, maka kamu akan aku carikan kost di sekitar sini agar orang tuamu tidak tahu tentang hal ini dan nama baikmu tetap terjaga dengan baik"
"Terimakasih Ba'im ... terimakasih..."Nagita bersujud sampai mencium lantai yang dingin.
"Tapi ingat ,kamu dilarang keluar rumah. Kamu akan dijaga oleh seseorang yang akan mencukupi kebutuhanmu dan aku tidak bisa menemuimu"
Nagita mengangguk setuju,ini lebih baik daripada ia harus menghadap Papanya dan mengakui akan kesalahannya. Karena ia tahu Papanya tidak akan pernah mengampuninya.Bisa-bisa ia dibunuh oleh Papanya itu.
...----------------...
Dengan keluarnya Nagita dari rumah itu, kedekatan antara Excel dan Ba'im semakin intens saja.Hingga pernah satu ketika mereka sedang bercanda dengan begitu intim, Ustadz Faruq tanpa sengaja memergokinya.
Melihat hal itu, beliau mencadangkan agar keduanya dinikahkan secara siri untuk menghilangkan keharaman jika bersentuhan.
Excel kaget mendengar hal itu,tapi tidak dengan Ba'im . Justru pria itu patuh dengan keputusan gurunya.
"Ustadz apa-apaan sih ??kok mau aja ngikut perintah gurunya"
"Tapi itu semua adalah benar Ex... sebenarnya aku malu karena sudah melanggar larangan-larangan hukum-hukum Allah.Tapi setan cantik seperti mu sungguh tak bisa ku tolak"
"Setan cantik ???ihhh"Excel menonjok dada Ba'im.
"Aduhh sakit"Ba'im mengadu sambil memegang dada bekas pukulan dari Excel .
"Jahat bener aku dibilang setan..."
Ba'im cengengesan.
"Pokoknya aku nggak mau kita nikah muda...aku masih mau lanjutin sekolah"
"Iya boleh,kita nikah bukan nikah kayak Bunda sama Ayah,kita nikah siri hanya untuk menghalalkan aku menyentuh mu"
"Tapi bener ya nggak ada praktek nikah"
"Praktek nikah?? maksud nya??"
"Yaaaa Kayak suami istri pada umumnya "
"Iya sayang...ihhhh"Ba'im mencubit pipi Excel dengan gemas.
"Jadi nggak perlu dong Papaku tahu kita nikah ???"
"Ya lebih bagus sih tahu..."
"Nggak mau, karena dia pasti nggak akan setuju dan aku pasti akan dibawanya pulang "
"Begitu???"
Excel mengangguk yakin...
"Baiklah... jangan sampai Papamu tahu"
Excel tersenyum senang.
Keputusan pun ditentukan,keduanya menikah secara siri dengan wali hakim Ustadz Faruq sekaligus sebagai penghulunya.Dan Ismail serta Roy yang menjadi saksinya.
Pernikahan itu diadakan secara diam-diam,namun diabadikan dengan beberapa foto oleh Seruni . Meskipun begitu,Nagita tahu akan hal itu.Karena ART yang ditugasi menjaganya membawakan beberapa kue untuknya.
"Darimana Bibik dapat kue-kue ini??"tanya Nagita .
"Tuan Muda sedang melangsungkan akad nikah secara siri dengan gadis yang bernama Excel "
"Apa???"
"Hemm...makanlah.. kuenya enak-enak"ucap ART tersebut tanpa curiga.